Selasa, 27 Desember 2016

Sinopsis First Kiss for the Seventh Time Episode 6

Episode 6  
Ok Taek Yeon "Terlalu berlebihan untukku.

Taek Yeon membawa Soo Jin ke bagian toko perlengkapan wanita dengan memberikan sekotak cream wajah, Soo Jin bergumam kalau ingin membeli dengan makain uang bonus liburannya. Taek Yeon juga membelikan sebuah kalung.
Soo Jin melonggo karena ingin membeli dengan mengunakan uang  tabungannya. Taek Yeon pun membelikan sebuah tas bermerek, Soo Jin pikir bisa membelinya kalau menang lotre. Taek Yeon menyuruh Soo Jin agar bisa melihat semua barang-barang didalam mall. 
Akhirnya Soo Jin membawa banyak barang yang dibelikan Taek Yeon untuknya, Taek Yeon berdiri tak jauh darinya sedang sibuk menelpnya. Wajah Soo Jin memerah melihat Taek Yeon yang terlihat sangat tampan dengan jas sambil memegang ponselnya
“Belanja di mall bersama pacarku, Ok Taek Yeon... Kali ini aku sungguh tidak ingin bangun...” gumam Soo Jin. 

Saat itu datang seperti seorang pengawal yang mengambil semua barang didatang Soo Jin, Soo Jin merasa tak enak karena bisa mebawanya sendiri. Taek Yeon mendekat meminta maaf karena pasti tas belanjaan tadi berat. Soo Jin pikir merasa tak salah karena seharusnya ia yang meminta maaf pada Taek Yeon, keduanya berjalan bersama sambil bergandengan tangan.
“Aku takut hari ini kau mengeluarkan banyak uang...” kata Soo Jin tak enak hati.
“Tidak sama sekali. Belanja sebanyak itu sama sekali tidak berpengaruh karena aku akan mewarisi perusahaan.” Ucap Taek Yeon, Soo Jin melonggo dan menganguk mengerti kalau kali ini berkencan dengan seorang Chaebol.
“belanjaannya terlalu berlebihan untukku...” ungkap Soo Jin tak enak hati, Taek Yeon merasa itu belum terlalu banyak untuknya,
“Karena Untuk malaikatku, berapapun tidak masalah.” Goda Taek Yeon memuji, Soo Jin tersenyum dianggap sebagai malaikatnya.
“Satu-satunya malaikat di dunia.” Kata Tae Yeon, Soo Jin pun bergumam dalam hati kalau bibi yang datangnya pun itu memang seorang Malaikat yang baik hati. 


Tiba-tiba seorang wanita melihat keduanya dengan mata melotot, Taek Yeon binggung melihat Laura yang tahu keberdaanya ada di mall. Laura mendekat, dengan nada tinggi memberitahu kalau Orang tua mereka sudah menjodohkan Dan ia hanya menyukai Taek Yeon selama hidupnya. Soo Jin kaget mendengarnya.
“Bagaimana kau tega melakukan ini padaku!” teriak Laura seperti matanya hampir melompat keluar.
“Maafkan aku. Tapi... Kita tidak bisa bersama.” Kata Taek Yeon, Soo Jin bergumam sendiri dengan cerita macam ini.
Seorang pria datang membawa segelas air, Laura langsung mengambilnya dan langsung menyiram ke wajah Soo Jin. Soo Jin benar-benar kaget tiba-tiba kena sirama air, dua teman Soo Jin yang sedang minum sampai kembali mengeluarkan minumnya. Taek Yeon terlihat sangat marah dan langsung melihat keadaan Soo Jin yang basah kuyup. Soo Jin ingin mengakhiri ceritanya dengan meminta berciuman saja. 

“Apa yang terjadi disini?!!!” teriak seorang datang, Taek Yeon kaget melihat ibunya yang juga datang, Laura pun merengek pada calon ibu mertuanya.  Soo Jin pun menyapa ibu Taek Yeon dengan membunngku
“Beraninya kau berkata "halo" padaku. Dasar wanita mata duitan.” Kata Ibu Taek Yeon, Soo Jin bingung dianggap mata duitan.
“Apa Amplop yang terakhir kali aku berikan padamu tidak cukup?” ucap Ibu Taek Yeon, Soo Jin dan Taek Yeon saling menatap binggung.
Tuan Kim memberikan sepiring Kimchi, Soo Jin panik kalau kali ini akan dilempar menggunakan Kimchi. Taek Yeo memarahi Tuan Kim malah melakukan hal itu,  Tuan Kim akhirnya mundur dan kembali dengan membawa rumput laut, Soo Jin pun berpikir kalau Sekarang dilempar mengunakan rumput laut
“Beraninya kau kencan dengan putraku. Berapa yang kau butuhkan agar kau sadar dengan tempatmu?!!” ucap Ibu Taek Yeon dengan nada sinis
“Ibu... aku akan menikahi Soo Jin.” Kata Taek Yeon, Ibu Taek Yeon menegaskantidak akan merestuinya
Tuan Kim sudah siap dengan rumput laut dalam nampan, Ibu Taek Yeon mengambilnya dan siap melemparkan pada Soo Jin, Taek Yeon menahan tangan ibunya dan saat itu tangan Ibu Taek Yeon tanpa sadar mengarah pada wajah Laura yang berdiri tak jauh. Dua teman Soo Jin tertawa bahagai melihat
“Bukan seperti ini, bibi malaikat. Aku tidak mau mimpi di siang bolong seperti ini!” kata Soo Jin pada bibi malaikat, Sementara Ibu Taek Yeon panik melihat calon mantu idamanya malah terkena rumput laut dari tanganya.
Laura menjerit histeris, Ibu Tae Yeon terlihat marah besar sampai kepalanya terasa sakit dan hampir pingsan, Tuan Kim pun membawanya pergi, Taek Yeon pun panik melihat ibunya, tapi membiarkan agar dibawa oleh Tuan Kim pergi. 


Soo Jin pun mendekati Taek Yeon mengaku kalau memang pria luar biasa, tapi mereka tidak bisa melanjutkan ini, karena Tidak hanya berat untuknya dan juga untuk Taek Yeon sendiri. Taek Yeon mengatakan kalau mereka  harus mengakhirinya, lalu meminta Sekretaris Choi agar menyiapkan  jumpa pers. Soo Jin kaget mendengarnya. 

Spanduk diatas panggung tertulis =Jumpa Pers Wakil Presdir PM Group, Ok Taek Yeon= Taek Yeon dan Soo Jin sudah duduk diatas panggung dengan wartawan yang siap menuliskan berita
“Mulai hari ini... Aku menyatakan melepaskan hak manajeman pada perusahaan Dan seluruh aset serta warisan atas namaku.” Ucap Taek Yeon, Soo Jin kaget mendengarnya begitu juga wartawan lalu bertanya apa alasanya dan siapa wanita yang duduk disampingnya.
“Wanita ini... segalanya bagiku. Untuk menikahinya, Aku akan melepaskan semua yang aku miliki.” Akui Taek Yeon.
Soo Jin benar-benar tak menyangka, Taek Yeon mau melakukan itu untuknya. Semua wartawan memberikan tepuk tangan pada keputusan Taek Yeon untuk wanita yang disayanginya. Taek Yeon pun berdiri mengulurkan tanganya, Soo Jin pun meraihnya. Semua wartawan maju ke depan panggung ingin tahu cerita awal mereka bertemu dsb.

“Apa Kau sungguh melepaskan segalanya demi aku?” kata Soo Jin merasa tak percaya
“Aku mencintaimu.” Ungkap Taek Yeon, Soo Jin tersenyum mendengarnya, para wartawan menjerit saat melihat Taek Yeon mendekati Soo Jin.
Taek Yeon siap untuk memberikan ciumannya, Soo Jin sudah menutup matanya, tapi akhirnya membuka matanya lebar-lebar dan menjerit kalau tak boleh berakhir seperti ini dan berusaha memegang bahu Taek Yeon. 
Soo Jin seperti baru terbangun dari mimpinya dengan tangan seperti mendorong Taek Yeon. Kartu bergambar Taek Yeon pun keluar, dengan wajah sedih Soo Jin menatapnya karena hanya tinggal satu pria lagi, lalu bertanya-tanya pria siapa yang akan bersamanya.
Terdengar bunyi seseorang mengetuk bagian meja reseptionis. Soo Jin sudah siap dengan senyuman dan wajah yang dibuat manis, tapi ternyata seorang pria terlihat biasa saja datang menemuinya. Si pria memberitahu mereka akan mulai syuting saat toko tutup 10 menit lagi jadi meminta Soo Jin untuk bersiap-siap. Soo Jin dibuat binggung tapi tangan si pria sudah menariknya untuk pergi. 


Soo Jin pergi kebagian counter yang sudah banyak peralatan untuk syuting, managernya pun datang memberikan semangat. Soo Jin melotot kaget saat melihat Lee Jong Suk yang tampan sudah ada didepanya, Keduanya saling menatap dengan senyuman.
Sutradara memanggil Soo Jin, memperkenalan diri sebagai sutradara Kim dan meminta agar bisa berkenalan dengan rekan kerjanya, Soo Jin yang terlihat lemas sempat akan jatuh, Jong Suk dengan sigap menahan tanganya, lalu menanyakan keadaanya. Soo Jin mengangguk dengan senyuman bahagia karena kali ini prianya adalah Lee Jong Suk.
bersambung ke episode 7 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar