Jumat, 11 November 2016

Sinopsis Shopping King Louie Episode 15 Part 1

PS : All images credit and content copyright :MBC
Nenek Choi bertemu dengan pelayan Heo yang masih terlihat sangar dengan baju mini dan rambut yang keriting, lalu menyuruhnya duduk. Pelayan Heo hanya diam dengan tatapan sinis. Nenek Choi mengatakan kalau Pelayan Heo akan menjadi asistennya mulai sekarang. Pelayan Heo kaget mendengarnya.
Bagaimana aku bisa melayani pemilik Gold Group? Lupakan.” Ucap Pelayan Heo merasa tak yakin
Apa kau punya tujuan lain?” ucap Nenek Choi, Pelayan Heo hanya diam saja.
Jung Ran... Aku memilih hal-hal baik, dan juga memilih orang-orang baik. Tapi hidupmu sudah berjalan sangat jauh... dan seberapa teredukasinya kau, itu tidak masalah. Kau mengorbankan hidupmu sendiri untuk membantu orang asing. Itu membuatmu jadi orang yang berharga.” Kata Nenek Choi, Pelayan Heo terdiam dengan mata berkaca-kaca 


Akhirnya Pelayan Heo pun melayani Nenek Choi dengan gaya busana yang berbeda dan terlihat elegan. Nenek Choi pun berterimakasih pada Pelayan Heo karena sudah menjaganya dengan sabar sampai hari ini dan selalu bisa mengandalkannya.
Bukankah ini terlalu cepat untuk membuatku malu seperti itu?” kata Pelayan Heo tersipu malu.
Jika kau memiliki sesuatu... yang ingin kau katakan, maka  kau harus mengatakannnya selagi kau bisa. Kau mungkin akan kehilangan  kesempatan itu selamanya.”ucap Pelayan Heo
Kau terlihat seperti seseorang yang akan pergi jauh.” Goda Pelayan Heo lalu pamit pergi karena akan mempersiapkan sarapan.

Nenek Choi melihat foto keluarga Louie,  lalu menangis dengan meraba foto anak, menantunya yang sudah tiada dan tinggal Louie saja.
Nenek punya caranya sendiri dalam menjalani hidupnya. Dan aku menyukainya dengan caranya menjalani hidup. Aku adalah cucunya yang berharga
[EPISODE 15 – My Way]

Bok Sil dibawa masuk ke dalam mobil oleh Tuan Goo,  lalu segera pergi meninggalkan tempat penginapan. Saat itu Louie berteriak memanggil Bok Sil dengan wajah panik, ponselanya pun tak aktif, ditanganya masih tersimpan cincin yang akan diberikan padanya.
Joong Won tertidur lelap sambil mendengkur, tiba-tiba terbangun dan melihat Louie sudah tak ada disampingnya. Dengan wajah kesal berpikir Louie pergi ke kamar sendirian untuk tidur dan meninggalkanya. 


Joong Won bertemu dengan Louie dengan wajah kesal bertanya kemana saja, Louie balik bertanya apakah melihat Bok Sil. Joong Won mengelengkan kepalanya. Louie merasa ada yang aneh karena seharusnya bertemu dengannya, tapi tidak bisa menghubunginya dan hanya ada cincin di tanah. Joong Won melihat Louie panik meminta agar tenang.
Ayo kita periksa dulu kamarnya., Dia mungkin kembali ke kamar.” Kata Joong Won, Keduanya pun segera bergegas pergi. 

Ma Ri yang sudah tertidur mengeluh sangat lelah, sambil membuka pintu mengeluh karena membuat keributan di malam hari. Louie menyelonong masuk ke dalam rumah sambil bertanya apakah Bok Sil ada dalam. Ma Ri binggung  dan Louie pun mencari di setiap sudut rumah dan dikamar pun tak ada.
Apa dia mengatakan sesuatu?” tanya Joong Won
Dia pergi keluar untuk bertemu Louie. Bukankah kau bersamanya?” ucap Ma Ri binggung, Louie makin panik karena tak menemuikan Bok Sil di tempat penginapan.
Tolong bangunkan semua orang dan biarkan mereka tahu apa yang terjadi. Kita akan mencarinya di luar.” Kata Joong Won, Ma Ri bertanya sebenarnya ada apa.
Bok Sil hilang.” Ucap Joong Won, Ma Ri benar-benar kaget mendengarnya. 

Semua pun mencari-cari Bok Sil kesekeliling villa. Detektif Nam bertanya pada Pelayan Kim yang mencari apakah bisa menemukanya. Pelayan Kim mengelengkan kepala. Louie benar-benar panik, memikirkan Bok Sil. Detektif Nam melihat Ponselnya dimatikan dan Bok Sil menjatuhkan cincin di tanah.
Menurutku dia bukan hanya hilang.” Ucap Detektif Nam, Louie terlihat kaget.
Kita harus memastikannya dulu. Aku akan pergi ke kantor keamanan, jadi kalian Tetaplah mencarinya.” Ucap Detektif Nam langsung pergi.
Louie ingin ikut, Joong Won berpesan pada Pelayan Kim agar tetap mencari Bok Sil dan menghubungi jika menemukan sesuatu. Pelayan Kim mengerti, Ma Ri pin ingin ikut juga bersama Joong Won dan Louie. In Sung ingin mengikuti Ma Ri tapi Pelayan Kim sudah menariknya agar mencari di daerah lain. 

Tuan Goo sampai didepan telp umum memberitahu Tuan Baek kalau sudah bersama putrinya. Tuan Baek kaget mendengarnya.  Tuan Goo meminta agar membawa uangnya ke menara jam di Gold Square besok sore, setelah itu akan memberitahu keberadaan putrinya ketika sudah mendapatkan uangnya.
Jika kau menghubungi polisi, maka aku tidak bisa menjamin hidup putrimu.” Ancam Tuan Goo dan Tuan Baek terlihat benar-benar Shock 

Ia mencoba menelp Ma Ri dengan wajah panik, Ma Ri pun sedang sibuk mencari Bok Sil mengangkat telp ayahnya. Tuan Baek kaget anaknya bisa mengangkat telp dan menanyakan apakah baik-baik saja dan keberdaanya. Ma Ri memberitahu sedang di acara liburan perusahaan. Tuan Baek teringat acara yang dibuat oleh Timnya.
Apa kau benar baik-baik saja?” ucap Tuan Baek benar-benar ingin menyakinkan
kalau ayah ingin mengatakan sesuatu nanti saja, aku harus segera pergi karena Bok Sil tiba-tiba hilang.” Kata Ma Ri lalu menutup telpnya dan berusaha mencari di sekitar gedung.
Tuan Baek kaget mengetahui Bok Sil hilang, lalu mencoba menyakinkan kalau itu tak mungkin seperti yang ada di pikiranya. Setelah itu mulai menduga kalau Tuan Goo salah menculik Bok Sil  dan bukannya Ma Ri. Ia pun mengumpat Tuan Goo itu   tidak bisa melakukan hal yang benar dan kenapa harus menculik Bok Sil.
Tunggu.... Dia bilang jika aku memberikannya uang, maka dia akan mengatakan dimana dia berada. Yang harus kulakukan adalah memberikannya  uang dan mendapatkan Bok Sil kembali.” Ucap Tuan Baek meyakinkan dirinya 

Detektif Nam dkk sudah ada di ruang CCTV, lalu meminta agar menghentikannya dan meminta memperbesarnya. Louie bisa melihat sosok orang yang membawa seseorang ke dalam mobil. Joong Won menahan Louie karena  Belum ada yang bisa dipastikan dan wajahnya tidak jelas.
Bisakah kau membuatnya lebih jelas?” ucap Detektif Nam, pertugas mengatakan itu gambar yang paling jelas.
Itu Bok Sil.. Aku meminjamkannya jaket itu dan sangat yakin.” Ucap Ma Ri bisa melihat jaket miliknya. Louie sedih melihat Bok Sil yang dibawa oleh orang.
Pria itu terlihat tidak asing. Apa ada yang pernah bertemu pria itu sebelumnya?” ucap Detektif Nam
Aku tidak bisa mengenalinya karena maskernya.” Ucap Louie, Joong Won mengelengkan kepala dan Ma Ri juga  tidak pernah bertemu dengannya.
Kenapa dia menculik Bok Sil? Tidak ada yang membencinya dan dia juga tidak punya uang.” Ucap Louie binggung
Kau punya banyak uang dan Kau adalah pewaris Goldline.” Ucap Ma Ri, Louie kaget mendengarnya.
“Jadi Maksudmu dia diculik karena aku?” kata Louie, Semua hanya diam dan berpikir kalau itu mungisk saja.
Louie terlihat lemas merasa tak percaya, Joong Won memperingatkan Louie agar tetap waspada dan harus tetap tenang dalam situasi seperti ini, Karena Louie hanya satu-satunya wali Bok Sil. Louie menegaskan akan menemukan Bok Sil apapun yang terjadi lalu bertanya pada Detektif Nam apa yang harus dilakukan sekarang.
Jika dia menginginkan uangmu, maka dia akan segera menghubungimu. Teruslah periksa ponselmu. Ayo hentikan pencariannya dan kembali ke Seoul. Aku akan mencari plat nomornya segera setelah sampai di Seoul.” Ucap detektif Nam, Louie menatap sedih ke arah CCTV sambil memanggil nama Bok Sil. 

Tuan Goo menghentikan mobilnya lalu ingin mengeluarkan Bok Sil, saat itu ia baru menyadari kalau wanita itu bukan Ma Ri. Teringat kembali perintah dari Tuan Baek sebelumnya .
Wanita ini berhubungan dengan Louie, cari tahu latar belakangnya dan tetap awasi dia.” Perintah Tuan Baek dalam mobil
Tuan Goo ingat kalau itu Bok Sil,  lalu mengingat jelas saat Nyonya Hong memperlihatkan jaketnya kalau baru saja membelinya di butik yang biasadi datangi dan bertanya pada Louie apakah jaket itu  bagus untuk Ma Ri. Tuan Goo binggung dengan dirinya karena mengira jaket itu milik Ma Ri jadi sengaja menculiknya. 

Saat itu juga Tuan Baek menerima telp dari Tuan Goo, dengan wajah kesal berpikir anak buahnya itu sudah gila dengan yang dilakukanya. Tuan Goo mengaku Ada suatu kesalahan. Tuan Baek menekankan kalau  akan memberikan uangnya.
Kenapa kau malah membuat segalanya jadi semakin buruk?” ucap Tuan Baek marah
Kau membuatku berpikir kalau kau tidak bisa dipercaya.” Kata Tuan Goo, Tuan Baek tak mengerti yang dikatakan anak buahnya. 
“Tapi sekarang yang kau inginkan adalah uang, kan? Aku akan memberikan uangnya, jadi biarkan Bok Sil pergi.” ucap Tuan Baek
Bawa uangnya ke tempat kita bertemu sebelumnya.” Perintah Tuan Baek 

Detektif Nam datang terlambat ke kantor polisi, Joong Won dan Louie sudah menunggunya. Detektif Nam memberitahu   sudah memeriksa plat nomornya, dan ternyata itu mobil curian jadi akan sulit untuk mencari siapa pelakunya.
Bagaimana dengan kameran CCTV?” tanya Joong Won
Kami belum menemukan apapun dan sedang mencari semua rekaman dari semua kamera di sekitar tempat kejadian jadi mereka akan segera menghubungi kita. Kami juga mencari untuk pencurian mobil dan kita menunggu sedikit lebih lama” jelas Detektif Nam
Apakah penculiknya sudah menghubungimu?” tanya Detektif Nam, Louie mengelengkan kepalanya.
Aku akan memberikannya uang jika itu yang dia inginkan, tapi dia tidak menghubungiku.” Kata Louie lemas, Joong Won meminta agar Louie tetap kuat dan yakin si peculik akan segera menghubunginya. 

Tuan Goo mengemudikan mobilnya dan sempat melihat ke arah belakang untuk memastikan Bok Sil, tiba-tiba terdengar bunyi kalkson truk didepanya yang membuat kaget lalu membanting stir ke samping.
Tuan Baek sudah menungu ditempat biasa lalu bertanya-tanya kenapa Tuan Goo belum datang juga. 

Louie dan Joong Won menunggi di kantor polisi karena mungkin saja si pelaku menelp. Tapi Louie tidak bisa menunggu lagi dan akan mencarinya. Joong Won menahanya bertanya mau kemana Louie mencarinya.   Louie juga tidak tahu, tapi harus mencarinya karena khawatir kalau sesuatu terjadi pada Bok Sil
Kau bisa kelelahan dan harus tetap kuat.” Tegas Joong Won
Aku harap penculiknya menghubungiku.” Ucap Louie
Saat itu ponsel Louie berdering dan terlihat nama Bok Sil,  Louie langsung mengangkat dan memanggil nama Bok Sil. Seorang perawat menelp terlihat bingung dengan nama yang pertama kali disebut adalah Bok Sil.

Apa anda tahu pemilik ponsel ini?” tanya perawat, Louie binggung karena berpikir Bok Sil yang menelpnya lalu bertanya siapa yang menelp
Saya menelpon dari rumah sakit. Pemilik ponsel ini berada di rumah sakit kami sekarang karena kecelakaan.” Jelas perawat, Louie kaget mendengarnya. 
Apa nama rumah sakitnya?” tanya Louie, setelah itu bergegas pergi dengan Joong Won. Sementara Tuan Baek masih saja menunggu dengan gelisah karena Tuan Goo belum juga datang.
Dia membiarkan seseorang mencuri uangnya, menculik orang yang salah dan membuat semua kekacauan ini. Sekarang, aku kesini dengan uang lagi. Kenapa dia belum sampai juga?” keluh Tuan Baek kesal sendiri. 


Louie berlari masuk UGD dan berteriak memanggil Bok Sil dengan membuka tirai tapi melihat bukan Bok Sil, tapi seorang pria yang mengunakan masker oksigen. Joong Won berteriak kesal apa sebenarnya yang terjadi sekarang. Detektif Nam tiba-tiba mengenali wajah Tuan Goo sama dengan yang ada dirumah sakit sebelumnya.
Apa? Ini Tn Goo.” Ucap Louie yang mengingat wajahnya saat pergi ke toko buku, Joong Won bertanya apakah Louie mengenal pria itu.
Ya. Dia adalah adik dari temannya Tn Baek. Aku bertemu dengannya di toko buku istrinya.” Jelas Louie
Apa kau bilang? Dia adalah orang yang terluka di rumahmu sebelumnya.” Kata Detektif Nam, Joong Won dan Louie melonggo binggung. 

Dokter datang bertanya  Apakah pasien ini pernah dapat luka di kepalanya sebelumnya. Detektif Nam membenarkan kalau Tuan Goo pernah mengalami  koma cukup lama dan meninggalkan rumah sakit tanpa mendapatkan perawatan yang benar.
Ada kemungkinan kalau dia tidak akan bangun.” Jelas Dokter
Bagaimana dengan Bok Sil? Dia tahu dimana Bok Sil. Apa yang terjadi pada Bok Sil?” ucap Louie panik
Tenanglah. Kita akan menemukan jalan keluarnya.” Ucap Joong Won
Bok Sil... Apa anda membicarakan tentang... wanita yang dibawa bersama pasien ini?” kata Dokter, Louie ingin tahu keberadaan dari Bok Sil sekarang. 

Kepala Detektif memberitahu Detektif Lee kalau  Joon Hyuk menemukan korban... dari perampokan di atap rumah yang kabur dari rumah sakit. Detektif Lee kaget lalu menanyakan keberadanya sekarang, Kepala Detektif memberitahu si pelaku  berada di rumah sakit yang lain jadi meminta agar segera pergi dan bergabung dengan detektif Nam, Detektif Lee mengerti.
Tuan Baek yang menunggu di mobil mengangkat telp dari Detektif Lee bertanya ada apa menelpnya. Detektif Lee memberitahu Korban sebelumnya berada di rumah sakit sekarang. Tuan Baek kaget, Detektif lee memberitahu Tuan Goo terluka dibagian kepala dalam kecelakaan mobil dan keadaannya sedang koma.
Kami akan mengurusnya sekarang. Tolong jangan membuat dirimu sendiri khawatir.” Ucap Detektif Lee. Tuan Baek bertanya ada sebenarnya terjadi sekarang,
“Dia mencoba menculik seseorang jadi Akan ada perpanjangan investigasi.” Jelas Detektif Lee, Tuan Baek terlihat lemas mendengarkan berita dari detektif Lee.

Bok Sil sudah ada dikamar rawat dengan tanganya yang digips, Louie masuk ke dalam kamar langsung mendekatinya bertanya bagian mana saja yang terluka dan apakah parah. Bok Sil mengaku baik-baik saja, hanya tanganya saja yang retak, Louie langsung memeluknya saat itu Joong Won dan Detektif Nam datang melihat keduanya berpelukan. Bok Sil ingin melepaskan tapi Louie memeluknya dengan erat.
Bok Sil... Kau pasti sangat takut. Aku berjanji akan menjagamu, Maafkan aku karena tidak bisa menepati janjiku.” Kata Louie menangis sedih, Bok Sil mengaku sekarang keadaanya baik-baik saja.
Aku benar-benar minta maaf, Bok Sil.” Ucap Louie
“Apa kau lapar? Kau sudah melalui banyak hal dalam semalam.” Kata Joong Won, Bok Sil mengaku sedikit lapar. Louie merapihkan rambut Bok Sil yang terlihat berantakan.  
Detektif Nam meminta agar menunggu  karena akan pergi mencari makanan. Joong Won mengejek  Detektif Nam itu seperti pelayan terbaik yang bisa dimiliki.  Bok Sil tersenyum mendengarnya.
Ngomong-ngomong, menurutmu kenapa dia menculikku?” tanya Bok Sil bingung
Aku kira dia menginginkan uang, tapi sepertinya tidak. Dia adalah orang yang sama yang kepalanya dipukul palu di rumah kita.” Cerita Louie, Bok Sil kaget.
Apa kau yakin pria itu mengenal Tn Baek?” tanya Joong Won mendekati keduanya, Louie menganguk karena sebelumnya mengaku pada Nyonya Hong sebagai adik temannya Tn Baek.
Tidakkah itu aneh? Kenapa temannya Tn Baek menyusup ke rumah kita?” kata Louie, Joong Won terdiam seperti memikirkan sesuatu. 


Tuan Baek pulang dengan wajah lesu dan membawa tasnya kembali, Nyonya Hong melihat suaminya yang baru datang bertanya darimana, dan wajahnya terlihat sangat kacau. Tuan Baek menatap istrinya, Nyonya Hong pikir suaminya itu sakit.
Jae Sook.... Ada kotak di mejaku, Tolong bawa itu ke rumah Ibu di Busan. Ada.... sebuah tempat rahasia di bawah lantai di loteng kamar Louie. Kau bisa menaruhnya disana.” Perintah Tuan Baek lesu
Kenapa aku harus menaruhnya disana?” tanya Nyonya Hon binggung, Tuan Baek meminta agar istrinya tak banyak tanya dan melakukan yang diperintahkanya dan harus pergi sekarang.
Nyonya Hong mengerti lalu pergi ke ruangan kerja suaminya, Tuan Baek duduk di ruang tengah dan menelp Pengacara Hwang meminta agar bisa bertemu. 

Louie menyuapi Bok Sil bubur, Bok Sil dengan senyuman mengaku kalau bubur itu rasanya enak lalu merasa kalau rambutnya masuk ke mulut. Louie mengeluarkan karet dari jaketnya dan ingin membantu mengikat rambutnya, Bok Sil meminta agar mengikat dengan cantik. Louie pun dengan sangat yakin bisa mengingatnya.
Namun beberapa saat kemudian yang terjadi adalah rambut Bok Sil masih berantakan dengan ikatan yang dibuat oleh Louie, tapi Louie memujinya kalau Bok Sil terlihat cantik. Bok Sil tersenyum dan Louie pun mengajak mereka kembali makan. Bok Sil menjerit karena Louie menumpahkannya. Louie meminta maaf dan mengambil tissue akan membersihkannya.
Bok Sil pun meminta agar Louie membersihkan mulutnya juga, setelah itu meminta minum. Louie pun melayani dengan senang hati. Bok Sil melihat cincin yang digunakan Louie, berpikir kalau sudah kehilangan cincinnya tapi ternyata pergi ke pemiliknya.
Aku langsung tahu kalau ini miliku. Apa ini hadiahmu?” ucap Louie, Bok Sil membenarkan.
“Tapi Masih ada satu lagi.” Kata Bok Sil, Louie bertanya apakah itu hadiah yang lain. Bok Sil meminta Louie agar bisa mendekat.  Louie seperti berpikir Bok Sil akan menciumnya.
Aku sangat menyukaimu.” Bisik Louie malu-malu, Louie tersenyum sambil bertanya apakah penyataan sukanya itu sebagai hadiah. Bok Sil menganguk.
“Bok Sil... Apa yang harus kulakukan?” ucap Louie tanda ingin menciumnya, Bok Sil panik karena tak mungkin melakukan takut nanti ada yang masuk. Louie langsung menarik tirai agar tak ada yang melihat.
Bok Sil pun memejamkan matanya membiarkan Louie menciumnya, saat itu perawat datang memanggil Bok Sil, keduanya terlihat kaget. Si perawat mendengar teriakan Bok Sil meminta agar Louie pergi dan jangan menyentuhnya, Si pelayan berpikir kalau keduanya melakukan sesuatu, dan langsung membuka tirai ternyata Louie mencoba membersihkan bubur yng tumpah.
Nn Go Bok Sil. Kau bisa pulang hari ini.” ucap si perawat dengan wajah sinis.
Kami akan membersihkannya.” Ucap Louie, dan perawat pun meminta agar melakukan dengan benar. Louie pun membereskan bubur yang tumpah dipakaianya dan Bok Sil pikir tak perlu karena bisa melakukannya sendiri. 


Louie berteriak memberitahu kalau sudah datang bersama Bok Sil, semua yang ada didalam rumah pun bergegas. Bibi Hwang menyuruh In Sung menyiapkan alas tidur. Louie mengendong Bok Sil sampai ke dala rumah. Bok Sil dianggap sebagai ratu yang memiliki empat pelayan.
Bok Sil sayang. Kau pasti sangat takut dan terluka.” Ucap Bibi Hwang sedih
Aku baik-baik saja. Jangan memperlakukanku seperti pasien.” Ucap Bok Sil, Louie menyuruh Bok Sil harus istirahat dan Tidur
Kenapa dia menculik Bok Sil dan membuatnya melalui semua ini? Dasar Bajingan itu. Dia harus berhati-hati karena aku akan mematahkan kakinya. Apa polisi sudah menangkap pelakunya?” ucap Bibi Hwang
Dia terluka dan sekarang  dalam keadaan koma.” Kata Louie 

Joong Won menemui detektif Nam dikantor polisi, Detektif Nam membahas Pria ada di rumah sakit Ada kemungkinan besar kalau dia adalah  imigran yang ada datang ke Korea dengan cara illegal jadi Itulah kenapa mereka terus mengawasinya. Joong Won kaget mendengarnya.
Bagaimana dia bisa jadi temannya Tn Baek? Bukankah ini mencurigakan? Ini hanya spekulasiku, tapi aku pikir Tn Baek mempekerjakannya. Jika Tn Baek benar-benar mempekerjakan dia...” ucap Detektif Nam

Joong Won mengingat saat pertama kali bertemu dengan Louie didepan gold line dan mengumpat Louie adalah Pria itu sangat aneh. Tiba-tiba Tuan Baek datang dengan wajah panik lalu bertanya Dimana pria yang tadi berdiri bersamanya. Joong Won mengatakan baru saja pergi.
Tuan Baek bertanya apakah Joong Won mengenalnya, Joong Won mengelengkan kepala dan bertanya balik kenapa Tuan Baek menanyakan. Tuan Baek mengatakan bukan apa-apa seolah-olah menutupi sesuatu.
Tn Baek mungkin tahu.... kalau Louie masih hidup. Tapi Kenapa dia menyembunyikannya sendiri?” gumam Joong Won mulai curiga. 

Tuan Baek berdiri dikamarnya terlihat ponselnya yang bergetar dan nama Louie. Tapi ia membiarkanya.
Flash Back
Tuan Baek meminta pada Tuan Goo menginginkan kecelakaan kecil dan tidak ingin Louie terlibat kecelakaan besar, lalu pada kenyataanya adalah kecelakaan dan bertanya cara Tuan Goo mempertanggung jawabkannya karena Louie sekarang mati.
Tapi kita juga tidak menginginkan ini terjadi. Kami hanya mengikuti rencana, tapi pengemudinya tiba-tiba mengebut. Itulah kenapa ini jadi masalah.” Ucap Tuan Goo juga binggung.
Saat itu, jika situasinya tidak diluar kendali, maka aku tidak harus merencanakannya lagi... untuk menutupi apa yang terjadi.” Gumam Tuan Baek
Tidak ada untungnya menyesal sekarang.” Ucap Tuan Baek seperti harus bisa mempertanggung jawabkannya, 

Louie menelp Detektif Nam ingin tahu apakah Tuan Goo  masih belum sadar, karena apabila sudah bangun  harus bertanya alsan menculik Bok Sil. Detektif Nam mengaakan akan mengurusnya jadi Louie lebih baik tidur saja, karena sudah berlari kesana-kemari sejak kemarin. Louie pikir Detektif Nam juga begitu lalu mengucapkan terimakasih dan menutup telpnya
Pelayan Kim membawa segelas susu hangat dan meminta Louie meminumnya lalu tidur. Sambil meminum susunya bertanya pada Pelayan Kim apakah ia boleh menyetir. Pelayan Kim binggung kenapa Louie menanyakan hal seperti itu tiba-tiba. Louie mengaku ingin menyetir untuk Bok Sil.
“Kau selalu berkata tentang kau ingin menyetir ketika tinggal di Prancis. Tapi ketika kau tiba di Korea, kau mengemudikan mobil Tn Baek dan menimbulkan masalah yang besar Jadi , Ny Choi tidak mengizinkanmu menyetir.” Ucap Pelayan Kim, Louie bingung
“Apa Aku mengemudikan mobilnya?” kata Louie merasa heran
Aku dengar kau melarikan diri ke dalam mobil Tn Baek ketika dia berada di toilet.” Ucap Pelayan Kim 

Louie mengingat saat itu Tuan Baek menyuruhnya pergi lebih dulu karena  Ada sesuatu yang terjadi, jadi harus mampir ke kantor dulu. Dengan memberikan kunci mobilnya karena tahu Louie itu bisa menyetir mobil.
Aku tidak pernah melakukan itu.” ucap Louie, Pelayan Kim kaget mendengarnya. 

Louie duduk diam dalam kamarnya, mengingat perkataan Tuan Kim sebelumnya.
Sebenarnya, aku curiga pada Tn Baek. Dia juga mengambil gigi bayimu dan juga jam tanganmu dari rumah di Busan, Aku juga berpapasan dengannya ketika aku mencarimu. Tapi dialah yang membawamu kembali, jadi aku tidak punya pilihan lain kecuali percaya padanya.
Sebelumnya Louie juga pernah bertemu dengan Tuan Baek di lobby dan wajah Tuan Baek terlihat kaget.
Dia terlihat sangat terkejut saat bertemu denganku saat itu.” gumam Louie, lalu saat makan Ramyun bersama Louie memberitahu kalau ingatan sudah kembali. Tuan Baek pun juga terlihat terkejut sampai tak bisa mengunyah makananya.
 “Ada Alasan aku tidak seharusnya kembali hidup dan ada alasan ingatanku seharusnya tidak kembali. Tapi  Apa itu?” ucap Louie bertanya-tanya. 
bersambung ke part 2 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 
INSTRAGRAM dyahdeedee09  FANPAGE Korean drama addicted        

2 komentar:

  1. say... eps 15 part 2 nya jangan lama teuing atuh penasaran pisan saya nya, ditunggu yach semangat.... sama eps 16.

    BalasHapus
  2. suka sama ceritanya yang ringan, kocak tapi menghibur. Sayang sisa satu episode lagi. Makasih ya mb Deedee udah mau ngerecap drama ini. Ditunggu the next projectnya

    BalasHapus