Minggu, 06 November 2016

Sinopsis K2 Episode 13 Part 1

PS : All images credit and content copyright : TVN
Beberapa wartawan sudah menunggu di depan kantor polisi, saat Yoo Jin turun dari mobil mereka langsung mengerubunginya. Pengawal membawakan kursi roda tapi Se Joon pikir istrinya itu tak membutuhkanya. Wartawan meinta Yoo Jin mengatakan sesuatu.
Kepada para reporter Dan... kepada seluruh warga. Maafkan Aku karena sudah menyembunyikan  kebenaran yang ada selama ini pada kalian.” Ucap Yoo Jin,  Anna, Je Ha, Sung Won dan Kwan So ikut menonton siara langsung berita.
Semuanya karena kekuranganku, Memang Benar, kalau Anna... ..adalah putriku Dan Anna memang sudah seperti putri kandungku” Akui Yoo Jin
Anna dan yang lainnya kaget mendengar pengakuan Yoo Jin, bahkan adiknya tak percaya Yoo Jin bisa mengatakan itu di depan wartawan. Se Joon yang  mendengarnya seperti menahan sesuatu dalam hatinya.

Apa itu artinya dia tidak memiliki  hubungan darah dengan Anda?” tanya wartawan
Anna adalah... putri kandung.. Suamiku,  Anggota parlemen Jang Se Joon.” Akui Yoo Jin
Anna yang mendengarnya benar-benar tak percaya dengan pengakuan Yoo Jin pada media, Bibi pelayan dan juga Mi Ran menatap kasihan pada majikanya itu, lalu terlihat caption [Bidadari dari Barcelona, GO ANNA ternyata putri Anggota Parlemen Se Joon] wartawan pun meminta Se Joon mengatakan sesuatu apakah itu memang benar.
Maafkan Aku, semuanya.. Aku akan menjelaskan hal ini setelah kami berada di dalam.” Kata Se Joon
Jadi apa ini artinya Anda tahu kalau dia putri kandung anda?” tanya wartawan, Yoo Jin yang terlihat lemah akhirnya di dorong dengan kursi roda masuk ke dalam kantor polisi.
Kwan Soo yang melihat berita langsung tertawa bahagia merasa  Sekarang semuanya selesai dan Jang Se Joon sudah tamat, sementara Sung Won benar-benar tak menyangka dengan akhir dari pelaporannya malah membuat Yoo Jin mengakui kalau Anna sebagai anak dari Se Joon, bukan menutupiny seperti sebelumnya. 
Sung Won melihat Se Joon masuk ke dalam gedung memanggilnya bertanya yang akan dilakukanya, seperti menahananya. Se Joon menyindir kalau Sung Won akan mengatasinya tapi yang terjadi malah seperti sekarang. Dan mengaku sangat kecewa dengan adik iparnya. Sung Won tak mengerti apa maksudnya.
Soal saksi yang mengatakan kalau  melihat Choi Yoo Jin di malam kejadian itu Dia hanya seorang actor dan Semua itu hanya perangkap Kau sudah masuk kedalam  perangkap Noona-mu” jelas Se Joon benar-benar geram, Sung Won terdiam tak percaya ternyata kakaknya yang membuatnya masuk perangkap dan berakhir seperti sekarang. 

Se Joon masuk ke dalam ruangan konferensi pers, dengan membungkukan badanya lebih dulu sebagai tanda permintaan maafnya. Semua wartawan sudah siap dengan laptop dan kameranya.  Se Joon mulai berbicara kalai ia dan Ume Hye Rin betemu tahun 1993 ketika bekerja sebagai  pengacara pembela hak buruh dan melakukan pekerjaan pro-bono untuk sebuah organisasi pembela hak binatang.
Kami berdua lalu jatuh cinta dan juga berencana untuk menikah Namun, tahun 1994, Aku harus mengelola sebuah perusahaan dan di tuduh melakukan rahasia kejahatan dengan KFSC lalu ditangkap. Lalu Aku menerima kabar kalau Ume Hye Rin, telah pergi ke Amerika untuk shooting film dan sudah menikah dengan Direktur Go Joon Ho, yang membuatku benar-benar patah hati” cerita Se Joon, Semua pun menonton pernyatan dari Se Joon
Sementara Aku masih ditahan di pusat penahanan. Pada waktu itu, saat Aku kalah dalam PEMILU dan juga kehilangan kekasihku Orang yang membuat Aku bangkit adalah  Choi Yoo Jin, yg menjadi istriku sekarang Dan Kami menikah tidak lama setelah itu. Kami hidup bahagia.” Cerita Se Joon, Kwan Soo seperti terlihat sangat serius mendengar penyataan dari Se Joon.

Dan di tahun 1996 Aku bisa menjadi anggota parlemen berkat dukungan dari istriku.” Kata Se Joon, Kwan Soo berkomentar memang karena  pada dasarnya istri Se Joon yang memberikan kursi itu padanya dan mengejek cerita itu sangat menyentuh
Kemudian.. Setelah beberapa tahun kemudian, Ume Hye Rin, yang telah meninggalkanku mendatangiku dengan membawa Anna Dan dia mengatakan kepadaku kalau Anna adalah putriku.  Ini menjadi mimpi buruk bagiku dan istri selama beberapa waktu setelah itu.” cerita Se Joon
Anna yang menonton berita tak percaya ayahnya mengangap kedatangan itu "Mimpi buruk", Bibi dan Mi Ran semakin sedih mendengarnya. Se Joon mengaku kalau Yoo Jin  berusaha menerima  masa lalunya dengan tabah dan berusaha untuk bernegosiasi dengan  Ume Hye Rin demi melindungi keluarga mereka, tapiTapi Ume Hye Rin menuntut agar menceraikan istrinyaDan menginginkannya pergi ke Amerika  untuk hidup bersamanya dan juga anak mereka.

“Dia mengancam akan mengungkapkan  ke pers kalau anak itu anak kami..jika Aku tidak mematuhinya” kata Se Joon, Anna menahan tangisnya merasa yakin kalau semua yang dikatakan ayahnya itu hanya kebohongan,
Dengan kata lain, dia ingin Aku  mengkhianati istri yang Aku cintai Tapi Aku menolaknya” kata Se Joon, Anna benar-benar tak percaya ayahnya bisa berkata seperti itu tentang ibunya.
Lalu, suatu malam, Aku menerima ancaman dari Ume Hye Rin, mengatakan kalau... Dia akan bunuh diri dengan minum  obat tidur jika aku tidak datang. Dia sudah sering mengancamku dengan  ancaman yang sama. Aku tidak percaya kalau dia akan melakukannya. Dan keesokannya.. Ume Hye Rin.. ...ditemukan sudah meninggal. Hasil penyelidikan polisi mengarah  pada kematian karena bunuh diri.” Ungkap Se Joon sambil menahan air matanya 

Namun, aku menyadari kalau akulah  orang yang bertanggung jawab atas kematiannya, Bertahun-tahun lamanya,  Aku terbebani......dengan penderitaan ini. Kepada Warga Korea, Aku minta maaf, Aku selalu mengatakan, "Binalah keluarga  dengan baik sebelum membina sebuah bangsa" Tapi Aku sendiri tidak bisa  melakukannya Akulah yang harus disalahkan  untuk semua ini” ucap Se Joon merasa bersalah, Anna yang menonton merasa sangat geram
Jadi tolong,  jangan mengkritik istriku yang malang. Putriku sudah seperti putrinya sendiri  dan dia menderita karena Aku. Dengan rendah hati, aku akan menerima  semua kritikan dan kesalahan Yang akan diberikan warga Korea padaku Namun, Untuk terakhir kalinya Aku mohon.. Jangan salahkan istriku yang malang Aku mohon pada kalian. Terimakasih karena sudah mendengarkan kisah laki-laki yang berdosa ini.” ungkap Se Joon membela istrinya didepan wartawan. 
Anna dengan mata melotot  penuh amarah Itu akan membuat Choi Yoo Jin tamat, Begitu saksinya di munculkan

Kepala polisi dan jaksa sudah ada  di dalam ruang kontrol dan Yoo Jin ada di ruang interogasi. Si pelaku dibawa masuk oleh detektif, lalu bertanya Apa Yoo Jin adalah orang yang dilihat di TKP saat itu, Si pria mengatakan bukan karena sebelumnya tidak bilang melihat  Yoo Jin atau apapun. Kepala Polisi dan jaksa kaget mendengarnya. Yoo Jin terus menatap si pelaku yang mengatakan kalau ia melihatnya.
Hei, tatap wajahnya baik-baik!!  Aku rasa kau mengatakan kalau melihat  wanita ini saat Ume Hye Rin meninggal!” teriak Detektif marah
Aku hanya berharap gadis bernama Anna  bisa membawakanku pengacara yang hebat. Dan Kau tahu, sejujurnya, Aku benar-benar sudah salah” ucap si pelaku

Tapi kau bilang kau melihatnya! Itu...namanya fitnah.  Apa Kau tahu!” teriak Detektif
Apanya yang fitnah? Aku rasa hanya mengatakan kalau  mungkin Aku melihat dia. Kapan aku mengatakannya...  Gadis itu bertanya apakah wanita ini, yang muncul di TV bersamanya, sudah membunuh ibunya Lalu aku hanya bilang "mungkin" Hanya Itu saja..” ucap si pelaku

Kepala polisi dan jaksa terlihat gelisah di ruang kontrol, Detektif melapor kalau Ternyata, pria itu sedang di interogasi ketika pembunuhan Ume Hye Rin terjadi. Keduanya kaget mendengarnya merasa kalau sudah melakukan kesalahan. Kepala Polisi langsung merasakan kepalanya terasa sakit, Jaksa menyuruh detektif agar membawa Yoo Jin pergi karena jika mereka membiarkannya lebih lama,maka mungkin akan terperangkap lebih dalam


Dua wanita sedang berada di salon, salah satu wanita yang sedang dikeriting rambutnya merasa heran kenapa Choi Yoo Jin yang disalahkan, karena Nyonya Ume yang menginginkan Se Joon pergi ke Amerika seperti penjahat yang akan dipenjara
“Sebagai Pria dan wanita, yang harus mereka  utamakan adalah kesetiaan” kata Si wanita rambut keriting
Aku yakin dia tidak tahu kalau  laki-laki itu akan di bebaskan. Tapi mungkin Ume Hye Rin melakukannya  karena Jang Se Joon membiarkannya!” kata si wanita penutup kepalanya
Aigoo, tentu saja dia tidak akan  mengabaikannya jika tahu wanita itu punya anak! Dia akan menjadi pria yang sangat jahat jika seperti itu! Tapi Choi Yoo Jin,  juga tahu soal semua ini Dan aku yakin dia juga memeras Nyonya Choi!” kata si wanita yang sedang dikeriting.
Si wanita penutup kepala mengejek kalau kecantikan Ume Hye Rin tidak sepadan dengannya itu karena banyak yang bilang  kalau mereka bisa melihat karakter seseorang dari penampilannya. Temanya pun setuju. 

Direktur dan kepala Jooo menonton kembali konferensi pers yang dilakukan Se Joon,  Namun, untuk terakhir kalinya Aku mohon jangan salahkan istriku yg malang.
Direktur merasa kalau seharusnya sudah menyuruh agar menembak mereka, tapi ternyata keadaannya seperti ini. Sekertarisnya pikir Kwan Soo memang benar. Direktur merasa keadaan seperti ini Benar-benar menakutkan karena Tidak seorang pun yang ingin  masuk kedalam perangkap seperti itu, Kepala Joo hanya bisa diam dengan mengigit bibirnya. 

Sung Won menelp Anna memberitahu kenyataanya kalau   saksi itu benar-benar palsu dan kakaknya itus yang sudah merencanakannya. Anna kaget tak percaya kalau orang yang ditemuinya di penjara  sudah bohong. Sung Won mengatakan mereka baru bisa lega jika salah satu dari mereka tidak didakwa karena kesaksian palsu
“Kau bilang Di dakwa? Kesalahan apa yang sudah kita lakukan?” kata Anna tak percaya
Kita memang melakukan kesalahan Dan itu juga sangat buruk. Tapi, jangan khawatir Pengacara akan mengurus semua ini” kata Sung Won menenangkan, Anna pun terlihat benar-benar gelisah. 

Je Ha di cloud nine bertemu dengan Sek Kim memastikan kalau mengenai saksi ternyata Sek Kim yang sudah mengatur semuanya, Sek Kim membenarkanya. Je Ha pun mengartikan ini semua sebagai  perangkap untuk menjerat Anna, Sek Kim melirik sinis pada Je Ha
Kau tahu betapa jahatnya itu . Apa Kau melakukan semua ini  tanpa ada penyesalan?” kata Je Ha menahan amarahnya, Sek Kim merasa tak tahu.
Kau tidak perlu sampai sejauh ini dan tidak perlu menyeret nama ibunya  yang sudah meninggal ke dalam perkara ini!” teriak Je Ha marah
Kalau begitu... Apa Kau ingin aku diam saja meskipun  dia sudah mengancam Nyonya?” ucap Sek Kim berjalan mendekati Je Ha dengan mata melotot
“Hei... Kalian semua sudah buat kesalahan besar” tegas Je Ha, Sek Kim hanya tersenyum licik. 

Kepala polisi gelisah mondar mandir di lorong, Yoo Jin keluar dengan kursi rodanya, Kepala Polisi langsung menghampiri dan membungkuk untuk meminta maaf, lalu merasa kalau Yoo Jin Pasti sudah sangat sulit dengan keadaan ini dan mengucapkan  Terimakasih sudah bekerja sama  dengan penyelidikan mereka.
Tidak apa-apa.. Itu kewajibanku sebagai warga Negara” kata Yoo Jin
Aku bersyukur jika anda melihatnya seperti itu Sejujurnya, itu hanya karena kenyataannya  namamu ada di berita...” jelas Kepala Polisi, Yoo Jin tak ingin membahasnya.
Kirimkan salamku pada anggota parlemen Park” ucap Yoo Jin, kepala Polisi kaget, Yoo Jin pun meminta agar mereka segera keluar.

Di depan kantor sudah banyak wartawan yang menunggu, Se Joon pun menunggu sang istri keluar dan langsung mendorong kursi roda. Wartawan langsung mengajukan pertanyaan
Apakah Anda menyangkal klaim berita yang ada di internet? Apa benar kalau Nona Ume Hye Rim memeras anda? Apa ini artinya kalau Nona Go Anna sekarang akan menjadi nona Jang Anna? Bagaimana perasaan anda sekarang? Apakah polisi menyelidiki anda dengan kasar?
Yoo Jin hanya bisa menangis lalu mengusap air matanya meminta maaf dengan wajah yang pucat karena sakit, dan mengaku kalau Semuanya adalah kesalahannya, Wartawan ingin tahu apa yang membuat Nona Ume memeras anda? Apakah nona Go Anna tahu soal semua ini?, Yoo Jin hanya mengucapkan permintaan maafnya sambil mengusap air matanya.
Wartawan tetap meminta Yoo Jin agar memberitahukan perasaanya. Se Joon pun akhirnya turun tangan agar mereka bisa pergi karena istrinya sedang merasa kurang sehat, Wartawan tetap mengajukan pertanyaan, sampai akhirnya Yoo Jin harus naik ambulance pergi meninggalkan kantor polisi. Beberapa orang yang ada memberikan semangat pada Yoo Jin 

Dua wanita yang ada di salon menonton berita Yoo Jin yang berbaring lalu dibawa oleh Ambulance ia merasa Yoo Jin berpikir Dunia memang benar-benar aneh karena polisi bisa menahan korban disana  dan mempermalukan Yoo Jin seperti itu dan Apa menjadi istri seorang politisi  memang seperti itu.
Tepat sekali.  Aku senang suamiku tidak ikut pencalonan” kata Si wanita shower cap, keduanya tertawa
Aku yakin kalau Park Kwan Soo dibalik  semua hal yang memalukan bagi Jang Se Joon. Ini Jelas sekali! Tidak ada seorang pria-pun yang  tidak pernah tidak berkencan sebelum menikah Dan jika ada, pria itu benar-benar menyedihkan, kan?” kata si wanita penutup kepala, temanya pun setuju. 


Setelah Yoo Jin pergi dengan ambulance, wartawan meminta agar kepala polisi untuk  mengatakan sesuatu pada mereka. Kepala Polisi enggan memberikan komentar. Salah satu wartawan bertanya Apa yang terjadi saat penyelidikan berlangsung? Kepala polisi mulai bereaksi penyelidikan apa yang dimaksud
Kami menerima kabar kalau kau punya saksi  atas pembunuhan Nona Ume Dan penyelidikan sedang dilakukan “ ucap wartawan, Kepala polisi mengeluh para wartawan membuat gosip sekarang  
Apa benar kalau nona Ume memeras nyonya Choi?” tanya wartawan
Yang kami lakukan hanya membawa Nyonya Choi, karena menjadi korban dalam kasus ini untuk dimintai pertanyaan singkat  sebagai referensi Itu saja. Aku permisi!” kata Kepala polisi lalu pergi. 

Kwan Soo yang melihat berita tertawa merasa sudah dikelabui lagi dan mengumpat pasangan itu memang sangat licik itu, lalu tak percaya bisa tak menduga yang seperti ini. Anna sedang ada dirumah menatap TV seperti masih tak percaya, Bibi pelayan dan Mi Ran pun merasa keadaan mereka juga dalam kesulitan.
Yoo Jin kembali ke rumah sakit dengan didorong oleh Sek Kim mengunakan kursi roda, beberapa orang memberikan semangat dan mengaku sangat mengerti keadaaanya dan meminta agar tetap tabah. Yoo Jin pun seperti merasa senang karena sekarang banyak orang yang bisa mendukungnya.

Di dalam ruangan, Sung Won sudah menunggu kakaknya, Ia langsung membungkuk sambil mengatakan  tidak bisa bilang apa-apa kecuali minta maaf, terlihat sebuah pulpen untuk merekam percakapan Je Ha diam-dia bisa mendengar percakapan kedua kakak beradik itu.
Adikku ini memang benar-benar kurang ajar. Bukankah begitu?” sindir Yoo Jin naik keatas tempat tidurnya.
Sikapmu juga fenomenal” balas Sung Won
Jadi pergi dan tunggu saja sampai aku  memutuskan apa yang akan aku lakukan padamu” kata Yoo Jin sinis, Sung Won pun mengerti lalu meminta agar Jangan terlalu kasar padanya.
Dan...Aku ingin kau berhenti menghubungi Anna” perintah Yoo Jin, Sung Won kaget tapi akhirnya menyetujui perintah kakaknya.
Yoo Jin pun membahas untuk karyawan yang sudah diambil. Sung Won bertanya siapa, lalu teringat dengan bibi pelayan  Mi Ran dan Sung Gyu, Yoo Jin mengejek adiknya bahkan tahu nama mereka, karena sekarang itu pegawai adiknya jadi harus  mengurus mereka.
Sung Won binggung apa maksudnya "Mengurus mereka" Yoo Jin menjelaskan agar Urus mereka tanpa jejak setelah  mengirim Anna ke luar negeri. Je Ha kaget mendengarnya, Sung Won pun hanya bisa mengangguk mengerti dan kakaknya itu tak perlu khawatir lalu pamit pergi.
Oh, ya... Tapi Memang kau, kan? Maksudku, orang yang membunuh Ume Hye Rin” kata Sung Won penasaran
Apa kau diam-diam merekam pembicaraanku?” ucap Yoo Jin menuduh. Je Ha terus mendengar merasa sangat penasaran
Apa yang kau katakan? Aku tidak akan pernah melakukan itu padamu!” kata Sung Won dengan gaya candanya lalu pamit pergi. Ketika keluar ruangan Sung Won terlihat menahan emosinya, lalu terlihat Anna menelpnya, karena perintah kakaknya memilih untuk tak mengangkatnya. Je Ha diam-diam bersembunyi ingin mengetahui semuanya.


Yoo Jin duduk diam didalam kamarnya sendiri, seperti pikiran melayang pada kejadian sebelumnya.
Flash Back
Nyonya Ume seperti sudah mulai sekarat terlihat nafasnya terasa sesak, Yoo Jin ada didekatnya menarik tangan saat Nyonya Ume menyentuhknya dan membuat Ibu Anna terjatuh dari tempat tidurnya dan obat-obatnya pun berserakan.
Biarkan...Anna hidup.... Aku mohon!” kata Nyonya Ume dengan sekuat tenaga
Maafkan Aku... Cinta bukan artinya bisa  melakukan apa-apa” ucap Yoo Jin dengan mata berkaca-kaca
Yoo Jin hanya bisa menangis pada kejadian sebelum membuat Nyonya Ume menghembuskan nafas terakhirnya. 

Anna kebinggungan karena pamanya itu tak bisa dihubungi seperti biasanya, Je Ha masuk kamar dengan tatapan sedih karena tahu pasti Anna merasa gelisah sudah masuk ke dalam perangkap yang dibuat Yoo Jin dan ibunya dianggap sebagai pemeras oleh ayahnya sendiri. Keduanya pun duduk di atap bersama-sama.
Seharusnya aku berkata jujur padamu  waktu itu Dan mengatakan padamu kalau  aku bisa dipenjara. Maafkan aku karena sudah bohong padamu Aku rasa aku benar-benar idiot!” ucap Anna merasa sedih dan malu, Je Ha menyadarkan kepala Anna pada pundaknya untuk menenangkanya.
“Jangan menangis... Kau akan menjadi susah jika menangis dan tidak mampu bertarung” kata Je Ha, Anna binggung kenapa Je Ha malah membahas tentang Bertarung  
Karena pertarungan yang sesungguhnya  baru dimulai sekarang. Ayahmu dating jadi Hari ini Kau harus menemuinya, Temui dia dan dengarkan perkataannya” kata Je Ha dengan wajah memohon. Anna seperti masih belum bisa menemui ayahnya. 


Se Joon masuk kamar anaknya menatap sedih dengan Anna yang duduk dikursi, lalu duduk sampinganya dan langsung meminta maaf dan mengaku kalau ayahnya ini benar-benar brengsek serta seorang pembohong.
Semua yang aku katakan di  konferensi pers... itu benar-benar bohong. Ibumu tidak pernah memerasku tapi Dia hanya...memohon padaku, itu saja. Dan ibumu... tidak bunuh diri,S emua yang aku katakan saat menemuimu di ruang pengobatan, Semuanya bohong Choi Yoo Jin sedang mengawasi Kita  jadi aku harus bohong Dan dengan sengaja melukai hatimu” jelas Se Joon
Kenapa baru sekarang kau mengatakan  semua ini padaku? Aku tidak ingin mendengar semua ini. Itu karena ayahmu seorang pengecut!” kata Anna sangat kecewa pada ayahnya.
Aku takut kalau kau mungkin akan berakhir sepertiku, Aku mengatakannya dengan jujur” kata Se Joon menyakin anaknya
Tidak, aku yakin kau hanya takut kalau  harus meninggalkan dunia politik” kata Anna
Se Joon memberitahu anaknya kalau hanya itu yang dimilikinya karena apabila kehilangan semua itu maka ia tidak akan pernah bisa menyelamatkanatau membuat bahagia anakanya. Anna menanyaka alasan Ayahnya yang  berpikir kalau  politik segalanya baginya dan dengan alasan itu maka mengabaikan dirinya dan juga ibunya
Lalu, apa yang sebenarnya ingin kau katakan? Apa Kau ingin aku diam dan tidak membuat masalah  dengan Choi Yoo Jin sampai kau menjadi presiden? Apa Kau tidak ingin aku mengusik,  wanita yang sudah membunuh ibu?” ucap Anna, Se Joon hanya bisa diam dengan air mata mengalir
Kau tidak bohong padaku saat di ruang perawatan  dan bukan karena Choi Yoo Jin sedang mengawasi Jadi Pikirkan baik-baik soal itu Itulah perasaanmu yang sebenarnya. Jadi jangan merasa takut lagi.” Ucap Anna berdiri dari tempat duduknya.
Ia menatap Se Joon mengatakan karena ayahnya sendiri maka sudah kehilangan anaknya sekarang. Se Joon makin sedih karena akhirnya harus kehilangan anaknya.

Je Ha menunggu diluar dan melihat Se Joon keluar dengan wajah sedih lalu menatap Je Ha tanpa berkata-kata dan memilih untuk pergi. Je Ha akhirnya pergi ke Cloud nine dan langsung berkata pada cermin untuk mulai dari awal sekarang.
Se Joon dan mulai berkampanye dengan datang ke daerah pasar, Je Ha masih ada didalam could nine terus bertanya pada cermin. Anna yang sedang dirumah menonton berita kegiatan ayahnya sebagai calon presiden memilih untuk matikan TV sambil menahan rasa sedihnya.

Je Ha terus berbicara pada cermin, Bibi Pelayan dan Mi Ran hanya bisa pasrah dengan nasib mereka sambil memetik touge. Je Ha berputar-putar didalam ruangan dan masih mencari informasi dari cermin. Yoo Jin akhirnya bisa keluar dengan ramah bersama suaminya, menyapa semua orang yang mendukung mereka.
Anna memilih untuk menonton channel shopping home, Je Ha sudah membuka jasnya masih terus berbicara pada cermin. Sek Kim datang melotot kaget Je Ha ada dalam ruangan sendirian, lalu akhirnya memilih untuk pergi. 
bersambung ke part 2 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar