PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09 & Twitter @dyahdeedee09 jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

Rabu, 26 Desember 2018

Sinopsis Clean With Passion For Now Episode 10 Part 2

PS : All images credit and content copyright : JBTC

Di dalam lift, Oh Sol tiba-tiba tertawa. Sun Kyol heran karena Oh Sol  yang tertawa sendiri karena membuatnya takut. Oh Sol pikir banyak hal menyenangkan terjadi ketika bekerja di sini dan mengaku penasaran kabar pegawai lainya.
“Jika kau penasaran, kau harus kembali. Aku belum memproses surat pengunduran dirimu. Firma hukum akan mengurus semuanya. Jika kau masih merasa bersalah tentang kejadian itu, maka kau tak perlu melakukanya.  Selain itu, kau tak melakukan kesalahan apapun.” Ucap Sun Kyeol. Oh Sol tak percaya mendengarnya.
Keduanya terlihat saling tersenyum bahagia. 


Sun Kyeol pulang ke rumah, Nyonya Cha langsung menyambutnya dengan wajah bahagia melihat kalau Badannya makin kurus. Sun Kyeol pikir  padahal tak kemana-mana juga. Nyonya Cha pikir anaknya mengaku hanya tidur di hotel selama satu malam.
“Aku hanya ingin bertemu denganmu, jadi ibu pergi... Jaga baik-baik Seon Kyeol untukku... Sampai jumpa.” Ucap Nyonya Cha akan pergi.
“Malam ini menginaplah di sini, karena sudah larut.” Kata Sun Kyeol dengan terbata-bata.
“Apa... Apa yang baru saja kau katakan? Apa kau bilang aku boleh tidur di sini malam ini? Tapi kau sudah pulang. Apa Aku benar-benar boleh tidur di sini malam ini?” kata Nyonya Cha tak percaya
“Jika tak nyaman, Kau boleh pergi.” Ucap Sun Kyeol berubah pikiran dan akan masuk kamar. Nyonya Cha seperti tak percaya mendengarnya.
“Kau Dengar, kan? Sun Kyeol bilang aku bisa tidur di sini malam ini. Kau juga dengar, kan?” kata Nyonya Cha terlihat bahagia berbiara dengan Oh Sol. 


Sun Kyeol mencoba untuk tidur tapi terlihat gelisah akhirnya mengambil ponsel mengirimkan pesan pada Oh Sol yang tidur disofa “Apa kau Sudah tidur?” Oh Sol membalas “Aku baru saja akan tidur.” Sun Kyeol pikir  sofa itu tak nyaman
“Terima kasih, dan aku merasa bersalah.” Kata Oh Sol. Sun Kyeol pikir untuk apa lalu Oh Sol lebih dulu mengirimkan pesan
“Semoga tidurnya nyenyak... Selamat tidur.” Tulis Oh Sol. Sun Kyeol pun tak bisa membalasnya lagi. 

Sun Kyeol tak bisa tidur keluar dari kamar melihat Oh Sol yang tertidur pulas di sofa dengan gaya sembarangan. Tiba-tiba Nyonya Cha keluar dari kamar, Sun Kyeol panik langsung bersembunyi diatas badan Oh Sol agar tak terlihat.
Nyonya Cha mengambil minum di kulkas lalu selfie dengan pakaian tidurnya menuliskan caption  [Di tempat anakku, tanpa riasan] Oh Sol  kaget melihat Sun Kyeol ada didepan matanya, Sun Kyeol menutup mulut Oh Sol memberitahu kalau ada ibunya.
Oh Sol pun hanya bisa diam berusaha untuk tenang dengan jarak yang cukup dekat dengan Sun Kyeol. Nyonya Cha akan kembali ke kamarnya tak melihat Sun Kyeol disofa, Sun Kyeol bersembunyi dibalik sofa lalu pindah ke lantai saat ibunya berjalan didekatnya. 

Oh Sol hanya bisa melonggo disofa. Sun Kyeol mulai mengomel kalau Oh Sol harusnya tidur seperti wanita karena Sofa ini sangat mahal jadi meminta agar Jangan terlalu banyak gerak agar sofanya tak rusak. Oh Sol hanya diam saja dan beberapa saat kemudian, Sun Kyeol datang membawa selimut tebal.
“Wah, ini terlalu gerah... Aku tak membutuhkannya karena terlalu panas,  Kau bisa menggunakannya atau singkirkan, terserah.” Ucap Sun Kyeol melempar selimut. Oh Sol hanya bisa melonggo membiarkan selimut menutupi tubuhnya. 

Tuan Yang sudah siap menyambut Tuan Cha baru pulang dibandara, tapi Tuan Cha tak mengubrisnya berjalan begitu saja, akhirnya Tuan Yang memakai sendiri kalung bunga yang sudah disiapkan. Nyonya Cha menyambut ayahnya.
“Ayah... Apa Kau tahu aku habis dari mana? Coba Tebak di mana aku tidur tadi malam. Aku datang ke sini dari rumah Sun Kyeol... Dia menyarankan aku tidur di sana... Di rumahnya.” Ucap Nyonya Cha bahagia.
“Apa masalah besar tentang seorang ibu yang tidur di rumah putranya? Berhentilah membuat keributan.” Keluh Tuan Cha sinis.
“Aku harus bilang, gadis itu cukup baik.” Kata Tuan Cha. Nyonya Cha kaget kalau ayahnya bisa tahu.
“Kau Panggil Sek Kwon sekarang” ucap Tuan Cha sebelum masuk mobil. Sek mengerti dan Nyonya Cha melambaikan tangan pada ayahnya.
Tuan Yang seperti menahan rasa kecewa karena seperti tak dianggap, Nyonya Cha pun menenangkanya agar Tuan Yang sabar. 
Sek Kwon berbicara dengan Tuan Cha kalau akan menjadwalkannya segera. Oh Sol berbicara di telp kalau bersedia kapan saja sambil membuat sesuatu. Saat itu Sun Kyeol keluar dengan rambut sengaja dibiarkan. Oh Sol memanggilnya. 


“Kupikir kau akan makan ini untuk sarapan.” Ucap Oh Sol memberikan nutrisi. Sun Kyeol pun menerimanya lalu meminumnya.
“Aku akan belanja ke pasar untuk makan malam, lalu akan menyiapkan makan malam. Jika ada sesuatu yang kau sukai untuk makan malam...”kata Oh Sol. Sun Kyeol tak banyak bicara akan segera pergi. 

Sun Kyeol mengambil sepatunya, Oh Sol akan membantu mengambillnya. Sun Kyeol mengaku tak perlu dan memberitahu kalau Oh Sol tak harus melakukan sesuatu seperti ini. Oh Sol mengertin dan bertanya apakah ada yang harus dilakukan.
“Apa Kau yakin akan baik-baik saja?” tanya Sun Kyeol. Oh Sol tak mengerti maksudnya.
“Maksudku tinggal seperti ini. Apa Kau tak akan merasa tak nyaman?” tanya Sun Kyeol
“Apa Kau merasa tak nyaman karena aku?” tanya Oh Sol. Sun Kyeol menjawabnya.
“Aku meninggalkan catatan di meja ruang tamu tentang cara menggunakan peralatan dan tips lainnya saat tinggal di rumah ini. Jika ada yang di tanyakan, silakan tanyakan saja” kata Sun Kyeo. Oh Sol mengucapkan  Terima kasih.
“Dan aku akan pulang agak telat hari ini” kata Sun Kyeol. Oh Sol terlihat bingung karena berpikir seperti pasangan.
“Aku hanya memberitahumu... Mungkin saja kau menunggu... Sampai jumpa nanti sore.” Kata Sun  Kyeol lalu keluar dari rumah.
“Ya, sampai jumpa nanti sore.” Balas Oh Sol lalu wajahnya bersemu merah karena mereka akan bertemu kembali sore layaknya pasangan. 


Dong Hyun keluar dari ruangan dengan wajah panik sambil menelp. Jae Min mengeluh kalau Dong Hyun  punya banyak rahasia. Young Sik menyarankan kalau mereka berdua harus berbaikan sekarang.
“Tempat ini terasa seperti Gurun Sahara bukan beranda... Rasanya suram seperti gurun.” Keluh Young Sik
“Kenapa kita harus berbaikan?”  kata Jae Min kesal. Young Sik pikir kalau Jae Min itu harus berbaikan sesudah bertengkar dan ia menjadi korban di sini.
“Ngomong-ngomong, kenapa O Sol tak menghubungiku sama sekali?” ucap Jae Min
“Aku rindu Nun-nim... Apa dia benar-benar di Busan?” akui Young Sik. Jae Min kaget Oh Sol yangpergi ke Busan. 


Oh Sol duduk di ruang tengah tersenyum melihat note yang diberikan Sun Kyeol [Atur suhu dengan perangkat kontrol jika kau merasa dingin. Kau di bolehkan ambil air, jus, dan minuman di lemari es semaumu. Laundry mensterilkan tempat tidur. Kau tak perlu mencucinya.]
Akhirnya Oh Sol berjalan mengelilingi rumah melihat kalau Sun Kyeol yang  membaca banyak buku. Lalu pergi ke kamar mandi dengan bathtub, dengan wajah bahagia tahu kalau Sun Kyeol pasti mandi dan melihat Bak mandinya cantik dan wajahnya tiba-tiba bersemu merah.
“Aku pasti gila... Apa yang kupikirkan?”ucap Oh Sol menyadarkan diri. Ia pun pergi ke kamar tidur Sun Kyeoll
“Itu Geum Ja... Selamat pagi... Dia pasti sangat kesepian sampai-sampai memberi robot nama.” Ucap Oh Sol masuk ke dalam kamar tidur Sun Kyeol
Jae Min mengirimkan pesan sambil mengumpat marah pada Oh Sol yang  berbohong berada di cabang Busan dan ingin tahu keberadanya sekarang. Oh Sol mengumpat marah pada Young Sik karena mulutnya tak bisa diam.
“Apa Kau tak rindu Oppa? Aku sangat merindukan rambutmu yang berminyak.” Tulis Jae Min.
“Rambutku tak berminyak.”keluh Oh Sol. Jae Min ingin tahu Apa ada masalah dengan itu.
“Ayo kita berjumpa kapan-kapan. Aku merindukanmu, O Solku.”ucap Jae Min. Oh Sol  menganguk mengerti.
Sek Kwon memberitahu Sun Kyeol  jika surat edaran tentang fasilitas kemarin tak ada masalah apa-apa... tapi Sun Kyeol seperti sedang ta k ada diruangan. Sebuah note tertulis di atas meja “tak ada masalah apa-apa.” Sek Kwon hanya bisa menghela nafas.


Oh Sol dengan wajah bahagia menempelkan note yang ditulis oleh Sun Kyeol, wajahnya tak bisa menahan senyum.  Saat itu wajahnya panik melhat ayahnya yang menelp lalu mengeluh karena meneleponnya jam segini. Oh Sol pun tak sengaja menjatuhkan semua baran diatas meja dan mencoba mencari tempat untuk video call.
“Hai... Ayah.” Ucap Oh Sol mengangkat telp menanyakan kabar ayahnya apakah tak sibuk bersama dengan Choi Gun.
“Aku tak sibuk sama sekali. Aku melipat cucian.” Kata Tuan Gil. Oh Sol mengaku juga tak sibuk.
“Apa Kau baik-baik saja di sana?” tanya Tuan Gil. Oh Sol mengaku  baik-baik saja.
“Karena cuacanya sangat bagus, aku akan pergi jalan-jalan. Apa Kau mendengar ombak? Tepat di depan laut di sini.”ucap Oh Sol
“Ya, aku bisa mendengarnya.” Kata Tuan Gil. Choi Gun mengaku mendengar ombak mengaum.
“Jangan lupa makan. Jika kau butuh sesuatu, hubungi Ayah segera. Ayah akan menyuruh O Dol mengirimkannya kepadamu.” Kata Tuan Gil
“Ayo kita tutup sekarang, Lagipula ini panggilan jarak jauh.” Ucap Oh Sol
“Benar. Kita harus menutup telepon sekarang dan memotong tagihan telepon.” Kata Tuan Gil lalu bersama dengan Choi Gun melambaikan tangan.
“Dia pasti baik-baik saja di Busan. Dia benar-benar terlihat baik-baik saja. Dia pasti makan makanan enak dan menyegarkan dirinya sendiri.” Ucap Tuan Gil tersenyum bahagia lalu teringat kalau sedang masuk sup di dapur.
Saat itu berita di TV “Di pantai selatan dan Busan, hujan sangat deras. Saat badai hujan semakin kuat akan lebih baik untuk tak keluar hari ini.” Choi Gun menontonya langsung mematikan TV agar Tuan Gil tak melihatnya. 




Oh Sol  mengeluh dengan ayahnya yang belajar melakukan panggilan video lalu mencoba mencari agenda yang tadi terjatuh tapi tak menemukanya.  Saat itu Sun Kyeol akan pulang ke rumah terlihat ragu untuk menekan password, akhirnya menekan bel rumahnya. Oh Sol melihat interkom panik melihat Sun Kyeol sudah pulang.  Sun Kyeol akhirnya masuk, Oh Sol menyapanya karena Sun Kyeol datang lebih awal.
“Kau di rumah.” Ucap Sun Kyeol lalu melonggo melihat dapur yang berantakan.
“Apa sesuatu terjadi?” tanya Sun Kyeol, Oh Sol mengaku  Tidak ada yang istimewa.
“Aku menyiapkan makan malam untukmu. Dan Aku akan membersihkan semuanya. Jadi Jangan khawatir. Ayo makan malam.” Kata Oh Sol membuka tudung saji. Sun Kyeol hanya bisa melonggo.
“Aku memasak sesuatu yang kau suka.” Ucap Oh Sol bangga yakin kalau makannya terlihat enak.
“Apa Sudah ada perang di ruang tamu?” kata Sun Kyel melihat meja dan lantai berantakan. Oh Sol binggung dianggap  Perang.
“Tidak, tak ada perang.. Tapi Aku akan membersihkan semuanya. Kau Duduk dan makanlah... Aku akan membersihkannya dengan cepat.” Ucap Oh Sol akan segera membersihkanya.
“Jangan menyentuh apa pun!” teriak Sun Kyeol yang membuat Oh Sol kaget.
“Jangan... Kau tak perlu terlalu banyak bekerja... Kau mungkin terluka.” Ucap Sun Kyeol berusaha untuk sabar.
“Itu terlihat bagus dan wajar. Yah.. Itu manusiawi. Kau belum makan, kan? Apa Mau makan bersamaku? Sepertinya kau memotong bawang juga.” Ucap Sun Kyeol mencoba tenang. Oh Sol mengaku sampai membuatnya menangis.


Oh Sol diam-diam keluar kamar dalam kegelapan mencoba mencari agendanya, lalu melihat Sun Kyeol didapur sibuk membersihkan dapur dengan masker dan kacamata. Sun Kyeol menghela nafas membuat semua sayur yang berserakan.
“Aku tak yakin apa aku menyewa asisten rumah atau aku sendiri yang sudah menjadi asisten rumah. Sekarang Apa lagi yang harus kubersihkan?” ucap Sun Kyeol menghela nafas. Oh Sol melihat dari kejauhan teringat sesuatu. 

Flash Back
Oh Sol ingin tahu apa yang harus dilakukan di rumah Sun Kyeol. Sek Kwon menjawab tak ada. Oh Sol binggung mendengarnya. Sek Kwon menegaskan Oh Sol tak perlu melakukan apa pun karena Oh Sol secara teknis pengurus rumah tingga
“Tapi kau sebenarnya disewa untuk memperbaiki mysophobia-nya.” Jelas Sek Kwon.
“Tetap saja, aku tak bisa berbuat apa-apa.” Kata Oh Sol. Sek Kwon pun menyuruh Oh Sol harus membuat ruangan berantakan. Oh Sol binggung.
“Mungkin terdengar aneh ketika aku bilang "Berantakan", Tapi tenang saja. Jadilah dirimu sendiri. Itu yang harus kau lakukan di sana.” Kata Sek Kwon.
Oh Sol melihat Sun Kyeol yang terus bersih-bersih dan yakin kalau usahanya sudah berjalan lancar. 

Sek Kwon memberitahu Ada jendela di kedua sisi dan pencahayaan di langit-langit. Sun Kyeol melihatnya,Sek Kwon pikir Sun Kyeol terlihat sangat lelah hari ini. Sun Kyeol mengaku tak tidur nyenyak tadi malam, lalu bertanya pada Sek Kwon.
“Apa yang wanita butuhkan ketika mereka tinggal di luar rumah mereka? Selain pakaian.” Ucap Sun Kyeol
“Perlengkapan mandi dan kosmetik. Apa itu yang kau maksud?”kata Sek Kwon. Sun kyeol memikirkan Perlengkapan mandi...
“Kenapa kau bertanya?”tanya Sek Kwon memancing. Sun Kyeol mengaku  Temannya yang tinggal di Minnesota terus menanyakan hal itu padanya dan menurutnya itu sangat menyebalkan. Sek Kwon hanya bisa tersenyum

Oh Sol menyambut Sun Kyeol karena Sepertinya pulang kerja lebih awal hari ini. Sun Kyeol membenarkan, lalu memberikan tasnya. Oh Sol binggung apa itu.  Sun Kyeol menyuruh agar Oh Sol memakai karena terlihat tak nyaman. Oh Sol binggung.
Oh Sol melihat isinya adalah sandal rumah, lalu saat akan pergi ke kamar mandi ada sandal pink yang disiapkan Sun Kyeol. Ia pun mencobanya lalu mengambil sikat gigi yang disiapkan Sun Kyeol bahkan banyak perawatan wajah yang tertata rapih.
“Apa itu terlalu berlebihan?.. Ya... berlebihan.” Pikir Sun Kyeol keluar kamar dan melihat ada sebuah buku agenda.
Ia pun membaca tulisan agenda Oh Sol  [3,500.000 won! Gugatan, Figure yang rusak, peringatan kematian ibu, Istirahatlah dengan baik!, Aku tak bisa fokus pada pekerjaan.] Wajah Sun Kyeol tersenyum membaca tulisan Oh Sol
[Berkata "Aku menyukaimu" tak selalu diperlukan] dan dibagian belakang ada note tulisan [Atur suhu dengan perangkat kontrol jika kau merasa dingin.] Saat itu Oh Sol keluar kamar mandi baru mencuci rambutnya.
Sun Kyeol langsung menyembunyikan agenda Oh Sol disofa lalu dengan gugup mengaku akan mandi juga. Oh Sol duduk disofa lalu merasakan buku agenda yang terselip disofa tak percaya kalau Selama ini ada disana.
“Dia tak melihatnya, kan? Tidak mungkin... Dia tak bisa melihat ini.” Ucap Oh Sol yakin kalau Sun Kyeol tak melihatnya.
Lalu esok paginya, Oh Sol terlihat tegang dalam sebuah restoran. Tuan Gil sudah ada didepanya ternyata orang yang ingin bertemu dengan Oh Sol adalah kakek Sun Kyeol. 



Sek Kwon menunggu diluar restoran, Sun Kyeol menelp menanyakan keberadan Sek Kwon sekarang. Sek Kwon mengaku ada diluar dan bertanya ada apa menelpnya. Sun Kyeol mengaku Tidak ada apa-apa tapi hanya ingin bertanyaa.
“Apa Kau ingat temanku yang tinggal di Minnesota? Teman itu bilang dia akan mengungkapkan perasaannya jadi dia meminta saranku.” Ucap Sun Kyeol
“Apa dia Mengungkapkan perasaannya?” kata Sek Kwon tak percaya mendengarnya. Sun Kyeol membenarkan.
“Dia bilang tak ingin menunggu lagi.” Ucap Sun Kyeol. Sek Kwon mengaku tak mengerti.
“Jika dia sudah memutuskan untuk mengakui perasaannya, aku tak tahu apa dia membutuhkan nasihat lagi. Aku lebih suka mendorongnya daripada menasihatinya.”ucap Sek Kwon

“Apa Kau akan mendorongnya? Aku mengerti... Aku akan memberitahunya.” Kata Sun Kyeol lalu berjalan melihat ada pasangan yang mencari cincin. 
Oh Sol keluar dari restoran, Sek Kwon bertanya apakah  pembicaraannya berjalan dengan baik. Oh Sol mengaku Berjalan baik-baik saja alu bertanya Apa terjadi sesuatu. Sek Kwon mengaku Tidak ada dan memberitahu kalau  waktunya CEO pulang.
“Ayo... Aku akan memberimu tumpangan.” Kata Sek Kwon terlihat penuh semangat. Tuan Cha melihat dari atas restoran. 


Sun Kyeol terlihat gugup di dalam mobil dalam mobil, sudah ada buket bunga yang disiapkan. Setelah menenangkan diri akhirnya turun dari mobil. Oh Sol dirumah terlihat sedih teringat kembali yang dikatakan Tuan Cha, membahas kalau Sek Kwon sudah memberitahu Oh Sol segalanya jadi akan mempersingkatnya.
Flash Back
“Aku hanya ingin memberitahumu satu hal. Tolong jangan ada rasa pada Sun Kyeol. Bahkan jika dia mengungkapkan kalau punya perasaan padamu, maka kau jangan terima itu. Kau mengerti yang kumaksud, kan?” ucap Tuan Cha
“Jika kau mematuhi satu aturan itu, Aku akan menepati janjiku dan mendukung kuliah adikmu, mengurusnya bahkan sesudah dia lulus. Aku dapat meyakinkanmu bahwa dia akan terurus.” Ucap Tuan Cha 

Oh Sol akhirnya pergi ke dapur dengan wajah sedih lalu melihat ada gelas  miliknya, wajahnya terlihat binggung. Saat itu Sun Kyeol masuk rumah dan menyembunyikan bunga serta cincin dibalik tubuhnya. Oh Sol ternyata sedang ada dikamar melihat Sun Kyeol yang pulang.
“Kau belum makan, kan? Aku akan menyiapkan makan malam untukmu.” Ucap Oh Sol
“Gil O Sol... Ada sesuatu yang ingin kukatakan. Ini tentang... aku...” kata Sun Kyeol gugup dan Oh Sol melihat buket bunga yang dibawa Sun Kyeol disembunyikan dibalik badanya.
“Ah.... Kebetulan sekali... Aku ingin berbicara denganmu tentang sesuatu juga. Kenapa cangkirku di rumahmu ?” ucap Oh Sol. Sun Kyeol kaget karena Oh Sol melihatnya
“Mungkinkah,kau menyukaiku?” ucap Oh Sol blak-blakan. Sun Kyeol mengaku tentang cangkir karena harus memastikan sesuatu, jadi...
“Aku harus mengatakan ini untuk mencegah kesalahpahaman. Aku tak tertarik berkencan denganmu” ucap Oh Sol sinis. Sun Kyeol kaget mendengarnya.
“Aku tak punya perasaan untukmu. Aku menghargainya jika kau bisa menahan diri dari melakukan hal-hal yang bisa disalahpahami. Tolong kerja samanya.” Ucap Oh Sol lalu beranjak pergi. Sun Kyeol menatap bunga yang tak bisa diberikan pada Oh Sol dan rencananya gagal.


Esok paginya, Oh Sol melihat Sun Kyeol akan pergi ke kantor dengan sikap dingin menyapanya lalu pergi ke dapur. Matanya melihat ke tempat sampah dan buket bunga dari Sun Kyeol sudah ada disana. Tiba-tiba Sun Kyeol datang langsung mendorang Oh Sol sampai tak bisa bergerak.

“Apa Kau tak punya perasaan padaku? Maka aku akan membuat perasaan itu ada.... Kau... Aku akan membuatmu jatuh cinta padaku.... Bagaimanapun caranya.” Ucap Sun Kyeol yakin.  Oh Sol pun tak bisa berkata-kata.
Bersambung ke episode 11
Udah baca tulisan sinopsis aku 'kan.. hihihi... 
Buat kalian yang suka membaca tulisan aku meminta dukungan dalam bentuk "Subscribe" You tube karena sedang mencoba mengumpulkan 1,000 Subscribe. 
Tinggal Klik disini, buat yang sudah Subscribe. Terimakasih banyak. Semoga bisa sampe akhir tahun ini 

Cek My Wattpad... Stalking 



Cek My You Tube Channel "ReviewDrama Korea"

PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09  & Twitter @dyahdeedee09  jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 


4 komentar:

  1. Sun Kyeol keren. Oh Sol jd diam. Padahal sebenarnya dia gk perlu melakukan apapun spy Oh Sol jatuh cinta padanya tp aku jd penasaran apa yg bakal Sun Kyeol lakukan ya???

    BalasHapus
  2. heemmm..gemes lanjutin ya...

    BalasHapus