Jumat, 22 Juli 2016

Sinopsis W Two Worlds Episode 2 Part 2

So Hee dan Do Yoon masuk lift, Do Yoon melirik pada So Hee lalu mengeluarkan ponselnya. Ponsel Kang Chul berbunyi, Kang Chul membaca pesan yang masuk lalu memberitahu Yeon Joo bisa pergi sekarang. Yeon Joo pun berdiri dari tempat duduknya dan akan pergi, Kang Chul menahanya sebentar.
Aku akan menarik perkataanku. Saat itu suasanya sangat gelap di malam itu, jadi aku tidak menyadarinya. Kau memang cantik.Aku menarik perkataanku kalau setiap orang cantik. .” Ucap Kang Chul.
Itu pasti membuatmu tak nyaman kan” kata Yeon Joo, Kang Chul mengakuinya.  
“Tapi Kau masih mengira aku tidak cantik, 'kan? Sudah kubilang, Aku tahu banyak tentangmu. Aku tahu kau itu sangat murah hati  memuji para gadis, saat kau tidak tertarik pada mereka.” Ucap Yeon Joo

Kau memang lucu. Aku menantikan pertemuan kita berikutnya. Kau harus pergi sekarang kalau Polisi akan segera datang.” Kata Kang Chul, Yeon Joo akan pergi dan Kang Chul sempat mengatakan Sampai jumpa lagi. Yeon Joo tak peduli memilih untuk pergi. 
Seorang pengawal sudah menunggu lalu meminta Yeon Joo untuk mengikutinya. Saat itu juga polisi datang dari arah depan akan masuk ruangan VIP. Penjaga sempat bertemu dan Yeon Joo melalui jalan lain dan masuk ke dalam lift dibagian belakang.
Didalam lift, Yeon Joo sengaja melepaskan jas dokter serta mengerai rambutnya. Sampai didepan rumah sakit langsung membuang jaketnya ke tempat sampah dan buru-buru kabur agar tak ketahuan. Ia berlari sampai ke halte bus terdekat.
Yeon Joo melihat ponsel yang diberikan Yeon Joo bertanya-tanya bagaimana caranya ia bisa pulang sekarang dan mengingat yang terjadi terakhir kalinya. Ia mengingat saat diatap ada tulisan [Bersambung]
Benar. Tulisan "Bersambung" akan muncul. Yang akan menjadi akhir episode webtoon ini.Aku bisa pulang kalau webtoon-nya bersambung. Gumam Yeon Joo lalu melihat jam berpikir akan berakhir setelah setengah jam dalam dunia W
Kita tunggu saja lagi dan Sepertinya tak akan  lama.” Ucap Yeon Joo melihat jam tanganya.
Tapi ia melihat sudah setengah jam lewat tapi belum juga ada yang berubah, lalu melihat jamnya terus berputar dengan cepat. Matanya melotot kebinggungan kenapa jamnya bisa berputar dengan cepat, suasana halte pun bergerak dengan cepat. 

Yeon Joo masih duduk di halte tapi suasana sudah pagi hari dengan matahari yang sangat menyilaukan. Ia melihat jam sudah pukul 12 lewat lima menit, bunyi telp genggamnya mengagetkanya dan langsung mengangkatnya.
Yeon Joo? Apa kabar? Kita harus bertemu. Apa Kau ada waktu hari ini? Di mana kau sekarang? Apa sedang ada di Seoul?” ucap Kang Chul, Yeon Joo membenarkan. Kang Chul bertanya keberadaanya sekarang.
Dekat rumah sakit. Aku di halte bus.” Ucap Yeon Joo melihat sekeliling, Kang Chul menyuruh untuk menungu karena akan segera datang lalu menutup. Yeon Joo binggung sebenarnya apa yang terjadi dengan dirinya sekarang.
Sebuah mobil mewah berhenti di halte, Kang Chul dengan kacamata hitamnya menyapa Yeon Joo yang sudah lama tak bertemu. Yeon Joo masih melonggo. Kang Chul pun turun dari mobilnya bertanya kenapa Yeon Joo masih ada di halte karena ia sudah keluar dari RS. Yeon Joo binggung karena Kang Chul itu sudah keluar.

“Apa Kau sudah sembuh?” tanya Yeon Joo tak percaya karena sebelumnya melihat Kang Chul masih terbaring di rumah sakit.
Iya... Aku sudah dirawat di Rumah Sakit selama dua bulan.” Kata Kang Chul, Yeon Joo memalingkan wajahnya terlihat kaget ternyata sudah dua bulan berlalu setelah pertemuan dengan Kang Chul dirumah sakit.
Kang Chul membuka pintu mobilnya dan menyuruh Yeon Joo untuk masuk,  Yeon Joo bertanya kenapa harus masuk. Kang Chul mengatakan mereka tidak bisa bicara di jalan jadi mengajaknya untuk pergi ke suatu tempat. Yeon Joo sedikit berpikir, Kang Chul pun dengan kepalanya menyuruh Yeon Joo untuk segera masuk. Yeon Joo pun masuk ke dalam mobil Kang Chul. 


Didalam mobil
Kang Chul mengajak untuk makan siang bersama, lalu bertanya apa yang ingin dimakan oleh Yeon Joo sekarang. Yeon Joo mengatakan Terserah saja. Kang Chul mendekat lalu memasangkan sabuk pengaman untuk Yeon Joo, lalu menanyakan kabarnya sekarang. Yeon Joo hanya bisa bergumam kalau Kang Chul menanyakan kabarnya padahal baru setengah jam yang lalu mereka bertemu.
“Apa ada kabar baru?” tanya Kang Chul terdengar penasaran
Tak mungkin ada kabar baru.  Ini baru setengah jam! Ini tak mungkin sudah berlalu dua bulan. Tapi dia memang kelihatan baik-baik saja. Sepertinya dia sudah sembuh. Gumam Yeon Joo menjerit sambil menatap Kang Chul yang sedang duduk disampinganya. Kang Chul terlihat binggung tapi akhirnya memberikan senyuman lebarnya.  
Aku akan membawamu ke tempat  kesukaanku. Tak masalah'kan?” kata Kang Chul, Yeon Joo mengangguk. Kang Chul pun memakai kacamata hitam lalu mengemudikan mobilnya. 

Yeon Joo melihat Kang Chul yang terlihat tampan saat mengemudi, lalu bergumam memang mungkin seperti ini dunianya, lalu menyadari kalau semua ini hanya dalam webtoon. Ia bertanya-tanya Apakah waktu akan cepat berlalu kalau ceritanya sudah ditulis.
“Ahh.. Benar... Kang Chul 'kan tokoh utama. Tak perlu ada adegan dimana tokoh utama tidak melakukan apapun.  Makanya waktunya cepat berlalu saat dia di rumah sakit, Yah.. Sepertinya memang begitu.Gumam Yeon Joo memikirkan dugaanya sambil melirik ke arah Kang Chul.
 Lalu aku? Apa yang terjadi padaku?  Kalau begitu, aku menghilang  selama dua bulan?Gumam Yeon Joo benar-benar tak mengerti.
Kang Chul yang sedang menyetir ikut melirik pada Yeon Joo, mobil berhenti di lampu merah. Ia bertanya apakah Yeon Joo tak kepanasan, Yeon Joo terlihat binggung. Kang Chul memberitahu Ramalan cuaca memprediksi suhu udara 29°C hari ini. Yeon Joo melihat di orang yang menyebrang terlihat mengunakan celana pendek dengan memegang minuman dingin.
Jangan bilang kau tidur  di tempat terbuka” komentar Kang Chul, Yeon Joo mengatakan tidak seperti itu.
Sepertinya kau mengenakan pakaian yang sama dari dua bulan yang lalu.” Kata Kang Chul masih mengingatnya. Yeon Joo hanya bisa diam saja akhirnya Kang Chul pun memutar balik mobilnya. 

Didepan sebuah toko pakaian
Kang Chul menyuruh Yeon Joo untuk turun, Yeon Joo binggung. Kang Chul mengatakan Perusahaannya secara resmi akan memberikankompensasi tapi ia harus membelikan Yeon Joo pakaian terlebih dulu. Yeon Joo menolak menurutnya tak masalah dengan pakaianya sekarang. Kang Chul melihat Yeon Joo itu kepanasan
Yeon Joo menyangkalnya, Kang Chul menunjuk dahinya dan melihat dahi Yeon Joo itu keluar keringat banyak. Yeon Joo pun tak bisa menyangkalnya lagi, Kang Chul pun tersenyum melihatnya. 

Di dalam toko
Banyak pengunjung yang berlari ingin melihat Kang Chul sedang duduk melihat deretan baju untuk Yeon Joo, ia memberikan sedikit senyuman pada pengemarnya. Yeon Joo terlihat kebinggungan memilih bajunya. Kang Chul melihat jam tanganya akhirnya berdiri menyuruh Yeon Joo memilih baju yang disukainya. Yeon Joo mengangguk dengan senyuman tapi dalam hatinya menjerit kebinggungan.
Jika aku tahu aku akan menemuinya 30 menit lagi, aku takkan setuju bertemu dengannya. Aku harusnya tak perlu mengangkat telepon. Bagaimana ini?”jerit Yeo Joo dalam hati.
Pesan di ponsel Kang Chul masuk Kau masih belum bisa  menghubungi Yeon Joo, 'kan? Bodohnya kau mempercayai instingmu. Kau melepaskan seorang kriminal, dasar bodoh.  So Hee yang sedang ada di mobil menerima balasan pesan dari Kang Chul Aku lagi bersama dengan Yeon Joo sekarang.

Yeon Joo sudah menganti baju sambil berjalan mondar mandir mengeluh karena satu episode saja lama sekali padahal sudah dalam dunia W kurang dari 30 menit tapi sudah dua bulan berganti tapi belum  juga bersambung.
Bagaimana jika waktu terus berjalan seperti ini?” ucap Yeon Joo Panik memegang wajahnya.
“Ahh.. Benar... Ini webtoon serial. Bukankah itu perlu elemet cerita untuk mengakhiri episodenya? Sesuatu harus  terjadi pada tokoh utama. Sebuah insiden yang bisa jadi adegan terakhirnya.” Kata Yeon Joo lalu memikirkan insiden apa yang harus terjadi. 

Telp Kang Chul berdering, So Hee menelp ingin tahu Bagaimana Kang Chul bertemu dengannya. Kang Chul menceritakan Yeon Joo di dekat rumah sakit dan harus mampir ke suatu tempat lagi dan mengatakan So Hee tidak perlu datang.
Yeon Joo keluar dari ruangan ganti dengan tatapan marah lalu berjalan mendekati Kang Chul. Kang Chul menghentikan telpnya lalu memuji Yeon Joo cantik memakai baju itu, tapi Yeon Joo langsung menamparnya. Beberapa orang yang melihat berkomentar Yeon Joo itu sudah gila karena berani menampar Kang Chul.
So Hee yang ada di telp mendengarnya memanggil Kang Chul. Yeon Joo bergumam dalam hati kalau pasti kejadian ini sangat mengejutkan dan bisa jadi akhir episodenya. Kang Chul menatapnya, Yeon Joo melirik mencari-cari tulisan [Bersambung] tapi tak muncul juga menurutnya itu pasti salah dari perkiraanya.
Kenapa kau menamparku? Kenapa kau menamparku padahal  aku membelikanmu baju?” tanya Kang Chul heran, Yeon Joo mulai panik menutup mulutnya.
Apa maksudnya ini?” ucap Kang Chul terus berjalan mendesaknya, Yeon Joo binggung lalu meminta maaf dan ingin kabur.

Kang Chul menariknya, menurutnya Yeon Joo pasti punya alasan kalau menampar seseorang. Yeon Joo berpikir kalau itu tak berhasil maka.... Kang Chul melihat Yeon Joo tak menatapnya, Yeon Joo pikir sekarang mungkin  bisa berhasil lalu mencium bibir Kang Chul. Semua pengunjung melonggo kaget melihatnya. Kang Chul terdiam. Yeon Joo menjerit panik ternyata tak berhasil setelah mencium Kang Chul lalu melihat tulisan [bersambung] keluar akhirnya ia buru-buru masuk kamar ganti.
Beberapa pengunjung melihat Yeon Joo bertanya-tanya Kenapa mencium Kang Chul setelah menampanya, Kang Chul melihat sekeliling akhirnya semua pun bubar. Terdengar jeritan Soo Hee bertanya apakah Kang Chul kena tampar? Apa yang terjadi? dan memastikan apakah masih mendengar suaranya. Kang Chul akhirnya kembali bicara yang membuat So Hee bisa bernafas lega. So Hee bertanya apa sebenarnya yang terjadi.
Dia memang punya aura yang aneh.” Ucap Kang Chul, So Hee bertanya aura apa maksudnya.

Rasanya dia seperti ingin menunjukkan,  "Akulah penyihir gila di daerah ini.” Kata Kang Chul 

Yeon Joo akhirnya kembali ke dunia nyata dengan pakaian yang sudah berganti, hujan masih turun dengan lebat di depan cafe.  Sementara di dunia W, Kang Chul mengatakan pada So Hee akan menelpnya lalu menutup telpnya. Ia berjalan masuk ke ruang ganti memanggil Yeon Joo, tapi sosok yang ditunggunya sudah tak menghilang.
Di depan cafe, Yeon Joo masih terdiam memegang bibirnya yang sebelumnya dengan berani mencium Kang Chul. Pelayan toko berjalan mendekat bertanya apakah terjadi masalah. Kang Chul langsung menutup pintu tak ingin ada yang tahu kepergian Yeon Joo, lalu melihat di tumpukan baju Yeon Joo sebuah ID Card bertuliskan [Ahli Bedah Jantung, Oh Yeon Joo] wajah Kang Chul langsung tersenyum melihatnya.
Yeon Joo masih berdiri didepan cafe sambil memegang bibirnya, lampu cafe sudah mati dan tutup. Akhirnya Yeon Joo tersadar dari lamuannya dan bergegas pergi dengan membawa pesanan makanan temanya. 

Yeon Joo masuk dengan tatapan kosong, Suk Bum mengeluh Yeon Joo itu datang lama sekali lalu binggung melihat pakaiannya berubah. Perawat yang melihatnya juga kaget karena Yeon Joo datang dengan pakaian dress. Suk Bum yakin Yeon Joo itu pergi belanja dulu jadi lama sekali datangnya. Yeon Joo masih terdiam lalu bertanya sudah berapa lama keluar dari rumah sakit.
Suk Bum melihat Sekitar 30 menit. Yeon Joo binggung ternyata hanya 30 menit bukan dua bulan lalu melihat jam yang hanya berubah setengah jam saja. Perawat melihat Yeon Joo juga membeli sepatu karena semua toko pasti sudah tutup sekarang. Yeon Joo menjerit kaget melihat layar komputer gambar dirinya dengan Kang Chul berciuman.
Perawat bertanya apakah Yeon Joo belum melihatnya karena sudah ada episode baru. Yeon Joo kaget ternyata sudah ada yang baru, Perawat memberitahu baru saja di update dan tumben cepat sekali updatenya, ditambah banyak orang yang berkomentar
Mereka penasaran kenapa adegan ciuman pertama Kang Chul harus bersama... dengan seorang wanita gila.  Mereka sangat marah, selain itu Mereka juga marah kenapa ciumannya bukan dengan So Hee.” Ucap Si perawat mengebu-gebu

Tapi...,aku suka hal semacam ini. Kisah cinta yang tak terduga Tolong beritahu ayahmu kalau itu membuat jantungku berdebar.” Komentar Si perawat, Yeon Joo heran kalau adegan itu dianggap sebagai kisah cinta
Ahh... Aku tak suka kalau karakter utama pria dan wanita akhirnya selalu bersama. Cerita seperti itu sangat pasaran.” Ucap Si perawat
Suk Bum tak setuju menurutnya Kang Chul harus bersama dengan So Hee karena terlihat hebat dan punya sosok yang glamor. Yeon Joo langsung mematikan layar komputer memperlihatkan adegan ciumanya. Perawat binggung, Yeon Hee beralasan layar komputernya terlalu besar jadi merasa aneh saja, menurutnya layar di laptop tak akan selebar itu.
Dasar aneh.Apa karena namanya Yeon Joo,  jadi kau merasa kau mencium Kang Chul?” ucap Suk Bum, Yeon Joo langsung cekukan. Si perawat berdiri melihat Yeon Joo sampai belum melepaskan label harganya.
Yeon Joo pikir tak perlu melepaskanya, tapi Si perawat tetap ingin menariknya dari baju, Suk Bum mengejek Yeon Joo itu sudah mencuri baju tanpa membayarnya. Yeon Joo pun memilih untuk kabur dan cekukan tak hilang. Si perawat menjerit kaget melihat label harga yaitu 3,5 juta won. Suk Bum langsung memuncratkan minumnya karena kaget. 


Yoon Hee nerima telp di mejanya lalu memberitahu mereka sedang berkerja, tiba-tiba terlihat kaget dan bertanya kapan. Ia berbicara pada Soo Bong memberitahu katanya naskah sudah dikirim ke kantor editor. Soo Bong binggung, Yoon Hee memberikan telpnya agar Soo Bong bisa bicara sendiri.
Soo Bang pun memberitahu kalau mereka belum menyelesaikannya. Sun Mi menjerit kaget kalau sudah diupdate. Soo Bang memeriksa komputernya melihat webtoon W sudah selesai dengan tulisan juga lalu menjerit siapa yang melakukan, setelah itu berbicara di telp kalau cerita itu bukan milik mereka karena masih mengerjakan komiknya.

Tuan Oh menatap dingin ke arah lain, Soo Bong masuk ruangan memberitahu baru saja menerima telp dari kantor editor kalau naskahnya..... lalu matanya melirik ke layar monitor ternyata tuan Oh melihat adegan terakhir Kang Chul dan Yeon Joo sedang berciuman.
“Apa Kau sudah mengirimnya pada mereka? Sepertinya ada masalah.” Ucap Soo Bong lalu keluar ruangan. 

Soo Bong lalu kembali berbicara di telp kalau menurutnya Tuan Oh yang mengirimkan naskahnya sendiri dan tak memberitahu mereka semuanya. Tuan Oh keluar ruangan meminta agar memberikan telpnya. Soo Bong memberitahu pada editor tapi Tuan Oh langsung merampasnya.
“Tuan Oh.... Aku hanya sangat penasaran, ini seru sekali membaca  adegan cinta dan semacamnya, tapi gaya ceritanya sepertinya sangat berbeda dari gaya tulisanmu.” Komentar si editor
“Tolong Hapus itu. Aku mengirimnya secara tidak sengaja.” Ucap Tuan Oh, editor kaget mendengarnya menurunkan kakinya dari atas meja.
Hapus itu. Aku akan mengirim  naskah yang lain. Seharunya Naskahnya bukan itu.”kata Tuan Oh, Editor binggung menurutnya cerita  sangat bagus dan sudah menarik banyak pembaca.
Kubilang hapus itu sekarang.” Tegas Tuan Oh tak mau tahu
Tapi Tuan Oh... Lebih dari 10.000 orang  sudah membacanya. Tak bisakah kau memperbaikinya di episode berikutnya kalau kau tidak puas dengan naskah ini?” ucap Editor mencoba bernegosiasi, Tuan Oh tetap pada pendirian berteriakn untuk menghapusnya sekarang dan tak perlu banyak tanya, akan mengirimkan naskah besok pagi. 

Setelah menutup telpnya Tuan Oh menyuruh semua anak buahnya  untuk berkemas dan pulang. Semua kaget mendengarnya. Tuan Oh mengatakan  Ini akan menjadi episode terakhir karena hanya perlu memikirkannya sendiri, jadi tidak membutuhkan mereka lagi.
Aku membubarkan tim ini, jadi kalin Pulang dan beristirahatlah.” Ucap Tuan Oh terkesan dingin
Kenapa mendadak begini? Kami ingin tetap disini sampai akhir.” Kata Soo Bang binggung, Tuan Oh hanya melirik sinis. Soo Bong pun hanya bisa tertunduk.
Terima kasih atas kerja keras kalian.” Kata Tuan Oh lalu masuk ruangan

Yoon Hee binggung kenapa tiba-tiba Tuan Oh seperti marah pada mereka. Sun Mi juga tidak bisa memahaminya kenapa Tuan Oh mengirimnya tapa mengatakan pada mereka lalu berubah pikiran untuk menghapusnya lagi.
Bagaimana dia bisa menggambar cepat sekali? Ini Tak mungkin. Kita saja belum selesai setengahnya. Bagaimana dia bisa melakukannya dalam waktu sebentar?” ucap Yoon Hee heran
Benar dan isi ceritanya pun sangat aneh. Kenapa tiba-tiba bisa jadi adegan ciuman? Tuan Oh tak pernah mau masukkan adegan itu di webtoon-nya.” Kata Sun Mi heran, Soo Bong melonggo seperti mulai menyakini cerita Yeon Joo kalau masuk dalam dunia W. 


Yeon Joo membaca web toon dalam kamar sambil cekukan, melihat adeganya saat bertemu di halte dan bertanya [Apa Kau sudah sembuh?] dengan tatapan binggung dan sama persis dengan yang dilakukanya. Lalu di mobil Kang Chul mengatakan  [Ramalan cuaca memperkirakan suhunya 29°C hari ini.] lalu adegan menampar. Yeon Joo langsung menutup pipinya, seperti merasakan sakitnya.
Aku sampai tak bisa berkata-kata.” Ucap Yeon Joo dengan cekukan.
Ketika melihat adegan kiss langsung menutup wajahnya, tanganya kembali memegang bibirnya masih tak percaya kalau sebelumnya berani mencium Kang Chul. 

Tuan Oh sibuk merapihkan kabel dan memasukan komputernya, ponselnya berdering melihat nama anaknya yang menelp. Yeon Joo merasa ayahnya itu pasti sudah melihatnya sekarang episode baru webtoonya, Tuan Oh hanya diam saja.
Jangan pura-pura  tak tahu tentang hal itu. Aku sudah bertemu Kang Chul dua kali,Sama seperti Ayah membaca webtoon itu. Aku sendiri mengalami semuanya dan menghabiskan dua bulan di sana. Apa yang terjadi? Kenapa Kang Chul masih hidup? Kenapa Ayah...” ucap Yeon Joo dipotong oleh ucapan ayahnya.
Kau... ...bilang tadi ini akan jadi pembunuhan? Aku yang menggambarnya dan Ini karya seniku. Aku bisa melakukan apa pun terhadap webtoon-ku. Aku yang membuat  semuanya di webtoon-ku.” Tegas Tuan Oh dengan mata mendelik

Dan... bagaimana bisa itu dibilang pembunuhan padahal yang orang yang membuatnya ingin menghancurkan tokoh utama? Ini bukan pembunuhan tapi Ini namanya penghakiman. Dia itu monster. Aku tidak sadar hal itu pada awalnya...,tapi aku menciptakan seorang monster.” Kata Tuan Oh, Yeon Joo terus mendengarkan suara ayahnya yang terdengar marah
Jadi aku memutuskan untuk menghakimi dia. Itu salahku karena aku menciptakan dia. Mana bisa aku membiarkannya, saat dia nanti yang akan membunuhku? Aku harusnya sudah  merenggut nyawanya. Saat itu di Jembatan Sungai Han.” Ucap Tuan Oh dengan nada tinggi

Yeon Joo bertanya apa maksud ucapan ayahnya itu, Tuan Oh meminta anaknya untuk melupakan karena yang dilihat hanyalah ilusi jadi lebih baik Lupakan itu semua. Yeon Joo yakin semua bukan ilusi dan ia mengalami semuanya jadi tak mungkin ilusi. Tuan Oh berteriak menyuruh anaknya untuk melupakan karena tak ingin orang memanggil mereka berdua gila, dan hanya ingin dirinya dianggap gila jadi anaknya tak perlu campur, semuanya sangat berbahaya. Yeon Joo memanggil ayahnya tapi sang ayah sudah menutup telpnya lebih dulu. 
Tuan Oh pergi dengan membawa tas dan kotak komputernya, Soo Bong sempat berteriak bertanya kepergianya dengan hujan yang masih sangat lebat. Sementara Suk Bum masuk kamar sambil mengosok gigi, Yeon Joo mengatakan pada temanya kalau butuh bantuan kalau ia harus keluar sebentar. Suk Bum bertanya mau kemana Yeon Joo dengan pakaian seperti itu.

Di motel Seoinjang, Tuan Oh berkerja sendiri dengan komputer yang dibawanya wajahnya terlihat sangat serius. 

Kang Chul mengemudikan mobilnya dengan pakaian dan ID Card yang ada disampinganya bertuliskan  [Ahli Bedah Jantung, Oh Yeon Joo] So Hee kembali menelp bertanya apa yang sebenarnya terjadi, karena sebelumnya manager toko menelpnya. Kang Chul tak percaya So He sudah mendengarnya.
Maaf, tapi bereskan hal itu. Terlebih lagi, jangan sampai  rekaman video di toko itu tersebar.” Ucap Kang Chul
Aku sedang perjalanan ke sana,  tapi video apa yang kau maksud? Manajer terlihat ragu-ragu.” Kata So Hee binggung
Jika kau melihatnya, maka kau akan marah. Kemudian kau akan mengumpat padaku. Sumpah hal itu tidak terjadi karena Yeon Joo itu cantik Dan aku menemukan orang yang tepat.” Ucap Kang Chul, So Hee benar-benar binggung menemukan apa maksudnya.
Kunci kehidupanku....” ucap Kang Chul, So Hee kembali menghela nafas mendengarnya.
Aku tidak bilang begini karena dia cantik. Jika dia cantik, maka semua orang bisa cantik. Tapi Dia orang yang paling gila  dalam hidupku. Namun, terlepas dari semua itu, bahwa Yeon Joo menyelamatkan hidupku dan aku yakin dia memiliki  kunci kenapa aku masih hidup.” Tegas Kang Chl, Soo Hee keduanya kalinya menghela nafas panjang.
Karena itulah kita harus melindungi identitasnya. Kita harus menyembunyikannya  dari publik apapun yang terjadi. Dia tak boleh diselidiki oleh polisi  atau masuk dalam TV atau koran. Kau tahu apa yang harus kau lakukan, 'kan? Tolong bereskan itu.  Aku harus pergi ke kantor dulu...” ucap Kang Chul lalu melihat sebuah truk besar yang ada di depanya.
Matanya melotot karena laju truk besar ke arah mobilnya, Kang Chul melihat tak ada plat nomornya. Mobilnya pun membanting ke arah kanan menabrak tiang.
Tuan Oh mengambar dengan cepat saat mobil Kang Chul ditabrak oleh truk besar dengan bagian mobil yang terpecah belah, setelah itu kembali meminum winenya. 


Kang Chul membuka matanya melihat truk itu berhanti dan banyak orang seolah-olah diam tapi hanya dirinya saja yang bisa bergerak. Bahkan ID Card milih Yeon Jo pun melayang seperti adegan di pause pada sebuah film. Akhirnya dengan mata melotot marah, Kang Chul menginjak gasnya lalu menghindar dari truk yang akan menabraknya.
Semua kembali berjalan dengan normal, truk pun berjalan tanpa menabraknya. Kang Chul seperti masih shock dengan nafas terengah-engah di dalam mobil.

Tuan Oh meminum winenya, tiba-tiba gambar di layar komputernya terhapus sendiri, mobil Kang Chul hilang. Ketika akan mengambarnya kembali pensilnya tak bisa menembus layar. Kang Chul keluar dari mobil mencari tahu siapa sebenarnya dalang semuanya, lalu menatap ke arah langit.
Di layar komputer tergambar komik dengan bertuliskan “Kau... siapa sebenarnya?”  Tuan Oh langsung terjatuh dari tempat duduknya saking kagetnya. Kang Chul terus berpikir siapa sebenarnya yang ada dibalik ini semua. 
bersambung ke episode 3

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

6 komentar:

  1. penasaran apa yg bisa narik Yeon jo ke webtoon ???
    drakornya msh panjang,,.SEMANGAT n FIGHTING unni,,

    BalasHapus
  2. Drama ini sepertinya membuat aku juga ikutan gila ..haha
    Storyline nya beda dr drama2 yg pernah ada. penasaran sejak eps 1.
    Drama yg paling aku tunggu setelah AOHY, sepertinya mba dee juga, bahkan beautiful gong shim masuk dalam daftar tunggu ..
    fighting mba dee ...

    BalasHapus
  3. blog arama and Movie arabic
    https://fanarabdrama.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. Brarti sosok yang selama ini berusaha mencelakai Kang Chul itu yaa tuan Oh dong sebagai pembuat webtoonnya, dan tokoh yang digambarkan sebagai sosok berjubah itu kayaknya juga tuan Oh, di episode lalu saat tuan Oh menghilang kok firasatku dia sebenernya masuk ke dunia W dan berusaha membunuh Kang Chul, tapi gagal karena tiba-tiba Yeon Joo masuk dunia W juga dan menyelamatkannya.
    Alasan kenapa Kang Chul menganggap Yeon Joo sebagai kunci kehidupannya sepertinya juga sudah diprediksi Kang Chul sebelumnya..
    Overall, sgt excited sama drama ini.. Ceritanya unik dan beneran butuh pemahaman ekstra buat menerka-nerka ceritanya..
    Kak dee.. Semangatt lanjutinnya yaa...

    BalasHapus
  5. Liat preview ep 3,orang jubah item mulai nongol...bener kata kang chul "kau,siapa sebenernya? " ceritanya makin menarik, buat bedain dunia w sama nyata makin kesini pasti bkl makin ribet... btw baru ngikutin dramanya 😉

    BalasHapus