Rabu, 12 Oktober 2016

Sinopsis Love In The Moonlight Episode 16 Part 2

PS : All images credit and content copyright : KBS

Kasim Sung sedang berjalan kaget saat melihat Pangeran Lee yang berjalan bersama dengan Ra On lalu bergegas masuk kedalam kamar Ratu Kim. Yoon Sung sedang berjalan di lorong sampai harus tertabrak, Kasim Sung meminta maaf dengan wajah panik karena sedang terburu-buru.
Ratu Kim sedang minum teh terlihat kesal melihat Kasim Sung datang dengan suara ribut. Kasim Sung mengatakan kalau sudah ketemu. Ratu Kim binggung kasim Sung menemukan apa. Kasim Sung memberitahu ini tentang kasim  Hong yaitu Hong Ra On
“Apa Dia sungguh ada di istana ini ?” tanya Ratu Kim tak percaya, Kasim Sung membenarkan.
“Dasar... Tidak kenal takut, Lalu kau lihat dia dimana ?” tanya Ratu Kim, Kasim Sung melihat Ra On baru keluar dari penjara  dan saat ini sedang ke arah Balai Pertobata bahkan terlebih lagi bersama Putra Mahkota !
“Kau Bilang dia Bersama Putra Mahkota ke Balai Pertobatan ? Segera panggil Komandan Keamanan Istana.  Aku ingin melihat ini secara langsung.” Ucap Ratu Kim tersenyum bahagia bisa melihat Ra On akhirnya ditangkap. 

Ratu Kim akan bergegas keluar, saat itu Yoon Sung sudah ada didepan pintu. Ratu Kim bertanya kenapa datang ke tempatnya.Yoon Sung mengatakan kalau membawa teh yang disiapkan oleh kakek tapi sebelumnya ingin mengatakan satu hal.
Terima kasih,  tapi aku sedang sibuk sekarang. Lain kali saja kita bertemu.” Kata Ratu Kim akan pergi.
Tidak ... Dengarkan perkataanku sekarang juga.” Ucap Yoon Sung, Ratu Kim besikukuh akan mendengarnya lain kali saja
Ini mengenai, bayi yang diam-diam dibawa keluar dari pintu belakang istana.  Apa Mau kuceritakan lebih jauh ?” bisik Yoon Sung membuat Ratu Kim panik, begitu juga Kasim Sung yang bisa sedikit mendengarnya. 

Yoon Sung dan Ratu Kim duduk berhadap dan saling menatap sinis. Ratu Kim menyangkalnya dan berkomentar Yoon Sung itu berani bercanda di depan ibu negara, dengan cerita konyol seperti itu. Yoon Sung pikirYang bersikap konyol pada negara ini  bukan dirinya melainkan Ratu Kim dan pasti Ratu Kim tahu mengetahui hal itu. Ratu Kim berteriak menyuruh agar Yoon Sung menutup mulutnya.
Lupakan soal yang baru saja dikatakan Kasim Sung ...begitu juga Pada Raja juga Kakek, jangan katakan apapun juga.  Jika kau melakukannya, maka aku juga ... tidak akan menutup mulutku!!” tegas Yoon Sung
Kalau aku bilang ke mereka memangnya kenapa ? Apa Kau mau melaporkan omong kosong kalau aku menukar bayi Raja ? Lalu Kau pikir siapa yang akan percaya padamu ?” ucap Ratu Kim menantangnya.
Aku tidak akan begini jika tidak punya bukti.” Kata Yoon Sung, Ratu Kim makin mara karena Yoon Sung memberikasn seperti anacaman omong kosong.
“Kau bilang Ancaman omong kosong ? Jika anak itu ternyata tidak mati dan masih hidup,  apa ceritanya akan lain ?” ucap Yoon Sung, Ratu Kim kaget karena anak yang dilahirkannya itu masih hidup. 

Ra On dan Pangeran Lee duduk di ruangan tersembunyi pada Jahyeondong. Ra On pikir selama ini demi Pangeran Lee berusaha menghindari situasi yang bisa membuatmu dalam bahaya. Pangeran Lee meminta agar Ra On tak berkata seperti itu.
Tanpa sepengetahuan kau dan aku,  takdir kita sudah terjalin.  Jadi, jangan merasa bersalah ... ataupun sakit hati.” Ucap Pangeran Lee
Ini sudah semakin larut.  Apa Anda belum ingin kembali ?” kata Ra On seperti tak ingin pangeran Lee ada bahaya didekatnya.
Malam berawan dan bulan tidak kelihatan. Mana mungkin aku ... jalan sendirian dalam gelap ? Jadi,  kita disini sebentar saja lagi.” Kata Pangeran Lee, Ra On pun seperti tak melarangnya. 

Dalam sehari beberapa kali aku berkhayal, bagaimana seandainya kita bertemu dalam kondisi yang berbeda ? Meskipun hanya saat ini ... disini, ditempat yang tidak diketahui siapapun, tanpa memikirkan apapun  mari saling bertatapan” kata Pangeran Lee
Ra On terdiam lalu menatap Pangeran Lee, keduanya saling menatap karena selama ini tak bisa saling bertemu karena keadaan mereka. Pangeran Lee merasa Malam ini setelah sekian lama akhirnya bisa tidur nyenyak. 


Raja sedang tertidur lalu melihat sosok Tuan Hong yang membawa pedangnya masuk ke dalam kamarnya dan siap membunuhnya, wajahnya ketakutan karena Tuan Hong itu kabur dari penjara. Tuan Hong berteriak dan siap untuk menghabisi Raja.
Saat itu Raja terbangun dari tidurnya dengan ketakutan, berteriak kalau harus menangkap Tuan Hong, lalu meminta agar di panggilkan PM Kim karena Investigasi Hong Gyeong Nae harus dilakukan hari ini !

Kasim Han  kembali bertemu dengan Ryung Yun, merasa  tak menyangka investigasinya akan dipercepat seperti ini. Byung Yun pikir Membantunya melarikan diri dari tempat penyiksaan, akan 10x lebih sulit daripada mengeluarkannya dari tahanan. Kasim Hong tahu akan hal itu.
Byung Yun ... Jang Gi Baek ... mati dalam penjara.  Aku yang melakukannya.” Akui Kasim Han, Byung Yun kaget mendengarnya
Mereka bilang dia pengkhianat, tapi dia adalah rekan seperjuanganku selama 10 tahun.  Tapi, perasaan seseorang harus disisihkan demi tujuan besar.  Fokuskan kekuatanmu demi membebaskan orang yang sudah lama kita tunggu dari tempat penyiksaan. “ tegas Kasim Han Byung Yun mengerti.
Samarkan Ra On dan minta dia sembunyi di dekat pintu istana.  Aku akan bawa keduanya keluar istana.  Itu adalah tempat paling aman. “ perintah kasim Han, Byung Yun mengerti


Pangeran Lee kembali bertemu dengan Tuan Hong di penjara, Tuan Hong heran karena Investigasi akan dimulai apakah Pangeran Lee masih punya rasa penasaran apalagi sehingga ingin bertemu. Pangeran Lee mengatakan mengenai perkataannya waktu itu.
Pemimpin diciptakan dari rakyat dan pemimpin yang dipilih rakyat. Apa maksudmu menciptakan pemimpin boneka yang mengikuti kehendak mereka ?” kata Pangeran Lee Tuan Hong mengatakan bukan seperti itu
Aku juga ingin ... politik demi rakyat.  Tapi, bagaimana memilih raja yang sesuai keinginan rakyat ?” ucap Pangeran Lee binggung.

Raja yang kami inginkan bukanlah politik demi rakyat. Kami ingin politik yang menguntungkan rakyat.  Orang sepertimu, Raja pilihan surge pasti berpikir kalau kau adalah matahari yaitu sosok absolut yang bersinar.  Namun, raja dari rakyat berbeda.” Jelas Tuan Hong, Pangeran Lee bertanya apa bedanya.
Ia menempatkan diri sama dengan semua orang, sebagai umat manusia.  Manusia yang bermimpi menjadi manusia ...  bukankah itu lucu ?” kata Tuan Hong
Lalu kenapa ... kau berpikir menyingkirkan Raja adalah jalan satu-satunya ?” tanya Pangeran Lee
Tidak ada Raja yang dengan sukarela turun dari tahtanya.  Kau dan aku, bangsawan dan budak, perempuan dan laki-laki, anak pengkhianat dan pewaris takhta.  Apa Semua orang menjadi setara ... saat kau menjadi Raja, dapatkah kau mewujudkannya ?” kata Tuan Hong
Saat itu penjaga memberitahu kalau Tuan Hong  harus dibawa ke tempat penyiksaan. Tuan Hong pun keluar dari sel penjara, Pangeran Lee kembali berbicara pada Tuan Hong bahwa Seseorang dari rakyat bukanlah satu-satunya yang akan menghargai rakyat.
Bagaimana mungkin seseorang yang mencintai setiap orang dan menghargainya dengan menganggap rakyatnya tidak lebih dari anjing dan babi ?” kata Pangeran Lee, Tuan Hong membalikan badan bertanya apa sebenarnya yang ingin dikatakan Pangeran Lee.
Dunia yang aku impikan dan dunia yang kau impikan tidak ada bedanya.  Bedanya ... seberapa jauh itu dari sistem yang ada saat ini.  Setelah investigasimu selesai, maka aku akan menemuimu lagi.  Mungkin ... kita dapat menemukan jalan keluar  menuju dunia yang kita idam-idamkan tanpa ada pertumpahan darah.” Kata Pangeran Lee, Tuan Hong hanya terdiam lalu dibawa ke dalam tempat penyiksaan. 

Raja masuk ke  dalam tempat penyiksaaan dengan Kasim Han dengan wajah tegang, PM Kim dan mentri lainya juga menuju ke tempat penyiksaan. Pangeran Lee dan Byung Yun berjalan ke tempat ayah Ra On. Sementara Ra On sudah menunggu di depan gerbang, tapi yang terjadi mulutnya dibekap oleh seseorang dan dibawa kabur.
Tuan Hong suda duduk dikursi dengan tangan terikat, Raja datang dengan wajah tak percaya kalau orang yang menyerang istana 10 tahun lalu masih hidup. Pangeran Lee pun duduk mengikuti proses investigasi.

Kriminal Hong Gyeong Nae, Apa kau mengakui tindakan pemberontakanmu ?” kata PM Kim
Aku tidak tahu soal pemberontakan, tapi aku mengakuinya.” Kata Tuan Hong
Ada bukti kalau kau berkhianat dan melakukan revolusi melawan negara dan rakyat. Tapi kau masih ingin berbohong ?!!” ucap PM Kim
Pemberontakan Dan  Pengkhianatan apa ?” tanya Tuan Hong mengejek, Raja terlihat naik pitam lalu menyuruh agar menyiksa Tuan Hong segera,
Siksa dia sampai Ia mengakui kejahatannya, dan sampai ia menangis airmata darah ! Jika berbohong lagi, kau akan dieksekusi ditempat.” Tegas Raja murka

Sebuah timah panas sudah disiapkan dengan warna merah yang menyala, saat itu juga langsung ditaruh diatas paha Tuan Hong sebagai penyiksaanya. Tuan Hon berteriak kesakitan dengan tangan terikat, Pangeran Lee memalingkan wajahnya karena tak tega melihat ayah Ra On yang sedang disiksa, Ra On dibawa oleh pengawal menahan sedih melihat ayahnya yang sedang disiksa didepan Raja.
Kriminal Hong Gyeong Nae,10 tahun yang lalu kau melakukan pemberontakan,  mengacaukan negara.  membunuh ribuan rakyat, apa kau mengakuinya ?” kata PM Kim
Ah, itu yang disebut kalian semua "membangkang", "memberontak" dan "berkhianat" ? Jika begitu ... jika begitu, aku mengaku.  Lalu, antek bersalah atas tindakan pemberontakanku ... ada disini.” Kata Tuan Hong
Mereka menarik pajak tinggi dari rakyat dan mengambil 9/10 dari pajak itu, para munafik yang sibuk mengisi perut mereka sendiri.  Membiarkan orang kelaparan dan mati serta mencelakai rakyat. Aku, Hong Gyeong Nae... sampai akhir, menahan diri dengan kemauan keras mengubah dunia ...  harapan mereka, nyawa mereka ...  dan yang membiarkan semua ini terjadi, Raja !” ucap Tuan Hong melupakan semua perkataanya.
Raja kembali marah menyuruh agar mereka memengal orang jahat itu. Tuan Hong mengatakan dirinya sedang bersaksi jadi ingin di penggal bersama dengan mereka juga karena dengan begitu maka ia bisa membayar darah ribuan orang. Raja berteriak kalau ini perintah dari Raja menyuruh mereka segera memenggal kepala orang itu. Semua sudah siap dengan pedang untuk menghukum Tuan Hong
Yang Mulia, tarik kembali perintahmu !” teriak Pangeran Lee membela, Raja tak menyangka anaknya malah ingin membiarkanya.
Tenangkan dirimu, Yang Mulia.  Ikuti prosedur dan putuskan hukumannya setelah interogasinya selesai.”ucap Pangeran Lee lalu menyuruh agar meeka menyingkirkan pedang dari leher Tuan Hong
Alasannya bukan karena itu, kan ? Kita sedang menghukum penjahat negara, tapi kenapa Yang Mulia menggunakan perasaan pribadi ?!” ucap PM Kim menyindir. Pangeran Lee tak menyangka PM Kim bisa mengatakan hal itu
Ada rumor kalau Yang Mulia Pangeran punya hubungan khusus dengan putri penjahat ini.” ucap PM Kim, Pangeran Lee tak mengerti apa maksud dari ucapanya.

Raja panik bertanya apakah rumor itu benar, Pangeran Lee hanya diam saja. Raja binggung kenapa anaknya hanya diam saja dan bertanya Apa perkataan Perdana Mentri benar. PM Kim pun menyuruh agar pengawal membawa Ra On ke depan mereka. Ra On berlutut didepan raja dan disamping ayahnya.
Pangeran Lee terdiam melihat Ra On yang ada didepanya, Yoon Sung datang ke ruang penyiksaan seperti terlambat untuk menyelamatkan Ra On karena sudah ada didepan Raja. PM Kim memberitahu kalau itu adalah wanita yang disukai oleh Pangeran Lee
Putra Mahkota ! Apa perkataan Perdana Mentri benar ?” tanya Raja pada anaknya.
Putri Hong Gyeong Nae, Hong Ra On. Ada Di sisi Putra Mahkota, apa benar gadis ini telah bersembunyi sebagai mata-mata ? Apakah benar Anda telah menyembunyikan putri pengkhianat karena mencintainya ?” ucap PM Kim sengaja menyudutkan Pangeran Lee.

Cukup tanya dosaku….. Wajahnya saja aku belum pernah lihat, Dia anak yang belum pernah kupanggil namanya.  Anak ini ... tidak punya hubungan apa-apa denganku.” Teriak Tuan Hong tak ingin anaknya celaka
Yang Mulia, anda harus membuktikan kalau kau tidak berencana melakukan pengkhianatan dengan para pemberontak.  Sekarang juga, penggal gadis ini untuk membuktikannya.” Kata PM Kim
Pangeran Lee hanya diam dengan mata berkaca-kaca. Raja pun mendesak Pangeran Lee aga cepat memenggal Ra On. Byung Yun terdiam karena sekarang Ra On yang akan kena penggal, Ra On dan Pangeran Lee saling menatap dengan mata berkaca-kaca.
Yang Mulia, mulai saat ini juga ... jangan lagi mencintai aku. Cukup ingat aku ... sebagai putri seorang pengkhianat.  Wanita yang anda cinta tapi tidak anda mampu dilindungi ... perasaan menyakitkan itu,  aku tidak ingin memberikan itu pada Yang Mulia.” Gumam Ra On menatap Pangeran Lee

Pedang mulai diangkat, ketika Pangeran Lee ingin mengambil pedang Byung Yun beberapa orang melakukan perlawanan dengan membunuh para pengawal, perkelahian pun terjadi. Kasim Han memerintahkan agar melindungi Raja dan Putra Mahkota. Raja berteriak memerintahkan agar menangkap pemberontak itu
Byung Yun mengeluarkan pedangnya ingin melawan, tapi saat itu juga pedangnya berbalik arah ke leher Pangeran Lee. Pangeran Lee dan Ra On kaget karena Byung Yun malah menyerang Pangeran Lee.
Jika kalian ingin menyelamatkan Putra Mahkota ! Segera ... Buang pedang kalian !!!!” kata Byung Yun memperingatkan semuanya.
Raja panik melihat anaknya dalam bahaya, Pangeran Lee tak percaya melihat Byung Yun ternyata sebagai pemberontak yang ingin membunuhnya juga. Byung Yun seperti terpaksa melakukan untuk menyelamatkan Ra On, Yoon Sung melihat Byung Yun tak percaya ternyata sebagai pengkhianat adalah temanya sendiri. 
bersambung ke episode 17

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar