Sabtu, 01 Oktober 2016

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 15 Part 1

PS : All images credit and content copyright : TVN

Nyonya Ji pun memanggil orang yang akan mengantikan Presdir sementara. Yoon Sung masuk memperkenalkan diri pada semua petinggi. Di rumah sakit, Jung Won akhirnya datang, Seo Woo dan Hyun Min kaget melihat Jung Won datang kerumah sakit.
Aku ingin mencoba tesnya... untuk mengetahui apakah Aku cocok” kata Ji Woon yakin, Ha Won yang mendengarnya terlihat berkaca-kaca

Majulah.. Dengan maksud agar Haneul Group bangkit kembali dengan kepemimpinan yang baru. Kalian sudah pasti membutuhkan bantuan Lee Yoon Sung. DiKarenakan Ketua Lee sudah sangat dipercaya oleh PresDir jadi Tidak akan ada masalah jika dia yang menjadi pemimpin baru Kita” kata Nyonya Ji menyakinkan semuanya, Yoon Sung terlihat percaya diri duduk dalam ruangan rapat akan mengantikan posisi Tuan Kang. 

Ji Woon akhirnya melakukan tes darah, Perawat memberitahu kalau Ji Woon bisa melakukan tes berikutnya di kamar rawat sekarang. Ha Won datang mendekatinya, Ji Woon merasa Ha Won pasti ingin bertanya  apa yang terjadi padanya, Ha Won terlihat binggung tapi akhirnya membenarkan.
Ketika pertama kali aku datang ke Sky House, Kakek mengatakan padaku kalau dia tahu siapa ibuku Tapi ternyata semuanya sama sekali tidak benar. Kakek mengusir Ibuku dari rumah. Itu yang membuatku marah. Jadi Itu sebabnya aku berencana untuk tidak akan melihat siapapun dari Sky House lagi” cerita Ji Woon

Tapi...Kau benar... Karena aku sudah ada disana... maka Aku akan bertanya sendiri pada Kakek. Jadi, sampai pada waktunya...” ucap Ji Woon dipotong oleh Ha Won
Tidak.... Jangan libatkan Aku.. Urusan keluarga harus diselesaikan antar anggota keluarga” kata Ha Won, Jung Won kaget mendengarnya.
Hanya ini yang bisa aku lakukan dan Inilah misi yang aku lakukan saat ini. Jadi Aku akan pergi sekarang” ucap Ha Won memberikan jaketnya, Ji Woon dengan mata melotot menolak meminta agar Ha Won memegangnya saja.
Aku rasa aku tidak akan bisa pergi jika tidak pergi sekarang” ucap Ha Won sedih melihat Ji Woon

Ji Woon sudah mengunakan pakaian untuk cekup, lalu melihat dua sepupunya sudah menunggu dan bertanya apa yang sedang mereka lakukan. Hyun Min pikir Ji Woon tak bisa melihatya, Seo Woo menegaskan kalau mereka sedang menunggunya, Ji Woon menyuruh jangan menunggunya lebih baik pergi dan pulang atau menunggu kakek dikama rawatnya lalu duduk dikursi, keduanya sama-sama ikut duduk dengan menyilangkan kakinya.
Ada apa dengan kalian berdua?” ucap Ji Woon heran
Kami tidak akan pergi.” kata Hyun Min
Kenapa kau terus menyuruh Kami pergi? Kami tidak akan kemana-mana sampai tes mu selesai” ucap Seo Woo

Ji Woon benar-benar binggung melihat tingkah keduanya, Hyun Min pikir Untuk sekarang ini,  agar Ji Woon bisa terima saja sampai selesai. Seo Woo setuju karena sudah tahu pasti Hyun Min seperti itu. Hyun Min bertanya apakah Ji Woon datang karena Ha Won.  Ji Woon mengatakan bukan itu karena ia harus menyelamatkan Kakek dan Tuan Kang adalah keluarganya.
Ha Won menuruni tangga melihat ketiganya duduk bersama bahkan tingkahnya mirip dengan mengaruk dibagian kepala belakang ketika sedang gugup. 

Dokter Kim akhirnya selesai memeriksa Ji Woon mengatakan akan memberitahu begitu hasil tesnya keluar. Ji Woon mengerti, Dokter Kim memberitahu PresDir Kang banyak cerita soal Ji Woon karena benar-benar mirip dengan mendiang ayahnya.
Ji Woon pergi menemui kakeknya teringat ucapan Dokter Kim sebelumnya Dia bilang dia harus memohon maaf padamu. Dia bilang kalau dia selalu mengkhawatirkanmu.
Ada yang ingin aku tanyakan langsung padamu dan ini untuk pertama kalinya dalam hidupku.... Jadi, kenapa kau seperti ini?” ucap Ji Woon lalu memalingkan wajahnya.
Atas nama ibu... Aku akan memaafkanmu. Jadi, bangunlah.” Kata Ji Woon menatap kakeknya. 


Ha Won duduk dengan tegang begitu juga Hyun Min dan Seo Woo. Ji Woon akhirnya berjalan ke lobby, Seo Woo langsung bertanya apakah Ji Woon sudah menyelesaikan semuanya.  Ji Woon mengangguk, Hyun Min mengajak mereka untuk pergi.
Selama ini, Aku sudah menunggu laki-laki ini dan yang sepertinya bukan sifatku”ucap Hyun Min masih sinis
Aku tidak pernah minta kau melakukannya” balas Ji Woon,
Kau akan kembali ke rumah, kan?” tanya Seo Woo pada Ha Won, Ji Woon mengatakan kalau akan mengantar Ha Won lalu menariknya pergi.
Seo Woo terlihat sedih, Hyun Min pikir Seo Woo bisa pulang sendiri, Seo Woo menegaskan kalau ia bawa mobil sendiri  dan benar-benar sibuk. Hyun Min pikir pada kenyataanya mereka itu sebenarnya bukan orang  yang saling peduli satu sama lain. Seo Woo hanya diam saja, Hyun Min berjalan lebih dulu lalu dengan senyuman memanggil Seo Woo berpesan aga  Hati-hati dijalan

Hyun Min berjalan ke parkiran, melihat Nyonya Ji dan Yoon Sung baru datang. Nyonya Ji berusaha untuk ramah bertanya apakah Hyun Min akan pulang setelah melihat kakeknya. Hyun Min menyindir  kalau Nyonya Ji terlihat sibuk setelah kakek pingsan, begitu juga Yoon Sung
Maaf, Aku tidak bisa terus mendampinginya meskipun PresDir sedang sakit” kata Nyonya Ji
Tidak perlu  minta maaf padaku. Tapi lain ceritanya jika urusannya dengan PresDir, Mungkin ini hanya karena dia pingsan tapi dia akan sangat kecewa jika mengetahuinya” ucap Hyun Min sinis.
Aku keluar hanya ingin mencari donor yang cocok untuknya Tapi, itu benar-benar tidak mudah” kata Nyonya Ji
Kang Ji Woon sudah di melakukan tes hari ini” ucap Hyun Min, Nyonya Ji pikir itu belum ada kepastian
Kami terus mencari donor yang cocok sampai kami menerima kepastiannya” kata Nyonya Ji
Kedengarannya kau mengharapkan hal buruk terjadi” kata Hyun Min sinis, Nyonya Ji menyuruh Hyun Min pulang saja dan menyerahkan semua urusan padanya.
“Kau bilang, Serahkan apa pada siapa? Kau lah satu-satunya yang aku khawatirkan” kata Hyun Min, Yoon Sung memilih untuk mengantar Nyonya Ji pulang saja.
Hyun Min makin menyindi Yoon Sung itu benar-benar sibuk, lalu menyuruh untuk meneruskan pekerjaannya dan bergegas pergi. keduanya terdiam seperti sudah merasakan kalau Hyun Min mengetahui rencana mereka. 


Ji Woon berjalan bersama dengan Ha Won di taman, Ha Won  memberikan jaket Ji Woon karena sudah selesai di tes jadi pegang sendiri jaketnya. Ji Woon menolaknya dengan meminta agar memberikan saat sudah sampai dirumah.dan melangkah pergi lebih dulu 
Aku sudah katakan padamu sebelumnya, tapi... Aku tidak akan kembali ke Sky House.” Ucap Ha Won
Aku bilang tidak bisa! Lagipula, tidak ada yang memberimu misi saat ini jadi Tetaplah berada di sisiku sampai kakek sadar” tegas Ji Woon membalikan badanya. Ha Won memohon.
“Kenapa? Apa kau tidak ingin?” tanya Ji Woon sinis, Ha Won meminta agar Ji Woon tak keras kepala
Lalu, katakan padaku kalau itu tidak benar! Jelaskan kesalahpahaman ini” kata Ji Woon, Ha Won binggung apa maksudnya Kesalahpahaman

Kau juga ingin ada di sisiku, kan? Apa Kau tidak sadar?” teriak Jung Won,
Ha Won pikir sudah  Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan  dengan Ji Woon dan menyuruhnya pergi saja. Ji Woon langsung meminta maaf sebelum Ha Won pergi, ia meminta maaf Karena membiarkan Ha Won pergi waktu itu
Waktu itu, Aku tidak percaya  dengan semua yang kau katakan. Aku tidak peduli dengan alasanmu untuk ada disisiku. Jangan tinggalkan Aku” ucap Ji Won lalu memeluknya dari belakang, Ha Won ingin bicara tapi Ji Woon makin mendekapnya lebih erat.
Aku tidak peduli apa yang kau lakukan selama kau tidak meninggalkan Aku. Jadi Tetaplah di sisiku” ucap Ji Woon, Ha Won pun hanya bisa diam aja. 


Hyun Min kembali ke rumah dan melihat ponselnya, saat ingin menelp Hye Ji seperti ragu akhirnya menahan perasaanya kembali. Seo Woo pun melamun sendirian di kantor agencynya, managernya datang memberitahua sudah membatalkan semua konser Se Woo di Seoul, dan di beberapa kota
Aku juga akan membuat pernyataan pada media dengan mengatakan kalau perilisan album terbarumu akan ditunda” jelas Managernya.
Akhirnya kau bisa melakukan semuanya tanpa harus aku katakan?” kata Seo Woo tersenyum.
Semua itu konser terbesar yang akan kau lakukan sejak debutmu”ucap Manager, Seo Woo kembali tersenyum
jangan tersenyum seperti itu dan seolah-olah tidak ada masalah” kata Managernya.
Seo Woo meminta maaf karena tiba-tiba saja akhirnya harus seperti ini. managernya pikir kenapa harus meminta maar menurutnya sangat menyakitkan jika Seo Woo harus tersenyum & bernyanyi di depan orang-orang, sementara banyak artikel soal kesehatan kakeknya ada dimana-mana Seo Woo yakin bisa bernyanyi kapanpun yang dinginkanya.
Managernya heran melihat Seo Wo itu bodoh atau  memang terlalu optimis. Seo Woo menceritakan  Ji Woon datang dan mengatakan kalau akan menyelamatkan kakek padahal mengetahui sifat keras kepalanya yang luar biasa itu, Tapi akhirnya dating juga. Jadi ia sekarang  punya perasaan baik dan yakin semuanya akan baik-baik saja
Ha Won masuk kembali ke kamarnya dengan wajah sedih, lalu berkata kalau akan putus dengan Ji Woon  jika saatnya tiba Tapi tetap saja, butuh waktu untuk mengatasi perasaannya, jadi tunggu sampai waktunya...
Ji Woo kembali ke kamarnya melihat ponsel miliknya yang selama ini mengirimkan pesan untuk ayahnya, lalu teringat kembali ucapan Ha Won.
Jika kau ingin terlepas dari semua ini... jangan pergi begitu saja  seolah-olah kau ini sedang melarikan diri. Tapi Tunggu sampai Kau menyelamatkan Kakekmu  dan tunggu dia bangun! Setelah itu,  dengarkan perkataannya dan marahlah juga memakinya! Selesaikan masalahmu ini dengan kakekmu
Ji Woon pun berbicara pada ibunya kalau ia akhirnya sudah kembali ke Sky House lalu menyakinkan kalau yang dilakukan itu sudah benar. 

Dokter bertemu dengan Ji Woon memberitahu Hasilnya sudah keluar yaitu  cocok dengan Tuan Kang. Ji Woon tersenyum bahagia mendengarnya,  lalu mengucapkan Terimakasih, tiba-tiba Dokter Kim terlihat serius memberitahu sesuatu. Ji Woon pun bersandar didepan ruangan terlihat kebinggungan.
Flash back
Ji woon bertanya Apa itu berbahaya. Dokter Kim melihat Sepertinya Ji Woon alergi dengan obat bius dan bertanya apakah pernah di operasi dengan bius secara keseluruhan. Ji Woon mengatakan belum pernah
Kita tidak tahu bagaimana respon dari... tubuhmu dengan bius secara keseluruhan. Dan ada kemungkinan tubuhmu akan terkena shock saat di operasi” jelas Dokter Kim, Ji Woon binggung apa maksudnya Shock itu.
Dengan kata kasarnya, kau mungkin tidak akan sadar lagi. Sekarang Kau harus ambil keputusan sendiri. Apa kau akan menjalani operasinya?” kata Dokter

Ha Won baru datang kerumah sakit melihat Yoon Sung dan menyapanya, Yoon Sung membala dengan tatapan sedih. Ha Won menanyakan keadaanya karena Yoon Sung terlihat muram dan Apa terjadi sesuatu. Yoon Sung mengatakan tidak dan mempersilahkan masuk. Ji Woon akhirnya datang Ha Won langsung mendekatinya.
Apa hasilnya sudah keluar?” tanya Ha Won penuh semangat.
Mereka bilang Aku bisa melakukan operasinya” ucap Ji Woon mencoba tersenyum, Ha Won terlihat bahagia dan mengucap syukur.
Bukankah itu bagus, ahjussi?” kata Ha Won, Yoon Sung hanya diam saja mengatakan akan memberitahu Nyonya Ji. Ji Woon pun mengajak Ha Won untuk segera pergi. 

Seo Woo keluar dari kamar berteriak dia bisa operasi, Nyonya Beolgyo dan Hyun Min menghampirinya. Seo Woo memberitahu hasil tes Ji Woon sudah keluar jadi bisa di operasi untuk kakek. Hyun Min merasa berbisa bernafas lega dengan hal itu. Nyonya Beolgyo pun merasa keadaan itu  bagus sekali!
Kalau begitu, aku tidak bisa diam saja Aku harus mengemaskan pakaiannya,  perlengkapan mandi dan makanan! Ada banyak yang harus disiapkan... Ah, Tuan Muda... Kalian juga bisa bantu aku kan?” ucap Nyonya Beolgyo menarik keduanya untuk membantunya. 

Ha Won datang menemui Tuan Kang,  memberitahu kalau bisa melakukan operasinya sekarang dan berharap agar bisa sadar setelah itu karena semua sedang menunggunya. Nyonya Ji masuk dengan membawa obat, Ha Won memberitahu kalau datang hanya untuk mengucapkan selamat tinggal dan akan segera pergi.
Ha Won.... Kapan kau akan pergi? PresDir akan segera sadar setelah operasi” ucap Nyonya Ji sinis
Sampai hari operasinya... Begitu operasinya selesai, aku akan menghilang” kata Ha Won lalu keluar dari ruangan. 

Nyonya Ji menelp anaknya menanyakan keadaan sekarang. Yoon Sung memberitahu kalau  rumah sakit sudah memutuskan tanggal operasinya. Nyonya Ji berkomentar kalau saat ini sangat menyenangkan. Yoon Sung bingung tiba-tiba ibunya berkata seperti itu.
“Kau Ingat tanggalnya maka Di tanggal itu, kita akan mengadakan  rapat khusus bagi para pemegang saham. Saat PresDir sadar, semuanya sudah berubah” ucap Nyonya Ji licik

Ji Woon menandatangi FORMULIR PERSETUJUAN PASIEN atas nama dirinya. Dokter Kim berpesan agar Ji Woon harus tenang dan tidak stress sampai operasinya dilakukan. Ji Woon tahu karena Dokter Kim juga sudah mengatakan itu sebelumnya
Kau harus ingat kalau kondisi pendonor sangatlah penting untuk operasi transplantasi” kata Dokter Kim
Kau juga sudah cukup sering mengatakannya padaku” ucap Ji Woon tersenhyum
seperti yang sebelumnya aku katakan...” kata Dokter langsung dipotong oleh Ji Woon karena Ha Won masuk ke dalam kamar rawat.
Saat ini, beritahu aku jika kau merasakan hal yang tidak nyaman” ucap Dokter Kim seperti mengetahuinya, lalu berkata pada Ha Won  untuk menyerahkan Kang Ji Woon padanya. 

Ha Won duduk disamping Ji Woon bertanya mengenai apa yang dibicarakan oleh dokter, merasa kalau Ji Woon menyembunyikan sesuatu padanya, Ji Ji Won hanya diam saja, Ha Won mengatakan kalau ia melihat semuanya tadi kalau Ji Woon menyembunyikan sesuatu padanya, Ji Woon mengatakan tak ada.
Jika kau tidak akan mengatakannya,  aku akan pergi & bertanya langsung pada dokter!” ancam Ha Won
Dia hanya mengatakan padaku untuk menjaga diriku Ini kan operasi besar  Semua itu hanya formalitas dan Hal yang sering dikatakan pada pasien jika akan menjalani operasi apapun. Itu hanya nasihat biasa dari dokter” jelas Ji Woon

Aku khawatir padamu” ucap Ha Won dengan mata berkaca-kaca terlihat sangat khawatir
Jangan khawatir... Operasinya akan berjalan lancer. Tapi Jika kau mengkhawatirkanku, pergi dan belikan aku sesuatu Kalau gugup, Aku jadi lapar!” ucap Ji Woon merengek, Ha Won pun semangat akan membelikan makan dan akan segera kembali. Setelah Ha Won pergi, Ji Woon tak bisa menutupi rasa sedihnya. 


Hye Ji sedang melihat account instragam Carry Hong sang designer, lalu teringat ucapa sebelumnya Aku me-rekomendasikan beasiswa untuk murid dari sekolah fashion belajar di Paris setiap tahunnya.< Dan tahun ini,  aku ingin me-rekomendasikanmu.
Lalu ia melihat ada foto Carry Hong dengan Hyun Min, akhirnya ia mencari kartu nama di tasnya lalu menelp meminta agar bisa bertemu sekarang kalau memang ada waktu kosong. 

Hye Ji sudah menunggu disebuah cafe,  Carry Hong datang merasa Hye Ji sudah mengambil keputusan lebih cepat dari yang diharapkan menurutnya pasti jawabanya “Ya”. Hye Ji to the point bertanya apakah Carry Hong  kenal Kang Hyun Min dan menyakinkan kalau memang tak mengenalnya.
Aku berjanji untuk merahasiakannya.. Yah... memang benar. Hyun Min minta bantuan padaku Tapi jangan salah paham dulu Aku menawarkan ini karena  terkesan dengan ketrampilanmu” kata Carry Hong
Terimakasih atas tawaranmu.. Tapi aku harus menolaknya. Hyun Min melakukan ini hanya  karena dia merasa tidak enak. Sepertinya dia melakukan untuk menebus kesalahannya. Jika semua ini karena permintaannya, secara sopan aku menolaknya” kata Hye Ji
“Apa Kau tahu peluang apa yang sudah kau abaikan saat ini?” ucap Carry Hong menyadarkannya.
Jika kau bertemu Hyun Min, bisakah kau katakan padanya. Kalau dia tidak perlu bertindak  sampai sejauh ini untukku maka Ini tidak benar” kata Hye Jin berdiri dari tempat duduknya.
“Apa Kau pikir aku membuat tawaran yang menguntungkan padamu hanya karena dia? Aku tipe orang yang mau mempertaruhkan  nama baikku dengan apa yang aku lakukan. Aku tidak akan membuat tawaran itu pada sembarang orang Tapi Aku memutuskan ini setelah melihat bakatmu” jelas Carry Hong Hye Jin menyela tentang Hyun Min.
Bukankah sudah jelas? Apakah bukan sesuatu yang Normal jika seorang laki-laki menyenangkan wanita yang dia sukai? Apa ada yang aneh?” kata Carry Hong


Flash Back
Hyun Min membawa buku gambar milik Hye Ji dalam dekapanya, Carry Hong bertanya siapa wanita yang ingin dibantunya Hyun Min mengaku kalau wanita itu adalah cinta pertamanya dan Cinta pertama yang tidak bisa dilindunginya.
Cinta pertamaku, yang sampai sekarang masih aku cintai Aku tahu, aku ini orang pengecutTapi memang gayaku, membantu orang lain dari belakang” kata Hyun Min, Carry Hong terlihat terkejut dengan menahan senyuamnya.
Hei, kenapa kau terlihat terkejut?”kata Hyun Min heran
Jadi... bukan hanya ketrampilannya, tapi dia juga sudah mencuri hati Kang Hyun Min? Aku jadi benar-benar penasaran dengannya” komentar Carry Hong. 

Hye Ji terdiam mendengar cerita Carry Hong tentang Hyun Min seperti tak percaya dengan melihat sikap Hyun Min padanya yang dingin, Carry Hong mengatakan tawaranny masih ada jadi meminta agar menghubunginya jika Hye Jin  berubah pikiran.
Aku tidak ingin orang berbakat sepertimu lepas dariku begitu saja” kata Carry Hong lalu beranjak pergi

Ha Won masuk kamar wajahnya langsung melonggo, melihat Hyun Min asyik bermain games dengan TV layar besar, Seo Woo mendengarkan musik dengan earphone dilehernya mengunakan speakernya lalu Nyonya Beolgyo menyuapkan makanan untuk Ji Woon.
Hentikan sekarang juga, kalian semua!” teriak Ha Won, Semua pun berhenti, Hyun Min sempat mengoda Ha Won dengan memberikan tembakan mengunakan stick gamesnya.
Apa yang kalian lakukan merusak kesehatan kamar RS seperti ini?”kata Ha Won akhirnya berdiri didepan ketiganya seperti seorang guru yang memarahi muridnya yang nakal.
Ayolah, dia bosan! Dia harus diam disini sampai operasi!” kata Hyun Min

Ya, makanya, Kami membantu mengurangi rasa gugupnya! Aku sudah membuat lagu yang  sangat bagus yang aku tulis untuknya!” ucap Seo Woo membela diri
Ya, tentu saja! Dia harus menjalani operasi besar jadi dia harus makan yang banyak! Bukankah begitu?” kata Nyonya Beolgyo, ketiganya mengangguk setuju.
Tidak... Tidak ada yang diperbolehkan.. Dokter berulang kali mengatakan padanya, Kalau untuk harus tenang sampai hari operasinya!” tegas Ha Won, Ji Woon yang duduk diatas tempat tidur berpura-pura tak peduli.
Apa kalian akan bertanggung jawab jika dia bermain game semalaman seperti kalian dan mengganggu kesehatannya?” kata Ha Won pada Hyun Min
Dan Kau! Musikmu akan buat orang-orang banyak bergerak!” kata Ha Won pada Seo Woo. Seo Woo kesal merasa Ha Won itu menghina gaya musiknya.

Dan Kau, Ahjumma Beolgyo, karyawan disini sudah mengurus makanannya jadi aku yang akan makan ini! Terimakasih banyak!” ucap Ha Won menyita semuanya.
Kau tidak boleh seperti itu! Aku membuat makanan ini spesial untukmu, Tuan Ji Woon” kata Nyonya Beolgyo.
Ha Won tetap mengatakan tak bisa dan memberitahu kalau  Jam besuknya sudah habis sekarang jadi  Tidak boleh ada tamu yang  datang lagi untuk menemuinya saat ini lalu meminta mereka semua keluar dari kamar. Ji Woon tersenyum melihatnya, tapi kembali pura-pura tak peduli.

Hyun Min berjalan keluar mengeluh Ha Won itu seperti dokter saja. Seo Woo pikir Ha Won itu bukan Dokter tapi lebih seperti mertua yang cerewet. Nyonya Beolgyo merasa senang kalau Ji Woon  bisa merasakan daging sapi yang sangat d sukai
Siapa yang bisa melawan Eun Ha Won?” kata Seo Woo
Ah, aku sudah baik hati dengan membelikan dia setumpuk game khusus!” ucap Hyun Min
Aku tidak akan mau lagi mengemas  barang-barangnya dan membawa makanan” kata Nyonya Beolgyo
Dan aku tidak akan membiarkan dia mendengarkan musikku!” ucap Seo Woo
Hyun Min juga seperti itu, lalu matanya melihat sosok orang yang dikenalinya. Seo Woo melihat Hyun Min hanya diam saja lalu bertanya apakah tak akan pergi. Hyun Min menyuruh mereka duluan saja dan akan menyusul

Si pria bertemu dengan Nyonya Ji di ruangan Tuan Kang, Nyonya Ji meminta agar diadakan rapat pemegang saham khusus. Si petinggi bertanya Untuk mendiskusikan apa. Nyonya Ji mengatakan kalau ini untuk Pengunduran diri PresDir dari jabatannya
Tapi.... apa kau bisa membuat mereka setuju dengan semua ini?”ucap si petinggi terlihat khawatir.
Jangan khawatir soal itu. Ketua Lee Yoon Sung sedang meyakinkan pihak lawan saat kita bicara” kata Nyonya Ji
Hyun Min diam-diam mendengar percakapan mereka terlihat kaget dan pergi menelp seseorang bertanya sudah mencari tahu hal yang dimintanya. Si pria merasa sudah seperti yang diduganya kalu Saham nona Ji Hwa Ja,  sudah dilimpahkan ke Tuan Lee Yoon Sung.

Hyun Min datang ke tempat kerja kakeknya, Yoon Sung dengan tenang duduk dibalik kursi dengan dingin mengatakan Banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menggantikan PresDir kalau memang mendesak, maka mereka bicara nanti di Rumah Sakit.
Apa yang sedang kau rencanakan?” tanya Hyun Min marah, Yoon Sung berpura-pura tak mengerti maksudnya.
Aku tahu semuanya, jadi katakanlah! Apa kau tahu kalau wanita itu sedang mempersiapkan pemberhentian jabatan Kakek? Jadi kau juga yang bersamanya saat kakek pingsan, kan?” ucap Hyun Min membongkar semuanya.
Bagaimana kau tahu soal ini!” ucap Yoon Sung sedikit panik, Hyun Min marah karena Yoon Sung itu harus berbohong. Yoon Sung bersikap tenang menyuruh Hyun Min agar menenangkan dirinya.

Apa kau begitu mencintai uang? Jadi Itu sebabnya kau mengambil saham wanita itu dan menjadi kroninya? Apa kalian bekerja sama untuk melakukan semua ini?” sindir Hyun Min
Hentikan rengekkanmu! PresDir menghabiskan seluruh hidupnya untuk perusahaan ini dan sekarang apa mau mu? Apa kau tahu seberapa besar menderitanya perusahaan ini sekarang?” ucap Yoon Sung akhirnya berdiri dengan penuh amarah
Jadi, Kau akan menyingkirkan kakek hanya karena itu?” balas Hyun Min
Mengapa kau sendiri tidak melindungi posisinya? Apa Kau pikir posisinya hanya untuk melindungi dirinya?”ucap Yoon Sung
“itu  Pastinya. Karena ini posisi kakek!” kata Hyun Min

Yoon Sung memperingatkan Hyun Min jangan menipu diri sendiri karena Hyun Min masih tidak tahu berapa orang yang menginginkan posisi ini dan Posisi ini bisa diambil oleh siapapun sekarang ini bahkan Orang lain akan mengambilnya sebelum Hyun Min mendapat peluang untuk duduk disana!
“Apa Kau masih menganggap dirimu ahli waris? Sementara kau bahkan tidak tahu cara melindungi posisi ini? Kenyataannya kau sendiri tidak pantas untuk mengambil alih posisinya” ucap Yoon Sung dengan mata melotot
Kalau begitu, aku akan buktikan padamu Aku akan tunjukkan seberapa mampunya aku melindungi seuatu yang menjadi milikku” tegas Hyun Min lalu keluar dari ruangan lalu mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. 
bersambung ke part 2

 FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar