Kamis, 02 Maret 2017

Sinopsis Missing Nine Episode 13 Part 2

PS : All images credit and content copyright :MBC
CEO Jang datang menemui Hee Kyung di ruangan kampanyenya. Hee Kyung sudah mendengar yang terjadi kemarin kalau Choi Tae Ho mengikutimobil Penyidik Oh. CEO Jang mengaku kalau Tae Ho itu sering ceroboh karena ketidaksabarannya dan meminta maaf.
“Kalian berdua itu sebenarnya kenapa?Apa kau juga mencariponsel itu, CEO Jang?” ucap Hee Kyung curiga
“Ketua Jo... Sepertinya kau belummelihat ponselnya.Kenapa ekspresimu begitu?” komentar CEO Jang dan mengucap syukur karena  Hee Kyu belum mengetahuinya dan juga lega.
”Memangnya apa hubungan ponsel itu denganku?Kenapa kau jadi lega?” kata Hee Kyung makin penasaran
“Yang harus kau lakukan hanyalah menyerahkan ponsel itu padaku.Jika kau menyerahkannya padaku..., maka aku akan mengurus semuanya danmemastikan tak ada masalah yang terjadi. Dan kau tidak perlumengkhawatirkan apa pun..., serta takkanberada dalam bahaya.Tapi...jika isi dalam ponsel itu terungkap...” ucap CEO Jang terhenti
Hee Kyung penasaran dengan kalimat “Jika terungkap” CEO Jang mengatakan kalau mereka semua termasuk Hee Kyung akan dalam bahaya. Hee Kyung terdiam, CEO Jang mengatakan kaalu Hee Kyung akhirnya punya kesempatanuntuk dipilih ulang saat pemilihan bupati jadi menurutnya Tidak perlu menyusahkan keadaansebelum pemilihan umum.
“Tapi apa yang ada di dalam ponsel itu yang mungkin bisa mempengaruhiku?” tanya Hee Kyung
“Aku percaya, kau sebaiknya mengabaikan dantak usah ikut campur terkait ponsel itu.Tanpa banyak tanya lagi..., jadi serahkan saja ponselnya padaku. Aku berjanji takkan pernahmerusak reputasimu.” Kata CEO Jang
Hee Kyung merasa harus pikir-pikir dulu dan juga, perlu waktu memperbaiki ponsel itu. CEO Jang pun mengerti karena yakin Hee Kyung akan menghubungi dan menunggu  telepon darinya dan pamit pergi. 


Penyidik Oh terlihat kesal karena ada orang yang menguncinya di kamar mandi. Hee Kyung meminta agar segera memastikan  ponselnyasudah diperbaiki karena ingin tahu isi ponsel itu. Penyidik Oh mengangguk mengerti.
CEO Jang masuk ke dalam mobilnya memberitahu anak buahnya kalau Ponselnya ada di tempat servis dan memerintahkan agar mencaritahu dimana tempatnya.

Bong Hee bersama dengan Byung Jooo melihat sebuah benda seperti mice. Byung Joo memberitahu kalau benda itu jauh lebih bagus daripada kebanyakan video call. Bong Hee tahu kalau itu adalah speaker phone. Sat itu ponsel Bong Hee berdering. Penyidik ​​Oh menelp karena sebelumnya menelp. Joon Oh yang tadinya tertidur langsung duduk mendengar Bong Hee yang berbicara dengan penyidik Oh dari speaker phone.
“Ada yang ingin kutanyakan padamu.Belum lama ini, apa Komite Investigasi Khusus menerima benda yang tertinggal dari pulau?Kabarnya, ada ponsel di antara barang-barang tersebut..” Kata Bong Hee
“Ponsel itu milik So Hee, lalu Kau tahu darimana? “ tanya penyidik Oh heran
“Jadi, dimana ponsel itu sekarang?” tanya Bong Hee
“Rahasia, tapi Ponsel itu sedang diperbaiki.Apa karena itu kau meneleponku?Kenapa hal itu penting bagimu?” ucap Penyidik Oh makin heran
“Karena itu ponselnya So Hee,jadi aku ingin memeriksanya.” Ucap Bong Hee, Joon Oh pun bertanya pada Byung Joo dimana tempat memperbaiki ponsel. Sementara penyidik Oh mengeluh pada Bong Hee yang tak menanyakan kabarnya sama sekali. Saat itu ponsel Penyidik Oh berbunyi, pesan masuk [Ponselnya sudah diperbaiki.Harap datang dan ambil ponselnya.] Ia pun akan bergegas pergi. 

Joon Oh dan Bong Hee pergi ke sebuah tempat menurut Byung Joo kalau  dekat kantor kampanye Jo Hee Kyung ada 3 tempat servis ponsel yang terkenal cukup ahli memperbaikinya jadi merasa yakin kalau pasti ponselnya diservis di salah satu tempat itu.
Anak buah CEO Jang melihat Joon Oh masuk melaporkan, Tae Ho pun turun dari mobil. Ki Joon binggung dimana mereka. Beberapa anak buah CEO Jang pun masuk ke dalam gedung seperti sudah siap berkelahi.  Ki Joon bingung dimana mereka, Tae Ho pikir Ki Joon juga bisa melihat nanti.
“Kenapa kau bawa semua orang kesini? Aku perlu tahu kenapa aku di sini.” Ucap Ki Joon menahan Tae Ho sebelum masuk
“Kita harus menangkap Seo Joon Oh dan menemukan ponselnya.” Kata Tae Ho,
Ki Joon pikir untuk apa Tae Ho ada dalam gedung itu, lalu bertanya apa yang ingin dilakukanya. Tae Ho memerintaha agar Ki Joon tetap menemani disampingnya lalu masuk ke dalam gedung.
Bong Hee dan Joon Oh mencari tempat sesuau dengan nomor ruko yang mereka cari.  Anak buah CEO Jang memerintahkan agar Berpencar jadi dua gerombolan dan cari mereka. Ki Joon dan Tae Ho menaiki tangga terlihat Ki Joon sibuk dengan ponselnya.
Tae Ho dengan tatapan sinis bertanya apa yang sedang dilakukan Ki Joon Ki Joon dengan wajah tegang mengatakan kalau sedang mengirim pesan pada Byung Joo. Tae Ho langsung mengambil ponselnya, saat itu Ki Joon baru mengirimkan setengah. Ki Joon menjelaskankalau ingin meminta tolong pada Byung Joo kalau tahu keberadaan ponsel itu. Tae Ho seperti percaya menyuruh Ki Joon segera mengikutinya.


Beberapa anak buah Tuan Jang keluar dari ruangan, Byung Joo menahan salah satunya bertanya kemana mereka akan pergi. Anak buah Tuan Jang memberitahu kalau sedang mencari ponsel. Byung Joo pun bertanya keberadaan ponselnya.
Joon Oh dan Bong Hee sampai di depan ruko yang sudah tutup. Lalu merasa kalau bukan di gedung itu ponselnya berada. Bong Hee menerima telp dari Jaksa Yoon, Kakak So Hee itu memberitahu kalau Jaksa Cho tahu keradaan ponselnya dan akan mengirimkan alamatnya lewat SMS jadi segera pergi ke tempat itu.

Tae Ho berjalan di ujung lorong dengan anak buahnya, Joon Oh melihat dari kejauhan langsung mengajak Bong Hee untuk segera pergi. Saat itu Tae Ho bisa melihat keduanya ingin mengejarnya, Ki Joon memberitahu Tae Ho kalau Byung Joo mengetahui keberadan ponselnya dan CEO Jang mungkin akan menemukan ponselnya lebih dulu. Tae Ho pun memilih untuk pergi daripada mengejar Joon Oh. 

Penyidik Oh masuk ke tempat service sambil mengeluh karena  harus mengambilnya karena sangat Merepotkan sekali. Lalu bertemu dengan tukang service karena ponselnya sudah diperbaiki. Si tukang service binggung karna baru saja selesai memperbaikinya dan dari mana Penyidik Oh mengetahuinya.
“Kau tadi kirim SMS padaku.” Kata Penyidik Oh memperlihatkan ponselnya.
Saat itu anak buah Tuan Jang masuk merampas ponsel dari tangan penyidik Oh dan Penyidik Oh dengan dua tangan yang dipegang kena pukulan beberapa kali serta ponselnya pun lepas dari tanganya. Anak buah CEO Jang kembali ke mobil langsung memberikan ponselnya pada sang bos.
CEO Jang memujinya dan akan pergi tapi saat itu mobil berhenti, karena Tae Ho sudah menghadang mobilnya. Tae Ho pun masuk mobil dengan saling menatap sinis. Dibelakang mobil mereka, Jaksa Yoon seperti mengikutinya dari belakang. 

Penyidik Oh denga perut yang kesakitan menelp Hee Kyung kalau keadaanya gawat karena ada orang yang mengambil ponselnya. Joon Oh dan Bong Hee melihat Penyidik Oh yan masuk ke dalam mobil dengan kesakitan, lalu memutuskan untuk mengikutinya.
Jaksa Yoon menelp Bong Hee,  memberitahu sedang mengikuti mobil Jang Do Pal jadi menyuruh agar mengikuti mobilnya juga dari belakang, menurutnya CEO Jang sedang menuju ke kantor Legend Entertainment.


CEO Jang duduk dengan ponsel So Hee dalam jasnya, Tae Ho menceritakan bertemu dengan Reporter Kim waktu itu ada di pulau terpencil, dan reporte itu punya foto-fotonya yang terekam kamera CCTV pada hari Jae Hyun meninggal.
“Foto-foto yang kau bilang sudah kau buang itu. Tentang Foto-fotoku. Apa kau sendiri yang mengirim foto itu ke Reporter Kim?” ucap Tae Ho
“Apa maksudmu?Buat apa juga aku melakukannya?” kata CEO Jang merasa tak ada alasan melakukanya
“Aku juga tidak punya alasan  untuk yakin kau melakukan hal itu. Tapi, hal-hal seperti ini terus terjadi. Dan aku lama-lama makin yakin. Karena itulah aku harus menemukan ponsel itu untuk tahu alasan kenapa kau seperti ini.” Kata Tae Ho
Mobil sampai diparkiran dan Tae Ho mencekik leher sopir setelah itu berusaha mengambil ponsel dari CEO Jang dan keluar dari mobil. CEO Jang berteriak agar segere mengejar Tae Ho. Tae Ho berlari mencari pintu keluar tapi pintu terkunci.
Saat itu sebuah mobil datang, Tae Ho melihat anak buah CEO Jang sudah membawakan kayu. Tae Ho pun berusaha melawanya, saat itu Joon Oh dan Bong Hee sampai di kantor Legend Entertainment. Anak buah CEO Jang mengunakan pisau untuk menusuk Tae Ho.
Tae Ho sempat terjatuh dan kena pukul tapi bisa mengalahakan dengan mengambil alat pemadam kebakaran, lalu berusaha kabur dengan luka dibagian perutnya. CEO Jang baru datang melihat anak buahnya jatuh dan berteriak menyuruh agar mengejar Tae Ho karena belum jauh. 


 Tae Ho bersembunyi ditumpukan sampah dengan darah yang sudah banyak keluar. Ia pun membuka ponsel So Hee dan melihat ada sebuah rekaman dan terdengar suara CEO Jang.
“Tae Ho.. apa kau sungguh ingin hidup?”ucap CEO Jang, Tae Ho mengaku kalau ingin hidup.
“Baiklah...Orang yang masih hidup haruslah tetap hidup Kau bisa hidup dengan bantuanku.” Kata CEO Jang

Flash Back
CEO Jang dan Tae Ho membawa Jae Hyun sampai ke dekat balkon, setelah itu CEO Jang menerima telp dan memberitahu Tae Ho kalau CEO Hwang dan yang lain sedang dalam perjalanan ke apartement sekarang. Jadi Tae Hoo harus keluar dan ia yang akan membereskan masalah ini. Tae Ho binggung apa yang harus dilakukan.
“Naik taksi dan keliling kompleks ini sekali lagi. Kau harus sampai disini bersamaan dengan mereka. Dengan begitu, mereka tidak akan curiga.” Ucap CEO Jang, Tae Ho binggung kenapa ia harus melakukan itu.
“Apa Kau juga mau mati?” kata CEO Jang, Tae Ho pun akhirnya pergi keluar dari tempat Jae Hyun.
“ Kau selama ini selalu mengeluh dan selalu menyusahkanku. Dan siapa yang sangka kau akhirnya malah banyak membantuku? Marilah kita terima kenyataan ini dan melakukannya sekaligus.” Kata CEO Jang
Saat itu Jae Hyun sadar memohon agar jangan membunuhnya. CEO Jang makin panik langsung membenturkan kepala Jae Hyun di dinding, Jae Hyun pun akhirnya tak sadarkan diri dengan darah menempel pada dinding. CEO Jang langsung menghilangkan semua dari pada dinding dan lantai.
Tae Ho yang mendengar suara rekaman milik So Hee menangis karena bukan dirinya yang membuat Jae Hyun mati tapi CEO Jang, merasa menyesal karena seharusnya  bisa menyelamatkan nyawa Jae Hyun dan yang diperbuat sekarang malah benar-benar salah.
Bong Hee dan Joon Oh masuk ke dalam parkiran mencari Tae Ho, lalu melihat semua anak buah CEO Jang yang sudah tergeletak. Keduanya saling menatap kalau mungkin Tae Ho yang melakuanya. Tae Ho melihat lukanya semakin mengeluarkan darah, saat itu Ki Joon menelpnya. 

Tae Ho berjalan perlahan dan masuk ke sebuah mobil, saat itu anak buah CEO Jang melihat ingin mengejarknya. Ki Joon sudah lebih dulu melajukan mobil dengan cepat dengan wajah khawatir melihat Tae Ho menahan luka dengan tanganya. Tae Ho sadar melihat sosok Joon Oh duduk disamping Ki Joon, wajahnya terlihat marah. Bong Hee duduk gelisah dengan Jaksa Joon dalam mobil. 

Flash  Back
Joon Oh merengek meminta Ki Joon agar melakukan, Ki Joon menolak. Joo Oh terus merengek dan Ki Joon tetap menolaknya. Joon Oh meminta agar Ki Joon harus berpura-pura tidak membantunya. Ki Joon pikir tak mungkin karena keduanya pasti sudah tahu.
“Walau begitu, kau harus  berpura-pura tidak tahu. Hanya itu cara untuk melindungi kita berdua. Kau harus Lakukan saja apa yang disuruh Tae Ho dan Kau tidak perlu berbuat apapun untuk membantuku.” Ucap Joon Oh
“ Jika kau melakukannya, maka kau dan aku dalam bahaya.” Kata Ki Joon khawatir, tapi Joon Oh pikir Hanya itulah cara mereka berdua bisa bertahan hidup dan bisa saling membantu.
Ki Joon terus mengikuti perintah Joon Oh dengan mengikuti kemana Tae Ho pergi, saat masuk Lift, Ki Joon segera mengirimkan pesan pada Joon Oh. Joon Oh dalam mobil membaca pesan dari si Pengkhianat Jung Ki Joon.  “Aku bersama Tae Ho setiap waktu..., tapi aku tidak yakin apa keputusanku ini sudah tepat. Dia ingin sekali menemukanmu.”
Tae Ho lalu bertanya kemana mereka akan membawanya, Joon Oh pikir kemana lagi akan membawanya. Tae Ho sudah pingsan, Joon Oh pun membawa masuk Tae Ho ke dalam UGD setelah itu memilih untuk meninggalkanya. Perawat binggung karena pasien harus ada walinya. Untuk mengurus administrasi.


Bong Hee menerima telp dari Joon Oh lalu memberitahu bahwa Joon Oh sedang bersama Tae Ho. Joon Oh memberitahu akan pergi kesana sekarang. Bong Hee bertanya apakah Joon Oh akan segera pergi. Joon Oh pikir harus buru-buru dan Sudah malam sekarang.

Hee Kyung keluar dari ruangan terlihat memarahi Penyidik Oh yang terus meminta maaf dan ingin meminta agar tanggung jawab. Penyidik Oh menceritakan kalau anak CEO Jang yang menyerangnya dan  tidak sempat melakukan perlawanan.
“Jadi, bagaimana kau akan menemukan ponsel itu sekarang?” kata Hee Kyung, saat itu terdengar suara dari arah belakang mereka.
“Apa Kau mencari ini?” kata Joon Oh duduk diatas kardus dengan ponsel yang sudah berada ada bercak darah Tae Ho. Hee Kyung dan Penyidik Oh kaget melihat Joon Oh yang memegang ponsel So Hee yang diperebutkan oleh semua orang. 

Ki Joon pergi ke kepala Jaksa memberitahu kalau Pelaku...yang membunuh So Hee bukan Seo Joon Oh tapi Melainkan Choi Tae Ho. Jaksa terlihat shock lalu bertanya apakah Ki Joon sadar dengan yang dilakukan sekarang, Ki Joon mengaku kalau dirinya dalam keadaan sadar.
“Saya siap untuk dihukum.Saya sudah berbohongpada banyak orang...,tapi menurut saya inilah waktunyamengatakan yang sebenarnya sekarang.Orang yang membunuh YoonSo Hee adalah Choi Tae Ho...,bukan Seo Joon Oh. Dan Juga, Ha Ji Ah sebenarnyatidak ingin berbohong...,tapi karena saya yang memaksanya,  jadi kami harus memihak Choi Tae Ho.Dia tidak punya pilihan selainmemberikan kesaksian palsu.” Kata Ki Joon. 

Joon Oh duduk didepan Hee Kyung dan Penyidik Oh terlihat masih shock., Ia berharap agar Hee Kyung akanmempertimbangkan perlakuan khusus.Keduanya masih menatap seperti tak percaya, Joon Oh heran melihat keduanya menatap seperti itu.
“Kenapa kau bisa di sini, Seo Joon Oh?” tanya Hee Kyung
“Anda pasti bertanya-tanya aparencanaku hingga berani kesini.” Kata Joon Oh, Hee Kyung merasa dirinya terlihat penasaran seperti itu.
“Jaksa Yoon menyarankanku untukbertemu dan bicara denganmu terlebih dulu.Anda belum dengar isi ponsel ini, 'kan? Jadi Dengarlah.” Kata Joon Oh
Hee Kyung dan Penyidik Oh menajamkan pendengaran mereka “Tae Ho. Kau..apa kau sungguh  ingin hidup?” 

Jaksa memberitahu Ki Joon kalau  ini tak berpengaruh cukup banyak. Saat iu anak buahnya menmbawa sebuah kertas pernyatan. Ki Joon pun diminta agar pergi karena jaksa sudah mengerti apa yang dikataknya. Saat berjalan pergi Jaksa pun bertanya kenapa Ki Joon  baru melakukan ini sekarang
“Ini memang keputusanmuuntuk mengungkap kebenaran...,tapi pernyataanmu ini takkan punya pengaruh yang cukup.Jika kau melakukannya demi membuat dirimu merasa lega, bukankah tindakanmu ini sudah terlampau jauh? Dan Seo JoonOh takkan hidup lagi.” Kata Jaksa
“Saya mengatakan kebenaran ini,... yang seharusnya saya melakukannyalebih cepat.Saya tak mengambil langkah inikarena Seo Joon Oh masih hidup.” Tegas Ki Joon lalu keluar dari ruangan. 

Flash Back
Jae Hyun dengan setengah sadar melihat ponselnya yang bergetar dibawah kursi sengaja menyentuhnya dan itu telp dari pacarnya So Hee. So Hee dalam mobil bisa mendengar suara Tae Ho yang mengatakan kalau Jae Hyun meninggal.
Lalu terdengar suara Jae Hyun kembali yang meminta agar jangan membunuhnya, tapi CEO Jang yang marah memilih untuk menghabisinya dengan membenturkan kepala Jae Hyun di dinding. 
Ceo Jang pun membersihkan lantai yang penuh dengan darah saat itu menemukan ponsel Jae Hyun dan melihat diriwayat panggilan kalau So Hee yang menelp sebelumnya. 

“Inilah yang sebenarnya terjadi ketika Choi Tae Ho dan Jang Do Pal membunuh Shin Jae Hyun empat tahun lalu.Setelah itu...,kedua orang itu memanipulasi kematiannya sebagai bunuh diri.” Ucap Joon Oh
“Berarti, Yoon So Hee tak sengajamerekam semua itu saat dia meneleponnya.” Kata Hee Kyung, Joon Oh membenarkan.
“Dan menurutku So Hee dibunuh karena hal itu.Aku bisa saja pergi langsung ke kantor polisi tapi ada alasan kenapa. aku datang ke sini duluan. Kau adalah ketua KomisiInvestigasi Khusus dari kasus kecelakaan pesawatLegend Entertainment. Aku ingin meminta Anda untuk menyelamatkanku, korban terakhiryang selamat dari kecelakaan itu. Jadi Tolong ungkapkan pada dunia bahwa aku selama ini masih hidup...,dan aku sudah kembalidalam keadaan hidup.” Ucap Joon Oh
Hee Kyung dan Penyidik Oh terlihat kaget. Joon Oh menegaskan Meskipun tidak melakukan kesalahan tapi akan membuktikan kalau dirinya tidak bersalah lewat jumpa pers dan berjalan keluar dari ruangan. 

Penyidik Oh sadar bukan waktu yang tepat untuk memberitahukan hal ini pada Hee Kyung, lalu bertanya apakah masih mengingat kalau  mendapat telepon dari Cina, yaitu Ketika komisi waktu itu hampir dibubarkan, ada orang yang menelepon dan meminta kita membawa para jasad korban
“Dia memberitahukan pada kita dimana lokasi jasad korban yang tersisa lalu dia mengatakan padaku, dimana jasad Reporter Kim.Karena Seo Joon Oh masih hidup...,aku yakin orang yang  menelepon kita waktu itu pasti Seo Joon Oh.” Ucap penyidik Oh, Hee Kyung terdiam memikirkan semua kejadian dihadapanya sekarang dan juga Joon Oh terlihat duduk gelisah dilorong.
bersambung ke episode 14 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar