Selasa, 21 Maret 2017

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 1 Part 1

PS : All images credit and content copyright : TVN

Seorang Pria, Kang Han Kyul berjalan dengan earphone tapi bisa mendengar dengan jelas suara disekelilingnya,  sebuah spanduk bertuliskan Crude Play. Disisi lain, seorang wanita, bernama Yoon Soo Rim dengan senyuman mengayuh sepeda mengirimkan pesanan sayuran pada para pelanggan.
Han Kyul masuk ke sebuah gedung pertunjukan di jahili oleh beberapa orang dan mereka sedang melakukan gladi bersih dan dilayar nama (Produser K) dengan wajah bertopeng. Sementara Soo Rim bergegas pulang dan segera pergi dengan gitarnya keluar dari toko sayuran milik neneknya. 

Kyu Sun menelp Soo Rim menanyakan keberadaanya,  Soo Rim baru saja sampai di halte bus sekarang dan bergegas masuk bus. Dua temanya seperti mengkhawatirkan Soo Rim, tapi Soo Rim yakin kalau perasannya enak hari ini. Kyu Sun menyuruh So Rum segera naik taksi setelah turun dari bis karena tidak akan tepat waktu jika jalan kaki. Baek Ji Won mengetahui Soo Rim itu tak sangat bodoh jadi tak ingin membuat kesalahan
“Hei, Ini penentuanku sekarang. Apa yang kau bicarakan? Aku tidak nonton konser Crude Play untuk audisi itu.” Ucap Soo Rim. Saat itu ponsel langsung ditutup.
Beberapa gadis remaja memegang poster Crude play seperti bersama-sama ingin menonton konser. Didepan Soo Rim seorang wanita membuka CD Crude play, Soo Rim ikut melihatnya mengaku kalau fans dari Crude Play juga. 

Anggota Crude Play sedang berlatih diatas panggung, Han Kyul mematikan musik  menegur  Si Hyun, kalau sudah mengatur lagunya menjadi balada tapi malah menyanyikanya sangat ceria. Si Hyun mengeluh kalau  ini hanya latihan dan hanya ingin melepaskannya sedikit.
“Ini lagu terakhir... Konser akan dimulai beberapa jam lagi. Lakukan lagi dengan benar.” Perintah Han Kyul
“Gosh, kau sangat yakin Producer K.” Kata Shi Hyun lalu mulai berlatih seperti yang diminta oleh Han Kyul. 

Han Kyul keluar dari gedung pertunjukan melihat dilayar besar kalau “Akan diadakan Konser Crude Play” dengan video klip seperti The beatles yang berjalan di zebra cross.
Flash back
Han Kyul dkk dengan seragam sekolah ingin berlatih masuk ke dalam ruangan, saat didepan pintu terlihat poster “Konser Kang In Woo” lalu di layar besa tertulis “Fans tertarik seperti apa wajah Produser K” dan hujan pun tiba-tiba turun dengan deras. 

Seorang nenek masuk ke dalam bus dengan bayar kuyup, Soo Rim dengan baik hati memberikan duduk untuk sang nenek. Saat itu Ha Kyul masuk ke dalam bus bisa mendengar suara Soo Rim terlihat sangat terpana tapi tak melihat sosoknya karena banyak orang didalam bus.
Soo Rim dengan ramah berbicara dengan nenek yang basah kuyup, Nenek itu dengan wajah sedih kalau tak bisa menjual dagangan karena hujan, Soo Rim melihat ada dua tas plastik yang dibawa oleh nenek. Ha Kyul seperti masih penasarah suara yang masuk kedalam telinganya.
Si Hyun menelp Ha Kyul kalau Konser akan dimulai tapi malah pergi tanpa menonton penampilan. Ha Kyul beralasan ada jadwal rekaman lain. Si Hyun pikir setidaknya harus menonton lagu pertama. Ha Kyul mengaku tidak melakukan ini untuk dirinya sendiri.

“Dia tidak mencintai kita dan selalu membuat kita semua jadi lengket. Kau pria tak berperasaan. Dan sangat kejam.” Komentar anggota lainya.
“Kalian membuatku seperti orang jahat lagi.” Ucap Ha Kyul.
“Hei, kita harus mengucapkan slogan.” Kata Si Hyun sebelum mulai tapi Ha Kyul menolak karena sedang ada di bus.
Si Hyun dkk tak peduli,  Ha Kyul berteriak “Crude Play! Mari berjuang, nikmati, dan kalahkan itu. Kita bisa melakukannya!” semua yang ada didalam bus menatap dan Soo Rim yang mendengarnya hanya bisa menahan tawa karena ada pria juga yang menyukai Crude Play. 


Ha Kyul melihat video konser dari ponselnya, sementara Soo Rim mendengarkan lagu Crode play, keduanya sama-sama mendengarnya lagu dari grup band yang sama. Soo Rim akhirnya turun dari bus dengan membawa dua kantung belanjaan milik nenek yang sudah dibelinya.
Dua temanya kembali menelp, Soo Rim mengatakan akan segera menemuinya ketika akan melewati hujan berjalan mundur karena tak ingin gitarnya basarh. Ha Kyul bisa mendengar suara yang sebelumnya pernah di didengarnya, membuka payungnya lalu memberikan pada Soo Rim. Soo Rim kaget dan hanya bisa tersenyum melihat pria yang membantunya dan mengucapkan terimakasih.
Baek Jin Woo dan Lee Kyu Sun naik keatas panggung, Juri mengetahui kalau mereka itu trio, Soo Rim datang dengan rambut yang basah dan dua tak plastik  meminta maaf karena terlambat. Juri mempersilahkan mereka mulai memaikan musiknya.
Soo Rim yang panik sempat bertanya keberadaan gitarnya, Jin Woo menunjuk kalau masih ada dipunggungnya. Soo Rim pun buru-buru mengeluarkan dan memulai memainkan lagunya, tapi yang terjadi senar gitarnya malah putus. 

Ha Kyul mulai mendengarnya suara seorang penyanyi dengan gitarnya, lalu berkomentar Kedengarannya terlalu berwarna dan harus terdengar lebih sederhana dari itu. Seniornya meminta Ha Kyul agar mendengar lagunya sampai habis dan ia sudah  menjadi musisi sesi untuk lagu Ha Kyul selama bertahun-tahun.
“Tidak di atas panggung, tetapi dapur rekaman ini, Aku anggota Crude Play. Aku memainkan semua lagu-lagu dengan tanganku sendiri. Dan Juga, jangan diam di tempurungmu, Han Kyul. Keluar dari itu. Terbukalah.” Kata si pria, Ha Kyul pun setuju dengan pria tersebut.
Saat itu Ha Kyul terus mengulang dengan tempo 16 dan berkali-kali. Si pria milai marah, Han kyul merasa seniornya itu mengabaikan arahannya. Si pria marah kalau Han Kyul yang tidak memberikan arahan apapun. Han Kyul pikir mengatakan untuk melakukannya dengan baik dan menyuruhnya Keluar jika tidak bisa melakukannya dan menyuruh timnya agar menghapusnya karena menurutnya semua sampah.

Si Pria makin marah,  karena tak mengarahkannya. Saat itu Presdir Choi Jin Hyuk mendengar ada teriakan lalu masuk ruang rekaman. Ha Kyul memberitahu Rekaman hari ini sudah berakhir dan tidak bisa bekerja dengan seniornya  serta  butuh band sesi baru.
“Han Kyul, bagaimana kau bisa melakukan ini padaku? Aku memainkan semua musikmu selama bertahun-tahun. Kalian semua palsu. Kau perlu orang lain untuk memainkannya. Kalian sampah.” Ucap si senior.
“Menurut pendapatku, kau yang sampah... karena kami tidak butuh kau.” Kata Ha Kyul dengan nada kesal.
Si pria menyindir Ha Kyul kalau Hanya karena populer jadi memperlakukan senior dan ayahnya yang ajarkan tentang musik. Ha Kyul menegaskan tidak pernah belajar apapun dari ayahnya tapi belajar dari orang yang mencoba menjatuhkan ayahnya dan belajar musik sendiri lalu keluar dari ruangan


 Presdir Choi menegurnya agar santai saja dan tak perlu berteriak. Ha Kyul membela diri kalau  seniornya sudah berlebihan dan ingin mengubah lagu karena merka sudah sering bekerja bersama-sama, Predir Choi piki ini tugas produser membuat musik terdengar seperti yang diinginkan.
“Tidak. Pekerjaanku adalah... untuk menyempurnakan suara melalui kepalaku.” Ucap Ha Kyul
“Hanya tersisa satu bulan sebelum perilisan. Itu akan memakan banyak biaya dan kita tidak punya waktu...” ucap Presdir Choi
“Lalu bayarlah lebih banyak. Bukankah Crude Play... layak mendapatkan itu? Aku ingin kau mengaturnya lagi. Sampai saat itu, Aku akan rekaman tanpa gitar.” Ucap Ha Kyul 

 Si pria terlihat masih marah, temanya pikir selama ini si pria sudah menahannya selama lima tahun.  Presdir  Choi masuk meminta maaf karena merasa tidak mengajar anak-anak dengan baik.
“salah satu yang populer. Jika kau tidak bisa memenuhi harapan produser kami, Kau hanya akan membuat album solo dan tidak ada yang mendengarkan. Saran dan Masukan itu perlu. Kami akan mengatur kembali kontrakmu.” Ucap Presdir Choi. Si pria langsung melotot kaget.

Ha Kyul naik bus menerima pesan dari temanya, yang bertanya apakah  mereka benar-benar perlu mencari gitaris baru. Ha Kyul membalas “Sampai semuanya diatur ulang, kami tidak akan merekam gitar.”
Si pria meminta Ha Kyul memikirkanya karena Jika album Crude Play ditunda, maka jadwal tahunan perusahaan dan akan berantakan semua. Selian itu Konser Yoo Na harus dibatalkan dan orang-orang akan mengeluh. Ha Kyul mencari nama “Chae Yoo Na” sebuah video memperlihatkan seorang penyanyi yang membuat kesalahan di atas panggung

Crude Play sedang melakukan pemotretan dan wawancara dengan sebuah majalah. Si Hyun lebih dulu meladeni dengan memberikan jawaban tentang lagu mereka, kalau Produser mereka memiliki pengalaman khusus tentang cinta. Wartawan mengetahui nama Produser K dan pasti hebat dalam berkencan.
“Tidak, itu karena ia sering dibuang. Jatuh cinta... dan selalu disakiti, bukankah begitu?” kata Lee Yoon dengan mengingat cerita Han Kyul yang dicampakan oleh wanita.
“Aku mengerti K digantikan oleh Chan Young sebelum debut. Apa alasannya? Apa ada semacam konflik?” tanya wartawan, Si Hyun terlihat binggung menjawabnya.
“Kami ada alasan individual. Karena K berfokus pada menulis dan memproduksi, maka lahirlah lagu-lagu yang bagus. Ia seorang produser yang perhatian. Tidak mungkin ada konflik.” Chan Young 


 Yoo Na makan malam dengan Presdir Choi dan Nyonya Yoo Hyun Jung. Presdir Choi berkomentar Nyonya Yoo yang terlihat lelah dengan rambut barunya.  Nyonya Yoo membalas Presdir Cho itu bisa menyadarinya. Presdir Cho  mengaku itu  karena suka memperhatikan orang-orang.
“Aku pikir matamu hanya bisa mengenali bintang. Ternyata juga memperhatikan perempuan.” Balas Nyonya Yoo lalu melihat Yoo Na tak makan, Yoo Na beralasan tidak selera makan hari ini.
“Tn. Choi,  Apa kau terlalu keras pada Yoo Na hari ini? Aku tahu kualitas itu penting, tapi tugas kita untuk melindungi artis.
“Aku mencoba yang terbaik, tapi dia tidak akan mendengarkan.” Kata Presdir Choi
“Kami sudah mempersiapkan konsep Yoo Na berikutnya. Kita tidak bisa membiarkan dia jadi kurus. Ini daya tarikmu.. memiliki tubuh yang ingin disentuh. ” ucap Nyonya Yoo
“Apa Kau tahu album dia berikutnya masih bersama kita, kan?” kata Presdir Choi
“Itulah yang kita sepakati, tapi penampilan terbarunya sangat buruk.” Komentar Nyonya Yoo
“Kami akan menyiapkan proposal baru.” Ucap presdir Choi
“Kau lambat. Aku tidak bicara tentang kemampuanmu untuk memproduseri. Aku hanya mengatakan Yoo Na tidak cocok dengan konsepmu. Itulah kenapa banyak kritik tentang album ini. Dia semakin tua, jadi tentu saja popularitasnya menurun. Namun, kita harus tetap memberikan yang terbaik. Ini bukan tipeku untuk menyerah begitu saja.” Ucap Nyonya Yoo lalu menyuruh Yoo Na sedari tadi diam saja agar segera makan. 

Soo Rim pulang kerumah dengan barang belanjanya. Nenek Kim mengeluh pada cucunya yang membeli banyak herbal padahal mereka menjual sayuran. Soo Rim pikir semua masih terlihat bagus, dengan bangg akalu ia adalah cucu dari pemilik toko sayuran selama 19 tahun dan memiliki mata yang baik untuk itu.
“Bukankah kau tadi mau audisi?” ucap Nenek Kim, Soo Rim terlihat gugup dan mengaku kalau salah lihat waktunya, jadi pergi ke sana terlalu cepat dan tidak bisa menunjukkan kepada semua.
“Jangan berkecil hati untuk itu. Ibumu mengatakan bahwa kau dilahirkan... untuk menyanyi. Ibumu bernyanyi siang dan malam dan kau di punggungnya. Dia memekakkan telingamu. Sekarang, kau ingin mendengarkan musik selama sisa hidupmu. ” Ucap nenek Kim memberikan semangat pada cucunya. 


So Rim menuliskan dalam agendanya “Audisi BONPAC” dan diberi coretan seperti tanda gagal. Teringat kembali kenangan dengan ibunya.
Flash Back
Soo Rim kecil seperti khawatirtidak bernyanyi dengan baik besok. Ibunya meyakinkan Soo Rim adalah penyanyi yang hebat. Soo Rim mengaku jiadk bernyanyi sendiri, merasa gugup dan cemas dan pikir akan melakukan hal yang buruk. Ibunya memberitahu kalau orang  tua dan neneknya akan menonton Soo Rim di barisan depan dan Zeze, sebuah boneka kain.
Soo Rim Lalu merekam suara dengan ponselnya sambil bernyanyi.

Ha Kyul menunggu didalam taksi melihat Yoo Na yang diantar pulang oleh Presdir Choi. Saat dirumah Yoo Na membuka wig dan terlihat rambut aslinya yang pendek, saat itu bel rumah berbunyi. Yoo Na memberikan minuman pada Ha Kyul dengan menyindir tidak pernah meneleponnya selama rekaman.
“Apa Kau marah padaku?” ucap Ha Kyul memeluknya,  Yoo Na pikir mau marah bagaimana karena tidak bisa bertemu dengan Ha Kyul
“Kau tahu aku sibuk mengerjakan album baru.” Kata Ha Kyul. Yo Na tak suka karena Ha Kyul menggunakan itu sebagai alasan.
“Tapi, kenapa kau bertemu Tn. Choi?” tanya Ha Kyul. Yoo Na kesal Ha Kyul seperti tak tertarik dengan yang dilakukanya.

“Bagaimana suaramu? Aku dengar kau membatalkan konser.” Kata Ha Kyul. Yoo Na  berkomentar Ha Kyul akhirnya tahu.
“Ini mungkin yang terbaik. Tidak ada yang tertarik dengan lagu-laguku. Mereka hanya tertarik pada tubuhku.” Kata Yoo Na sedih, Ha Kyul merasaTidak ada yang berpikir seperti itu.
Yoo Na bersadar di pindah Ha Kyul meliha bayangan dirinya sebagai penyanyi, berpikir untuk berhenti karena hanya produk di atas panggung dan tidak bisa menjadi dirinya sendiri di atas panggung. Ha Kyul meminta agar Yoo Na jangan menyerah begitu saja dan tak boleh menyia-nyiakan suaranya. Yoo Na kesal mendengar komentar Ha Kyul.  Ha Kyul mengingatkan kalau Yoo Na adalah penyanyi.
“Bahkan dalam situasi ini, Apa Aku penyanyi Chae Yoo Na bagimu?!! Aku pacarmu. Tidak peduli apa yang orang lain pikirkan, Tidakkah kau lihat berapa banyak penderitaanku?” ucap Yoo Na marah
“Aku tidak bisa melakukan itu. Aku suka melihat kau bernyanyi dan tidak ingin kehilangan itu.” Kata Ha Kyul
“Apa itu berarti... jika aku tidak bernyanyi, maka Kau tidak bisa mencintaiku lagi?!! Kau hanya tertarik pada lagu-lagu yang aku nyanyikan. Kau tidak tertarik pada hal yang menyakitiku sama sekali. Aku tidak bisa bersamamu lagi. Jadi Keluar sekarang” kata Yoo Na mengusir Ha Kyul keluar dari rumahnya. 

Soo Rim dengan baju seragam bersama-sama berdiri  lorong kelas dengan seorang teman yang memegang sebuket bunga. Beberapa pelajar yang lewat berpikir kalau si pria itu ingin menembak gadis.  Si pria gugup karena  benar-benar tidak punya keberanian.
“Apa kau pernah melihat adegan ciuman tanpa musik? Musik membuat moment khusus bahkan lebih istimewa. Kami akan memainkan musik terbaik untukmu. Percayalah pada kami.” Ucap Soo Rim dengan dua temannya.

Soo Rim dan Jin Wook masuk kelas sambil bernyanyi lalu didalam kelas seperti sebuah musikal ikut menarik dengan dibangku, papan di dinding bertuliskan “Tujuan Siswa: Universitas, Tujuan Guru: Menikah”lalu Kyu Sun masuk dengan tabuhanya. Si pria pun ikut menari dan memberikan sebuah bunga.
Tapi si wanita malah menolak dengan tegas karena tak ingin berkecan ditahu terakhirnya sekolah. Saat itu guru mereka, Guru Bong melihat semua anak muridnya yang gaduh didalam kelas. 

Guru Bong membawa Soo Rim dkk masuk ruang guru yang membantunya menembak gadis dan ingin tahu alasanya. Seorang guru berkomentar kalau itu anak nakal, yaitu Trio merepotkan di kelas Guru Bong dan akan bicara dengan mereka.
“Mengapa kalian bikin onar setiap tahun? kau bahkan seorang gadis. Bagaimana bisa seorang gadis sangat nakal? Lagipula, ia dibesarkan oleh neneknya.” Ucap guru lain mengejek
“Apa yang salah jika dibesarkan oleh nenek? Nenekku memberikan segalanya. Jangan bicara tentang dia seperti itu. Dan juga, kami tidak buat onar.” Ucap Soo Rim membela diri

“Aku tidak percaya. Apa Kau bukan pembuat onar? Nilaimu jelek dan kau tidak cerdas, Kau tidak bagus dalam hal apapun, serta hanya menyusahkan.” Ucap si guru. Soo Rim mengatakan kalau pandai menyanyi.
“Apa kau akan menjadi seorang penyanyi? Lalu mengapa kau membuang-buang waktu di sini? Ada begitu banyak peluang hari ini, Ada banyak agensi dan pencarian bakat,begitu banyak audisi. Kau harusnya ikut salah satu,  Jika kau berbakat, kau harusnya sudah menjadi penyanyi. Kau tidak bisa masuk ke sekolah musik karena tidak memiliki bakat. Itulah mengapa kau membuat masalah di sini. Berhenti bicara omong kosong dan belajarlah dengan tekun!” komentar si guru yang membuat Soo Rim hanya tertunduk diam walaupun Guru Bong sempat memujinya.
Bersambung ke part 2


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar