Selasa, 11 April 2017

Sinopsis Ms Perfect Episode 12 Part 2

PS : All images credit and content copyright : KBS

Na Mi memegang foto keduanya ada ditanganya, matanya terlihat penuh dendam siap membalasnya. Sementara Eun Hee duduk di dalam mobil mengingat perkataan adiknya kalau menyukai Na Mi dan Bryan mengaku  belum pernah menyukai siapa pun sebelumnya..1 kali pun. Eun Hee terdiam seperti tak ingin mengecewakan adiknya.

Jae Bok bertemu dengan Jung Hee membahas kalau Jung Na Mi kembali ke tempat kerja dan ingin tahu perasaan suaminya.  Jung Hee mengaku aneh karena tahu seperti apa Na Mi sekarang. Jae Bok menyindir Jung Hee yang sebelumnya  sangat menyukainya, tapi cepat sekali hatinya bisa berubah dan yakin kalau Memang mengejutkan dan mencurigakan.
“Aku sudah memikirkannya Aku tidak bisa pindah..”kata Jung Hee, Jae Bok kaget dan menanyakan alasanya.
“Apa Karena kau menyukai Lee Eun Hee?” ucap Jae Bok sinis, Jung Hee mengaku bukan seperti itu.
“Dengan keadaan Hae Wook sekarang, Apa Kau tidak bisa pindah? Apa benar kau seorang ayah?” ucap Jae Bok
“Aku cinta dengan anak-anak sama denganmu. Tapi pindah belum tentu baik untuk mereka. Yang penting mereka bisa bersama dengan ibu dan ayah mereka. Aku suka rumah itu. aku tinggal di rumah yang bagus atau apapun itu.., aku tidak perlu menderita lagi” ucap Jung Hee.
Jae Bok tak ingin membahasnya lagi,  merasa Pikiran Jung Hee sedang di Andromeda dan itu adalah kesalahanya yang  mencoba untuk bicara dengan mantan suaminya. Jung Hee akhirnya memohon agar Jae Bok  bisa pindah kembali ke lantai dua. 
Jae Bok keluar dari gedung teringat kembali ucapan suaminya sebelum pergi. Jung Hee mengingatkan perkataan Jae Bok kalau ada harga yang harus dibayar.
Flash Back
Jung Hee merasa Pemikiran Jae Bok itu..ternyata salah dan akan lihat nanti sesuatu yang hebat darinya. 


Jae Bok menerima telp dari Hye Ran. Hye Ran sedang ada di tempat fitness memberitahu aklau menemukan Lee Eun Kyung dan memang benar pemilik rumah itu. Jae Bok pun kaget.
Eun Hee memberitahu supirnya agar pergi ke Blue Moon bukan kembali ke rumah karena ada janji. Tuan Kim, supirnya mengangguk mengerti. 

Jae Bok mendatangi temanya yang sudah menunggu, Hye Ran menceritakan  Soon Joo, tetangga sebelahnya  pergi ke perguruan tinggi  di Kanada dengan Eun Kyung. 
“Dia bilang  Lee Eun Kyung mengoperasi seluruh wajahnya beberapa tahun yang lalu.” Cerita Hye Ran
“Jae Bok, apa kau sudah memastikan dimana pemilik rumah itu?” kata Won Jae.
“Belum..mana mungkin aku tahu tentang itu, Dia tidak tahu kita akan datang, kan?.” Kata Jae Bok
“Tentu..Dia datang untuk bertemu dengan Soon Joo.”kata Hye Ran. Won Jae pun merasa seperti akrab melihat Eun Hee. Jae Bok pun bergegas agar mereka segera pergi. Jae Bok masuk ke dalam sebuah cafe dan duduk menunggu.


Sementara Hye Ran, Jae Bok dan Won Jae mengintip dari tangga saat melihat seseorang dari belakang. Mereka pun saling menyuruh agar memanggil nama Eun Kyung lebih dulu.
Akhirnya Jae Bok pun berani memanggil nama Eun Kyung, saat menengok ternyata bukan Eun Hee tapi memang Eun Kyung teman SMA mereka. Eun Kyung pikir hanya bertemu dengan Soon Joo. Saat itu Soon Joo datang menyapa Hye Ran. Mereka pun memastikan kalau wanita itu adalah  Lee Eun Kyung asli
“Oh... Aku terlihat berbeda dari waktu SMA, kan?” ucap Eun Kyung dan mengungkapkan kalau senang berjumpa dengan Jae Bok. 


Jae Bok terlihat menunggu seseorang dan melihat Bong Goo yang datang ke tempatnya. Bong Goo pun meminta maaf karena datang terlambat. Eun hee mengatakan kalau ingin Bong Goo menjalankan ... departemen hukum perusahaannya. Bong Goo malah berpikir Eun Hee itu sedang bercanda.
“Tapi kau harus menyelesaikan misi yang aku berikan. Apa kau sanggup?” ucap Eun Hee. Bong Goo pikir apapun itu akan dikerjakan. Nyonya Choi diam-diam mengambil gambar keduanya yang sedang mengobrol. 

Mereka pun berjala bersama, Hye Ran berkomentar Eun Kyung baik-baik saja sekarang karena tidak obsesif seperti dulu. Won Jae mengaku tidak tahu kalau Jae Bok terus berhubungan dengannya
Flash Back
Eun Kyung mengaku Semua surat-surat yang dikirimkan  Jae Bok setelah pindah Benar benar membantu dengan kehidupan barunya di Kanada. Jae Bok pun sempat kehilangan kontak dan membuatnya sangat Khawatir. Eun Kyung mengaku kalau menikah muda  dan tinggal di berbagai negara.
“Aku terlalu sibuk membesarkan tiga anak. Terima kasih, Jae Bok. Berkat kau, aku bisa menanggung.. Masa-Masa sulitku.” Ucap Eun Kyung 
Hye Ran tak percaya Jae Bok yang tidak takut sama sekali, bahakn menghubunginya pertama setelah tahu sangat obsesif dengannya. Won Jae juga masih mengingat perkatan Eun Kyung yang akan kembali.

“Aku agak takut, tapi aku Shim Jae Bok. aku tidak akan melarikan diri, mundur, atau menghindari.” Ucap Jae Bok, Hye Ran pun memberikan semangat pada Jae Bok.
“Betull..Semangat Jae Bok kan sangat tinggi.” Ucap Won Jae setuju, ketiganya pun berjalan bersama dengan wajah gembira.
Tiba-tiba Bong Goo sudah menunggu dengan mobil mewahny memanggil Jae Bok. Jae Bok binggung kenapa Bong Goo ada didepan cafe. Bong Goo mengaku kalau sengaja datang dan tahu pasti menyukainya lalu mengajaknya masuk. Jae Bok pun pamit pada teman-temanya untuk pergi lebih dulu.
Dua temanya pun langsung bergosip melihat Jae Bok dan Bong Goo yang pergi dengan mobil mewah. Hye Ran pikir Bong Goo sudah  memenangkan hatinya. Won Jae merasa Apapun yang dipikirkan temanya lebih rendah dari selokan bahkan Sangat rendahan. Hye Ran mengelak kalau tak merasa seperti itu. Won Jae mengaku sangat iri dengan Jae Bok. 

Jae Bok berada dalam mobil langsung bertanya  Apa semuanya berjalan dengan bai, karena akan bekerja dengan Eun Hee. Bong Goo mengaku berjalan lancar. Jae Bok pun ingin tahu caranya.  Bong Goo hanya menjawab kalau itu Rahasia. Jae Bok yakin kalau itu artinya Pasti tidak lancar. Bong Goo hanya diam mengemudikan mobilnya.
Flash Back
Eun Hee maengatakan kalau Bong Goo harus menyelesaikan misi yang diberikanya. Bong Goo pun bertanya misi apa yang akan diberikan.  Eun Hee mengatakan kalau Bong Goo harus Merayu Shim Jae Bok.



Jae  Bok bersandar di mobil mengaku kalau rasanya lebih baik. Bong Goo bertanya apa maksudnya. Jae Bok menceritakan temanya yang hidup dengan baik,  jadi hanya perlu jadi teman yang baik. Bong Goo pun memuji kalau Jae Bok juga orang yang baik. Jae Bok juga merasakan hal yang sama. Bong Goo terdiam seperti wajahnya sedikit gelisah. 

Jae Bok masuk ke dalam rumah, melihat kembali rak sepatu mengingat kembali ketika sengaja memilih sepatu milih Eun Hee ternyata  Kekecilan. Lalu masuk ke dalam rumah dan melihat foto pernikahan dengan Kyung Woo sudah tak ada. Akhirnya ia pun mengetuk pintu kamar Eun Hee dan memanggilnya.
Tapi Eun Hee seperti tak ada dikamar, Jae Bok pun pergi ke kamar Nyonya Choi ternyata terkunci. Lalu pergi ke lantai tiga, pintu kamar rahasia pun terkunci. Sebelumnya, Ia mengingat Eun Hee seperti anak kecil yang ketakutan tak memperbolehkan mereka masuk ke dalam kamar. Dan Nyonya Choi datang langsung membuka pintu. Akhirnya Jae Bok turun ke lantai dua 

“Lee Eun Hee... Aku akan mengungkap kebenaran tentangmu, Aku tidak akan menghindarinya Aku tidak akan mundur.” Gumam Jae Bok
Diam-diam Eun Hee berjalan mendekati Jae Bok yang berdiri di pinggir tangga, seperti ingin mengagetkan dan membuatnya terjatuh. Tapi Jae Bok sudah lebih dulu menengok dan memanggil nama Eun Kyung. Eun Hee benar-benar dibuat kaget dua kali.
“Kau disini rupanya Aku mengetuk. kenapa kau pura pura tidak di dalam?” ucap Jae Bok, Eun Hee mengaku kalau sedang mendengarkan musik
“Tapi, barusan kau Memanggilku apa?” ucap Eun Hee, Jae Bok blak-blakan kalau memangil nama "Eun Kyung" tadi. Jae Bok kaget.
“Jung Na Mi yang mengatakannya, kalau ibumu memanggil mu "Eun Kyung". Itu sebabnya aku memanggilmu begitu. Lalu Kenapa kau mengubah namamu? Eun Kyung itu kan nama yang bagus.” Kata Jae Bok
“Itu karena Hanya saja... Aku menyukai nama Eun Hee.” Kata Eun Hee, Saat itu Jung Hee baru pulang. Jae Bok pun mengajak ketiganya agar bicara bersama. 

Jae Bok mengatakan kalau berencana untuk pindah lagi ke lantai dua. Jung Hee memuji  Pemikiran yang bagus dan akan lebih baik untuk anak-anak  Eun Hee terlihat cemas menurutnya kalau Jae Bok tinggal dirumah lagi berpikir Na Mi tidak akan nyaman nantinya dan melihat ada banyak rumah sewa  yang bagus.
“Kalau kau tidak punya uang, aku bisa membantu” ucap Eun Hee tak ingin ada yang menganggunya.
“Jangan selalu mencoba untuk menyelesaikan segala sesuatu dengan uang. Dan aku menunjukkan ini denganmu kemarin kan? Ini Surat penyewaan. Sebagai penyewa, Aku punya hak untuk tinggal di sini. Bukan sebagai istri Jung Hee, tapi sebagai Single Mom Untuk Jin Wook and Hae Wook. Begitulah caraku akan tinggal di sini karena itu hakku” ucap Jae Bok pada Eun He
“Kau bekerja keras untuk jadi ayah mereka. Mulai sekarang, Mari kita coba mengasuh mereka bersama, oke?” tegas Jae Bok pada Jung Hee. Jung Hee pun mengangguk setuju. Sementara Eun Hee langsung cemberut mengetahui Jae Bok kembali ke rumah. 

Istri Tuan park kembali membuat gosip kalau Wanita penggoda yang kurus dengan rambut panjang itu adalah seorang penyihir. Hye Ran yang akan menganti baju pun melihat Bong Hee langsung mengejarnya. Keduanya akhirnya sampai di kedai minuman.
“Ini serius kalau kau mabuk duluan..  Jangan pernah lagi menunjukkan wajahmu di hadapanku. Oke?” ucap Hye Ran, Bong Hee pun setuju dengan memesan 2 mangkuk besar. Keduanya pun mulai minum, tapi Hye Ran sudah mulai tak kuat dan akhirnya jatuh pingsan. Bong Hee pun akhirnya melihat Hye Ran mengaku kalau selingkuhan suaminya itu memang cantik. 

Jung Hee dan Eun Hee bertemu di ruang studio, Jung Hee seperti tak enak hati melihat Eun Hee yang cemberut. Eun Hee mengaku kalau Jae Bok itu membuatnya tidak nyamam menurutnya mereka yang sudah saling menyukai sekarang dan Pasti aneh kalau mantan istrinya di rumah yang sama dengan mereka.
“Itu benar, tapi itu karena anak-anak. Kau kan tahu itu.” Ucap Jung Hee meminta pengertian.
“Apa kau lupa apa janjimu dengan ku?” kata Eun Hee.

Flash Back
Saat berganti pakaian, Eun Hee meminta sebagai gantinya Jung Hee harus berjanji Mulai sekarang  hanya perlu mendengarkannya dan  akan melakukan seperti yang dikatakan.
Eun Hee mengingatkan Jung Hee kalau sebelumnya sudah berjanji jadi meminta agar memutuskan pada Jae Bok kalau  mereka tinggal di tempat lain dan bisa mengunjungi kapan kapan. Jung Hee meminta agar Eun Hee memberikan pengertian kalau  tidak bisa melakukan itu.
“Kau membuatku nyaman lebih dari orang lain. Tolong sekali ini saja..” kata Jung Hee memohon
“Kalau begitu... sebagai gantinya kabulkan permintaan ku Aku memintamu untuk menikahiku” kata Eun Hee, Jung Hee kaget merasa kalau itu berlebihan
“Kalau begitu ... mari kita setidaknya bertunangan. Kalau dia pindah kesini.. Aku nanti jadi gugup.” Kata Eun Hee. Jung Hee pun seperti masih binggung untuk memutuskannya. 


Won Jae mengantar temanya kembali ke rumah Eun Hee. Nyonya Choi dengan sinis bertanya apakah mereka kembali lagi. Jae Bok menegaskan kalau ia kembali ke rumahnya. Che Ri memberitahu kalau Jae bok akan pindah dan mereka punya rumah lain. Won Jae dengan nada mengejek mengajak mereka untuk bergabung. Mereka pun masuk dan Nyonya Choi terlihat sangat marah.

Jae Bok dan Ibunya makan bersama diruang makan dengan suasana dingin, sementara dilantai atas terdengar sangat riuh karena mereka merayakan Jae Bok yang kembali dengan banyak makana. Jung Hee pun ikut bergabung dengan anak dan teman istrinya. Mereka juga makanan penutupnya datang. Eun Hee terlihat menahan amarah karena harus sendirian.
Jae Bok heran karena Hye Ran yang belum datang juga dan akan menelponnya. Tapi yang mengangkat bukan Hye Ran, Hye Ran terlihat sudah digendong oleh Bong Hee karena mabuk.  Bong Hee merasa kalau sudah dekat tapi tak tahu dimana rumah pasti Jae bok itu. Jae Bok kaget mendengar temanya yang mabuk dan tak sadarkan diri. 

Won Jae dan Jae Bok menunggu dibawah mengeluh temanya malah mabuk. Bong Hee masuk rumah dengan mengendong Hye Ran. Jae Bok kaget melihat yang datang adalah istri Tuan Park yang sebelumnya menghajar Hye Ran habis-habisan.
Bong Hee pun bertanya dimana harus membawa Hye Ran, Jae Bok menunjuk ke lantai dua. Nyonya Choi keluar melihatnya, Bong Hee pun mengenal Nyonya Choi tak percaya kalau temanya tinggal dirumah itu. Saat itu Jung Hee dan Eun Hee ikut keluar.
Bong Hee pun mengenal Eun Hee dengan nama Eun Kyung, yaitu Moon Eun Kyung. Semua kaget mendengarnya, Hye Ran yang mabuk berkomentar kalau namanya Moon Eun Kyung bahkan Lee Eun Kyung, menurutnya mereka buang-buang waktu saja. Won Jae pun meminta agar membawa Hye Ran ke lantai dua saja. 

“Apa Moon Eun Kyung, nama lamamu? Dimana kita pernah mendengarnya? Moon Eun Kyung.” Ucap Jae Bok mengingat-ingat lalu bertanya pada Jung Hee apakah pernah mendengar namanya. Eun Hee terlihat sedikit panik mengetahui kalau namanya aslinya diketahui orang.
“Aku belum pernah dengar” ucap Jung Hee, Eun Hee terlihat bisa sedikit bernafas lega karena Jung Hee belum mengenalinya. 

Won Jae menelp Jae Bok kalau sudah menelepon asosiasi alumni dan meminta untuk memeriksa orang yang bernama Moon Eun Kyung tahun 2000-2002 dan memang ada di Kanada. Jae Bok pun mengucapkan terimakasih pada temanya yang sudah membantu.
Sementara Bong Goo sibuk mencoba membuka kunci dengan ujung kawat padahal selama ini Sam Kyu terlihat sangat mudah membukanya, dan pergi melakukan hal ini ketika bekerja pada kasus-kasus pidana.
Jae Bok hanya menatap heran, Bong Goo terus mengutak ngatik sampai akhirnya ia menjerit bahagia karena kuncinya bisa terbuka dan berlari kegirangan. Jae Bok hanya bisa tersenyum melihat tingkah Bong Goo terlihat seperti anak kecil. 

Jung Hee terdiam dalam ruaganya teringat kembali dengan ucapan Eun Hee sebelumnya yang meminta agar bisa bertunangan karena merasa sangat gugup kalau sampai Jae Bok kembali tinggal di lantai dua. Jung Hee akhirnya menaruh foto keluarganya dalam laci. 
Jae Bok dan anaknya olahraga dengan berlari keliling komplek, Jin Wook dan Hae Wook melihat ayahnya yang akan masuk mobil langsung berlari menghampirinya. Jae Bok pun bertanya apakah Jun Hee harus bekerja di hari Minggu. Jung Hee mangaku kaalu ada pekerjaan. Jae Bok memberitahu kalau ia juga pergi bekerja nanti.
“Jae Bok....” ucap Jung Hee seperti ingin memberitahu sesuatu, tapi melihat wajah mantan istrinya mengurungkan niatnya lalu pamit pada dua anaknya. Jin Wook dan Hae Wook melambaikan tangan pada ayahnya yang berangkat kerja. 

Hye Ran duduk di kamar temanya mengeluh pada Sam Kyu membuat Jae Bok  bekerja di hari Minggu menurutnya agak berlebihan. Jae Bok pun menyuruh Hye Ran agar menelp dan memarahinya saja. Hye Ran pikir seperti itu.
Keduanya menuruni tangga, Jae Bok seperti melupakan sesuatu menyuruh temanya duluan saja karena harus memeriksa sesuatu. Hye Ran pun pergi lebih dulu meninggalkan rumah. 

Jae Bok masuk ke lantai tiga mengingat cara Bong Goo saat memasukan kawat ke lubang kunci dengan memberikan minyak dari hidungnya, tapi tetap tak terbuka, sampai akhirnya setelah mengoyangkan kunci kamar rahasia Jae Bok pun terbuka.
Jae Bok kembali membuka tirai tapi tak ada yang berbeda dari sebelumnya, sementara Eun Hee sedang dandan dengan riasan seperti pengantin. Jung Hee pun sudah mengunakan jas dan dasi kupu-kupu layaknya calon pengantin pria. Ia mengingat kembali pada dua anaknya yang melambaikan tangan dan memberikan semangat padanya.
Jae Bok yang melihat ada foto di balik papan menurunkan dan kaget melihat semua foto Jung Hee dan bersama keluarganya, saat sedang berada ditaman bermain. Bahkan saat dirumah sakit, terlihat Jung Hee yang datang dengan wajah panik. Dan arti K&H adalah Eun Kyung dan Jung Hee.
Saat di taman bermain diam-diam Eun Hee melihat mereka dibalik kacamata hitam. Jung Hee yang tak mengenal Eun Hee meminta tolong agar bisa mengambil foto untuk mereka. 


Sebuah tulisan tertulis dalam bongkahan es “Selamat atas pertunangan anda” Nyonya Choi dan Ibu Jung Hee sudah siap dengan baju hanbook sebagai ibu dari dua mempelai, menyalakan lilin sebagai tanda dimulai acara.
Jae Bok terlihat benar-benar shock melihat foto suami dan keluarganya dikumpulkan oleh Eun Hee. Bong Goo menelp, tangan Jae Bok bergetar saat mengangkatnya. Bong Goo memberitahu kalau sudah ada di ruangan resepsi.
Jung Hee dan Eun Hee dengan senyumanya menyapa semua tamu yang datang ke acara pertunangan. Jae Bok berlari dengan cepat sampai ke tempat pertungan melihat keduanya sedang berjalan di lorong seperti pasangan yang bahagia. Jung Hee kaget melihat istrinya yang datang, Jae Bok pun menatap sinis melihat keduanya.
Bersambung ke episode 13

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

INSTRAGRAM dyahdeedee09  FANPAGE Korean drama addicted

Tidak ada komentar:

Posting Komentar