PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09 & Twitter @dyahdeedee09 jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

Sabtu, 15 Juni 2019

Sinopsis Perfume Episode 5

PS : All images credit and content copyright : KBS

Buat kalian yang suka membaca tulisan aku meminta dukungan dalam bentuk "Subscribe" You tube karena sedang mencoba mengumpulkan 1,000 Subscribe. 
Tinggal Klik disini, buat yang sudah Subscribe. Terimakasih banyak. Semoga bisa sampe bulan ini 

Acara "Pemilihan Model  Baru E-stream 2019" Yi Do sedang pura-pura menelp lalu MC bertanya  Apa saja poin-poin kunci yang dicari dalam  seleksi model tahun ini. Yi Do menjawab akan melihat hal-hal  dasar dan profesionalisme.
“Contohnya, mereka tidak boleh jatuh atau tertidur di pentas peraga. Orang-orang seperti itu tidak boleh menjadi model. Itu akan konyol.” Ucap Yi Do  seperti menekankan pada kesalahan Jae Hee.  

Jae Hee panik melihat anaknya yang tiba-tiba ada di ruang loker dan berusaha untuk kabur. Jin Kyung melihat ponsel yang tertinggal dan cashing ponselnya sama dengan milik ibunya lalu mencoba nelp. Jae Hee bergegas pergi dan Yi Do pun memanggilnya. Jae Hee akhirnya hanya bisa diam karena terjebak di tengah-tengah.
“Apa Anda menjatuhkan ini? Pelindung ponsel Anda sama seperti milik ibuku, jadi, aku salah mengenali Anda.” Ucap Jin Kyung.
Jae Hee berpura-pura santai lalu melihat nama "Pasien yang Sakit Parah" yang menelpnya, lalu mengucapkan terimakasih. Yi Do memanggilnya “Hei, Pesuruh!” lalu mengumpat marah karena tak mengangkat telpnya. Jae Hee tak bisa berkata-kata.



Yi Do memperlihatkan "Aplikasi Model E-stream" milik Jae Hee menyuruh agar membawanya dan pulang.  Jae Hee ingin tahu alasan dirinya yang tidak boleh mencobanya. Yi Do dengan sinis menjawab Karena Jae Hee itu tidak tersentuh.
“Penampilan, perkataan, dan perbuatanmu buruk. Siapa yang akan membeli pakaian yang dikenakan model murahan?” ucap Yi Do. Jae Hee seperti tak percaya mendengarnya.
“Jangan keras kepala dan biarkan dia mencobanya. Saat kau merekrutku, kau menjanjikanku otoritas penuh atas agensi model. Aku meminta Ye Rin mendaftarkan diri di audisi ini. Kau melampaui otoritasmu..” Ucap Ji Na membela Jae Hee. Yi Do pun tak bisa berkata apa-apa. 






Jin Kyung dan temanya berjalan pulang, pesan masuk ke dalam ponsel mereka berdua. “ Selamat. Anda lolos rintangan pertama dalam "Pemilihan Model Baru E-stream 2019". Temanya bertanya apakah Jin Kyung lolos, Jin Kyung menganguk dan bertanya balik. Temanya pun menganguk.
“Apa yang harus aku lakukan 2 siang. Silakan periksa situs web kami untuk informasi mendetail.”
Ye Rin bahagia menerima pesan dari panitia pemilihan model sambil menari-nari. Yi Do melihat dengan sinis dan mengejeknya kalau itu bukan tarian dan menurutanya segala tindakan Ye Rin sungguh murahan. Ye Rin tak membalasnya karena sedang bahagia.
“Audisi kedua adalah pemotretan. Kau harus menyiapkan pakaianmu sendiri. Apa yang akan kau lakukan? Kau hanya punya lap, bukan pakaian. Bahkan tempat donasi pakaian pun tidak akan menginginkannya. Jadi Menyerah sajalah.” Ucap Yi Do
“Karena itu kau seharusnya memberiku nasihat. Beri aku 2.000 dolar.” Ucap Ye Rin. Yi Do tak mengerti apa maksudnya itu. 


Ye Rin datang ke toko membayar gaun yang sempat di robeknya seharga 2.115 dolar, Pelayan memberitahu kalau Seseorang sudah membayarnya dan membawa serta KTP Ye Rin jadi bisa langsung membawa gaun ini. Ye Rin binggung bertanya Siapa yang membayarnya dan Kenapa.
“Kami juga sudah memperbaikinya dengan sempurna. Jadi Selamat menikmati.” Ucap si pegawai
“Tunggu... Aku bertanya siapa yang mengambil KTP-ku. Kenapa kau mengganti topiknya?” keluh Ye Rin kesal 

Ye Rin akhirnya pulang menyapa Yi Do yang sedang membaca buku, lalu bertanya apakah Ia yang mengambil KTP yang ditinggalkan di toko pakaian, lalu mengaku kalau ID itu bukan miliknya tapi milik ibunya.  Yi Do tak mengerti maksudnya.
“Untuk apa aku menyentuh KTP orang lain? Lagi pula, bukankah kau bilang ibumu kabur ke AS karena dia tidak ingin melihatmu?” ucap Yi Do
“Benar. Lupakan perkataanku... Aku hanya meracau.” Ucap Ye Rin bergegas pergi.
“Dia tidak mungkin membayar untukku Lalu siapa yang mengambilnya.”gumam Ye Rin bingung. 


Detektif memberikan buku pada Sek Park yaitu buku tahunan SMA Min Jae Hee, menurutnya wanita itu  cantik, nilai-nilainya bagus, dan aktif dalam klub drama. Jadi sangat populer. Ia menceritakan  Jae Hee hamil saat kuliah, jad berhenti kuliah dan menikah.
“Tapi dia mengalami masalah hormonal dan berat badannya mulai naik dan mengalami obesitas selama 10 tahun terakhir.” Ucap Detektif. Sek Park memegang ID card Jae Hee tak percaya kalau wajah Jae Hee yang berubah.
“Ini... Benarkah ini buku tahunan SMA-nya dari 20 tahun yang lalu?” ucap Sek Park memastikan. Detektif membenarkan.
“Ini bukan Marvel Universe... Apa ini transformasi fiksi sains?” ucap Sek Park mengingat saat menunggu Ye Rin didepan toilet lalu melihat bibi besar keluar dari toilet.
“Ini menakutkan! Ini terlalu menakutkan! Bagaimana mungkin ukuran tubuh orang menggelembung lalu menyusut? Bagaimana mungkin ini terjadi? Apa ini mimpi?” jerit Sek Park lalu mencubit pipinya menyakinkan kalau ini memang bukan mimpi karena rasanya sakit. 


Sek Park mencari keyword "Transformasi". Lalu melihat gambar-gambar dan berpikir kalau Saat seseorang tidak bisa mengendalikan kemarahannya, maa berubah menjadi monster hijau,  dan itu dinamakan Hulk. Ia pikir kalau Ye Rin itu terekspos radiasi dan berubah menjadi Hulk.
“Tidak, tidak. Min Jae Hee adalah kebalikannya... Itu berarti dia tidak terekspos radiasi... Kalau begitu, dia sama sepertiku. Kalau begitu... Ah... Apa yang kubicarakan?” ucap Sek Park merasa sudah mulai ngawur. 

Esok paginya, Sek Park mengemudikan mobilnya dengan Yi Do lalu meulai membahas mengenai Min Ye Rin bertanya apakah merasakan sesuatu yang aneh. Yi Do menjawab. Sek Park penasaran seperti apa. Yi Do langsung menjawab semuanya.
“Keberadaannya saja sudah aneh.” Kata Yi Do. Sek Park menjelaskan maksudnya bukan hal-hal seperti itu.
“Contohnya, apakah tiba-tiba dia membesar dan berubah menjadi orang gemuk. Kau tahu betapa umumnya itu. Apa itu pernah terjadi?” ucap Sek Park memastikan.
“Apa kau sudah gila? Aku menyuruhmu melakukan pemeriksaan latar belakang. Kenapa kau tiba-tiba meracau?” ucap Yi Do langsung mencubitnya. Sek Park kesakitan tak bisa mengendalikan kemudinya.
“Hei... Kau akan mengakibatkan kecelakaan!” jerit Sek Park lalu kembali mengemudikan mobilnya. 

Ye Rin dengan yakin memotong rambutnya yang panjang. Seorang fashion stylist berbicara dengan calon model mengutip sebuah kalimat "Aku terbakar bagai dalam api di tengah kehadirannya." Yaitu Dari karya paling terkenal novelis Rusia, Ivan Turgenev, "First Love".
“Pikirkan baik-baik tentang arti cinta pertama, dan mari mulai pemotretan hari ini.” Ucap si Pria.
Jin Kyung maju lebih dulu tapi badanyak terlalu kaku dan membuatnay terkena omelan dianggap seperti unta yang terinfeksi MERS dan akan dikarantina. Ye Rin melihatnya seperti merasa kasihan karena anaknya yang terkena omelan.
“Kenapa putriku tiba-tiba ingin menjadi model?” gumam Ye Rin. Si pria memberitahu Ye Rin kalau konsep fotonya saat pacarnya akan datang.
“Kenapa kau terlihat sangat jijik? Pikirkan seseorang yang kamu cintai. Entah itu mantan pacar atau cinta sesaat, pikirkan siapa pun yang bisa kau pikirkan.” Ucap Si pria.
Akhirnya Jin Kyung membayangkan Min Suk yang ada didepanya, senyumanya pun bisa terlihat si foto grapher pun senang melihatnya.  Ia memuji Jin Kyung yang terlihat sangat manis sekali.
“Itu dia. Ini kencan pertamamu... Jantungmu berdebar-debar, kan?” kata si Pria lalu melihat Ye Rin dengan memegang sepeda yang sedang melakukan kencan bersama.
Flash Back
Ye Rin seperti kembali ke masa lalunya bersama dengan Tuan Kim berkencan untuk pertama kalinya. Yi Do melihat senyuman Ye Rin seperti sangat natural terkesima. Sementara Jae Hee mengingat saat menaiki sepeda bersama dengan suaminya.
“Jae Hee... Aku tidak akan pernah berubah... Jika tidak selamanya, itu bukan cinta... Aku tidak akan berselingkuh darimu bahkan sedetik pun. Hanya kau yang akan kulihat selamanya.” Ucap Tuan Kim berjanji.
Jae Hee mengingat kata-kata Tuan Kim malah membuatnya menangis karena ternyata suaminya mengingkari janjinya sendiri. Yi Do melihat Ye Rin seperti merasakan sesuatu. 

Flash Back
Jae Hee dengan tubuh tambunya sedang membuang sampah melihat sendiri suaminya yang mencium wanita lain, bahkan terlihat dengan sengaja agar di lihat oleh dirinya. Akhirnya Jae Hee marah besar pada suaminya,   Tuan Kim terlihat ketakutan.
“Kau bilang itu bukan cinta jika tidak selamanya. Apa kau lalat buah? Kenapa "selamanya" singkat sekali?” ucap Jae Hee marah
“Aku tidak melihatmu sebagai wanita lagi... Tidak! Aku tidak melihatmu sebagai manusia! Maaf... Sayang...” ucap Tuan Kim. 

Yi Do melihat wajah Ye Rin dan akhirnya jatuh dengan nafas tak beraturan, ia kembali seperti melihat seorang anak yang sedang memainkan suling. Lalu seorang anak yang jatuh ke kolam seperti tak bisa berenang.
Akhirnya Yi Do dibawa ke rumah sakit dengan alat bantu nafas. Yi Do seperti bisa mengingat kalau ada anak yang menyelamatkan saat jatuh ke kolam. Yi Do pun sudah terbaring diranjang rumah sakit, Ye Rin yang melihat seperti tak menyangka semua karena dirinya.
“Dia bilang membenci wajahku karena membangkitkan kenangan buruk.” Kata Ye Rin merasa bersalah
“Dia hampir tewas dalam kecelakaan saat masih kecil. Dia mengalami PTSD karenanya. Saat itulah dia mulai memiliki fobia dan alergi. Itu bukan salahmu, jadi, jangan khawatir.” Kata Ji Na menenangkan.
“Apa dia akan baik-baik saja?” tanya Ye Rin khawatir. Ji Na yakin Yi Do akan segera bangun dan akan baik-baik saja.
“Aku harus kembali ke audisi, jadi, hubungi aku saat dia bangun.” Kata Ji Na. Ye Rin menganguk mengerti. 


Ye Rin menatap Yi Do yang menangis, ketika ingin mengusapnya. Tiba-tiba Yi Do terbangun dan memegang tangan Ye Rin lalu menatapnya dalam-dalam, bertanya ada pada dengan Ye Rin lalu berpikir sengaja di sini untuk membuatnya menjadi makin gila.
“Sakit. Lepaskan.” Ucap Ye Rin binggung menarik tangan yang dipegang keras oleh Yi Do. Yi Do seperti baru tersadar lalu melepaskan infusnya dan turun dari tempat tidur.
“Apa Kau ingin melihatku berganti pakaian?” kata Yi Do melihat Ye Rin hanya diam saja. Ye Rin akhirnya bergegas pergi.
Akhirnya Sek Park mengemudikan mobil dengan Ye Rin dan Yi Do duduk dibelakang tanpa bicara. Di rumah Ye Rin bisa mendengar suara musik merasa pernah mendengar lagu ini sebelumnya tapi tak mengingatnya. Ia pun mencoba tidur dengan Yi Do yang memainkan biola.
Yi Do memainkan biola dengan sangat fasih, lalu tiba-tiba matanya melihat seorang anak kecil duduk tertawa melihatnya. Ia tertawa bahagai melihatnya, tapi tersadar kalau hanya bayangan lalu hanya bisa menangis sendirian. 


Seorang wanita menyapa penonton, Setelah  menayangkan audisi itu,maka ada  yang menjadi bahan pembicaraan tidak lain adalah Min Ye Rin. Ia pikir  Saat orang-orang mengetahui bahwa Ye Rin adalah Wanita Jatuh pada peragaan busana Seo Yi Do,  maka publik memperhatikannya.
“Min Ye Rin dianggap sebagai pembuat masalah di pentas peraga karena tertidur saat peragaan. Bisakah dia menaklukkan masa lalunya dan menjadi model baru? Jika kalian ingin tahu, ikuti aku.” Ucap MC 

Acara E Stream pun dimulai, Foto Jin Kyung terlihat foto di layar. Ji Na berkomentar Jin Kyung agak canggung, tapi Jin Kyung mengungkapkan kepolosan remaja dengan baik. Tuan Cho menyetujuinya mengaku menantikan masa depan wajah baru ini.
“Aku juga berpikir demikian.” Kata Juri yang lain. Yi Do menatap dingin pada Ye Rin yang sedang menunggu.
“Itu Jin Kyung-ku.” Gumam Ye Rin bangga melihat anaknya, lalu tersadar kalau Ini bukan waktunya anaknya menjadi model, tapi merasa tetap bangga terhadapnya.
Akhirnya Jin Kyung dinyatakan lolos, Jo Soo Yun, teman Jin Kyung pun juga lolos, Park Jung Yoon, Son Mi Yoo, Han Seol Hee juga lolos. Ye Rin akhirnya naik ke atas panggung untuk dinilai.
“Ekspresimu halus dan elegan. Kau memiliki penampilan muda yang berkilau, tapi citra seorang wanita paruh baya yang belajar tentang tragedi kehidupan berpadu dengan sempurna.” Komentar Tuan Kim. Ye Rin hanya bisa tersenyum.
Akhirnya nilai pun terlihat, dan kaget melihat Yi Do memberikan nilai Nol padahal semua memberikan nilai 10 & 9. Ye Rin hanya bisa melonggo tak percaya, Yi Do berkomentar Secara keseluruhan, foto-foto Ye Rin  menggambarkan kemiskinan absolut.
“Kelihatannya kau berjuang dalam kemiskinan. Yves Saint Laurent pernah mengatakan bahwa hal terpenting dalam mode adalah wanita yang mengenakan pakaian. Aku tidak akan memberikan satu poin pun untuk seseorang yang merusak desain kelas atasku.” Komentar Yi Do sinis.
Akhirnya Ye Rin dinyatakan gagal, Semua orang kaget karena Yi Do membanting micnya. Ji Na juga tak habis pikir dengan sikap Yi Do. Ye Rin terlihat kesal menahan amarah dengan kepalan tangan. 

"Pemilihan Model Baru E-stream 2019, Min Ye Rin, tereliminasi, Walaupun nilai dari juri lainnya hampir sempurna, nilai nol dari Desainer Seo E Do membuat Min Ye Rin tereliminasi.” Ucap MC
Min Suk yang menonton acara heran karena Yi Do sangat membencinya, CEO pikir kalau Yi Do tidak sesuai seleranya dan tahu betapa sulitnya Yi Do itu. Min Suk pikir bukan seperti itu karena Yi Do tidak akan merundung orang yang benar-benar dibenci.
“Kenapa? Karena dia mesum.” Ucap Min Suk lalu tersenyum menonton acara "Pemilihan Model Baru E-stream 2019"

Ye Rin baru saja keluar gedung, kaget mendengar CEO dari dalam mobil memanggil Ye Rin dengan sebutan Wanita Jatuh. Ye Rin akhirnya naik mobil dan kaget karena CEO ingin merekrutnya. CEO  membenarkan. Ye Rin berpikir kalau CEO akan membuatnya bekerja di kapal nelayan. CEO mengaku bukan itu lalu melihat Ye Rin memang unik.
“Tentu... Mari kita pertahankan konsep astral.” Kata CEO, supir yang mengemudikan mobil hanya bisa tersenyum.
“Anda mengejekku, kan?” ucap Ye Rin kesal. CEO mengaku bukan tapi  Yoon Min Suk merekomendasikanmnya.
“Datanglah ke kantor kami pukul 10 pagi besok.” Kata CEO, Ye Rin tak percaya kalau  “Min Suk-ku” merekomendasikannya sebagai model
“Kau bilang "Min Suk-ku"? Dia Min Suk-ku.” Kata CEO. Ye Rin membenarkan sambil tersenyum bahagia. 


Ye Rin keluar dari kamar, Yi Do bertanya mau pergi kemana. Ye Rin bertanya apakah ia layak mendapat nilai nol di matanya. Yi Do pun ingin tahu berapa nilai yang layak didapat. Ye Rin pikir kalau dirinya bukan nol. Tapi Yi Do menegaskan Ye Rin bernilai nol.
“Sejak pertemuan pertama kita di pentas peraga, kau pasti berpikir semuanya hanya iseng dan bermain-main. Tahukah kau berapa besar upaya yang orang-orang curahkan untuk mengadakan satu peragaan busana? Banyak orang bersiap selama setidaknya tiga bulan untuk peragaan berdurasi 15 menit.” Tegas Yi Do
“Dan apa yang kau lakukan di panggung yang penting itu? Kau terjatuh dan tertidur! Bagaimana mungkin aku bisa memercayai dan mendukungmu?” tegas Yi Do seperti ingin balas dendam.
“Aku tidak pernah meminta dukunganmu. Aku hanya meminta satu kesempatan lagi. Tidak bisakah kau menilaiku dengan adil? Apakah aku terlihat seputus asa dan semurah itu bagimu?” kata Ye Rin
“Bagiku, ya... Kau terlihat terlalu murahan untuk berdiri di pentas peraga.” Komentar Yi Do. Ye Rin memilih untuk pergi. 


Ye Rin akhirnya masuk ke studio untuk melakukan rekaman, CEO memberitahu Ye Rin kalau  Jangan terlalu gugup dan Nyanyikan apa saja yang membuatnnya percaya diri. Ye Rin kaget diminta untuk bernyanyi. CEO membenarkan menyuruh Ye Rin menyanyikan apa pun yang liriknya dihafal.
Ye Rin akhirnya mulai menyanyi tapi malah rap tentang makanan "Piza, nasi goreng kimchi" CEO dan yang lainya melonggo binggung, menyuruh Ye Rin jangan bercanda dan Jangan menyanyikan lagu yang konyol tapi menyanyikan lagu yang bisa dinyanyikan.
“Tapi itu lagunya Min Suk.” Gumam  Ye Rin gugup akhirnya menyanyikan lagu milik Min Suk dengan merdu.
“Dia tidak buruk menyanyikan balada... Bukan begitu?” komentar CEO mendengar suara Ye Rin. 
Ye Rin melihat "Kontrak Musisi Eksklusif" ditanganya, tapi merasa aneh karena seperti Seorang idola. CEO memberitahu kalau Ye Ri  harus menjalani pelatihan intensif selama setahun dan akan memasukkannya  ke dalam grup wanita baru.
“Jika kau tidak percaya diri dalam menyanyi, bagaimana jika kau mulai berlatih menari?” ucap CEO
“Aku sudah berulang kali memberi tahu Anda, tapi aku ingin menjadi model busana.” Kata Ye Rin. CEO binggung Ye Rin ingin menjadi Model busana
“Itu tidak akan bertahan lama. Usiamu sudah 23 atau 24. Jika kau ingin beralih berakting di kemudian hari, akan lebih baik menjadi idola daripada model.” Jelas CEO 


Sek Park memberitahu Yi Do kala MS Entertainment merekrut Min Ye Rin dan Manajer di sana memberitahu kalau Ye Rin akan berlatih sebagai idola. Yi Do kaget tak percaya kalau Ye Rin akan menjadi idol Sek Park membenarkan.
“Akan jadi apa negeri ini? Dia tampak terlalu murahan.” Ucap Yi Do mengejek.
“Rupanya Yoon Min Suk sangat merekomendasikan dia. Belakangan ini yang terpenting adalah idola. Daripada diinjak-injak olehmu dan menerima nilai nol, jauh lebih baik pergi ke sana dan menjadi idola.” Kata Sek Park memuji.
“Berani-beraninya kamu membuatku kesal! Cepat bawa Min Ye Rin menemuiku sekarang.” Kata Yi Do menendang kaki Sek Park
“Jangan bersikap menyedikan. Kau terlalu lengket. Jangan katakan kau jatuh cinta kepadanya.” Ejek Sek Park
“Apa? Aku tidak gila... Ini karena aku lapar, paham? Jika kau gagal membawanya kembali, jangan coba-coba muncul di hadapanku.” Kata Yi Do mencubit bagian dada. Sek Park mengaduh kesakitan.
“Itu bodoh. Untuk apa dia datang ke sini dan menjadi budakmu alih-alih menjadi bintang di sana?” kata Sek Park, Yi Do menatap sinis akhirnya berjalan pergi.
“Aku menangkis di sini, tapi bagian ini malah terbuka lebar.” Ucap Sek Park membuka kaki yang mengunakan alat pelindung.
“Omong-omong, ini aneh. Dia lebih dingin dibandingkan Lingkar Arktik. Kenapa dia sangat terobsesi dengannya?” kata Sek Park penasaran. 



Yi Do anak naik lift, melihat Ye Rin yang ada dibelakangnya. Ia langsung menyindir Ada apa dengan hotel ini, Apa mereka mengizinkan sembarang orang masuk ke sini. Ye Rin mengaku ingin sekali menjadi model. Yi Do mengejek Seharusnya Ye Rin jadi penyanyi idola.
“Kenapa ingin menjadi model? Kau tidak perlu memasak atau membersihkan lagi. Kau pasti senang sekali.” ejek Yi Do lalu ke dalam lift.
“Waktuku tidak lama lagi. Aku ingin menjadikannya berarti.” Kata  Ye Rin. Yi Do melihat ada trolly barang berjalan dibelakang Ye Rin dan langsung menariknya. Ye Rin kaget karena terjatuh didada Yi Do.

Bersambung ke episode 6

Cek My Wattpad... Stalking 


      
Cek My You Tube Channel "ReviewDrama Korea"

PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09  & Twitter @dyahdeedee09  jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 


1 komentar: