Minggu, 05 Juni 2016

Sinopsis Entertainers Episode 14 Part 1

Suk Ho dengan wajah bersemangat bertanya Lagu "legendaris" mana yang harus mereka persiapkan. Direktur perusahan memberikan album Joon Ha, dan memberitahu Lagu pertama di album kedua Choi Joon Ha, "Go Ahead, Cry". Suk Ho menjerit bahagia melihat album milik Joon Ha
Bisakah kau melakukannya?” tanya Direktur
Apakah kau bercanda? Lagu ini sangat cocok untuk vokalis kami, Jo Ha Neul.” Kata Suk Ho sambil mengangkat album Joon Ha dengan bangga lalu menatapnya. 

Suk Ho keluar gedung dengan wajah bahagia, ponselnya berdering Ha  Nul menelpnya. Ia yakin Ha Nul pasti lelah setelah syuting iklan lalu bertanya alasan menelpnya, tiba-tiba wajahnya berubah dan terlihat kaget mengatakan mobil miliknya.
Joon Suk juga terlihat kaget, mengetahui Choi Joon Ha "Go Ahead, Cry" akan ada di "Legend Again". Sek memberitahu pihak TV ingin penyanyi aslinya ada di acara itu jadi ingin tahu apakah mereka bisa meminta Choi Joon Ha.
Siapa yang akan menyanyikan lagu itu jika Joon Ha tidak bisa?” tanya Joon Suk
Penyanyi muda akan mengaransemen ulang lagunya dan menyanyikannya. Lagu itu... mungkin akan dinyanyikan oleh Entertainer Band.” Kata Sekertarisnya, Joon Suk makin kaget lalu berdiri dari tempat duduknya dan tertawa lebar.

Sek terlihat ketakutan berusaha menyadarkanya, Joon Suk mengatakan kalau ia baik-baik saja dan menyuruh untuk pergi saja dan meminta untuk Hubungi Direktur Kim Joo Han dan Katakan kepadanya ingin menemuinya. Sek pun keluar ruangan.
Ini sangat lucu. Ha Nul dan Suk Ho akan menyanyikan lagu itu tanpa mengetahuinya. Astaga, orang-orang kurang ajar itu! Choi Joon Ha... Kau seharusnya tidak keluar. Kau bisa menonton komedi ini dari tempat lain.” Kata Joon Suk berbicara sendiri dengan tertawa geram 


Ha Nul terlihat bersemangat menemui Suk Ho yang sudah menunggunya ditaman. Suk Ho bertanya apakah Ha Nul tak merasa lelah karena seharusnya Ha Nul istirahat, bukannya pergi untuk latihan mengemudi. Ha Nul mengatakan bukan dirinya yang berjalan tapi  Mobilnya yang akan berjalan.
Aku bertanya-tanya kenapa kau sangat ingin punya SIM. Kenapa kau ingin cepat-cepat mendapatkannya? Apa yang akan kau lakukan dengan itu? Kau memiliki manajer dan aku. Kau bisa meminta salah satu dari kami untuk mengemudi.” Ucap Suk Ho heran
Ada sesuatu yang benar-benar ingin aku lakukan.” Jelas Ha Nul penuh rahasia
Apakah kau berencana untuk pergi ke suatu tempat?” tanya Suk Ho, Ha Nul meminta agar mereka memulai latihan saja sekarang.
Baiklah, biarkan aku mengatakan sesuatu. Berlatih cara mengemudi adalah masalah sensitive Karena menyangkut keamanan kita berdua.” Tegas Suk Ho, Ha Nul menyakinkan akan mengemudi dengan aman.
Jika aku berteriak atau menyumpah padamu, kau harus mencoba memahami...” kata Suk Ho, belum selesai bicara Ha Nul langsung berlari ke pintu sebelah kiri. Suk Ho berteriak kalau sedang berbicara tapi hanya bisa tersenyum melihat Ha Nul terlihat penuh semangat. 

Ha Nul mulai mengemudi mobilnya merasa sangat nyaman, lalu dengan bangga memamerkan kalau ia sudah pandai menyetir. Suk Ho bertanya Apakah  Ha Nul pernah mendapatkan pelajaran mengemudi dari orang lain. Ha Nul mengatakan tidak pernah
Mereka bilang aku punya bakat untuk itu saat melakukantes mengemudi. Hyung, Apa kau bisa meminjamkan mobilmu dari waktu ke waktu?” kata Ha Nul
 “Segera setelah kau menjadi egois, mengemudi menjadi berbahaya. Kau mau kemana? Kau bisa meminta Geu Rin untuk membawamu ke sana.” Ucap Suk Ho
Kau akan meminjamkan mobilmu atau tidak?” kata Ha Nul
Kenapa kau tidak menggunakan sebutan kehormatan?” tegur Suk Ho
Sebelumnya, kau mengatakan, "kau penyanyiku dan adikku." Kita bersaudara. Apa aku tidak boleh mengabaikan sebutan kehormatan?” ucap Ha Nul membela diri.
Nah, kau benar-benar berbicara secara santai denganku sejak awal. Jika kau bukan adik dari Sung Hyun, aku akan...” ucap Suk Ho ingin memukul dan sela oleh omongan Ha Nul.
Ha Nul mengagumi Jalannya sangat halus dan mobilnya sangat  mengagumkan. Suk Ho hanya bisa tersenyum lalu teringat sesuatu ingin Ha Nul menebak sudah kemana saja hari ini. Ha Nul mengatakan tak begitu tertarik, Suk Ho mengeluh seorang vokalis Entertainer Band ini menjadi begitu acuh tak acuh dan menasehati itu tak benar tapi  Ha Nul bisa tahu kalau ini kabar baik.
Sepertinya kau mendapatkan pertunjukan yang bagus untuk kami.” Ucap Ha Nul
Wow, kau seperti seorang paranormal. Aku mendapatkan peluang... Dan mendapatkan sebuah pertunjukan yang menakjubkan.” Kata Suk Ho, Ha Nul menembak kalau itu program TV
Ini adalah program percontohan yang disebut... "Legend Again". Penyanyi muda akan menyanyikan lagu-lagu legendaris penyanyi lama.” Cerita Suk Ho, Ha Nul bertanya lagi apa yang akan mereka nyanyikan.

Suk Ho mengeluarkan album Joon Ha, Ha Nul binggung seperti tak mengenalnya. Suk Ho merasa mereka memang memiliki perbedaan usia yang jauh lalu memberitahu  , lagu dari album ini, "Go Ahead, Cry" adalah sukses besar dan mengartikan Jo Ha Nul, akan menyanyikan lagu legendaris. 
Ha Nul yang mendengarnya seperti merasakan banyak tekanan. Suk Ho pikir tak seperti itu karen Ha Nul akan mengaransemen ulang dan menyanyikannya dengan luar biasa, menurutnya ini adalah kelahiran kembali dari lagu klasik dengan mengelukan Jo Ha Neul! Entertainer Band! Ha Nul pikir lebih cepat melajukan mobil saja.


Kimbap, mie ramyun dan toppoki tersedia diatas meja, semua menjerit bahagia walaupun hanya makan dengan sederhana. Tiba-tiba beberapa orang membawa banyak barang dan dimasukan ke dalam kamar, semua binggung sampai akhirnya Ibu Jae Hoon masuk. Sang anak melonggo melihat ibunya yang datang ke tempat selama ini tinggal.
Siapa manajernya?” kata Ibu Jae Hoon, Geu Rin langsung maju mendekatinya.
Ini adalah menu diet untuk Jae Hoon.” Kata ibu Jae hoon memberika sebuah amplop. Jae Hoon langsung mengambil amplopnya meminta Geu Rin tak perlu memperdulikanya, lalu memberitahu ibunya kalau ia baik-baik saja.

Bahkan jika dia memiliki jadwal yang ketat, jangan membelikannya sembarang makanan. Aku ingin kau memberikan dia makanan berkualitas tinggi.” Kata Ibu Jae Hoon memberikan kartu kreditnya, Jae Hoon mengambil ingin menolaknya tapi Geu Rin mengambil dari tanganya.
Baiklah... Aku akan memastikan dia mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan.” Kata Geu Rin.
Aku memesan pembersih udara. Tolong ganti filternya secara teratur. Katakan kepada pria itu, CEO Shin Suk Ho, untuk berhenti mengirimiku foto dari Jae Hoon bermain drum.”kata ibu Jae Hoon
Geu Rin mengerti, ibu Jae Hoon pun akan keluar lalu menegur anaknya, kalau ia tak mau mengantar ibunya untuk meninggalkan rumah. Jae Hoon pun tersenyum akan mengantar ibunya pulang sampai ke depan rumah. Semua pun membungkuk mengucapkan selamat tinggal. 


Kayle yang melihat sikap ibu Jae Hoon, berharap ingin diperhatian oleh Ibunya, Yun Soo berkomentar Ibu Jae Hoon sangat mengagumkan. Kayle benar-benar terpana, Chan Hee ikut mengangguk setuju.
Apakah itu berarti dia sudah setuju?” tanya Yun Soo pada Geu Rin
Tidak heran tuan Shin sangat sibuk mengambil gambar Jae Hoon. Dia mengirim semuanya ke ibu Jae Hoon.” Cerita Geu Rin
Itu sebabnya dia sangat tersentuh.” Kata Yun Soo tak percaya
Aku tidak mengira dia tipe yang bisa tersentuh Kurasa dia setuju pada kita karena dia bosan.” Komentar Kayle
Kurasa dia tidak akan menyetujui kita. Dia menggigit peluru dan melakukan apa yang dia bisa untuk Jae Hoon.” Balas Geu Rin melihat kartu kredit yang diberikan ibu Jae Hoon.
Kayle membuka kotak-kotak yang ada diatas meja, Geu Rin bertanya apa yang sedang dilakukanya. Kayle langsung mengeluarkan pasta gigi dan langsung mengosok giginya. Geu Rin memarahinya karena itu semua milik Jae Hoon. Kayle mengatakan mereka semua hidup bersama jari harus berbagi segalanya.
Yun Soo penasaran apakah ada bedanya dengan pasta gigi biasa. Kayle menyuruh Yun Soo mencoba juga. Geu Rin menghalanginya karena ibu Jae hoon bisa marah, keduanya langsung berlari menghindarinya. Chan Hee pun ikut berlari mengikuti ayahnya. 

Jae Hoon mengantar ibunya sampai ke depan rumah, Ibunya langsung berkata Jika seseorang menginap karena hari ini akhir pekan.... Jae Hoon menyela kalau ia bukan pecundang menurutnya Siapa pun yang bekerja sampai larut harus menginap.
Lihat dirimu... Kau benar-benar menjadi aneh. Apa kau membantah?” ucap Ibunya.
Tidak, aku akan mengatakannya jika kau benar dan jika kau salah.” Kata Jae Hoon
Kau tidak pernah melakukan itu sebelumnya. Kenapa sekarang?” tanya ibunya. Jae Hoon mengataka alasannya karena ia sudah dewasa.
Jika kau melakukan iklan, bukankah seharusnya sesuatu yang keren, bukannya mie instan?” keluh ibunya
Jae Hoon hanya tersenyum lalu menanyakan keadaan ayahnya karena merindukannya juga, Ibunya langsung kesal malah menanyakan ayahnya padahal sekarang didepan ada ibunya. Jae Hoon mengatakan merindukannya tapi sekarang sudah bertemu ibunya. Ibunya pun pura-pura marah lalu masuk kedalam mobil, Jae Hoon pun melambaikan tangan untuk ibunya dengan senyuman.

Semua melihat ponsel dengan duduk berjejeran, Kayle melotot tak percaya, Jae Hoon bertanya-tanya dimana lagi berita yang paling besar, Geu Rin tak yakin ternyata Yun Soo seperti itu dan merasa benar-benar dikhianati. Suk Ho melihat dengan wajah serius di ponselnya.
Yun Soo mengatakan kalau semua itu hanya kesalahpahaman. Suk Ho melihat berita berjudul (Putri Bungsu Grup Jaeo, Anak Rahasia Yeo Min Joo) dengan gambar Min Joo memeluk Chan Hee dan memegang pundak Yun Soo.
Itu adalah hari dimana aku bertemu dengan Ga Eun. Aku menangis karena aku marah, dan nona Yeo lewat lalu....  Tuan Shin, bukankah seharusnya kita meminta wartawan untuk mengoreksinya?” ucap Yun Soo panik
Tidak. Seharusnya hubungan itu bukanlah inti dari artikel.” Kata Suk Ho terlihat terkejut
“Apa Kau benar-benar tidak tahu? Kalian berteman selama lebih dari 10 tahun.” Kata Ha Nul heran
Bagaimana bisa dia menusukku dari belakang seperti ini? Aku tidak tahu, Yeo Min Joo adalah putri bungsu dari Grup Jaeo? Wow. Kenapa seorang ahli waris melakukan pinjaman untuk mendapatkan tempat tinggal? Dia bisa saja meminta uang kepada ayahnya.” Ucap Suk Ho benar-benar tak mengerti, lalu mendengar bunyi ketukan sepatu masuk ke kantor Manggo.
Man Shik masuk dengan setelan jas rapih dengan dasi kupu-kupu dan juga topi sebagai khas dari dirinya. Suk Ho melirik yakin kalau Man Shik juga terkejut, Man Shik seperti gaya seorang Chaebol bertanya keberadan Min Joo sekarang. Geu Rin memberitahu belum datang ke kantor. 


Apakah menurutmu dia akan datang? Seharusnya aku bersikap lebih baik.” Ucap Geu Rin penasaran, Man Shik pun duduk disamping Yun Soo.
Apakah kau baru menerima penghargaan? Kenapa kau berpakaian seperti itu?” kata Suk Ho heran melihat Man Shik datang dengan setelan jas.
“ ini namanya.... kelas… Kau harus berkelas... agar sesuai dengan wanita yang bersamamu. Setidaknya aku harus melakukan ini untuk anak dari Grup Jaeo. Aku juga harus segera memperkenalkan diri kepada ketua.” Kata Man Shik bangga dengan setelan jasnya.
Bergantilah sebelum dia tiba di sini, Sebelum dia mengeluh kau tidak berkelas. Sial.. Apa yang harus aku lakukan kepada anak nakal ini? Aku kehilangan akal dan sangat kesal.” Kata Suk Ho meluapkan rasa kesalnya pada Min Joo dan tingkah Man Shik
Kau sangat vulgar. Sudut pandangku tentang Min Joo adalah... sebuah rahasia” ucap Man Shik, Suk Ho hanya bisa menghela nafas mendengarnya. Semua hanya bisa tersenyum mendengarnya.

“Dan Kau...Tidak ada apa-apa antara kau dan Min Joo, kan? Min Joo hanya menghiburmu, kan?” ucap Suk Ho meremas pundak Yun soo, dan Yun Soo pun membenarkan.
Bagaimana bisa seseorang seperti aku berkencan dengan seseorang seperti dia?” kata Yun Soo merendahkan diri
Geu Rin pikir Tidak ada yang salah dengan Yun Soo, Ha Nul juga setuju dengan Geu Rin. Hanya Kayle  yang mengatakan itu tak benar karena Min Joo itu adalah seorang ahli waris. Man Shik pun langsung memuji Kayle Good boy lalu saling high five, menurutnya hanya ia dan Kayle  adalah satu-satunya yang normal di sini.Setelah itu Man Shik bertanya-tanya dimana Gadisnya si Min Joo yang lama sekali padahal ia sudah kepanasan.

Berita dikoran terlihat jelas foto Min Joo yang memeluk Chan Hee dan memegang lengan Yun Soo dihalaman depan dengan judul (Putri Bungsu Grup Jaeo, Anak Rahasia Yeo Min Joo) Tuan Yeo menurunkan korannya meminta untuk mengatakan ang sebenarnya dan mengancam akan  menguncinya di kamar.
Kenapa kau tidak mengosongkan kamarku? Itu kamarku saat SMU!” teriak Min Joo, Tuan Yeo merasakan punduk kepalanya sakit karena mendengar anaknya berani berteriak
Tidak. Tiba-tiba aku teringat ruangan merah muda... Ini semua hanya salah paham.” Kata Min Joo
“Apa Itu benar? Dia bukan anakmu, kan?” kata Tuan Yeo merasa tak percaya
Ayah! Berapa kali harus aku katakan? Dia adalah gitaris di band baru tempatku bekerja.” Kata Min Joo berusaha menyakinkan.
“Makanya itu tepat sekali,  Kenapa kau menangis bersama anak itu?” tanya Tuan Yeo masih tak percaya

Dia memiliki seorang anak bersama pacarnya, tapi pacarnya meninggalkan dia dan bayinya. Sekarang, tiba-tiba dia muncul dan berkata dia akan menikah dengan orang lain. Bagaimana bisa aku tidak menangis setelah mendengar itu?” cerita Min Joo
Benar-benar anak muda yang sangat bertanggung jawab Dia lebih baik daripada kau.” Komentar Tuan Yeo mengejek
Min Joo hanya bisa menghela nafas lalu berdiri meminta ayahnya untuk tak menelpnya lagi karena semua berita itu bohong. Tuan Yeo tahu anaknya itu pasti sangat kesal, selama ini berusaha sangat keras untuk merahasiakannya, tapi semuanya tersebar, begitu saja dan Sekarang semua orang tahu bahwa Min Joo adalah putrinya, membuatnya  sangat gembira.
Kepalaku akan meledak karena itu, jadi berhenti menggejekku” kata Min Joo dengan mata melotot
Aku akan menerbitkan pernyataan, Ini akan menyakiti prospek pernikahanmu.” Kata Tuan Yeo
Aku akan memutuskan apakah aku akan menikah atau tidak, jadi jangan khawatir, Ketua Yeo!” tegas Min Joo lalu keluar ruangan ayahnya. Tuan Yeo menelp temanya Ketua  Kim kalau Artikel itu benar-benar bohong.


Min Joo masuk kantor melihat tak ada siapapun didalam lalu perlahan berjalan masuk ruanganya. Tiba-tiba dari belakang Suk Ho keluar menyindir si pewaris datang, semua pun keluar dari ruangan Suk Ho berdiri dibelakang Min Joo. Akhirnya Min Joo membalikan badanya dengan wajah tersenyum. Yun Soo langsung meminta maaf. Min Joo pikir untuk apa Yun Soo yang meminta maaf.
“Kau yang harus merasa menyesal.... Kau berbohong kepadaku selama 10 tahun.” Ucap Suk Ho mendekat dengan mata melotot
Tuan Shin Suk Ho.... Kenapa kau sangat kasar? Kau terdengar bodoh.” Ucap Man Shik masuk ruangan dengan stelan jas dan mendorong Suk Ho mundur.
Halo, Min Joo... Apakah kau sudah makan? Bisa kita pergi... untuk makan steak?” kata Man Shik mengoda, Min Joo bertanya ada apa dengan sikap dan pakaian Man Shik.
Dia mengatakan sedang menjadi berkelas. Bagaimanapun, ini luar biasa.” Bisik Geu Rin memberikan Min Joo
Aku selalu tahu ada sesuatu yang khusus tentangmu. Kau dilahirkan dengan keanggunan.” Kata Kayle memuji, Geu Rin meminta Kayle untuk menghentikanya karena sudah membuat Min Joo malu. Min Joo setuju dengan itu.
Grup Jaeo Group adalah yang terbesar kelima. Dimulai sebagai sebuah perusahaan asuransi pada tahun 1995 dan memperluas ke bidang makanan dan konstruksi, serta memiliki bagian dalam komunikasi juga.” Ucap Jae Hoon mengoceh.
Hentikan.... Apakah ada yang berubah hanya karena aku anak dari Grup Jaeo?” kata Min Joo,
Suk Ho mengatakan ada, Min Joo bertanya apa yang berubah Suk Ho menegaskan Min Joo akan membayar makanan mulai sekarang. Min Joo membalas sudah membayar untuk makanannya. Kayle pun mengajak semuanya makan malam bersama diluar dengan ditraktir oleh kakak tercantik mereka. Min Joo melonggo, Man Shik mengeluh semua itu seperti orang rendahan tapi setelah itu bertanya dimana mereka akan makan. 


Jae Hoon makan jajangmyun dengan nikmat, Kayle dengan malasnya bertanya apakah rasanya sangat enak. Jae Hoon tak pernah makan biasa sangat menikmatinya. Kayle mengomel Hanya melihat Jajangmyeon sudah cukup mengganggunya sekarang.
Ayo kita minta Nona Yeo untuk membelikan kita sesuatu yang enak. Spageti. Lobster. Daging panggang. Ada begitu banyak pilihan.” Kata Kayle, Yun Soo menyuruh Kayle makan saja yang ada.
Ibumu meninggalkan kami kartu kredit untuk memastikan kau makan dengan baik. Apa ini cukup?” kata Yun Soo khawatir pada Jae Hoon.
Baiklah, mari kita berhitung, Pikirkan berapa banyak Jajangmyeon yang sudah kau makan sampai sekarang. Kau tahu, kan? Aku baru saja mulai memakannya. Jika setiap orang memiliki jatah Jajangmyeon seumur hidup, Aku benar-benar tertinggal. Itu sebabnya aku harus menyesuaikan sekarang. mengerti?” ucap Jae Hoon
Aku tidak tahu apa yang kau katakan, tapi kedengarannya ilmiah.” Kata Kayle mulai membuka jajanmyunya. Chan Hee pun ikut mengelengkan kepala mendengar ucapan Jae Hoon. 

Geu Rin berjalan pulang sambil berbicara sendiri kalau Min Joo itu sangat beruntung karena memiliki segalanya. Lalu menyakinkan diri kalau  Setiap orang memiliki kehidupan mereka sendiri, jadi ia akan bekerja keras sebagai manajer  dan memulai agensinya sendiri.
Akhirnya dengan penuh semangat Geu Rin menyanyikan lagu “Aku terlahir sebagai manajer. Ada banyak sekali yang harus aku lakukan Mari kita melindungi Entertainer Band Dan semua bahagia. Mari kita semua bahagia bersama semua orang yang lewat menatap aneh karena Geu Rin menyanyi sendirian sambil berjalan.
Ha Nul dengan bangga memperlihatkan SIM miliknya diatas meja, Yun Soo benar-benar tak percaya Ha Nul bisa mendapatkanya. Ha Nul mengangguk dengan melipat tangan didada dengan bangga, menurutnya ia bisa melakukan apapun jika bersungguh-sungguh.
Instruktur mengatakan... aku lulus tes dengan pelajaran paling sedikit yang pernah ada.” Ucap Ha Nul bangga
Apakah kau tahu apa sebutan untuk itu?” kata Kayle, Ha Nul menjawab Sebuah pujian, Kayle mengatakan kalau itu Basa-basi.
Ha Nul langsung memukulnya karena tahu Kayle itu pasti cemburu. Kayle membalasnya kalau ia itu memiliki SIM internasional. Ha Nul sempat melonggo. Jae Hoon pun tak mau kalah mengajak Yun Soo untuk  mendapatkan SIM juga.  Yun Soo menyuruh Jae Hoon harus belajar terlebih dulu dan dia akan mendapatkannya.
Geu Rin datang melihat semuanya sedang berkumpul, Ha Nul tetap melipat tangan didada dengan bangga. Geu Rin  bertanya apakah mereka sedang menunggu manajernya. Jae Hoon memberitahu mereka  sedang melihat SIM Ha Nul. Geu Rin tak percaya Ha Nul bisa mendapatkan SIM.
Wow. Ha Nul sudah dewasa. Kau boleh mengemudi sekarang.” Ucap Geu Rin memukul pantat Ha Nul dengan memujinya sebagai anak yang baik. Ha Nul melotot kaget.
Apa yang sedang kau lakukan? Cepat Kembalikan itu.” Ucap Ha Nul marah lalu masuk ke dalam kamar dengan wajah cemberut. Geu Rin binggung, Yun Soo tersenyum karena tahu Ha Nul pasti malu.

Chan Hee menempel cookiesnya pada dahinya, Yun Soo hanya bisa tersenyum. Jae Hoon, Geu Rin dan Kayle menopang wajahnya dengan malas. Suk Ho sengaja berjalan mondar mandir, Kayle pikir nanti akan jatuh, Suk Ho mengatakan sudah menggunakan lem super.
Kau sudah memakainya sejak pagi ini.” kata Jae Hoon, Geu Rin pikir  masih ada satu bulan lagi.
Aku salah memperhitungkan... karena Geu Rin seringkali menggangguku. Aku tidak percaya dan merasa bingung.” Ucap Suk Ho masih mondar mandir
Ini mungkin membuat dahimu pecah.” Ucap Geu Rin
Tidak masalah. Semuanya baik-baik saja. Apakah kau tahu berapa lama aku sudah menunggu untuk hari ini? Aku bertahan dan menerima... omelan Geu Rin selama ini.” kata Suk Ho, Chan Hee kembali menaruh cookies di kepalanya. Suk Ho membuka rambut yang menutupi dahinya terlihat SIMnya tertempel disana.
Sekarang, aku, Shin Suk Ho, akan mengambil kemudi lagi, dan tidak akan pernah mengemudi di bawah pengaruh alkohol lagi,serta aku akan mematuhi semua peraturan lalu lintas. Ini sumpahku padamu.” Ucap Suk Ho seperti gaya seorang tentara memberikan laporan pada atasanya, lalu memberikan hormat dengan meminta semua orang bertepuk tangan.

Chan Hee langsung memberikan tepuk tangan, Yun Soo akan tepuk tangan tapi melihat semuanya yang tak bertepuk tangan. Kayle pun berdiri ingin melepakan SIM dari kepala Suk Ho sekarang menurutnya itu  lucu selama 10 menit,  tapi 4 jam sedikit berlebihan. Suk Ho mengatakan akan tetap menaruhnya sepanjang hari dengan menahan Kayle tak boleh mengambilnya.
Jika kau melakukan ini, aku juga akan memakainya di besok.” Kata Suk Ho lalu mendorong Kayle untuk duduk.
Baiklah... Aku punya kabar baik untuk kalian” ucap Suk Ho lalu tersadar tak ada Ha Nul diruangan. Jae Hoon teringat Ha Nul juga mendapatkan SIM-nya.
Aku tahu, karena aku membawanya ke jalanan untuk berlatih.” Kata Suk Ho, Jae Hoon mengerti karena itu Ha Nul yang membawa Mobil Suk Ho.
Apa Kau bilang?!!! Dasar Anak itu. Dia pikir mobilku adalah miliknya, padahal Aku perlu mobil hari ini.” keluh Suk Ho, Yun Soo bertanya kabar baik apa yang ingin disampaikanya.
Aku sangat terkejut tentang keadaan Min Joo, jadi lupa untuk memberikan kabar baik. Entertainer Band telah secara resmi terpilih untuk tampil dalam program khusus yang disebut "Legend Again: Revival of Songs". Kita sudah diundang.” Jelas Suk Ho
Semua menjerit bahagia sambil bertepuk tangan, Kayle terlihat khawatir bertanya apakah Suk Ho melakukan dengan berlutut dan memohon lagi. Suk Ho menegaskan Kayle itu perlu memeriksakan telinganya karena sudah mengatakan sebelumnya kalau semuanya  melalui proses pemungutan suara secara resmi.

Yun Soo pun bertanya apa yang ingin dinyanyikan mereka.  Suk Ho pikir semuanya mungkin tidak tahu lagu ini, tapi lagu  yang akan mereka nyanyikan itu dimainkan di seluruh Korea 10 tahun yang lalu dan secara luas dikenal sebagai lagu kebangsaan dengan judul, "Go Ahead, Cry". Semua terlihat tak ada yang mengenalnya, Yun Soo mengatakan tahu lagunya.
Kau pasti pernah memainkan lagu ini sebelumnya.” Kata Suk Ho
Ya, semua orang yang sudah tua menyanyikannya setiap kali mereka datang.” Kata Yun Soo
Kita harus mendapatkan albumnya dan perlu mendengarnya berkali-kali.” Ucap Kayle, Suk Ho mengeluarkan album Joon Ha dari dalam bajunya.
Geu Rin... Mulai sekarang, setiap kali mereka berada di mobil, di rumah atau studio, putar lagu "Go Ahead, Cry"... terus menerus. Mengerti?” kata Suk Ho, Geu Rin mengerti lalu menerima albumnya.
Kayle, kau harus mengaransemennya.” Perintah Suk Ho, Kayle dengan bangga mengatakan dengan lagu yang sudah bagus menjadikan lagu yang lebih bagus menurutnya ini akan menjadi luar biasa
Jangan berlebihan... Kau harus melakukannya dengan baik. Jika nuansa aslinya hilang, maka itu bukan aransemen yang baik.” Tegas Suk Ho memperingatinya.
Jae Hoon pikir kenapa mereka tidak meminta seorang professional, Kayle berteriak ingin memukul Jae Hoon melihat kacamatanya itu pasti tak memiliki lensa, Yun Soo dan Geu Rin mencoba menghalanginya. Suk Ho menatap SIMnya yang sudah kembali dengan bahagia. 

Joon Suk meminum tehnya memuji Joo Han yang  sudah melakukannya dengan baik dan bisa mengerti pasti merasa kecewa tapi berharap Joo Han itu tidak tersinggung. Joo Han menatap Joon Suk seperti tanpa gairah hidup.
Saat aku masih muda, aku juga seringkali dikerjai. Tapi jika kau bertahan, maka kau akan mulai melihat cakrawala.” Ucap Joon Suk, Joo Han menyerahkan suara pengunduran diri diatas meja.
“Apa Kau akan berhenti? Kau pasti berpikir "Kenapa Lee Joon Suk tidak mengangkat teleponnya... saat aku sedang dijemput oleh jaksa? " Aku kira kau hanya berpikir tentang dirimu sendiri.” Ucap Joon Suk tertawa melihat surat pengunduran diri.
Aku kecewa kepadamu.” Tegas Jae Hoon
Orang bodoh macam apa... yang akan berpikir ini kau lakukan sendiri? Itu adalah skema yang direncanakan oleh KTOP atau lebih tepatnya oleh aku, tetapi sebagai tangan kananku, kau menanggungnya sendiri. Apakah menurutmu orang-orang tidak menyadari itu? Mereka bersimpati kepadamu.  Apa kau tidak mengerti?” ucap Joon Suk, Jae Hoon hanya menatapnya

Joon Suk lalu Apakah Joo Han tahu penyanyi bernama Choi Joon Ha. Joo Han bertanya ada apa dengan dia.  Joon Suk tahhu mungkin Joo Han  tidak nyaman kembali bekerja, jadi  menurutnya ambil beberapa waktu untuk libur dan mencarinya karena harus bertemu dengannya. Joo Han terlihat ragu, Joon Suk melihat Joo Han itu terlihat ketakutan lal menyakinkan kalau tugas ini bukan hal yang berbahaya.
Dia memiliki album terbaik dari semua album yang pernah aku produksi Dia menghilang setelah itu  jadi aku ingin tahu tentang dia. Akan bagus sekali jika kita merilis album ketiganya setelah menemukannya Jika kau merasa tidak nyaman, aku bisa meminta orang lain.” Kata Joon Suk
Tidak.... Aku akan menemukannya.” Ucap Joo Han. 

Seorang pria datang ke hotel, pegawai memberitahu nomor kamarnya itu 2004 lalu meminta untuk menulis namanya dan informasi kontak di selembar form. Si pria pun menuliskan nama  (Choi Joon...) dengan kacamata hitamnya.
Tuan Choi membaca tabnya di dalam kamarnya dan melihat berita ( "Legend Again": Penampilan Tribute Pendatang Baru) lalu berita lainnya  dengan foto dirinya yang disandingkan dengan Entertainer band dengan judul ( "Legend Again" Line-up: Entertainer Band dan Choi Joon Ha)
Akhirnya ia mencari keyword “Entertainer Band” dan menemukan berita   (Vokalis Entertainer Band, Jo Ha Nul, membersihkan namanya.) Pria itu bernama Choi Joon Han pun berdiri di depan jendela. 

Suk Ho mondar mandir mendengarkan lagu Joon Ha dalam ruanganya, Min Joo bertanya Bagaimana Suk Hoo akan mengaransemennya, karena pasti lagunya akan bisa terjual dengan baik. Suk Ho pikir mereka  mungkin tidak dapat mendistribusikannya karena Stasiun TV berhubungan dengan distributor besar.
Astaga, sulit sekali untuk membuat uang.” Keluh Min Joo kembali meminumnya.
“Hei.. Kau tidak perlu membuat uang. Aku menjadi kesal karena memikirkan tentang hal itu.” Balas Suk Ho kesal karena baru tahu Min Joo itu anak Chaebol. Min Joo berteriak meminta Suk Ho menghentikan omonganya.
Saat itu... ketika kau membayar 200.000 dolar ke Ocean Music, apakah itu uangnya dari keluargamu?” tanya Suk Ho
Aku mendapat pinjaman bank. Sekarang Dapatkan uang dan bayar aku secepatnya. Aku hanya pulang sebulan sekali tapi semua orang tahu tentang aku.” Ucap Min Joo geram

Apa masalahnya dengan itu? Jika aku jadi kau, maka aku akan memberitahu semua orang tentang keluargaku.” Ucap Suk Ho sambil menopang dagu
Aku merasa sulit untuk menerima uang dari ayahku. Jaeo Grup mempekerjakan karyawan sementara dengan jumlah paling banyak dan mereka sudah diselidiki empat kali atas kepemilikan dana gelap. Setiap kali terjadi sesuatu, ayahku langsung duduk di kursi roda.” Cerita Min Joo
Suk Ho mengejek Min Joo itu seperti "Joan of Arc" ini. Min Joo mengatakan kalau saja sebelumnya terbuka seperti tak yakin mereka bertiga itu bisa berteman selama 10 tahun. Suk Ho mengatakan akan menjadi teman selama 100 tahun karena Min Joo adalah putri bungsu Grup Jaeo. Min Joo mengeluh Suk Ho itu sama seperti ayahnya, Suk Ho pikir harus menyapa ayah Min Joo,
Aku akan meminta dia untuk berinvestasi di Mango Entertainment.” Ucap Suk Ho mengoda
Jangan pernah berpikir tentang hal itu.” Tegas Min Joo sambil melotot 


Tuan Byun tiba-tiba datang langsung mendorong Suk Ho untuk berdiri dari tempat duduknya. Suk Ho melonggo melihat tingkah Tuan Byun lalu bertanya apa yanga sedang dilakukanya. Tuan Byun menyapa Min Jo dengan memberikan jari tanda cintanya. Min Joo sedikit canggung membalasnya.
Sejak awal aku tahu kau memang istimewa. Bagaimana caranya aku harus mengatakan ini? Kau itu...” ucap Tuan Byun langsung disela oleh Min Joo
Jika kau akan berbicara tentang kelas, tidak, terima kasih.” Kata Min Joo dengan cepat.
Apakah kau konyol? Kau menjauhkan diri dari kekayaan dan kekuasaan keluargamu, dan kau sudah berteman dengan si brengsek Suk Ho ini... selama lebih dari 10 tahun. Kau sepenuh hati dalam industri ini. Wanita konyol yang cantik. Apakah kau berkencan dengan seseorang?” ucap Tuan Byun mengodanya. Min Joo tertawa mendengarnya.
Apakah kau memikirkan seseorang untuku?” balas Min Joo
Apakah kau gila? Aku akan mengambil kesempatan.” Kata Tuan Byun

Semuanya tertawa mendengarnya, senyuman Tuan Byun menghilang melihat album Joon Ha ada diatas meja lalu bertanya kenapa album itu ada ditempat mereka. Suk Ho menceritakan Entertainer Band... akan berada dalam sebuah program untuk menyanyikan lagu-lagu legendaris dari masa lalu.
Tuan Byun terdiam, Suk Ho ingin memberitahu kalau mendapatkan bukan dengan cara berlutut. Min Joo menegaskan Entertainer Band dipilih oleh pengguna internet dan menyindir sudah mengatakannya selama beberapa hari yang membuat telinganya jadi sakit. Tuan Byun mengartikan Entertainer Band akan menyanyikan lagu Choi Joon Ha. Suk Ho mengingat Tuan Byun yang mengenalnya dari album kedua.
Album itu dirilis saat kami berada di KTOP. Itu "Go Ahead, Cry". Ingatkan? Wow... Itu memang sudah seharusnya.” Jerit Suk Ho bahagia, Tuan Byun terdiam dan terlihat wajahnya sedikit panik 


Tuan Byun berjalan dengan wajah shock karena  Ha Nul akan menyanyikan lagu "Go Ahead, Cry". Pikiranya kembali teringat saat ia sangat marah pada Joon Suk ketika mengetahu lagu ditulis atas nama Joon Ha bukan Sung Hyun.
Flash Back
Kita akan bangkrut. Aku sudah kehilangan akal.” Akui Joon Suk
Tetap saja, kau tidak bisa melakukan hal ini! Apakah kau sudah gila?” teriak Tuan Byun.
Kau tidak perlu ikut campur. Aku akan menanganinya dari sini.” Kata Joon Suk. Tuan Byun bertanya bagaimana nanti apabila Suk Ho akan kembali dan tak terima dengan yang dilakukan Joon Suk pada Sung Hyun.
Tuan Byun benar-benar kebinggungan dengan keadaannya sekarang, lalu berjalan dengan wajah tertunduk meninggalkan Manggo. Geu Rin yang baru datang melihat Tuan Byun seperti terlihat sangat tidak bersemangat dan ingin tahu apakah ada sesuatu yang terjadi.

Ha Nul pergi ke toko bunga dan memilih bunga yang ada didalam etalase, dan tatapanya tertunju pada bunga mawar putih.
Flash Back
Geu Rin membaca sebuah majalah dan melihat dibagian artikel mengatakan kalau itu terlihat sangat cantik. Menurutnya sebuket mawar putih jauh lebih cantik daripada sekelompok bunga yang berbeda-beda. Ha Nul tak jauh berdiri darinya mendengar ucapan Geu Rin.
Ha Nul pun menunjuk bunga yang ada dietalase, Si bibi memastikan kalau yang dipilih adalah mawar putih dan menawarkan Apakah ingin  membuat satu buket penuh, walaupun Harganya akan lebih mahal, tapi akan terlihat lebih bagus. Ha Nul hanya meminta agar dijadikan agar terlihat cantik.

Malam Hari
Geu Rin baru keluar dari kantor merasa semua ini  benar-benar pekerjaan berat lalu bertanya-tanya Bagaimana Tuan Shin bisa melakukannya selama 10 tahun dan Kemana pergi sepanjang hari. Menurutnya Suk Ho itu  menjadi bersemangat karena SIM barunya.
Mobil Suk Ho tiba-tiba memberikan klakson di depan kantor Manggo, Geu Rin yang mengingatnya teringat dengan ucapan Suk Ho.
Flash Back
Suk Ho mengatakn Setelah memperbaharui SIMnya, Geu Rin menyela kaalu Suk Ho akan mengajaknya untuk  melihat bintang dan itu karena Suk Ho mengatakan akan selalu berada di sisinya, tapi sebenarnya  lebih suka pergi melihat bunga, bukan bintang
Ini adalah malam yang sempurna untuk pergi melihat bunga-bunga.” Ucap Geu Rin bersemangat melihat mobil Suk Ho
bersambung ke part 2
 FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar