Kamis, 02 Februari 2017

Sinopsis Chief Kim Episode 3 Part 1

PS : All images credit and content copyright : KBS
Istri dari Kepala Lee sedang melakukan protes, saat itu Sung Ryong yang tergelincir mendorongnya sampai terjatuh dan sebuah mobil langsung menabraknya. Ha Kyung yang melihatnya langsung berlari ke tempat Istri Kepala Lee.
Sung Ryong kembali bangun setelah terjatuh, merasa kejadian tadi mengejutkanya. Ha Kyung menanyakan keadaanya, Sung Ryong mengaku baik-baik saja dan langsung mengucur darah segar dari kepalanya. Dua wanita yang melihatnya langsung menjerit melihat darah, Sung Ryong berpikir kalau itu hanya kuah kimchi dan akhirnya jatuh pingsan.
Pembersih gedung langsung berteriak kalau Sung Ryong “Penyelamat!” seperti para tentara yang baris berbaris juga melakukan hal sama dan juga beberapa pekerja lainnya melakukan paduan suara kalau Sung Ryong adalah penyelamat


Sung Ryong terbangun dari tidurnya seperti hanya mimpi dan sudah ada didepan meja kerjanya. Ia merasa kalau mimpinya seperti film 3D yang sangat nyata. Dua polisi datang, Sung Ryong binggung kenapa polisi datang ke kantornya.
“Menurutmu apa ? Kami datang untuk menangkapmu” tegas Polisi
“Kau tidak punya bukti, Mengapa kau jauh-jauh datang?” keluh Sung Ryong
“Kau bilang Bukti? Aku tidak perlu bukti... Ini buktiku” kata Polisi dengan mengangkat pistolnya. 


Sung Ryong menjerit histeris tersadar dari pingsan dan sudah ada dirumah sakit. Ha Kyung bersama dengan istri dan anak Kepala Lee sempat kaget menanyakan keadaan lebih dulu. Sung Ryong panik memberitahu kalau Seorang polisi menembak dahinya. Ha Kyung yang melihatnya kalau Sung Ryongbicara omong kosong merasa harus cepat keluar dari rumah sakit.
“Aku tidak bicara omong kosong. Dia menembakku disini” kata Sung Ryong menujuk ke bagian kepalanya.
“Aku baru kembali, Kami mengambil CT scan dan kau mengalami gegar otak Kulit kepalamu robek” kata Ha Kyung
“Berapa banyak jahitannya?” tanya Sung Ryong, Ha Kyung memberitahu ada 12 jahitan. Sung Ryung pikir kalau kepalanya ditaruh dimesin jahit
“Terima kasih banyak, Kau terkena bahaya karena aku” ucap istri Tuan Lee. Sung Ryong pikir itulah hal-hal yang terjadi dalam hidup
Anak tuan Lee pun mengucapkan terimakasih karena sudah  menyelamatkan ibunya. Sung Ryong melihat anak Tuan lee dan bertanya umur berapa, Sang anak mengangkat lima jarinya, lalu bertanya apak terasa sakit. Sung Ryung mengaku kalau sedikit sakit.  Sung Ryong merasa sangat senang karena keduanya baik-baik saja
“Ini kasus DUI. Sopir itu benar-benar mabuk, Dia langsung ditangkap di tempat” ucap Ha Kyung, Sung Ryong langsung mengumpat. Anak Tuan Lee menegurnya karena Sung RyongBicara kotor. Ha Kyung pikir nanti Sung Ryung bisa melihatnya nanti.
“Aku dengar kau pengganti suamiku... Tolong hati-hati.. Aku khawatir bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi” kata Istri Tuan Lee, Ha Kyung pun mengajak istri Tuan lee untuk pulang kerumah. Sung Ryong merasa kalau ada yang aneh


Berita kecelakaan pun disiarkan TV.
“Ketika supir mabuk hampir menabrak seorang pendemo, seorang pria menjadi seperti pahlawan dari film dan mendorong wanita itu jauh dari mobil Mobil menabrak mobil lain yang sedang diparkir dan mobilnya akhirnya berhenti. Ini bisa mengakibatkan bencana namun berkat tindakan cepat nya, tidak ada korban jiwa.”
“Namanya Kim, 38 tahun Ia segera dibawa ke rumah sakit  dan sumber-sumber bilang ia baik-baik saja sekarang. Kim menyelamatkan kehidupan orang lain Dia benar-benar penyelamat  didunia yang keras ini”
Seo Yool sedang makan Sushi terlihat menahan amarah merasa kalau mereka pengganggu, dengan meluapkan amarah menusuk sushinya. 

Sung Ryong menaikan kakinya ke atas meja menonton berita dari kamar rawatnya. Ia berbicara di telp menolak wawancara apapun dan mengaku tidak pernah belajar seni bela diri apapun. Ha Kyung pun datang, Sung Ryong bertanya Apa pelakunya sudah di kantor polisi.  Ha Kyung mengatakan kalau pelakunya tertidur di penjara
“Bagaimana ia bisa tidur setelah melakukan itu?” keluh Sung Ryong kesal
“Kau pasti baik-baik saja karena bisa keluar untuk cari makananmu sendiri” komentar Ha Kyung melihat Sung Ryong makan sosis dan juga mie instant.
“Ahh... Kepalaku setiap kali aku berjalan, Tapi Aku pikir ada yang aneh . Aku bahkan tidak bisa merasakan ini” ungkap Sung Ryong pura-pura kesakitan.
“Aku hanya ingin memperjelas. Apa kau benar-benar ingin menyelamatkannya? Apa benar itu tujuanmu? Maksudku Seperti, apa kau mungkin tergelincir di atas es?” ucap Ha Kyung merasa curiga.


“ Heii... Siapa orang didunia ini yang akan menyelamatkan orang lain karena ia tergelincir? Apa ini film aksi komedi? Ini aku, Kim Seong Ryong, dari Seoul. Seharusnya Paling tidak kau bisa puji aku, tapi kau malah mencuragia aku!” ucap Sung Ryong merasa kesal dan mengeluh kepalanya sakit.
“Baiklah, Maafkan aku Jika kau tidak bisa bekerja, telpon aku” kata Ha Kyung akan pulang.
Sung Ryong memanggilnya, meminta agar bisa beri kan bubur untuk sarapan karena benci makanan rumah sakit. Ha Kyung meminta uang, Sung Ryong pikir harganya tidak mahal dan membawakan saja,  serta meminta kwintansinya. Ha Kyung mengangguk mengerti. 

Ha Kyung pulang ke rumah menyadarkan kepalanya di sofa, teringat kembali ucapan Nyonya Jang “Mereka yang berada di belakang penipuan ini yang merusak perusahaan. Jika kau memutuskan untuk bergabung dengan timku, maka Aku akan memberitahu kau segalanya”
Akhirnya Ha Kyung mengirimkan pesan pada Nyonya Jang “ Bisakah kau memberi aku waktu untuk berpikir? Maafkan aku”
Nyonya Jang berada di rumah membalas pesan Ha Kyung “ Jangan meminta maaf,  Kau bisa Berpikir lagi dan beritahu aku” 

Sung Ryong menelp Kwang Sook menceritakan dirinya memiliki jahitan di kepala lalu dianggap sebagai penyelamat, Kwang Sook tahu pasti rasanya sakit, Menurutnya Sung Ryong merasa lebih nyaman ketika sudah berbuat baik dan saat terbaik untuk menerima hadiah untuk seseorang yang melakukan sesuatu yang baik.
“Penghargaan itu tidak berguna, Melakukan hal yang baik  tidak akan memberi  uang padaku” ucap Sung Ryong yang menginginkan lebih banyak uang.
“Makanya  kau harus menggunakan itu. Kau bisa gunakan ketenaranmu Ini akan membantu mu mendapatkan uang” Ucap Kwang Sook, Sung Ryong binggung bagaiman mendapatkan uang karena dirinya dianggap penyelamat sekarang.
“Kepala Kim, jika kau penyelamat maka orang akan lebih mempercayai kau” jelas Kwang Sook.
Sung Ryong rasa bawahnya itu memang tak mengerti, Kwang Sook tak menjelaskan lagi berharap agar cepat sembuh dan cari uang sebanyak yang dinginkanya tak lupa memberikan semangat. Sung Ryung pun mengingatkan tujuanya harus cari uang dari image  seorang penyelamat. 

Ketua Park bisa mengucap syukur karena seperti menerima bantuan yang besar. Seo Yool mengaku punya pertanyaan,  yaitu Siapa orang di balik insiden kemarin. Min Young dan Man Geun terlihat hanya bisa tertunduk diam begitu juga Tuan Park.
“Baiklah, sebenarnya Ada tim yang bisa aku percayai. Lalu Aku bilang kepada mereka untuk menakut-nakuti dia tapi aku kira mereka berlebihan” akui Man Geun.
“Apa kau tahu tentang ini, juga?” tanya Seo Yool pada Tuan Park, Tuan Park mengakunya.
“Jadi Aku satu-satunya yang tidak tahu, Pasti ada kesalahan informasi. Tapi Jangan biarkan gangster melakukan apapun mulai sekarang. Apa kau mengerti?” tegas Seo Yool pada Min Young dan Man Geun.
“Ketua, aku akan mengurus semua yang ada hubungannya dengan Tuan Lee” ucap Seo Yool. Tuan Park setuju karena tahu Seo Yool adalah  seorang yang profesional

Ketika keluar dari ruangan, Seo Yool langsung menekan bagian lehern Man Geun meminta agar menatap matanya, lalu bertanya apakah ia yang ada di belakang kasus bunuh diri Tuan Lee. Man Geun kebinggungan dan Min Young yang melihatnya sempat kaget.
“Apa mereka gangster yang ada hubungannya dengan Tuan Lee?” tanya Seo Yool benar-benar marah, Man Geun mengaku bukan
“Bukan seperti itu, Tuan Lee melakukannya atas kemauannya sendiri” tegas Min Young seperti membela
Seo Yool piki itu baik-baik saja lalu akan pamit pergi, Min Young tiba-tiba memanggil Seo Yeol seperti ingin mengatakan sesuatu. 

Sung Ryung kembali berkerja dengan dengan perbain dibagian kepalanya, beberapa pegawai yang menatapnya seperti sangat mengaguminya. Ia merasa tak enak menjadi pusat perhatian karena memalukan. Tiba-tiba seorang wanita menghampiri meminta foto, Sung Ryung layaknya artis memperbolehkanya dengan memberikan tanda cintanya. Mereka mengucapkan Terima kasih, sebagai Penyelamat. Sung Ryung pikir tak perlu seperti itu karena menurutnya dunia adalah tempat yang lebih baik ketika saling membantu. 

Min Young berkomentar pada Seo Yool yang ada di kantor ketua dan di lorong bersikap tidak terlalu ceroboh. Ia mengingatkan Seo Yool itu bukan  jaksa lagi dan harusnya tahu tempat kalau ia hanya Pegawai TQ. Seo Yool menegaskan kalau di TQ bukan untuk melayani Min Young. Min Young menegaskan kalau Ini adalah sebuah organisasi
“Lalu.... Apa yang kau mau?” tanya Seo Yool menantang, Min Young terlihat sangat marah
“Penggelapan pajak, hadiah ilegal, dan  pendaftaran penduduk palsu Lalu Ada satu lagi. Jadi Haruskah aku mengirimkan pemeriksaan latar belakang yang aku lakukan pada kau?! Sadarlah kau berurusan dengan siapa, Kau bukan atasanku” tegas Seo Yool. Min Young hanya tertunduk diam tak bisa berkata-kata lagi. 

Jae Joon meminta Sang Tae membawakan jus jeruk, lalu mengatkaan kalau baru saja baca di buku bahwa orang yang memiliki harga diri yang rendah , melakukan sesuatu yang berbahaya untuk menjadi pahlawan. Saat orang itu terluka maka ia menikmati itu untuk mendapatkan perhatian orang. Hee Jin berpikir itu cabul dan aneh
“Kecuali kau cabul, Kau tidak akan melakukan itu” kata Ki Ok.
“Jenis cabul Apa yang akan melakukan itu? Mungkin dia memang benar-benar penyelamat” kata Sang Tae membela. Jae Joon terlihat kesal.
“Hei... , Orang tidak ada yang mau jadi penyelamat... Orang-orang punya tujuan sebagai gantinya dan Orang-orang lain juga sibuk mencari tahu sendiri” kata Jae Joon meminta persetujuan pada Manager Choo.
Manager Choo kesal Jae Joon yang berbicara banmal padanya, Jae Joon meminta maaf lalu meminta pendapatnya.  Manager Choo ingin membahas menurut Lacan, psikoanalis.... Jae Joon langsung memotong dengan meminta pendapat Ha Kyung. Ha Kyung menyuruh semua  Berhenti berbicara di belakang dan mulai bekerja. Jae Joon pikir Ha Kyung itu seperti guru yang selalu menegur muridnya


Sung Ryong pun masuk ruangan, Sang Tae langsung menyambutnya memanggilnya sebagai  Tuan penyelamat jalan karena sangat membantu disana. Sung Ryong merendahkan hati, merasa sangat malu kalau terlalu dibanggakan.
“Apa kepala kau baik-baik saja?” tanya Manager Choo, Sung Ryong mengaku hanya sedikit pusing ketika berjalan
“Kau harus berhenti jika kau pusing.” Komentar Manager Choo lalu mengajak mereka semua kembali berkerja.
“Pengeluaran kas 7.500 won” kata Ha Kyung memberikan bonya.
Sung Ryong tahu kalau itu buburnya, dan berkomentar kalau  bubur kimchinya asin dengan memberikan 10ribu won. Ha Kyung pun menerimanya, Sung Ryong meminta kembalian. Ha Kyung mengatakan kalau itu sebagai  Biaya pengiriman menurutnya untuk layanan pengiriman yang murah. Sung Ryong lalu melihat pesan yang masuk dari ponselnya agar datang ke ruangan. 

Seo Yool memperlihatkan berita dalam tabnya "Penyelamat dari Jalan Teheran "? lalu merasa kalau hal ini sangat lucu baginya, lalu tertawa dan Ha Kyung pun ikut tertawa sampai akhirnya terdiam melihat Seo Yool menatap sinis.
“Siapa bilang yang menyuruh kau untuk melakukan hal ini?” kata Seo Yool. Sung Ryong mengaku kalau tidak bermaksud untuk menyelamatkannya
“Aku bilang jangan meninggi dan sudah mengatakan kepada kau untuk tetap rendah. Ini adalah peringatan terakhir. Jangan lakukan apapun diluar. Jadi Tinggal di sana dan tetap tenang seperti kotoran, Mengerti?” kata Seo Yool dengan mendorong ke bagian dada.

Sung Ryong pun tak bisa melawan hanya mengangguk mengerti, Seo Yool melihat tatapan Sung Ryong berpikir kalau marah, Sung Ryong mengaku tidak lalu Seo Yeol pun menyuruhnya segera keluar. Sung Ryong keluar dari ruangan langsung melampiaskan amarahnya.
“Aku tidak bermaksud melakukannya!  Aku sedang berjalan dan kemudian aku  terbang, lalu Kepala aku kena jahitan seperti ini?” teriak Sung Ryong kesal lalu berpikir berapa umur Seo Yeol itu karena  terlihat sangat muda bahkan bicara banmal padanya. 


Seorang senior mengaja Ga Eun makan siang. Ga Eun menolak karena harus selesaikan berkas menumpuk diatas meja hari ini. Rekan kerjanya pun keluar dari ruangan lebih dulu.  Nona Kang datang, meminta Ga Eun membuat foto kopi rangkap 7 dan membawa ke ruang meeting. Ga Eun pun terpaksa berdiri didepan mesin foto kopi saat istirahat.
Flash Back
Ga Eun terlihat tak percaya kalau akan menyamar untuk menyelidiki Departemen Akuntansi  Grup TQ. Seniornya membenarkan, sebenarnya mereka akan pergi tapi pihak TQ sudah mengenali wajah mereka. Ga Eun seperti tak yakin bisa melakuanya.
“Yah, aku tidak memaksa kau untuk melakukannya, Aku tahu itu berbahaya” ucap Seniornya, Ga Eun langsung memutuskan akan melakukannya dan bertanya apa yang harus dilakukanya.

“Kau harus Dapatkan dokumen pentingperiksa apa yang dilakukan para pejabat tinggi  dan dengarkan meeting mereka. Bisakah kau melakukannya?” ucap seniornya, Ga Eun dengan wajah penuh semangat menyakinka kalau bisa melakukanya.
Ga Eun meyakinkan dirinya kalau akan bisa melakukanya, saat itu seorang membawa galon air menyenggolnya. Wajah Ga Eun langsung jatuh menempel pada mesin foto kopi dan jarinya menekan tombolnya. Ga Eun berteriak kesal dan si paman hanya mengucapkan kata maaf dan pergi begitu saja. 


Sung Ryong melihat semua timnya sambil bergumam kalau akan mulai dari awal dan akan membuat mereka ke sisinya satu per satu, dengan bangga kalau dirinya “Tuan Penyelamat”. Tatapanya mengarah pada Ha Kyung, Ha Kyung yang melihat tatapan Sung Ryong bingung melihatnya.  Saat Sang Ryong akan mengangkat tangan, tiba-tiba Seorang pria masuk ruangan.
“Siapa itu ? Mengapa pengeluaranku tidak jelas?” teriak Park Myung Seok
 “Aku yakin ada kesalahandan Kami akan memeriksa lagi” kata Manager Choo seperti ketakutan.
” Kau bilang Kesalahan? Kesalahan apa? Kau mencoba mempermainkan aku!” teriak Park Myung Seok, Manager Choo meminta agar bisa tenang.
“Kami tidak akan pernah melakukan itu, Harap tenang, Kami akan memprosesnya lagi dengan cepat” ucap Manager Choo. Myung Seok tak bisa terima dan langsung menendang kaki Manage Choo. Tiba-tiba Ha Kyung mengangkat telp sambil berteriak.
“Hei, brengsek! Beraninya kau berteriak?!! Kaulah yang tidak mempersiapkan dokumen yang tepat! Apa kita bawahan kau? Aku akan membiarkan kau kali ini!!” teriak Ha Kyung
“Apa kau meremehkan aku? Apa kau pikir aku penurut?” kata Myung Seok masih memarahi Manager Choo.
“Ya ampun, Kau tidak masuk akal, Apa yang kau bicarakan? Kau harus mengubah sikap itu dan Tidak membuat kami kesulitan!” ucap Ha Kyung Semua tim menahan tawa dengan sikap Ha Kyung berpura-pura bicara ditelp.
“Lagi pula, jika sesuatu seperti ini terjadi lagi Aku akan meledakkan seluruh departemen ini” kata Myung Seok mengancam.
Ha Kyung langsung berdiri sambil mengumpat di telp mengancam, kalau berbicara seperti itu lagi kalau dirinya itu seorang atlet saat masih muda maka mematahka lehernya. Myung Seok terlihat ketakutan berpkir akan berbicar lagi lain waktu dan meminta agar memeriksa ulang dokumennya. Ha Kyung berteriak ditelp kalau tidak akan melakukannya.
Myung Seok menanyakan dengan siapa Ha Kyung bicara. Manager Choo menjawab Ha Kyung berbicara Seorang mitra bisnis. Myung Seok lalu tersadar melihat Sung Ryong si tuan penyelamat lalu menjabat tanganya karena melihatnya di TV, setelah itu keluar dari ruangan. 


Manager Choo sambil memegang kakinya yang sakit bertanya Siapa yang bertanggung jawab untuk Park Myung Seok. Sang Tae berdiri, Manager Choo mengeluh Sang Tae yang tak mengatakan tadi. Sang Tae meminta maaf karena tidak bisa berbicara
“Astaga, Aku bilang berkali-kali, Mengapa kau tidak pernah melakukan itu dengan benar?” keluh Manager Choo.
“Dia sudah buat dengan benar. Kita harus menunjukkan kepadanya bahwa ada aturan” tegas Ha Kyung membela
“Lalu Apa kau tidak peduli tentang apa yang akan terjadi padaku? Biarkan dia pergi” kata Manager Choo.

“Maaf, Manajer Umum.. Bisakah aku yang mengurus para eksekutif ? Aku lebih suka bertanggung jawab ketika terjadi kesalahan” kata Sung Ryong menawarkan diri.
Semua hanya saling berpandangan, Manager Choo pikir saat seperti ini seperti mengharukan. Ha Kyung dengan sinis merasa tidak peduli, tapi menurutnya lebih baik lakukan pekerjaan masing-masing. Manager Choo pikir benar, menurutnya mereka dapat membiarkan Sung Ryong melakukannya setelah mempercayainya. Sung Ryong hanya bisa bergumam dalam hati kalau mereka semua belum mempercayainya. 


Tim Pembukuan melakukan rapat.
Kepala Lee Gan Sik heran melihat ada perbedaan nilai tambah pajak tinggi, lalu bertanya pada Myung Seok apakah ini kesalahan. Myung Seok mengatakan akan memeriksa lagi. Kepala Lee bertanya Apa dokumen untuk perpotongan pajak pertambahan ada di belakang.
Nona Kang mengatakan laporan  ada dua halaman setelah itu. Mereka mulai membalikan lembaran kertas dan langsung menjerit kaget melihatnya. Nona Kang binggung melihat lembaran kertas laporan

Ga Eun sedang mendapatkan pengarahan kerjanya dengan menuliskan laporan dalam kreditur. Seniornya pikir kalau tugas ini cukup sulit, karena sebagai anak magang yang akan membantu lalu memberikan semangat.
Nona Kang datang dengan nada marah memperlihatkan hasil foto kopi wajah Ga Eun yang masukke dalam laporan, Ga Eun sempat senang melihat gambar wajahnya tapi akhirnya langsung meminta maaf. 

Seo Yool bertanya pada Kepala Lee Kapan laporan bulanan, Kepala Lee mengatakan itu Rabu pagi. Seo Yool memerintahkan agar bisa Stand-by dan periksa keamanan di Akuntansi. Kepala Lee mengerti lalu ingin tahu pendapat Seo Yool Apa setuju dengan Kepala Kim dari Operasi Bisnis.
“Aku tidak yakin apa ia dapat menangani masalah seperti ini” ucap Kepala Lee khawatir
“Dia akan melakukannya dan dilahirkan dengan bakat semangat untuk uang... Oh, dan dia akan mulai bermain-main dengan angka Jika kau menemukan sesuatu, lebih baik biar saja Kita bisa menggunakannya untuk melawan dia, serta untuk jaga-jaga”kata Seo Yool yakin. Kepala Park mengatakan akan menjaga buktinya. 

Jae Joon membahas tentang Sung Ryong menurutnya bersikap  berlebihan dengan ketenaran itu. Ki Ok pikir bukan Sung Ryong satu-satunya yang melakukan itu tapi memang sedikit berlebihan. Jae Joon bertanya-tanya apa yang akan dilakuan Sung Ryong kalau memberikan perkejaan karena menurutnya Menangani masalah eksekutif sangat sulit. Hee Jin merasa kalau Sung Ryong berpikiri dirinya yakin bisa melakukanya.
“Aku senang  Yoon menghentikannya” ungkap Ki Ok, Jae Joon yang mendengarnya terlihat marah karena memanggil tanpa jabatan menurutnya Ki Ok akan melaukan kalau memang tak ada bersama mereka.
“Apa kau tidak berpikir Kepala Kim bisa melakukanya? Bagaimana jika dia tidak begitu buruk dan kita harus memikirkan kembali tentang dia?” ucap Sang Tae membela
“Ya ampun, Dia menjual dirinya untuk kencan buta” ejek Hee Jin, Pembicaraan mereka pun terhenti karena makan mereka datang. 

Ha Kyung melihat (Petisi investigasi ulang kematian Lee Eun Seok) yang sudah sekitar 19ribu, wajahnya terlihat sangat frustasi. Sementara Sung Ryong menerima telp sambil berbicara kalau  akan ke sana setelah bekerja.
“Nona Yoon, Polisi menelepon aku untuk bertemu dengan penyerangku” kata Sung Ryong, Ha Kyung pikir polisi juga memanggil Soo Jin.
“Namun dia tidak menyebutkan apa-apa untuk penyelesaiannya.” Ucap Sung Ryong
“Tampak seperti situasi "Hanya menuntutku" “ komentar Ha Kyung, Sung Ryong pikir Ha Kyung punya Feelling yang bagus merasa si pelakuk tampak seperti brengsek.
“Aku pikir akan pergi ke kantor polisi bisa menangani brengsek lebih baik daripada Soo Jin” kata Ha Kyung lalu bergegas pergi. Sung Ryong pun meminta agar pergi bersama. 

Soo Jin membuat pernyataan pada sebuah stasiun TV “Suami aku yang mencoba bunuh diri itu, Suami aku adalah ,,,” Tuan Park yang menonton langsung mematikan TV bertanya pada Seo Yool  Berapa lama lagi harus mendengarkan ini. Seo Yool yakin Ini akan hilang nanti dan bukanlah sesuatu yang harus dirisaukan
“Bagaimana hasilnya?” tanya Tuan Park, Seo Yool menjawab itu Minggu depan saat penyelesaian laporan tahunan berakhir maka akan mulai
“Kau mencari kesalahan Seoahn Jangyong , selama ini tidak ada perusahaan Korea yang pernah berhasil melakukan investasi.” Kata Tuan Park
“ Inspeksi secara menyeluruh Sebuah akun  tidak akan lulus jika diinspeksi menyeluruh.” Pikir Seo Yool yang terlihat sangat yakin.
“Itulah mengapa aku menekankan ini. Itu harus sempurna dan harus Lebih sempurna. Jika kau gagal, maka kita tidak punya cara untuk menerobos ini” tegas Tuan Park, Seo Yool pikir Tuan Park tak perlu mengkhawatirkanya. 

Kantor polisi
Beberapa polisi sedang menganggumi Sung Ryong yang ramah menurutnya sangat terhormat bisa bertemu karena hanya melihatnya di TV. Sung Ryong kembali berusaha rendah hati dengan mengucapkan terimakasih.
“Aku mendengar kau tidak akan membuat pernyataan” kata Ha Kyung sinis
“Aku akan menghabiskan waktuku di penjara” balas Si pelaku, Ha Kyung mulai mengumpat . Si Pelaku pun memanggil dengan panggilan “Nuna”
“Aku tidak punya seorang adik seperti kau, jadi kita lihat saja” ucap Ha Kyung mengancam. Si pelaku melihat Ha Kyung seperti ingin memukulnya dan mempersilahkanya.
“Aku akan mendapatkan uang penyelesaian dan pergi ke penjara” kata si pelaku, Ha Kyung melihat si pelaku itu memang sangat aneh. 

Kantor polisi
Beberapa polisi sedang menganggumi Sung Ryong yang ramah menurutnya sangat terhormat bisa bertemu karena hanya melihatnya di TV. Sung Ryong kembali berusaha rendah hati dengan mengucapkan terimakasih.
“Aku mendengar kau tidak akan membuat pernyataan” kata Ha Kyung sinis
“Aku akan menghabiskan waktuku di penjara” balas Si pelaku, Ha Kyung mulai mengumpat . Si Pelaku pun memanggil dengan panggilan “Nuna”
“Aku tidak punya seorang adik seperti kau, jadi kita lihat saja” ucap Ha Kyung mengancam. Si pelaku melihat Ha Kyung seperti ingin memukulnya dan mempersilahkanya.
“Aku akan mendapatkan uang penyelesaian dan pergi ke penjara” kata si pelaku, Ha Kyung melihat si pelaku itu memang sangat aneh. 

“Hei, Aku akan mempermudah kau , jadi Apa TQ yang menyuruhmu?” tanya Sung Ryong saat sudah duduk berdua, Si pelaku seperti berpura-pura tak mengerti.
“Kasus DUI ini akan membuat kau dipenjara selama 8 bulan sampai 2 tahun, Tapi bisa diringankan jika mengatakan yang sebenarnya, maka Kau akan mendapatkan sekitar satu tahun. Itu tidak terlalu buruk” jelas Sung Ryong, Si pelaku tetap tak mengakuinya.
“Tapi itu tidak terjadi jika pembunuhan itu disuruh orang” kata Sung Ryong sengaja membuatnya takut. Si Pria sedikit panik tetap tak mengaku.
Sung Ryong merasa pelaku seorang aktor yang tidak handal karena dari matanya bisa berbicara Lalu menegaskan akalu Jika TQ Grup menyuruhnya untuk melakukan pembunuhan maka akan dihukum setidaknya 6 sampai 8 tahun lalu keluar setelah dua kali Piala Dunia. Si pria menyuruh Sung Ryung pergi dan tak bicara omong kosong. Sung Ryong menarik pria itu untuk duduk kembali selagi dirinya masih bersikap baik

“Aku beritahu, TQ Group itu mengerikan, Bagaimana mereka bisa meminta seseorang seperti kau untuk membunuh? Hei... Anak muda, bagaimana bisa kau membunuh seseorang untuk uang?” ucap Sung Ryong
“Aku tidak mendapatkan uang, tapi mabuk” kata Si pelaku
“Diam dan dengarkan. Aku baik-baik saja tetapi kau harus membayar kesakitan wanita itu. Jadi Aku akan memberitahu kau jumlahnya” tegas Sung Ryong
“Aku bilang tidak ingin memberi pernyataan dan tidak punya uang” tegas si pelaku
“Kau mungkin menerima beberapa waktu saat di penjara Aku tidak menekan kau, kan? Jadi Berikan beberapa uang pada wanita itu Kemudian habiskan satu tahun di penjara dan keluar” Jelas Sung Ryong


Si pria menanyakan apa yang akan didapatkanya, Sung Ryong tersenyum karena khirnya si pelaku mengaku sendirian. Ha Kyun melihat dari kursi belakang seperti penasaran apa yang mereka bicarakan. Sung Ryong menegaskan kalau memang Si pelaku tak mengatakan seperti yang dikatakan maka akan menemukan bukti dan menekannya, setelah itu  akan menghabiskan banyak waktu di Penjara yaitu tempat yang menakutkan
Si Pelaku bertanya siapa sebenarnya pria itu, Sung Ryong dengan bangga mengatakan kalau ia adalah “Kepala Kim” 


Depan kantor polisi.
Ha Kyung mengumpat karena dari awal sudah tahu si pelaku itu  punya uan dan seharusnya Sung Ryong bisa lebih menekann untuk dapat banyak info. Sung Ryong pikir kalau semua itu yang sudah dikatakan oleh si pelaku jadi lebih baik mengakhirnya saja.
“Dia seharusnya sudah seperti ini dari awal”keluh Ha Kyung
“Ia mencoba untuk terlihat keren di depan seorang wanita, Ahh.. Menyedihkan” ejek Sung Ryong
Ha Kyung akhirnya mengaku Sung Ryong yang sudah melaukan dengan baik, lalu ingin mentraktirnya. Sung Ryong langsung setuju tapi setelah melihat jamnya merasa kalau akan makan bersama lain kali saja. 

Sung Ryong pergi ke pasar melihat Jokbal, daging babi dalam etalase seperti membuat air liurnya kelua. Ia juga pergi ke toko buah menanyakan harga buah pir, seperti malam ini akan mengadakan makan besar.
Bersambung ke part 2

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar