Jumat, 19 Agustus 2016

Sinopsis W Two Worlds Episode 9 Part 2

PS : All images credit and content copyright :MBC

Hyun Suk sengaja menelepon Kang Chul karena ingin menambahkan bukti itu pada syuting hari ini jika memang dirasa penting, tapi menurutnya pasti benar, lalu memperlihatkan hasil rekaman CCTV didepan hotel. Lalu Hyun Suk menujuk salah satu orang yang baru keluar hotel.
Kang Chul meminta agar gambar lebih di perbesar lagi, terlihat sosok pria dengan berjaket abu-abu keluar dari hotel. Saat itu juga si pembunuh mengelap kaca yang kena uap dan terlihat wajah Tuan Oh dicermin. 

Soo Bong melihat hasil sketsa, dengan gugup kalau itu mirip sekali denganw wajah Tuan Oh sebagai pembunuhnya. Tuan Oh membenarkan kalau itu gambar dirinya. Soo Bong menyimpulkan Tuan Oh yang  akan menjadi si pembunuh.
Dia tidak akan mempercayainya jika bukan orang itu aku.”kata Tuan Oh mengingat saat berusaha membunuh Kang Chul diatap hotel untuk menghentikan semuanya.
Aku satu-satunya tersangka yang dia lihat. Dia akan memercayainya jika melihat wajahku.” Ucap Tuan Oh yakin 

Kang Chul melihat wajah dari tuan Oh dilayar CCTV mengatakan kalau mengetahui orang itu, kalau oran itu yang menusuknya di atap. Selama ini ia berpikir berhalusinasi karena pelaku tidak tertangkap CCTV lalu bertanya kenapa si pelaku bisa tertangkap di CCTV ini.
Kau bilang CCTV lain tidak menangkap gambar apa pun.” Kata Kang Chul heran
Itu tidak penting.  Pokoknya satu kamera sudah menangkap gambarnya dengan jelas.” Kata Do Yoon tak mau membahasnya tapi menurutnya tak bisa dipercaya bisa seperti ini.
Mari siarkan hari ini dan Dapatkan laporannya lebih cepat. Serta Hubungi PD Park.” Kata Hyun Suk pada bawahanya. 

Prof Park terlihat gembira melewati lorong rumah sakit, Yeon Joo sedang menuangkan kopi terkejut dengan kedatangan seniornya secara tiba-tiba. Prof Park bertanya apakah Yeon Joo sudah melihatnya, Yeon Joo bertanya melihat apa. Prof Park bertanya apaka Yeon Joo sudah melihat webtoon W. Yeon Joo mengatakan belum melihatnya.
Sang Raja akhirnya kembali. Si luar biasa Oh Seong Moo sudah kembali. Aishh....  Setelah si idiot Yeon Joo menghilang ceritanya kembali membaik. Apa Kau belum melihatnya?” kata Prof Park penuh semangat. Yeon Joo mengelengkan kepalanya pura-pura tak tahu.
Sebelumnya aku sungguh kecewa... karena cerita W jadi kacau. Aku tidak bisa bilang apa-apa karena Tuan Oh sedang sakit. Sejujurnya alur cerita sebelumnya benar-benar tidak masuk akal. sebatas romansa kelas tiga yang kekanakan. Itu Sama sekali tidak masuk akal.” Keluh Prof Park, Yeon Joo memilih untuk meminum kopi tak mau menanggapinya.

“Tapi akhirnya, akal sehat Tuah Oh kembali. Segalanya yang terjadi kemarin hanyalah mimpi Kang Chul dan ini awal yang baik. Kang Chul akan menangkap si penjahat dan menikahi So Hee. Begitulah seharusnya. Bukankah kedengarannya bagus?”kata Prof Park penuh semangat
Yeon Joo tertunduk sedih karena tak bisa lagi bertemu dengan Kang Chul, Prof Park lalu memastikan kalau memang Ayah Yeon Joo sudah pulih, lalu berpesan agar tak memforsir diri sendiri dan jangan sampai bekerja terlalu keras. Yeon Joo mengangguk mengerti.
Aksi Kang Chul!  Kang Chul mencintai So Hee dan membenci Yeon Joo.” Jerit Prof Park bahagia sambil melakukan gerakan tinju.
“Tapi... Tunggu… Kenapa si pembunuh terlihat mirip Tuan Oh?” kata Prof Park kembali membalikan badan, Yeon Joo binggung
Dia mirip Tuan Oh... Apa mungkin seperti di film Hitchcock? Dia menjadikan wajahnya sendiri bagian dari pekerjaannya. Cerita W membuatku gila. Pembunuhnya berwajah di kartunis.. Cerita W. Adalah yang terbaik!” kata Prof Park seperti mengoceh sendiri lalu keluar ruangan, Yeon Joo seperti enggan untuk menangapinya. 


Yeon Joo menyalakan komputernya melihat gambar acara W yang memperlihatkan foto wajah si pelaku, benar-benar mirip dengan ayahnya. Ia menelp Soo Bong yang sedang belanja, bertanya apakah memang  ceritanya akan berakhir bahagia. Soo Bong menceritakan kata Tuan Oh  akan menyelesaikannya dalam empat episode dan baru yang dilihatnya adalah episode pertama saja.
Akhir bahagia seperti apa?” tanya Yeon Joo penasaran
Yeah... Tuan Oh sudah meninggalkan jejak, jadi mereka akan menangkap si pelaku menggunakan siaran televisi.” Cerita Soo Bong 

Di dunia W
Pembawa acara meminta agar semua penonton bisa melihat gambar dilayar dengan baik-baik. Ia memperlihatkan itu adalah wajah pelaku utama dari penyerangan Tuan Kang Chul di Plaza Hotel Seoul pada tanggal 25 Mei.
Dia tampaknya berusia di akhir 50-an atau awal 60-an. Pada hari kejadian, dia menggunakan jaket abu-abu, kaos, dan celana jeans. Ciri fisiknya Dia memakai kacamata dan berjenggot, Tingginya sekitar 175cm. Jika Anda mengetahui tentangnya, tolong hubungi kami.” Ucap si pembawa acara
Beberapa tetangga terlihat tak percaya kalau si pelaku tinggal di lingkungan mereka tepatnya di rumah yang letaknya di basemant. Si pembunuh dengan wajah Tuan Oh dibawa polisi dengan tangan di ikat.
Mereka akhirnya menemukan dia.  Namanya Han Sang Hoon, usianya 61 tahun.  Dia merupakan teman satu tim Ayah Kang Chul saat menjadi atlet tembak. Pria merasa dirugikan oleh Ayah Kang Chul. Ia sempat menjalani perawatan dengan psikiater dan seorang maniak kekerasan, serta tidak waras. Cerita Soo Bong
Di dalam rumah Tuan Han, semua di periksa dan terlihat baju pelaku dengan foto-foto keluarga Kang yang ditempel pada dinding. Beberapa polisi juga mencoba mencari bukti-bukti yang lainya.
Mereka juga menemukan berbagai macam bukti. Seperti Darah Chul, pisau dengan sidik jarinya, foto keluarga Chul, dan bahkan catatan kejahatannya.
Seorang polisi yang mengecek bagian lemari, memberitahu menemukan bukti yang dua buah pistol yang dijadikan sengaja untuk menghabisi keluarga Kang. 

Kang Chul masuk ke ruang interogasi, Detektif Park meminta agar Kang Chul hanya sebentar saja menemuinya. Kang Chul duduk di depan Tuan Han sebagai pelaku pembunuhan keluarganya. Tuan Oh dengan mata setengah terbuka, mengaku kalau sudah membunuh semua keluarga Kang Chul.
Ayahmu begitu kasar dan arogan. Di hari sebelum kejadian, aku menemuinya di bar, setelah lima tahun berlalu. Tapi Dia masih bersikap angkuh. Itulah mengapa aku membunuhnya. Seblumnya Aku ke sana untuk membunuh Ayahmu saja, tapi akhirnya aku menghabisi mereka semua. Mungkin Kau juga akan terbunuh seandainya berada di sana.” Kata Tuan Han

Aku pikir diriku akan segera tertangkap, tapi kejaksaan justru menuduhmu sebagai si pelaku. Aku tidak tahu apakah dia itu bodoh atau memiliki sebuah rencana lain di kepalanya. Tapi ngomong-ngomong , rasanya menyenangkan. Aku tidak pernah berpikir, kau masih terus mencariku sekalipun 10th sudah berlalu..” Cerita Tuan Han dengan senyuman seorang pembunuh berdarah dingin, Kang Chul menatap Tuan Han dengan mata berkaca-kaca.
Aku mulai resah karena masalah itu, jadi oleh sebab itu  aku menusukmu di atap hotel Tapi Kau masih tetap hidup. Kenapa kau tidak mati saja? Mungkin aku harus menembakmu seperti saat menembak kedua orang tuamu.” Kata Tuan Han seperti psikopat
Kang Chul tak bisa menahan emosinya langsung memberikan tonjokan dibagian wajah, Tuah Oh langsung terjatuh. Kang Chul langsung memukul Tuan Han membabi buta, Do Yoon dan beberapa polisi lainya langsung masuk kedalam untuk menahanya. 


Flash Back
Tuan Oh mengatakan kalau semua cerita itu belum berakhir, kalau mereka  harus membunuh dan menyingkirkan si pelaku dari webtoon, untuk menghindari masalah di masa mendatang. Soo Bong bertanya apakah  Kang Chul akan membunuhnya sebagai pembalasan dendam. Tuan Oh pikir kalau cerita seperti itu  tidak bisa disebut akhir bahagia karena menurutnya Si penjahat harus dibunuh oleh penjahat lain.
Acara TV W kembali disiarkan, Pembawa acara memberitahu Kasus pembunuhan keluarga Tuan Kang disiarkan berkali-kali selama lebih dari lima tahun dan pasti para pemirsa masih mengingatnya,
Setelah perjalanan panjang dan melelahkan, kebenaran akhirnya mulai terungkap. Setelah 10tahun  dari pembantaian itu  dan 2 bulan dari peristiwa penyerangan, Tersangka Han mengakui kejahatannya pada tanggal 20 Agustus.

Jaksa Han dan atasanya menonton TV bersama, Sang atasan mematikan TV lalu memberitahu kalau si pelaku sudah mengakui jadi sekarang semuanya sudah berakhir. Jaksa Han tak terima begitu saja, dengan sangat yakin kalau semua yang dilihatnya itu pasti tak benar, menurutnya Kang Chul pasti sudah menyogok si pelaku.
“Coba Lihatlah. Pemainan sudah selesai. Kau kalah dari Kang Chul. Ajukan pengunduran diri.” Kata si atasanya.
“ Apa Anda menyuruhku mundur sekarang?”ucap Jaksa Han tak percaya
Jangan menyeret siapa pun jatuh bersamamu. Lebih baik Jatuhlah sendiri.” Kata atasanya. 


Han Chul Ho kehilangan kesempatannya menjadi presiden selanjutnya dan kehilangan akal.Cerita Soo Bong
Jaksa Han sedang ada didalam mobil tak percaya kalau atasanya itu meminta agar dirinya mundur, dengan tatapan dinginnya menelp seseorang dengan bertanya apakah anak buahnya sedang ada pekerjaan sekarang.
Dimalam harinya, tiba-tiba Tuan Han jatuh dari lantai atas polisi dengan tangan diborgol. Polisi langsung mengampiri Tuan Han yang tak sadarkan diri diatas mobil dengan alarm yang terus menyala.
Dia membunuh si pelaku dan menjadikannya bunuh diri.
Jenazah Tuan Han pun dibawa ambulance, saat itu Detektif Park melihat secarik kertas di tangan Tuan Han.
Dia bahkan menyuruh membuat pesan terakhir palsu yang menyebut bahwa orang itu membuat pengakuan palsu karena Kang Chul menyuapnya.

Jaksa Han menonton TV, seorang pria dengan wajah diblur memberitahu kalau seseorang menyuruh untuk melakukanya,  membuat pesan terakhir palsu bahkan sering menyuruhku melakukan hal seperti itu.
Dia tidak memintaku membunuhnya, tapi tetap ingin orang itu mati.” Cerita si pria, Hyun Suk sebagai pewawancara bertanya siapa sebenarnya orang yang diberitakanya.
Han Cheol Ho. Kandidat presiden selanjutnya.” Kata si pria, Jaksa Han yan menonton langsung mematikan Tvnya. Seketarisnya seperti tak menyangka lalu bertanya apakah memang benar yang dikatakan oleh pria itu. Jaksa Han hanya bisa tertawa lebar seperti orang yang sudah hilang ingatan.
“Kang Chul mengubah permainannya lagi.
Kantor polisi, Detektif Park dan yang lainnya membawa Jaksa Han masuk ke kantor setelah ada bukti yang menyuruh seseorang agar membunuh Tuan Han, beberapa reporter sudah menunggunya ingin tahu motif, Kenapa Anda membunuhnya. Berita di TV pun menyiarkan [HAN CHEOL HO DITANGKAP SEBAGAI TERSANGKA PEMBUNUHAN.]


Si pembunuh sudah mati dan Cheol Ho dipenjara, Akhir yang baik untuk si Iblis. Bagaimana menurutmu? Apakah orang-orang akan menyukainya?” tanya Soo Bong menceritakan tentang akhirnya dari cerita Komik W, Yeon Joo dengan malas menurutnya semua pembacar pasti  akan menyukainya.
Aku tahu pasti seperti itu. Jika ini berjalan lancar, maka aku akan dapat tidur dengan nyenyak. Inilah mengapa W harus berada di posisi pertama Tak akan ada yang terjadi di kemudian hari.
Apakah begitu akhirnya begitu saja? Apakah ada Adegan terakhirnya?” kata Yeon Joo lesu
“Ahh.. maksudmu Kisah cinta Chul... Kami kira kisah cintanya juga akan memiliki akhir yang indah.” Ucap Soo Bong, Yeon Joo bertanya akhir dari cinta Kang Chul.
Apakah dia akan... menikahi So Hee?” tanya Yeon Joo, Soo Bong mengatakan mereka tidak merencanakan cerita seperti itu. 

Kang Chul masuk ke ruangan lalu melihat sebuah surat diatas meja untuknya. Lalu membukanya ternyata, itu surat tulisan tangan dari So Hee.
“Kang Chul, selamat sudah menyelesaikan kasusmu. Kau sudah melewati banyak hal. Aku senang karena dukunganku padamu terbayar lunas di akhir. Sahabat baikmu, So Hee.
Kang Chul tersenyum membacanya, lalu menelp Soo Hee bertanya kenapa menulis surat padahal itu bukan kebiasaanya, lalu menanyakan keberadaan sekarang. Beberapa saat kemudian, Kang Chul sudah ada pingir jalan lalu memanggil So Hee.
So Hee melihat Kang Chul yang memanggilnya tersenyum bahagia, keduanya pun bertemu ditengah persimpangan jalan, keduanya menatap bahagia. Kang Chul mendekat lalu mengelus kepala So Hee. Terlihat So Hee yang malu-malu.
Kami akan menyelesaikannya dengan sebuah petunjuk  bahwa segalanya berjalan lancar... di antara mereka.” 

Yeon Joo terdiam mendengar cerita Soo Bong tentang hubungan Kang Chul dan So Hee. Soo Bong memangil Yeon Joo berpikir tak mendengarnya, Yeon Joo pun memberikan komentar kalau seperti itu akhirnya. Soo Bong mengeluh karena Yeon Joo terlambat memberikan komentar karena hampir kena serangan jantung.
Rasanya seperti sia-sia, Soo Bong. Tak ada seorang pun yang mengingatku di sana, dan tidak ada seorang pun di dunia ini... yang memahami semua kesulitanku. Aku bahkan tidak memiliki sebuah foto dan tidak mengambil foto seperti orang bodoh. Apa Kau tahu... yang sudah kulakukan kemarin?” cerita Yeon Joo
Flash Back
Yeon Joo pergi ke toko buku melihat sebuah poster dengan gambar Kang Chul bertuliskan [APAKAH EPISODE TERAKHIRNYA RILIS BULAN AGUSTUS?] Sesampai dirumah membuka kembali komik yang menceritakan tentang mimpi Kang Chul, lalu merobeknya pada adegan yang membuatnya teringat kenangan dengan Kang Chul.
Saat pertama kali mereka berciuman di toko pakaian, setelah itu Yeon Joo menempelkan gambar pada jendela saat menyelamatkan Kang Chul diatap dan pertama kali Kang Chul melihatnya pada dunia komik. Kang Chul yang mengulurkan tanganya untuk mengajak berdamai dan merasa menyesal dengan yang dilakukanya, Yeon Joo pun menjabat tangan Kang Chul. Gambar itu di tempel oleh Yeon Joo pada jendela kamarnya
Pertemuan Kang Chul dan Yeon Joo di penjara dan Kang Chul mengetahui kalau ternyata dunianya hanya dunia komik saja. Lalu Yeon Joo yang berusaha menyelamatkan Kang Chul saat tenggelam didasar Sungai Han. Yeon Joo menempel gambar saat Kang Chul menciumnya diatap rumah sakit, ketika Kang Chul melakukan hal romantis dengan mengingkat rambutnya.
Yeon Joo seperti masih bisa merasakan saat Kang Chul menariknya untuk berbaring pada lenganya, gambar saat Kang Chul mengikat sepatunya pun ditempel. Semua kenangan dengan Kang Chul di tempel pada jendela untuk mengingatkan semuanya. 

Nyonya Gil masuk kamar anaknya membawakan sepiring semangka, melihat semua gambar komik yang ditempel anaknya berkomentar kalau itu semua terlihat buruk, menurutnya sudah terlalu tua untuk Yeon Joo menempel toko komik, dan menyuruh anaknya itu segera melepaskanya.
Yeon Joo terus melihat kenangan dengan Kang Chul saat ada di dunia komik, Nyonya Gil menyuruh Yeon Joo segera menelp foto pacarnya saja bukan tokok komik lalu keluar dari kamarnya. Yeon Joo tak tahan melihat kebersamaanya dengan Kang Chul, akhirnya menelungkupkan badanya dan menangis tersedu-sedu.  
Akhirnya Yeon Joo bercerita pada Soo Bong menurutnya tingkahnya kemarin sangat memalukan, Dua dokter lain masuk ruangan. Yeon Joo pun menyudahi telp Soo Bong dan akan menelpnya nanti. 

Yeon Joo masuk ke dalam ruang istirahat dokter, sambil menyadarkan tubuhnya di pintu mengingat tentang nasibnya yang tak dingat oleh Kang Chul. Ia melihat komik jilid 34, sambil menatap gambar Kang Chul berbicara sendiri.
“Kang Chul... Apakah kau baik-baik saja? Apa Kau bahagia belakangan ini?” ucap Yeon Joo seperti mengajak Kang Chul bicara dengan menatap sampul depan komiknya sambil mengelusnya.
Aku tidak bahagia,  Setiap hari bagiku...” kata Yeon Joo menahan tangisnya dan langsung buru-buru menutup wajahnya karena ada orang yang datang.
Suk Bum masuk kedalam menanyakan apakah Yeon Joo ingin tidur. Yeon Joo mengatakan ingin tidur selama 10 menit saja. Suk Bum bertanya apakah Yeon Joo ingin makan malam, Yeon Joo mengeluh sangat mengantuk. Suk Bum pun memilih untuk keluar dari ruangan. Yeon Joo hanya bisa menangis dibalik komik Kang Chul karena sangat merindukanya. 

Tiba-tiba terdengar suara dari speaker “Code Black, Code Black darurat. Orang-orang yang terluka akibat insiden penembakan akan segera tiba. Ada banyak yang terluka. Semua dokter dari masing-masing departemen yang sedang tidak bertugas... harus datang ke ruang UGD sekarang juga.
Yeon Joo terbangun dari tidurnya dan langsung keluar dari ruangan, terlihat nama rumah sakit HANGUK SUNGJIN. Di dalam lift Yeon Joo bertanya apakah memang benar terjadi penembakan, Ssalh satu dokter merasa Yeon Joo tak menonton berita karena terjadi penembakan di stasiun TV. Yeon Joo makin binggung.
Saat di lantai IGD, semua terlihat tergesah-gesah karena ada pasien yang gawat masuk ruangan, terlihat So Hee yang berlari masuk sambil menelp dan Do Yoon pun berlari mengikutinya. Yeon Joo binggung karena kembali terseret ke dunia komik lalu melihat berita di TV.
“Beritanya belum dikonfirmasi saat ini, namun delapan orang meninggal... dan lebih dari 15 orang cedera. Saya akan mengumumkannya kembali kalau terjadi penembakan membabi buta.. di dalam studio rekaman W sekitar pukul 6 petang hari ini.  Si pelaku belum terindentifikasi dan si pelaku, telah berhasil lolos.
Salah satu yang cedera merupakan anggota staf W. Terdapat 23 orang pada saat kejadian dan Hanya dalam waktu 5 menit, si pelaku membunuh semua orang di studio. Terakhir, kami mendapat kabar 8 orang meninggal dan 15 orang yang cedera dikirim ke RS Hankuk Sungjin.
Yeon Joo kebinggungan melihat yang terjadi tak sama dengan yang diceritakan oleh Soo Bong, karena seperti tanpa alasan semua ceritanya. Berita terus memberitahu akan ditemukan lebih banyak lagi korban meninggal dan memberitakn daftar orang yang meninggal.

Yeon Joo akhirnya segera berlari ke bagian UGD, beberapa wartawan mencoba mencari tahu dan polisi pun menghalangi jalan. Yeon Joo berusaha masuk ke dalam memberitahu kalau seorang dokter. Didalam UGD, terjadi hiruk pikuk orang yang berjalan kesana kemari  membawa korban yang tertembak.
Ketika akan melangkah pergi, tangan Yeon Joo ditarik dan melihat Kang Chul yang menariknya lalu membawa ke bagian ruang tunggu. Seorang pasien wanita terlihat kesakitan, Kang Chul meminta agar Yeon Joo segera merawat korban karena terluka parah setelah tertembak di bagian kaki. Yeon Joo yang masih shock melihat Kang Chul hanya diam saja.
Akhirnya Kang Chul melihat nama di baju dokter, tanpa sadar logonya adalah RS Myungsei University lalu memanggil Dokter Oh Yeon Joo. Yeon Joo masih menatap Kang Chul tak percaya. Kang Chul bertanya apakah Dokter Oh bisa mendengarnya. Yeon Joo tetap menatap Kang Chul.
Tolong lakukan sesuatu! Apa kau tuli?” teriak Kang Chul, Yeon Joo pun tersadar lalu melihat luka di kaki korban dan mencari peralatan di meja receptionist.

Kang Chul pun pergi ke tempat lain, Yeon Joo mengunting bagian celana dan melihat ada bekas luka tembakan dan langsung memberikan betadine. Kang Chul kembali datang berjongkok bertanya keadaan pasien. Yeon Joo dengan gugup mengatakan pasien harus segera   dioperasi, tapi pendarahannya tidak banyak dan akan baik-baik saja.
Maafkan aku sudah berteriak padamu tadi.” Ucap Kang Chul.
“Apa Kau terluka?” tanya Yeon Joo khawatir, Kang Chul mengelengkan kepalanya.
Aku melihat beritanya beberapa saat lalu ternyata laporannya salah.” Ucap Yeon Joo, Kang Chul melihat kalung yang dipakai Yeon Joo dengan badul cincin, merasa mengingat sesuatu pada Yeon Joo.
“Ah... Kau yang menjatuhkan cincin waktu itu, kan?” kata Kang Chul, Yeon Joo menatap dalam Kang Chul.
Kang Chul bertanya kenapa Yeon Joo terus menatapnya seperti itu, Yeon Joo mengatakan tak mengerti kenapa harus berada disini sambil mengusap air matanya. So Hee datang memanggil Kang Chul, Yeon Joo melihat Kang Chul yang berbicara dengan So Hee. Kang Chul menanyakan keadaan Hyun Suk. So Hee mengatakan sedang masuk ruang operasi lalu mengajaknya untuk bicara. 


Soo Bong pulang kerumah setelah berbelanja bahan makanan, lalu memanggil Tuan Oh mengajak untuk makan malam karena sudah membeli Jokbal. Akhirnya Soo Bong masuk ruangan, melihat wajah Tuan Oh tertelungkup di layar komputer lalu mengajaknya untuk makan Jokbal bersama.
Tuan Oh hanya diam saja, Soo Bong pikir Tuan Oh tertidur pulas diatas layar komputernya. Tiba-tiba tulisan seperti si pembunuh terlihat [Apakah kau Soo Bong?] Soo Bong mengucek-ngucek matanya berpikir kalau dirinya sedang mimpi. Tuah Oh mengangkat kepalanya, wajahnya terlihat tak berwujud.
[Ini aku, Soo Bong.] ucap Tuan Oh tertulis seperti pembunuh misterius.
Soo Bong terjatuh ketakutan, Tuan Oh berusaha meraba-raba untuk berjalan memberitahu kalau wajahnya hilang. Soo Bong menjerit ketakutan melihat wajah Tuah Oh yang tak berbentuk, Tuan Oh yang kebinggungan mencari-cari Soo Bong meminta agar diselamatkan, karen sipembunuh mengambil wajahnya dan akhirnya Soo Bong pun pingsan karena shock melihat wajah Tuan Oh. 

1 Jam sebelumnya
Pembawa acara memberitahu dilayar wajah tersangka utama dari penyerangan Tuan Kang Chul di Plaza Hotel Seoul pada tanggal 25 Mei. Dengan ciri Pada hari kejadian, menggunakan jaket abu-abu, kaos, dan celana jeans serta menggunakan kacamata dan berjenggot, tinggi badannya kurang lebih 175cm jadi meminta agar pemirsa mengetahuinya....
Tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dan mengenai dahi pembawa acara, saat itu dilayar pembawa acara langsung jatuh. Kang Chul dkk yang ada diruang kontrol binggung. Hyun Suk bertanya apa yang terjadi. PD langsung melihat ke atas panggung, tapi malangnya malah kena tembakan juga.
Si pembunuh terlihat datang dengan pistol langsung menembakan ke semua orang yang ada dalam studio W, Hyun Suk sempat bertanya siapa orang itu tapi hasilnya ikut kena tembak juga. Kang Chul melotot kaget lalu meminta agar Do Yoon memanggil pengawal. Akhirnya si pembunuh berdiri sendiri dalam studio mengambil walkie talkie yang dipakai ole PD.

“Kang Chul.. Apa kau di sana? Apa kau bisa mendengarku?” ucap Si pembunuh berdiri dengan membuka penutup kepalanya.
Kau begitu putus asa ingin menemukanku, jadi aku datang. Aku datang untuk menunjukkan wajahku. Kau melalui banyak kesulitan karena aku tidak muncul selama sepuluh tahun, kan? Itu juga menyakitkan buatku. Aku ingin muncul di hadapanmu, tapi aku tidak tahu bagaimana caranya.” Ucap si pembunuh berbicara di depan kamera, Kang Chul pun terus menatap dalam-dalam
“Jadi inilah aku. Bagaimana wajahku? Aku sangat menyukainya. Aku akan sering menemuimu.” Kata si pembunuh dengan membentangkan tanganya lalu menembak satu persatu kamera sampai tak terlihat di ruang kontrol. Yeon Joo kembali menonton berita terkini di rumah sakit.
Wajah pelaku penembakan di stasiun TV... baru saja dirilis. Dia berusia sekitar 60tahun dan identitasnya belum diketahui. Polisi sedang melakukan pencarian besar-besaran terhadap si pelaku.  Sekitar pukul 6 sore tadi, dia menembakkan pistol secara brutal pada orang-orang yang ada di studio.

Yeon Joo melotot tak percaya melihat wajah ayahnya yang terekam pada stasiun TV. Sementara si pembunuh yang mengunakan wajah Tuan Oh pergi ke dunia nyata melepaskan semua yang baru digunakannya. Beberapa polisi dan pengawal masuk rungan studio dengan tangan yang memegang pistol. Semua yang masih tersadar meminta agar segera diselamatkan.
Kang Chul menatap layar dan Tuan Oh terlihat tak bisa mendapatkan wajahnya karena diambil oleh si pembunuh. Yeon Joo benar-benar terkejut melihat si pembunuh yang mengunakan wajah ayahnya.
bersambung ke episode 10 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

4 komentar:

  1. Nah kan, sudah kuduga ceritanya bakal serem , sw-nimnya penulis nine's time travel kan? Bersiap-siaplah, kejadian tak terduga begini akan sering terjadi..

    BalasHapus
  2. Benar2 tidak terduga! Dulu dibuat penasaran ama nine time travel ternyata penulisnya sama. Makasih ya mbak dee!

    BalasHapus
  3. daebak ceritanya membingungkan tp jadi bikin penasaran moga endingnya ga kayak nine aja yg tiba2 pemeran utamanya meninggal hooool

    BalasHapus
  4. ku tunggu cerita selanjut nya ya mbk dyahdee...

    BalasHapus