Sabtu, 20 Agustus 2016

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 3 Part 2

PS : All images credit and content copyright : TVN

Ha Won diam-diam mengikuti Ji Woon keluar dari rumah dan melihat pintu yang ada dibelakang semak-semak. Yoon Sung baru saja kembali dengan membawa barang-barang milik Ha Won, lalu tiba-tiba ditelp dan akhirnya pergi begitu saja meninggalkan barang Ha Won di tengah jalan. Sementara Ha Won perlahan masuk ke dalam ruangan yang masih terbungkus plastik.
Apa hobimu menyelinap  ke ruang pribadi orang lain? Kenapa kau selalu mengikutiku? Seharusnya kau tidak disini “ ucap Ji Woon kesal
Apa spesialnya tempat ini?” tanya Ha Won ingin mendekati sebuah kotak, Ji Woon menariknya mengumpat Ha Won itu sudah gila.
Menurutmu kenapa kau ingin tinggal disini?” kata Ji Woon, Ha Won menegaskan punya alasan sendiri
Tinggal disini tidak se-sederhana yang kau pikirkan” ucap Ji Woon memperingati, Ha Won sudah paham , Ji Woon merasa Ha Won itu tidak tahu

Aku kesini untuk melindungi sesuatu  yang penting bagiku” kata Ha Won, Ji Woo bisa menyimpulkan dengan nada menyindir kalau yang penting untuk Ha Won itu adalah uang.
Ha Won menegaskan kalau bukan seperti itu, Ji Woon pun bertanya apakah Ha Won berusaha untuk  merayunya. Ha Won merasa Ji Woon yang memang benar-benar tak waras, lalu membalikan badanya. Ji Woon tiba-tiba langsung menariknya dan memeluknya, keduanya saling bertatapan. Ha Won seperti merasakan sesuatu dalam dadanya ketika berdekatan dengan Ji Woon.
Apa yang kau lakukan? Bukankah aku sudah katakan jangan pernah  menyentuhku lagi?” ucap Ha Won marah dan langsung keluar dari ruangan
Ji Woon hanya bisa diam, padahal sengaja menarik Ha Won karena apabila berbalik ada gergaji yang bisa membuatnya terluka. Dan akhirnya posisi gergaji tepat berada dibelakangnya, bisa terhindar dari Ha Won. Dengan wajah kesal akhirnya memasukan peralatan ke dalam kotak. 


Ha Won yang panik buru-buru keluar dari ruangan tanpa melihat ke depan dan akhirnya menabarak koper miliknya sampai akhirnya semua barangnya jatuh ke sungai. Dengan wajah panik, Ha Won mencoba mengambil barang-barangnya yang hanyut, bunga milik ibunya pun ikut hanyut bersama dengan koper yang ikut jatuh ke sungai.
Akhirnya Ha Won turun ke sungai mengambil kotak miliknya dan mengambil semua barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Dengan wajah sedih merasa kalau  ini adalah yang namanya kenyataan hidup. Hyun Min sedang jalan-jalan melihat dari kejauhan Ha Won yang ada didalam aliran sungai sambil bertanya-tanya apa yang dilakukan Ha Won.
Hei, Nona selebriti! Apa yang kau lakukan disana?” kata Seo Woo yang melihat Ha Won saat baru keluar rumah.
Hei, apa kau gila? Apa kau senang mandi dengan air dingin? Dan sampah apa itu?” ucap Hyun Min melihat barang-barang yang ada disungai.
Ini bukan sampah.  Semua ini barang-barangku” kata Ha Won
Hei, Kau bisa flu! Apa kau tidak bisa membuang semuanya saja?” ucap Seo Woo khawatir
Ha Won pikir kenapa harus membuang semua barang-barangnya, lalu menyuruh keduanya untuk masuk saja. Seo Woo seperti tak tega lalu meminta Ha Won menunggu lalu berlari ke arah rumah. Ji Woon baru keluar dari ruangan rahasianya, melihat sebuah buket bunga yang berjalan menujuk hulu sungai, teringat saat Ha Won berlutut  memohon agar mengembalikan guci abu milik ibunya di krematorium. 
Hyun Min melihat barang-barang sample menyuruh Ha Won membuangkan saja, Ha Won memberitahu barang sampel itu bisa digunakanya selama 3 hari.  Seo Woo datang membawakan jaring lalu menyuruh Ha Won segera keluar dari sungai. Ha Won akhirnya dibantu ditarik keluar, Seo Woo menyuruh untuk segera masuk saja karena pasti akan kedinginan. Ha Won menolak menyuruh keduanya saja yang masuk kedalam rumah lalu mengambil jaring untuk mengambil barang-barangnya.

Apa kau dipaksa kesini agar  diperlakukan seperti ini?” sindir Ji Woon lalu berjalan mendekat dan menaruh buket bunga ditangan Ha Won.
Bagaimana jika kau urus saja dirimu itu, daripada buat orang lain khawatir?” kata Ji Woon
Ya... jangan khawatirkan dia, Karena akulah yang harus mengkhawatirkan dia” ucap Hyun Min berhadapaan dengan Ji Woon sambil memeluk Ha Won
Kalau begitu, pastikan agar dia  tidak ada didepanku Atau kenapa tidak kau saja yang pergi?” tegas Ji Woon
Kau dengar dia, kan?  Dia minta aku pergi” ucap Hyun Min mengodanya. Ji Woon menghela nafas panjang.
Ji Woon menyindir apakah Hyun Min menganggap Ha Won itu seperti boneka baru untuknya, Hyun Min sengaja mengodanya bertanya apakah Ji Woon menginginkanya juga. Ji Woon melirik sinis dan Hyun Min pun tersenyum. Seo Woo menyuruh keduanya berhenti berdebat dan meminta Ha Won tak perlu memperdulikan keduanya karena setiap bertemu pasti seperti itu.

Ha Won tak tahan akhirnya melepaskan tangan Hyun Min, tak peduli dengan ketiganya dan ingin sendiri. Ji Woon pun memilih untuk pergi Ha Won ikut pergi dengan membawa semua barang yang berhasil diselamatkanya. 


Ketika kembali ke kamarnya melihat Ji Woon masuk kamar dengan sepatu yang mengeluarkan air dan celananya yang basah. Ha Won tak percaya Ji Woon mau masuk ke dalam sungai untuk mengambil buket bunga yang sudah mengering dan merasakan kakinya yang sangat dingin setelah masuk ke dalam sungai.
Ji Woon masuk kamar melihat sepatunya yang basah, teringat kembali saat masuk ke dalam sungai mengambil bunga yang begitu berharga untuk Ha Won. Di kamarnya Ha Won mengeringkan semua barang-barangnya dengan hair dryer dan juga baju olaraga dibagian kakinya, lalu bertanya-tanya berapa kali ia harus mengeringkan baju olahraganya itu dari kemarin. 

Pintu kamarnya diketuk, saat membukanya Yoon Sung langsung tertunduk meminta maaf karena Seharusnya lebih berhati-hati dengan barang-barangnya. Ha Won pin tak masalah bahkan berterimakasih karena sudah membawa semua barang-barangnya.
Yoon Sung melihat baju Ha Won yang sedang dikeringkan dengan hair dryer lalu mengajak Ha Won pergi karena Mobilnya sudah menunggu. Ha Won melotot binggung mau kemana mereka. 

Yoon Sung membawa Ha Won pergi ke sebuah toko pakaian, Ha Won bertanya apakah mereka sedang melakukan syuting film "Pretty Woman" sekarang. Yoon Sung mengatakan kalau  Ini perintah PresDir. Ha Won mengatakan kalau tak masalah hanya dengan satu pakaian yang menempel dibadanya.
Ahh, kalau begitu aku akan  mengambil beberapa untukmu Ini perintah....” kata Yoon Sung di sela oleh Ha Won
"Ini perintah PresDir." Itu yang ingin kau katakan, kan? Aku mungkin akan mengembalikan semua  yang kau belikan.” Kata Ha Won
Kalau begitu bagaimana jika kau pergi ke kafe untuk istirahat sebentar saja?” ucap Yoon Sung. Ha Won merengek karena Yoon Sung tetap ingin melakukanya. Yoon Sung mendorong Ha Won untuk segera pergi untuk menunggunya. 

Ha Won yang tak melihat ke depan tak sengaja bertabrakan dengan ibunya dan membuat tasnya yang terlihat mahal jatuh ke lantai. Si ibu pun memarahi Ha Won yang berjalan tak hati-hati. Ha Won meminta maaf. Si ibu mulai mengomel karena tas buayanya itu jadi tergores. Ha Won kembali meminta maaf.
Kau pikir permintaan maafmu bisa memperbaikinya?  Ini tergores karena kau menabrakku!” ucap Si ibu berteriak marah, Ha Won pun ingin melihat tas yang tergores, ibu makin marah tak ingin tasnya di pegang oleh Ha Won.
“Apa Kau tahu, ini harganya 30 juta WON! Harganya 30 juta won! Gantikan uangku untuk tas ini!” teriak si ibu. Ha Won terlihat binggung. 

Hye Ji tiba-tiba datang tak percaya harganya 30 juta won, si ibu bertanya siapa wanita yang mendekatinya. Hye Ji melihat tas milik si ibu, kalau Barang yang asli ada 5 jahitan di kedua sisi logonyaTapi tas milik si ibu itu tidak ada, jadi sudah jelas sekali kalau barangnya itu bukan kualitas palsu yang baik
Dimana kau membelinya?” tanya Hye Ji, si ibu pun terlihat kesal karena bukan jadi urusan Hye Ji dan melangkah pergi, beberapa pengunjung melihat pedepatan sambil saling berbisik.
Ha Won melihat Hye Ji yang menyelamatkan akhirnya tersenyum bahagia.
Keduanya bertemu di cafe, Hye Ji pikir mereka kembali bertemu. Ha Won terlihat gugup membenarkan. Hye Ji bertanya apakah Ha Won datang ke mall untuk bebelanja. Ha Won mengatakan tidak tapi hanya sedang menunggu seseorang
Aku rasa kita selalu bertemu  di saat yang kurang tepat” ucap Hye Ji
Terimakasih sebelumnya.  Aku sangat ketakutan tadi!” kata Ha Wo, Hye Ji melihat sudah jelas sekali sikap nyonya itu aneh
Tapi, bagaimana kau tahu kalau tasnya itu palsu?” tanya Ha Won, Hye Ji memberitahu kalau orang yang suka menjahit pasti sangat tahu soal itu
Ha Won binggung, Hye Ji menceritakan sangat tertarik dengan  fashion desain jadi berencana untuk mengambil mata kuliah fashion desain Ha Won pun mengerti karena itu Hye Ji selalu berpakaian bagus. Hye Ji merasa kalau Sepertinya  Ha Won juga bukan orang  dari "kalangan mereka". Ha Won mengartikan kata juga, berarti Hye Ji juga seperti itu.
Kau tidak tahu ‘kan? Aku bukan berasal dari keluarga yang kaya raya seperti mereka itu” ucap Hye Jin
Oh... Aku pikir kau pasti dari  kalangan seperti mereka”  kata Ha Won melihat dandan Hye Jin yang terlihat seperti orang kaya.
Hyun Min dan Aku tinggal bertetangga sejak kami masih kecil Jadi, sejak kecil kami sudah dekat” cerita Hye Jin, Ha Won pun bisa mengerti
Bagaimana kau bisa bertemu Hyun Min?” tanya Hye Ji, Ha Won menceritakan saat Hyun Min datang ke minimarket tempat  ia berkerja paruh waktu lalu terlihat kebinggungan.
Hye Ji merasa dirinya terlalu usil karena bertanya seperti itu, Ha Won merasa tak masalah untuknya, Hye Ji tahu kalau Hyun Min sering berkencan Tapi tidak pernah mengenalkan siapapun  sebagai tunangannya. Ha Won tak percaya, Hye Ji melihat Ha Won pasti bahagia.

Ha Won binggung kenapa dirinya harus bahagia,  Hye Jin menjelaskan bahagia karena resmi menjadi kekasih Hyun Min. Ha Won mengatakan tak seperti itu. Yoon Sung datang dengan barang belanjaan mengatakan sudah selesai. Hye Ji binggung karena Yoon Sung datang menyapa Ha Won.
Yoon Sung Oppa. Kenapa kau berbelanja untuknya? Apa Hyun Min minta dia melakukan ini untukmu?” tanya Hye Ji binggung, Ha Won binggung menjawabnya.
Tidak....Nona Eun Ha Won tinggal di Sky House, Jadi aku yang mengurus dia” kata Yoon Sung, Hye Ji kaget mengetahui Ha Won tinggal di Sky House. Ha Won membenarkan kalau tinggal disana sekarang
Jadi orang yang kau tunggu adalah Yoon Sung Oppa?” ucap Hye Ji, Ha Won menganguk. Hye Ji pun buru-buru berjalan pergi meninggalkan keduanya. 

Yoon Sung bertanya apakah mereka harus pergi sekarang, Ha Won melihat tas belanjaan yang dibawa Yoon Sun karena sangat banyak, padahal sebelumnya sudah mengatakan akan mengembalikan semuanya. Yoon Sung menegaskan kalau semua ini perintah Presdir. Ha Won merengek.
Lagipula, Ini tugas yang  harus aku selesaikan” kata Yoon Sung, Ha Won merasa semua ini berlebihan
Aku yakin kau mengalami kesulitan  karena para sepupu Kang itu jadi Aku akan pastikan untuk menjagamu sekarang,  agar kau tidak dapat masalah lagi. Itu juga perintah dari PresDir Selain itu... Aku minta maaf atas nama mereka, Maafkan Aku, nona Ha Won.” Kata Yoon Sung, Ha Won merasa tak enak hati menurutnya tak perlu sampai seperti itu
Kalau begitu... Aku akan ambil ini satu, karena Aku tidak enak untuk menerima semuanya” kata Ha Won mengambil salah satu tas dan mendorong Yoon Sung untuk mengembalikan semua barangnya. 

Yoo Na  berdiri didepan cafe, lalu memanggil teman Ha Won yaitu Kim Ja Young. Ja Young yang sedang membuang sampah memberitahu kalau nama  Hong Ja Young. Yoo Na dengan sinisnya merasa tak peduli, Ja Young dengan ketakutan bertanya apa yang dinginkan Yoo Na.
kau tahu aku, kan? Aku dengar gadis bernama Eun Ha Won, tinggal di Sky House, benarkan?” ucap Yoo Na, Ja Young menyangkalnya, merasa tak seperti itu.
“Kau bilang "Aku rasa tidak”  Bahkan bukan kata "Tidak" tapi  "Aku rasa tidak"? Kau tahu sesuatu, kan? Ayo... Cepat Katakan saja!” ucap Yoo Na
Aku tidak tahu apa-apa. Sungguh! Aku tidak tahu” kata Ja Young

Yoo Na mengulurkan tanganya meminta agar Ja Young memberikan ponselnya, Ja Young heran kenapa Yoo Na ingin melihat ponselnya. Yoo Na memaksa dan mengambil dari baju Ja Young, melihat foto Ha Won ada di kamarnya yang mewah.
Ja Young ikut melihatnya merasa sangat iri dan pasti Yoo Na juga iri, Yoo Na menyangkal karena tak penting untuk iri. Ja Young pikir kalau Yoo Na sudah puas dan mengambil ponselnya kembali. Yoo Na tak percaya kalau Ha Won itu memang tinggal Sky House meminta ingin melihatnya lagi. Ja Young menolak dan mengatakan kalau sedang sibuk.
Yoo Na menariknya dan ingin mengambil ponsel milik Ja Young, tapi tanganya malah masuk ke dalam kantung sampah lalu panik bertanya apa yang dipegangnya itu. Ja Young tersenyum memberitahu kalau itu tissue yang sudah ada di toilet selama tiga hari.  Yoo Na menjerit histeris mengangkat tanganya. 


Seo Woo masuk rumah lalu melihat ada buku tabungan yang jatuh dilantai, lalu melihat ada note diatas untuk mengumpulkan uang buat kuliah, lalu bagian pinggirnya terlihat basah dengan senyumanya yakin kalau itu pasti punya Ha Won.
Ketika ingin mengembalikanya, wajahnya terlihat penasaran lalu membuka lembaran buku tabungan, matanya langsung melotot melihat pembayaran krematorium Haneul hampir 4 juta won dan sisa tabungan tinggal 800 won saja. 

Ha Won menganti pakaian training barunya, meminta Yoon Sung tak perlu mengkhawatirkan dirinya, karena ada Kerja paruh waktu yang ambil  sebelum pekerjaannya sekarang ini dan semua dilakukan hanya untuk mengumpulkan uang
Aku tidak punya alasan untuk merasa disakiti oleh mereka Aku sudah mengalami yang terparah dari pada ini” kata Ha Won merasa tiga sepupu itu tak masalah untuknya.
Kau bukan hanya pekerja paruh waktu Tapi Kau tamu kami yang berharga” kata Yoon Sung
Meskipun begitu, aku akan melakukan  semua tugas yang diberikan oleh PresDir sebelum aku meninggalkan Sky House. Lagipula, nyawaku yang jadi taruhannya. Semangat!” kata Ha Won 

Hye Ji berjalan dengan tertunduk lesu mengingat kata-kata Yoon Sung “ Nona Eun Ha Won sekarang tinggal di Sky House Jadi aku yang akan mengurusnya.” Ji Woon sedang berpergi ke gallery lukisan dan melihat Hye Ji yang berdiri sendirian menatap lukisan.
Aku benar-benar tidak mengerti” ucap Hye Ji lemah, Ji Woon bertanya apakah terjadi sesuatu. Hye Ji meminta izin untuk menanyakan sesuatu Akhirnya keduanya duduk ditaman.
Aku dengar kalau tunangan Hyun Min sekarang tinggal di Sky House, apakah itu benar?” tanya Hye Ji, Ji Woon membenarkan dan tak tahu kenapa bisa seperti itu.
Ini menyebalkan dan Aku tidak bisa menerimanya lagi. Aku rasa kau tidak akan mengatakan padaku  jadi aku akan menanyakannya sendiri pada Hyun Min.” Kata Hye Ji berdiri dari tempat duduknya, Ji Woon kaget karena akan pergi sekarang juga. 

Seo Woo sedang mendengarkan musik lalu melihat Ha Won baru pulang, bertanya apakah pergi bersama Yoon Sung. Ha Won membenarkan karena pakaian basah jadi Yoon Sung  membelikannya beberapa pakaian baru. Seo Woo teringat tabungan yang ditemukan dan itu pasti milik Ha Won.
Oh... Dimana kau menemukannya?” tanya Ha Won melihat buku tabunganya, Seo Woo memberitahu menemukan tadi di lantai.
Terimakasih sudah menemukannya untukku” kata Ha Won lalu menatap Seo Woo kalau sudah membuka buku tabunganya.
Maaf, Aku sudah melihatnya. Maksudku, jika ternyata itu bukan milikmu,  Aku berusaha mencari tahu pemiliknya” kata Seo Woo
Ha Won pikir Siapa yang punya buku tabungan seperti ini selain dirinya dirumah ini,  Seo Woo melihat kalau Ha Wo itu Sepertinya sudah menjadi dirinya sendiri, tapi ia selalu mengetahui rahasia Ha Won sedikit demi sedikit. Ha Won tertunduk sedih.
Seo Woo menenangkan kalau wajah seorang pelajar memiliki tabungan sebanyak itu. Ha Won pun bertanya berapa jumlah tabungan mereka. Seo Woo terlihat bingung menjawabnya. Ha Won pikir tak perlu disebutkan, karena dirinya itu punya dunia sendiri dan mereka bertiga juga punya dunia masing-masing, hanya dua mereka saja yang saling tumpang tindih.
Mendengar perkataanmu membuatku sedih” komentar Seo Woo, Ha Won pikir kalau tak perlu karena dunianya ada dalam tabunganya dan baru menyadarinya kalau tidak bisa melupakan itu
Aku tidak bicara soal itu. Kau bilang dunia kita tumpang tindih untuk sesaat” kata Seo Woo, Ha Won membenarkan kalau hanya sebentar saja.
Apa kau hanya sebentar tinggal bersama Hyun Min. Lalu akan memutuskan pertunanganmu?” komentar Seo Woo, Ha Won agar binggung menjelasaknya.
“Atau kau ini Casanova yang lebih hebat dari Kang Hyun Min?” kata Seo Woo, Ha Won mengejek Seo Woo untuk tak perlu  banyak ingin tah karena akan terluka nanti dengan memberikan kepalan tanganya. Seo Woo menyetuhnya seperti mengeluarkan bom yang meledak lalu pergi. 


Ha Won kembali ke kamarnya, melihat sebuah krim untuk wajah dan berpikir pasti itu dari Yoon Sung yang memberikan padanya. Ponselnya berdering dan melihat Hyun Min yang menelpnya lalu memilih untuk merejectnya.
Ia pun kembali ke tempat tidur kesayangan ada dikolong meja komputer, pesan pun masuk ke dalam ponselnya. Hyun Min ada dikamar mengirimkan pesan [Apa Kau mengabaikanku?]  Ha Won membenarkanya.

Kemarilah kau! Ada yang ingin aku berikan.” Tulis Hyun Min, Ha Won bertanya kemana
Ke kamarku” balas Hyun Min, Ha Won langsung menolaknya
Aku bilang, ada yang ingin aku berikan!”tulis Hyun Min, Ha Won tetap menolaknya.
Kau akan terkejut dan terharu  jika kau melihatnya! Sungguh!” tulis Hyun Min, Ha Won tak peduli memilih untuk tidur. Hyun Min melihat pesanya tak dibaca, tak percaya kalau baru saja diabaikan begitu saja. 


Akhirnya Hyun Min keluar dari kamar mengetuk pintu kamar Ha Won dengan keras, saat Ha Won membukanya Hyun Min menyuruh untuk diam saja didepan pintu dan berlari masuk ke kamarnya. Ha Won binggung apa yang akan dilakukan Hyun Min padanya. Hyun Min keluar dari kamar dengan membawa baju seragam milik Ha Won
Oh, itu seragamku! Hei, kenapa ada padamu? Cepat kembalikan!” kata Ha Won, Hyun Min menyuruh Ha Won segera datang untuk mengambilnya. Ha Won merengek agar Hyun Min mengembalikannya.
Hmm, apa aku boleh menggunting satu lengannya? Musim semi dan panas akan datang” kata Hyun Min siap dengan guntingnya, Ha Won panik berlari meminta agar Hyun Min tak melakukannya karena harus mengunakan pada acara kelulusan.
Hei, tenang. Tiba-tiba saja kau jadi lebih agresif sekarang” goda Hyun Min melihat Ha Won yang mendekatinya lalu berlari masuk ke kamar.

Ha Won berdiri di depan pintu kesal karena Hyun Min menawan seragam miliknya, Hyun Min membenarkan dan ingin menguntingnya. Ha Won melangkah masuk memohon agar Ha Won tak melakukan. Hyun Min memberitahu kalau Ha Won adalah wanita pertama yang masuk ke dalam kamarnya. Ha Won pun meminta maaf dan memohon untuk melupakan hal sebelumnya.
Hyun Min memberitahu kalau sudah membawa pakaian Ha Won ke laundry, Ha Won meminta agar Hyun Min segera mengembalikanya. Hyun Min mengajak Ha Won untuk makan ramen bersama dengan masukan caviar. Ha Won mengatakan hanya ada 2 tipe pelanggan yang datang ke mini market di jam 4 pagi
Mereka yang akan bekerja dini hari atau yang tidak ada gunanya sama sekali Dan yang terparah adalah orang yang  seperti dirimu yang datang” kata Ha Won menunjuk ke arah Hyun Min
Apa kau sedang membandingkan satu-satunya  kekasihmu ini dengan pria seperti itu? Hei... Itu tidak bagus” keluh Hyun Min
“Apa Kau tahu yang aku lakukan ketika itu terjadi padaku? Orang brengsek tetap saja brengsek! Bicara tidak formal tetap tidak formal! Kekerasan untuk kekerasan!” kata Ha Won berjalan terus mendekati Hyun Min

Hyun Min merasa sekarang Ha Won itu sedang menantangnya, Ha Won membenarkan lalu berjinjit, mendekati Hyun Mi seperti ingin menciumnya,Hyun Min memiringkan kepalanya. Saat itu juga kepala Ha Won langsung membenturkanya ke arah bibir. Ha Won mengejek apakah ia terlalu terburu-buru. Hyun Min merasa Ha Won itu memang sulit ditebak lalu mengangkat seragam supaya Ha Won mengambilnya.
Ha Won ingin mengambilnya tapi Hyun Min malah menjauhkanya dan membuat hampir terjatuh, tangan Hyun Min dengan sigap langsung merangkul bagian pinggang. Hyun Min menatapnya melihat Ha Won semakin hari semakin menyenangkan. Ha Won menatap Hyun Min seperti termakan godaan si playboy.
Ji Woon baru sampai rumah dengan Hye Ji saat itu melihat Hyun Min yang ingin mencium Ha Won, buru-buru Ji Woon langsung berdiri didepan Hye Ji untuk menghalanginya. Hye Ji ingin melihat ada apa, Ji Woon langsung memegang wajahanya tak ingin Hye Ji melihat Hyun Min ingin mencium Ha Won. 
bersambung ke episode 4

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

2 komentar:

  1. Bulak balik nunggu ep 4,,,
    Aduuuuh makin gemes ama Hyun Min...
    Gk tau knpa kurang suka ama Ji Woon,
    pesona'y gk mampu menembus hati saya
    *Apadah -.-
    Yoon Sung juga sikap robotnya bikin gemes,,,
    Dingin, tapi kalau senyum batu es pun meleleh. haha ngaco.
    Whuaaaaaa sya ngarep bangen kalau EHW datingnya sama HM atau YS...
    hohoho
    Pliiiiiis jgn sama JW, JW ama Na Eun aja... haha

    Makasih mba dee sinopnya...
    ^_^

    BalasHapus
  2. Aku aku maunya hawon sama seowoo... *nyeleneh
    terimakasih mba dee sinopnya.. Mangat terus.. Lanjutkan

    BalasHapus