Minggu, 01 Mei 2016

Sinopsis Ms Temper and Nam Jung Gi Episode 13 Part 2

Da Jung melihat bentuk lipstik berwarna emas, Jung Gi meminta komentar Young Mi, Mi Ri memberitahu lipstiknya itu Bling Bling Glam Style. Young Mi melihat itu memang benar-benar hebat.  Jung Gi memberitahu Untuk merayakan pembukaan toko bebas pajak, mereka akan mengadakan event fan-signing dan lipstik emas khusus adalah rencana dari Mi Ri.
Kita juga akan mengemas perona pipi dan lacquer matanya juga.” Kata Mi Ri bangga, Young Mi juga memuji rencana yang bagus.
Mari kita pilih tanggalnya dan mulai memproduksinya.” Ucap Da Jung
Kita tidak memiliki banyak waktu. Bukankah ini terlalu memaksakan diri? Kalian harus bersikap realistis saat merencanakan sesuatu Dan aku yakin Lovely belum bisa mengatasinya. Aku hanya cemas sajal.” Kata Manager Yang dengan nada meremehkan
Wakil Kepala Yang.... Kami selalu bekerja dengan kecepatan seperti ini dan Kami tidak berkompetisi dengan nomer layaknya  Gold. Sebaliknya kami berkompetisi melawan ide-ide kami dan juga kecepatan.” Ucap Jung Gi menunjuk ke arah otaknya.
“Dia ini bodoh atau linglung!! Dia hanya tidak punya akal! Lalu bagaimana caranya dia menyelesaikan pekerjaannya?” ejek Young Mi pada Manager Yang, semua hanya bisa menahan tawa mendengarnya.
Setelah event nya selesai, kita juga akan membagikan kuisioner, Dan mensurvey pilihan para pelanggan.” Ucap Young Mi, Da Jung pun mempersilahkan dan mengakhiri rapat lalu keluar rapat.
Young Mi bertanya-tanya siapa kira-kira yang panggil untuk event tandatangannya. Hyun Woo sambil berjalan keluar ruangan mengatakan sudah mendapatkan seseorang yang sangat terkenal. Manager Yang hanya diam diruangan dengan melampirkan amarahnya melempar semua produk lovely diatas meja. 

Di pabrik
Jung Gi bertanya pada manager pabrik apakah ia bisa memprosesnya tanpa ada masalah hingga toko bebas pajaknya ketika dibuka. Manager Pabrik meminta Jung Gi tak perlu cemas karena akan memeriksa jumlah kuantitasnya dan mengirimkannya.
Oh iya, Apa Anda tau mengenai perusahaan Tava Tech? Pabrik mereka dekat dari pabrik ini.” kata Jung Gi
Tava Tech? Oh, perusahaan yang tutup karena CEOnya bunuh diri itu, ya? Kenapa Anda tiba-tiba menanyakan itu?” ucap Manager pabrik
Apa Anda kenal seseorang yang pernah bekerja disana? Ada sesuatu yang harus saya periksa.” Kata Jung Gi, Manager Pabrik mengerti akan mencoba mencari tahu, Jung Gi pun sangat berharap Manager Pabrik bisa menemukanya. 

Tuan Nam melihat anaknya yang baru keluar kamar dan akan pergi. Bong Gi menegur ayahnya yang baru pulang, Tuan Nam mengeluh sangat lelah lalu tersadar ketika berpapasan dengan anaknya.
Hey! Belakangan ini dengan berpakaian rapi begini, kau pergi kemana?” ucap Tuan Nam baru menyadari anaknya yang selalu memakai setelah Jas.
“Apa Ayah tidak tau? Aku dapat kerja.” Ucap Bong Gi Bangga, Tuan Nam tak percaya, Bong Gi pun pamit pergi kerja pada ayahnya sambil memberikan semangat.
“Ah..Tunggu sebentar, apa aku mendengarnya dengan benar? Dia bilang dapat kerja?” kata Tuan Nam terlihat masih binggung 

Di Mall
Mi Ri memberitahu pelanggan yang datang kalau mereka membeli lipstik dengan kemasan emas, maka mereka bisa meminta tanda tangan dari Cheetah. Seorang artis bernama Cheetah sudah duduk untuk siap memberikan tanda tangan setelah membeli produk lovely.
Young Mi pun menawarkan seorang pelanggan akan membantu untuk memilih satu dari 99 warna lipstik yang cocok. Fans Cheetah yang mendapatkan tanda tangan juga meminta cap bibir pada kertas yang sudah ditanda tangan. Cheetah dengan percaya diri memoles bibirnya dengan lipstik Lovely lalu memberikan cap bibir.
Jung Gi yang melihat tak jauh dari toko merasa  Cheetah itu pasti sangat terkenal. Da Jung tiba-tiba datang berdiri dibelakang Jung Gi tanpa bicara hanya melihat saja. Jung Gi nampak canggung memberikan hormat. 

Ji Sang menatap lurus tanpa berkedip, Direktur Jo memperkenalakan Yoon Ho yang pernah dikatakan sebelumnya. Ji Sang menanyakan apakah Yoon Ho memang mau ikut terlibat dengan apa yang sedang mereka lakukan. Yoon Ho mengatakan meminjamkan kekuatannya  pada Direktur Kim yang dikerjakan menurutnya semua ini merupakan sebuah kesempatan investasi yang bagus jadi melakukan permintaan khusus kepada Direktur Kim.
Pria ini memang kadang terlalu jujur.” Komentar Direktur Kim
Aku tidak menyukai orang yang suka menunjukkan warna asli mereka sembarangan. Orang-orang hanya akan bertingkah jujur saat ada yang ingin mereka sembunyikan berharap bahwa orang lain akan jatuh karena apa yang mereka lakukan.” Ucap Ji Sang, Yoon Ho terdiam dan terlihat sedikit gugup.  Ji Sang mengaku bukan untuk menuduhnya.
Berhati-hatilah. Para investor memiliki mata yang lebih tajam dari orang lain.” Kata Direktur Kim
Saya akan berusaha keras untuk menjadi orang yang bisa dipercaya di mata Anda.”Ucap Yoon Ho mencoba menyakinkan
Pria ini memiliki sumber yang hebat di Lovely jadi dia akan sangat membantumu.” Kata Direktur Kim
Ji Sang sangat mengerti dengan yang diucapkan Direktur Kim, terlihat memberikan senyumanya. Yoon Ho juga ikut memberikan senyuman tapi setelah itu terlihat menatap sinis karena sudah mengenal sifat Ji Sang yang licik. 

Jung Gi memuji semua pegawainya yang sudah berkerja keras saat toko Lovely mulai ditutup. Da Jung datang menyapa semua pegawainya yang sudah berkerja keras, Jung Gi berpikir grand opening  akan bagus hasilnya, karena penjualan mereka sangatlah baik dan sambutan terhadap event spesial ini juga menarik. 
Mi Ri mengeluh sangat susah karena tidak duduk seharian lalu merengek meminta untuk ditraktir. Young Mi tahu Da Jung itu tidak menyukai hal semacam itu jadi ia yang akan mentraktir semuanya, untuk merayakan kembalinya ke lovely. Semua pun menjerit bahagia mendengarnya. Hyun Woo pun meminta ditraktir Soju, Young Mi pun memperbolehkanya. Jung Gi akhirnya memutuskan untuk membayar minuman.
“Kalian sudah berkerja keras semunya, Dari pada semua itu, lebih baik kalian ikut saja denganku. Direktur memnyuruhku mengajak semua orang setelah semua urusan ditoko selesai.” Kata Manager Yang, semua terlihat kaget mereka semua dipanggil Direktur Jo.  Da Jung melirik sinis seperti mengetahui sesuatu. 

Di sebuah restoran mewah
Direktur Jo memberitahu CEO Lee yang akan mentraktir mereka karena kerja keras semua pegawai hari ini. Ji Sang juga memuji Da Jung yang berkerja dengan baik, Da Jung hanya membalas dengan tatapan sinis. Semua mulai makan steak dengan sangat nikmat,  Jung Gi pikir seharus nya Direkutu Jo lebih sering pergi ke restoran seperti ini. Mi Ri setujua seharusnya Direktur Jo  membelikan sesuatu yang mahal dan setidaknya berhutang sebanyak itu pada mereka.
Jung Gi tersadar Da Jung hanya diam saja tanpa mau memakanya, lalu berpikir kalau makananya tidak sesuai dengan selera mereka. Da Jung mengatakan kalau ia hanya tidak ada selera. Jung Gi pun menuangkan wine, Ji Sang melirik seperti ada rasa cemburu. Direktur Jo meminta semuanya untuk tak banyak pikiran dan memohon pada Ji Sang mengatakan pesan pada pegawainya karena sudah menyiapkan malam makan staf yang sangat mewah.
Dengan bergabungnya aku dengan perusahaan sebagai Direktur dan atas dibukanya toko bebas pajak. Aku mengajak kalian makan malam meskipun hanya sekali.” Ucap Ji Sang, Semua mengucapakan terimakasih
Kelihatannya perusahaan kita mulai menjadi mewah sejak Direktur baru datang. Biasanya kita makan iga babi dan sekarang kita makan steak!” komentar Young Mi,
Aku akan lebih sering menyiapkan makan malam seperti ini untuk kalian. Lagipula, sekarang kita ini sudah seperti keluarga.” Ucap Ji Sang dengan senyuman palsunya.
Menjijikkan.... Yang kau lakukan hanyalah mengubah kami, lalu kau mengatakan kita ini keluarga? Itu sama sekali bukan gayamu, Tuan Lee Ji Sang.” Ucap Da Jung sinis yang membuat semua terdiam sejenak.
Sepertinya kau memiliki kebencian terhadapku, Ketua Ok.” Balas Ji Sang terlihat santai
Seseorang yang mencoba masuk ke perusahaan dan berkuasa di dalamnya dengan menggunakan uang, dan bajingan yang bersikap angkuh dengan uang yang bukan miliknya, adalah tipe-tipe orang yang paling aku benci.” Tegas Da Jung, suasana semakin tegang.
Bagaimana caranya aku memenangkan hatimu?” ucap Ji Sang memanggil Jung Gi yang duduk didepanya, Jung Gi nampak binggung dengan tatapan kebinggungan.
Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana caranya agar Nona Ok Da Jung menerimaku?” tanya Ji Sang dengan senyumanya.
“Aku tidak tahu banyak. Tapi, menurutku akan cukup kalau kau berusaha keras untuk menjadikan perusahaan ini lebih baik” ucap Jung Gi, Direktur Jo yang mendengarnya memarahi Jung Gi yang berani berbicara seperti itu.
Bisakah kau menggambarkan "perusahaan baik" menurut pendapatmu secara lebih konkrit?” kata Ji Sang

Pertama, harus bisa memproduksi produk yang bagus.” Jawab Jung Gi, Ji Sang bertanya apalagi
Dan akan lebih bagus kalau para pegawai bisa bekerja dengan penuh kebahagiaan di dalamnya.” Kata Jung Gi
“Emm.. Kebahagiaan yah? Kita bisa melakukannya dengan menambah gaji mereka. Jadi akhirnya semuanya berhubungan dengan uang, kan?” ucap Ji Sang menatap lurus Da Jung
Kebahagiaan yang aku katakan... Maksudnya Aku yakin bonus dan juga pendapatan bisa membuat kami bahagia tapi aku yakin uang bukanlah segalanya. Memiliki martabat di tempat kerja. Kebahagiaan karena memperoleh apa yang aku upayakan dan Kebahagian karena upaya keras yang aku lakukan sudah dihargai. Memiliki rekan-rekan yang ada bersamaku, Semua ini membuatku merasa percaya diri bahwa kami bisa mengatasi segalanya. Hal-hal seperti ini termasuk kebahagiaan juga, kan?” ucap Jung Gi tersenyum bahagia, Da Jung sampai menatap Jung Gi yang duduk disampingnya.
Ji Sang tertunduk diam karena perkiraannya salah, Da Jung bisa tersenyum mendengar ucapan Jung Gi kalau uang bukan segalanya. Jung Gi melihat Ji Sang terlihat tak suka sambil meminta maaf karena sudah melewati batas, ketika akan minum, airnyasudah habis. Da Jung pun memberikan gelas airnya pada Jung Gi.
“Kau tidak bisa membeli semua itu dengan uang. Bukankah begitu?” ucap Da Jung, Jung Gi sempat kaget mendengarnya. Ji Sang dan Da Jung saling menatap lalu Ji Sang pun memberikan senyumanya. 

Di dalam mobil
Manager Dang memberitahu Jung Gi adalah orang yang cukup terampil mengembangkan produk sendirian, dengan menceritakan Formula untuk Tap Tap Serum dan 99 lipstik adalah hasil kerjanya.
Ji Sang bisa mengerti jadi itu adalah salah satu alasan Jung Gi tidak dipecat meskipun sudah mengirimkan foto saat Jung Gi sedang disuap, Manager Dang juga memberitahu Jung Gi  tinggal di bangunan apartemen yang sama dengan Da Jung. Ji Sang nampak kaget, Manager Dang memberitahu Da Jung dan Jung Gi bertetangga. 

Jung Gi dan Da Jung berada dalam lift bersamaan, dengan melirik Jung Gi bergumam Haruskah aku bertanya padanya mengenai artikel-artikel Tava Tech itu? Benarkah "Tuan L"yang disebutkan disana adalah Lee Ji Sang? Dan sebenarnya apa hubungan antara Ketua Ok dan Lee Ji Sang? Apakah sebelumnya mereka saling mengenal?
Mungkin saja dia mantan suami ke-3nya? Ahh... Tidak mungkin, tidak mungkin! Tapi bukankah aku lebih baik tanya saja? gumam Jung Gi benar-benar penasaran dan akan bertanya tapi Da Jung lebih dulu berbicara.
Kalau kau penasaran mengenai sesuatu. Tanyakan saja.” Kata Da Jung, Jung Gi menyangkal kalau tak ada yang membuatnya penasaran, Da Jung pun membiarkan Jung Gi penasaran lalu keluar dari lift. 

Keduanya keluar dari lift, Jung Gi membungkuk ingin pamit pergi tapi betapa kaget melihat ada sekotak bunga mawar didepan pintu rumah Da Jung, wajahnya terlihat sedih dan langsung pamit untuk masuk kerumah lebih dulu. Da Jung hanya diam saja menatap sekotak bunga mawar.
Jung Gi sempat melirik dengan wajah cemberut  melihat sekotak bungan mawar yang diterima Da Jung.  Da Jung terlihat dingin dengan menghela nafas melihat kotak mawarnya, Jung Gi masuk kamar terlihat uring-uringan
Apa urusannya denganku kalau ada yang mengirimkannya bunga atau tidak? Siapa yang mengirimkan bunga selarut ini? Dasar tak punya kerjaaan orang itu” kata Jung Gi ngedumel lalu kesal sendiri karena kaos kakinya tak bisa lepas.
Jung Gi teringat kembali ucapan Ji Sang sebelumnya “Bagaimana caranya aku memenangkan hatimu? Bagaimana caranya agar Nona Ok Da Jung menerimaku?” lalu menyadaran diri kalau seharusnya tak peduli dengan hal semacam ini tapi ia menduga-duga dari siapa bunga mawar itu dari si Pot Bunga Atau si Creepster
Da Jung masuk rumah, melotot kaget membaca pesan yang masuk dari Lee Ji Sang “Aku menikmati makan malam hari ini.” tatapan sinisnya kembali terlihat. 

Bong Gi keluar kamar dengan pakaian Jasnya, Jung Gi baru bangun sambil mengaruk punggungnya bertanya apakah adiknya baru datang atau mau keluar rumah. Bong Gi heran dengan pertanyaan kakaknya, lalu memberitahu sudah mulai bekerja selama beberapa hari ini layaknya orang dewasa.
Apa? Kau Mulai bekerja? Apa Kau dapat kerja?” jerit Jung Gi kaget
Kenapa kau sangat terkejut? Aisshh... Kau membuatku malu saja. Hari ini aku juga akan bekerja keras! “kata Bong Gi dengan penuh semangat keluar rumah, Jung Gi masih bengong melihat adiknya yang sudah berkerja. 

Tuan Nam keluar kamar menyuruh anaknya tak perlu terkejut karena Bong Gi sudah tiga hari mulai berkerja. Jung Gi benar-benar masih tak percaya, Woo Joo tiba-tiba keluar kamar dengan wajah lesu. Jung Gi bertanya ada apa dengan anak satu-satunya,
Dia sudah begitu sejak patah hati gara-gara wanita sebelah.” Kata Tuan Nam
Oh, begitu. Dia memang harus mempelajari cara kerja dunia ini cepat atau lambat.” Komentar Jung Gi 

Jung Gi dan Woo Joo keluar dari rumah terburu-buru karena hampir terlambat sekolah, keduanya melihat kotak bunga mawah yang ada didepan rumah Da Jung. Lalu Da Jung juga keluar dari rumah untuk pergi kerja. Jung Gi menyapa Da Jung lebih dulu selayaknya atasanya.
Woo Joo membuang muka dengan wajah marah, Da Jung juga tak mau kalah membuang muka berpura-pura kesal. Jung Gi menanyakan kenapa Da Jung meninggalkan bunga yang dikirim kemarin. Da Jung mengatakan kalau itu hanya salah kirim. Jung Gi merasa Da Jung itu berbohong, Da Jung menegaskan kalau  ia tak berbohong dan bunga itu bukan miliknya.
Jung Gi pun hanya bisa mengangguk mengerti, Woo Joo yang masih kesal kembali bergidik. Da Jung tak peduli memilih untuk berjalan ke lift.  Ketiganya masuk ke lift, Woo Joo yang biasanya berdiri ditengah-tengah memilih untuk pindah ke samping Jung Gi. 

Mi Ri menjerit kaget melihat dari ponselnya, Young Mi bertanya apa apa lagi sekarang. Mi Ri memperlihatkan ponselnya, kalau ia baru saja menerima bonus. Hyun Woo juga ikut melihat rekeningnya dan meminta Jung Gi juga harus melihatnya. Semua menjerit kaget melihat ponselnya.
Apa kalian semua sudah memeriksa akun bank kalian semua?” kata Direktur Jo keluar dari ruangan,
Ada apa ini? Ini bahkan bukan hari gajian, kenapa Anda memberi kami bonus?” kata Young Mi, Mi Ri juga tak percaya Jumlahnya cukup besar.
Aku menjumlah bonus yang aku hutang dari kalian selama ini dan mendepositokannya. Ini semua berkat CEO Lee, supaya kalian cukup tahu saja.” Kata Direktur Jo, Mi Ri memuji Direktur memang yang terbaik!

Akhirnya ini terasa seperti perusahaan sungguhan.”komentar Hyun Woo, Young Mi binggung dirinya itu statusnya Freelance tapi kenapa mendapatkan juga bonus.
Kau mendapatkan bonus yang belum kau terima sebelum kau dipecat. Itulah sebabnya dia memberikannya padamu.” Ucap Manager Yang berkomentar, Young Mi bertanya dia siapa yang dimaksud.
Siapa lagi? Yang punya banyak uang di perusahaan ini. Direktur Lee Ji Sang.” Kata Manager Yang bangga
Aku pikir dia menyukai apa yang dikatakan Kepala Nam padanya kemarin! Tapi tetap saja, dia sangat dermawan dan sangat keren!” jerit Mi Ri bahagia
Jung Gi dan Hyun Woo terlihat tak begitu bahagia seperti merasakan sesuatu yang aneh. Direktur Jo yang ada diruangan juga terlihat gelisah seperti menyimpan suatu masalah. 


Manager Yang mulai membahas tentang Da Jung yang belum pernah melakukan hal ini kepada mereka semua tapi menurutnya Da Jung itu  pasti yang paling bahagia menerima jatahnya. Jung Gi bertanya apa maksud ucapanya itu.
“Apa  Kalian tidak tau? Aku dengar dia dapat bonus atas kesuksesan Tap Tap. Wow... melihat betapa terkejutnya kalian. Aku tidak bisa menahan diri untuk memberitau kalian. Dia bahkan dapat banyak sekali bonus untuk penjualan yang berhasil!” ucap Manager Yang sengaja mengadu domba.
“Tapi.... dari mana Anda mendengarnya?” tanya Jung Gi tak percaya, Manager Yang mengaku mengetahuinya dari General Manager.
Dia itu seorang Ketua,jadi itu bisa saja terjadi. Marilah sekarang kita bekerja saja, Karena Kita sudah dibayar banyak, jadi kita harus bekerja dengan baik.” Kata Young Mi seperti tak akan percaya dengan ucapan Manager Yang
Semua mulai sibuk dengan komputer, Hyun Woo mengetik pesan dalam grup “Ada apa ini? Apakah Yang Joo Ho mengatakan yang sebenarnya? Kalau itu benar, OMG! Aku tidak bisa percaya! balas Mi Ri
Aku tidak mau mempercayai semua kebohongan Wakil Kepala Yang. tegas Young Mi dalam chatnya, Jung Gi menatap Manager Yang seperti tak percaya. Manager Yang tersenyum licik seperti sengaja membuat adu domba. 

Da Jung dalam ruanganya menerima telp dari Ji Sang yangmenanyakan rasanya setelah mengkonfirmasinya dengan mata kepalanya sendiri. Da Jung menegaskan Ji Sang tidak perlu angkuh hanya karena telah melakukan apa yang seharusnya memang dilakukannya.
Bukankah kau bilang uang tidak bisa membeli kebahagiaan? Aku ingin lihat ekspresi di wajah Kepala Nam.” Kata Ji Sang, Da Jung menyuruh Ji Sang to the point saja.
Aku ingin kau memasang taruhanmu. Mana yang akan dipilih orang-orang itu: uang atau kau? Maksudku, pegawai-pegawaimu.” Kata Ji Sang, tatapan Da Jung melihat ke arah Jung Gi yang hanya diam menatap ponselnya. 

Didepan pantry
Semua sedang meminum kopi, Hyun Woo yakin Da Jung itu  tipe orang yang akan melakukan seperti itu. Mi Ri juga mengangguk setuju lalu menanyakan pendapat Jung Gi dengan hal ini. Jung Gi tak bisa komentar tapi menurutnya apakah itu penting untuk dibahas.
Benar! Apa pentingnya dia dapat uang tambahan atau tidak? Ayo kita realistis saja! Tanpa Ketua Ok, kita tidak akan bisa meluncurkan Tap Tap Serum.” Ucap Young Mi membela
“Yah... memang Benar. Kita juga akan tetap menjadi perusahaan subkontraktor.” Pikir Hyun Woo
“Benar.. Akan adil kalau dia mendapatkan bonusnya, kalau dapat sih. Tapi tetap saja, kau pasti merasa sedikit kecewa, Kepala Nam. Karena Kaulah yang membuat formulanya.” Ucap Mi Ri, Jung Gi merasa tidak sama sekali, dari balik dinding Manager Yang sengaja menguping.

Ponsel Jung Gi berdering, Jung Gi berdiri dari tempat duduknya ketika menerima telp dari Manager Pabrik, suara sedikit nyaring karena sudah menemukan info pegawai dari Tava Tech dan meminta agar mengirimkan nomor telp padanya. Young Mi sedikit mendengar ketika Jung Gi berbicara di telp.
Disebuah cafe, Jung Gi sempat melihat sekeliling lalu melihat seorang pria yang duduk sendirian lalu berusaha menanyakan apakah ia orang yang dicari, pria itu terlihat sudah tahu kalau yang datang itu Jung Gi yang mengajaknya bertemu. 

Da Jung keluar ruangan, bertanya apakah Jung Gi pergi ke suatu tempat karena tak ada dimejanya. Young Mi menjawab tak tahu tapia menurutnya Jung Gi ada pekerjaan yang harus diurusnya jadi keluar sebentar lalu memberi kode untuk datang ke ruangan. Manager Yang sempat melirik sinis ketika Young Mi masuk ke ruangan Da Jung.
Tava Tech itu apa? Kelihatannya dia pergi karena hal itu.” Ucap Young Mi yang menjadi mata-mata, Da Jung menatap dingin mengetahuinya.
Jung Gi bertemu dengan pegawai Tava agar kaget mengetahui kalau itu bukan investasi yang wajar. Pegawai Tava menceritakan Investor memanfaatkan beberapa pinjaman pribadi. Jung Gi makin kaget mengetahui Pinjaman pribadi.
Dia mempersiapkan dokumen perusahaan dan menerima dana investasi dan lalu mengikut sertakan lintah darat dalam kesepakatan itu. Dan dengan uang itu, dia menjadikan perusahaan menjadi publik lalu menggabungkannya dengan perusahaan lain” cerita pegawai Tava

Direktur Jo kembali bertemu dengan direktur lainya, Direktur Jung menceritakan yang akhirnya itu menjadi akun kredit karena Itulah caranya investor masuk ke dalam perusahaan yang tercantum. Direktur Park menceritakan Selain itu ada lagi yang ikut bermain dalam semua hal ini, yaitu rekapitalisasi. Direktur Jo kaget menyebut Rekapitalsasi.
“Kemudian dia meningkatkan nilai perusahaan itu dengan menyebarkan kebohongan dan meningkatkan modal dengan mengisukan stok baru. Lalu dia memanfaatkan modal itu untuk melibatkan lintah darat sekali lagi, setelah itu dia melakukan hal yang sama untuk menaikkan nilai perusahaan lagi.” Cerita Direktur Jung
Itulah caranya menggunakan uang untuk memperoleh uang.” Cerita Direktur Kim, Direktur Jo mulai terlihat panik. 

Jung Gi yang mendengar ceritanya tak percaya karena itu artinya semua hanya ilusi saja. Pegawai Tava yakin CEO mereka sepertinya sudah mengetahuinya tapi tetap tertarik ke dalamnya, karena Nilai dari perusahaan meningkat tajam, jadi dibutakan oleh hal itu.
Bagaimanapun, sifat rakus manusia adalah hal yang aneh. Akal sehat manusia hilang dibawa angin saat melihat uang.” Kata Pegawai Tava
“Mmm.. lalu kenapa CEO Oh bunuh diri?” tanya Jung Gi, Pegawai Tava menjawab itu karena kerakusannya.

Direktur Jo melotot kaget mengetahui tentang Bunuh diri menurutnya tak masuk akal CEO Tava melakukan bunuh diri dengan alasan itu. Direktur Sung menceritakan CEO Tavatenggelam oleh kerakusannya hingga, kerakusan melahapnya. Direktur Jo memegang lehernya seperti merasa langsung tercekik.
Dan investor yang waktu itu... siapa namanya?” kata Direktur Jung berusaha mengingat-ingat.
Ji Sang! Lee Ji Sang.... Karena itulah aku memanggilnya "Lee Ji Sang, Shitty in Reality."” Kata Direktur Sung penuh dendam
Oh yah.. Bukankah kau bilang investormu namanya Tuan Lee? Itu Bukan Lee Ji Sang, kan?” ucap Direktur Jung. Direktur Jo menyangkalnya dengan tangan gemetar memegang gelasnya dan keringat sudah bercucuran karena gelisah. 

Pegawai Tava yakin CEO merasa bahwa sudah tidak ada pilihan lain lagi karena Perusahaannya bangkrut dan dia memiliki banyak hutang pribadi. Jung Gi yakin keadaan seperti itu sangat sulit untuk mereka.
Setelah itu terjadi pada CEO kami, hidup para pegawai seperti kami pun ikutan sulit.” Cerita Pegawai Tava
Ya. Tapi aku dengar ada seseorang yang membujuk CEO Oh untuk melaporkan hal ini dan menuntut hukuman pidana. Apakah orang itu adalah pegawai Tava Tech?” tanya Jung Gi
Bukan, awalnya memang terasa aneh sampai tidak ada yang mempercayainya tapi orang yang melakukannya adalah istri Lee Ji Sang.” Kata Pegawai Tava

Jung Gi bertanya apakah Pegawai Tava bisa mengingat namanya, Pria itu yakin namanya itu Ok Da Jung Karena Da Jung berada disamping istri CEO selama pemakaman, jadi mengingatnya dengan jelas. Setelah kejadian itu Da Jung langsung menceraikan Lee Ji Sang
Da Jung menatap jendela ruangan terlihat sangat serius, Jung Gi kembali ke kantor menatap Da Jung sambil mengingat cerita tentang Da Jung sebagai mantan istri Ji Sang yang memiliki hubungan dengan Tava Tech. Manager Yang melihat keduanya seperti memiliki sesuatu rencana licik lagi. 

Hyun Woo sedang menyikat gigi di toilet, Manager Yang datang mencuci tanganya sambil berceloteh Jung Gi yang menyukai Da Jung, Hyun Woo heran tiba-tiba Manager Yang mengatakan hal itu. Manager Yang beralasan kalau ia merasa seperti itu. Hyun Woo mengatakan benar-benar tidak tahu
Feromon macam apa yang dia punyai hingga semua laki-laki itu tergila-gila padanya?” ucap Manager Yang, Hyun Woo makin tak mengerti dengan kalimat "Semua laki-laki itu?"
Aku sebenarnya malas membawa-bawa hal ini tapi, apa kalian tahu, penyokong dana Lovely, CEO Lee... Sepertinya dia juga sudah tergila-gila pada Ok Da Jung! Aku dengar kalau dia berinvestasi pada Lovely karena dia!” ucap Manager Yang mulai mengubar gossip, Hyun Woo mulai kaget
Bukankah wanita itu sangat menakutkan? Dia bisa menggoda laki-laki manapun yang diinginkannya....Dia benar-benar sangat menakutkan. Apa Dia benar-benar wanita?” kata Manager Yang sambil bergidik ketakutan lalu keluar ruangan.
Hyun Woo terlihat masih tak percaya, di dalam toilet ada Direktur Jo yang mendengarnya terlihat ketakutan sambil mengigit tissue dimulutnya. 

Direktur Jo berbicara pada Ji Sang  kalau Orang-orang itu hanya tidak menyadari cita-cita Ji Sang yang dalam dengan penuh rasa kemanusiaan lalu hanya membuat kacau karena kemunduran diri, menyakinkan kalau itu hanya rumor.  Ji Sang tak mengerti apa sebenarnya yang dikatakan Ji Sang.
Oh, ini agak memalukan untuk dikatakan.. Kau dan KetuaOk, mm...” kata Direktur Jo binggung untuk mengatakannya.
“Ah, maksud Anda rumor kalau dulu kami menikah?” ucap Ji Sang to the point, Direktur Jo kaget mendengar keduanya pernah menikah.
“Aku tidak mengatakannya padamu, karena itu tidak berhubungan dengan bisnis kita. Tapi memang benar kami dulu pernah menikah. Situasi saat itu membuat kami bercerai tapi itu bukan berarti aku sudah tidak mencintainya lagi.” Kata Ji Sang
Tunggu, jadi artinya... Kau masih mencintainya?” ucap Direktur Jo lalu tiba-tiba kepalanya terasa berputar-putar. 

Da Jung sedang sibuk berkerja diruangan, Manager Yang mulai membual untuk membuat prediksi kalau CEO Lee akan segera menendang jabatan Presiden Jo dan menjadikan cinta itu Ok Da Jung, sebagai Direktur Lovely.  Hyun Woo merasa itu tak mungkin dan tak masuk akal
CEO Lee mendapatkan kekuasaan HRD setelah menginvestasikan uangnya Dan Direktur Jo tidak memiliki kekuasaan lagi.” Ucap Manager Yang menyakinkan, Mi Ri tetap merasa itu tak mungkin
Direktur Jo sangat panik membuka laci mejanya ingin mengambil coklat tanganya bergetar dan tak bisa memakan coklat yang jatuh.

Ini rasanya seperti hukum rimba. Manusia juga memakan manusia lainnya di luar sini. Jadi orang rendahan macam kita sebaiknya meringkuk saja di bayangan, dan bersembunyi. Ini memang tidak adil tapi mau bagaimana lagi? Kalau dia wanita yang disukai investor, kita bisa apa? Sungguh tidak adil.” Ucap Manager Yang mulai membual, Jung Gi yang sedari tadi mendengar langsung berdiri.
“Hei.... Wakil Kepala Yang. Sebenarnya apa niat kau mengatakan semua hal tidak masuk akal itu?” kata Jung Gi,
Apa maksudmu, niatku? Aku ini hanya mengungkapkan fakta. Apa kalian tidak bisa menyadarinya dari cara semuanya berjalan?” ucap Manager Yang
Jung Gi menegaskan Da Jung itu bukan tipe orang yang melakukan hal semacam itu jadi memperingatakan agar Manager Yang Berhenti menyebarkan rumor tanpa dasar. Manager Yang mengejek Jung Gi yang terlihat sangat bersemangat sekali dan mungkin marah karena tidak bisa menandingi CEO Lee. Jung Gi binggung dengan ucapan Manager Yang, 
Sek Wang tiba-tiba berteriak ada Masalah besarDirektur Jo melepaskan dasinya merasa telah dibodohi, ditipu, sambil mengumpat baru mengetahui alasannya Ji Sang mendekatinya yaitu ingin mencoba mencuri Lovely darinya, lalu mencoba ngikat dasi pada ujung pintunya. Jung Gi dan Hyun Woo berlari ke lantai atas dan akhirnya mendorong pintu yang membuat Direktur Jo terjungkal.
“Direktur Jo... Apa yang sedang Anda lakukan sekarang ini? Tolong, kembalilah kepada akal sehat Anda!” teriak Jung Gi
Tinggalkan aku sendiri! Jangan memprovokasiku. Aku hanya mau mati disini!” jerit Direktur Jo sambil mengikat dasi dilehernya.
Jung Gi langsung menahan Direktur Jo agar bisa tenang lalu meminta Hyun Woo agar mampu melepaskanya, Direktur Jo mengeluh sama sekali tidak ada paku diruanganya, karena tak ada tempat ia bisa gantung diri. Jung Gi berteriak agar bisa melepaskan ikatan dasi dileher.
Da Jung keluar ruangan melirik sinis pada Manager Yang yang menyebarkan gosip, lalu berjalan ke lantai dua. Jung Gi berusaha agar direktur tenang dan tidak akan melakukannya, karena Da Jung itu  yang menentangnya menerima investasi sejak awal.
Itulah caranya mereka menipuku! Mereka berdua merencanakan ini bersama dan melakukan ini padaku!!!” teriak Jung Gi, Jung Gi mengatakan kalau bukan itu sebenarnya!
Tidakkah kau tahu dari caranya memecat Manager Jung?!! Aku sudah tamat. Istriku akan meninggalkanku dan mereka berdua akan mengambil Lovely dariku!” jerit Direktur Jo, Da Jung akhirnya masuk ruangan dan akhirnya Young Mi dkk ikut masuk
“Kaulah yang gila akan uang! Sudah Aku bilang untuk tidak kehilangan tujuanmu yang sebenarnya! Sudahaku bilang, lindungilah perusahaan ini! Siapa yang mengatakan akan mengurus dan mengambil tanggung jawab akan semuanya?” teriak Da Jung melotot marah
Hey, Jaga bicaramu! Sekarang siapa yang gila uang? Kau sudah merencanakan ini sejak meninggalkan Gold dan datang kemari!” jerit Direktur Jo
Apakah mempersalahkan semuanya padaku membuat kau merasa lebih baik?” ucap Da Jung Sinis
Direktur Jo berteriak pun meminta Da Jung menunjukan bukti kalau Da Jung  tidak melakukannya. Da Jung mengangkat papan nama dan siap melemparnya, Jung Gi menghalangi Direktur Jo dengan badannya, semua wanita mulai ketakutan melihat Da Jung sangat marah.
Akhirnya Da Jung menurunkan papan nama lalu mengambil kertas, Jung Gi bertanya apa yang sedang dilakukanya. Da Jung mengatakan kalau ia akan menyerahkan surat pengunduran dirinya sambil mengumpat dengan melempar kertas ke arah Direktur Jo.
Ketiganya melonggo melihat lembaran kertas yang melayang-layang, begitu juga Young Mi dkk berada didepan pintu. Selembar kertas melayan hanya bertuliskan [Surat Pengunduran Diri] dan Da Jung pun sudah keluar ruangan. 
bersambung ke episode 14


FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 



2 komentar:

  1. Daebak! Wanjang daebak! Gumawo dyah utk recapnya,,tapi lucu ya,,drama romantis,,sampe ep 13 jung gi ma dajung gada scene2 romantis macem lainnya,,^^

    BalasHapus
  2. mksh mba dee atas sinop2nya^^ tpi dajung ngundurin diri gmn nasib perusahaan y

    BalasHapus