Kamis, 12 Mei 2016

Sinopsis Entertainers Episode 7 Part 1

Suk Ho heran PD Park yang tidak bisa tiba-tiba membatalkannyasecara mendadak, menurutnya  tidak peduli dirina dipermalukan,  tapi anak-anak itu... Para anggota band tidak menerimanya dengan baik. PD Park berusaha menenangkan Suk Ho untuk tak salah paham denganya.
Aku sudah mempersiapkan segalanya untuk kalian dan baru saja menerima pemberitahuan, jadi aku tidak akan mengatakan apapun.”ucap PD Park juga terlihat bingung
Kalau begitu, apa kau bisa ...mengijinkanku pergi menemui direktur eksekutif? Ijinkan aku bertemu dengannya Apa dia sudah ada janji? Bisakah kau memeriksa jadwalnya hari ini? .” Pinta Suk Ho
Apakah kau tidak mengerti kalau keputusan dia sepenuhnya dikarenakan oleh Lee Joon Suk? Kau sudah tahu itu.” Kata PD Park, Suk Ho bisa menganguk mengerti 

Joo Han masuk keruangan sambi berbicara di telp merasa senang karena  direktur eksekutif baru itu merasa tertampar 'kan lalu bertanya-tanya siapa sebenarnya  yang merekomendasikan Direktur baru sampai  tidak tahu tentang KTOP, lalu mengetahui Direktur Eksekutif ingin bertemu dengan CEO KTOP
Astaga.... Dia akhirnya sadar juga.” Ucap Joo Han tertawa bahagia lalu melihat ada sebuah amplop tertuju padanya.
Baiklah.... Kami akan mengatur waktunya.” Kata Joo Han lalu wajahnya berubah  marah merasa orang yang diajak sedang bercanda.
Joon Suk sudah ada didalam mobil dengan Joo Han yang duduk dibangku depan, Joon Suk tak percaya seorang Direktur eksekutif memanggilnya untuk datang ke kantornya, tapi menurutnya harus berterima kasih karena sudah lama tidak pernah ke stasiun TV. Joon Han meminta maaf karena Direktur Eksekutif sedang dalam masa transisi, jadi tidak bisa meninggalkan kantornya. Joon Suk terlihat tak terima di panggil untuk datang ke stasiun TV. 

Di stasiun TV
Semua orang yang melihat Joon Suk masuk lobby langsung berbisik tatapan semua merasa heran, dua PD yang melihatnya langsung bergossip bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi sampai Direktur Eksekutif memanggilnya.
Suk Ho melihat ruangan Direktur Eksekutif tapi ketika akan masuk, seorang pria berteriak memanggilnya, Direktur melihat Suk Ho bertanya apa yang sedang dilakukanya dengan mata melotot, Suk Ho mengatakan Ada yang harus didiskusikan dengan direktur eksekutif. Direktur menyuruh anak buahnya agar membawa Suk Ho keluar. Suk Ho meminta waktu 1 menit saja tapi tetap saja Direktur tak peduli.
Ketika akan digiring keluar, Suk Ho bertemu dengan Joon Suk dan Joo Han. Joon Suk sempat tersenyum licik lalu berjalan masuk ke ruangan Direktur Eksekutif. Suk Ho terus didorong oleh anak buah Direktur meminta agar tak mempermalukan dirinya sendiri. 

Joon Suk bertemu dengan Direktur mengaku akan mentraktirnya makan siang  yang menyenangkan, tapi Direktur Eks menolaknya.  Direktu Eks membenarkan karena tempatnya di Cheongdam-dong jadi tidak  biasanya pergi kesana, lalu sedikit binggung menjelaskan.
Aku sakit perut kalau makan disana, Jadi Aku lebih suka makan disini. Restoran disini menyajikan makanan  yang enak. Kau harus mencobanya.” Ucap Direktur Eks
Kau sepertinya orang yang agak berterus terang, jadi aku akan langsung saja.” Kata Joon Suk, Direktur Eks juga lebih suka seperti itu jari mereka tidak akan membuang-buang waktu.
Apa kau sudah mempertimbangkannya? Kami sudah menjelaskannya dengan jelas.” Kata Joon Suk 
Ya, jadi maksudmu adalah bahwa jika kami memberikan  segmen Opening pada Entertainer Band maka tidak akan membiarkan penyanyi KTOP  tampil di acara kami. Apa benar begitu? Karena itulah...,aku dipanggil ke kantornya direktur utama dan wakilnya.” Cerita Direktur Eks
Aku juga telah dihina oleh rekan-rekan  kerjaku yang lebih muda. Aku jadi kurus beberapa hari  terakhir karena hal tersebut. Tapi itu tidak apa-apa. Dokterku menyuruhku kalau aku harus menurunkan berat badan. Meskipun lemak di perutku belum hilang juga.” Ucap Direktur Eks seperti terlihat nyeleneh.

Joon Suk menatap dengan wajah serius, Direktu pun mulai ikut serius tujuanya menyuruh datang karena ingin menjelaskannya juga. Kalu ia tidak punya banyak waktu, karena sedang sibuk menemukan artis untuk menggantikan penyanyi KTOP.Seperti yang dikatakan Joon Suk sebelumnya  kalau ia bias melanjutkan apa pun yang dikatakannya.
Kami akan mengijinkan Entertainer Band  tampil di acara kami. Satu lagi Aku tidak ingin kau salah paham....Aku tidak berafiliasi dengan  Entertainer Band atau instansi mereka, Aku hanya mendengar musik mereka Dan musiknya bagus. Dari semua band yang kudengar  dalam beberapa tahun terakhir, band yang satu ini lebih original dan menarik bagi telingaku. Musiknya juga dikemas dengan baik. Mereka memenuhi syarat untuk  tampil di atas panggung kami.” Jelas Direktur Eks
Baiklah kalau begitu. Aku  mengerti apa yang kau katakan dan Aku juga telah berasumsi  kami sudah menjelaskannya jadi kami akan menerimanya secara lapang dada.” Ucap Direktur Jo berusaha untuk bersikap tenang dan berdiri untuk pamit pergi.
Tunggu sebentar.... Aku belum selesai berbicara. Mulai sekarang, kami tidak akan menerima  artis dari KTOP, termasuk actor yang muncul di acara stasiun kami. Itu termasuk penyanyi,  MC di acara hiburan serta aktor juga.” Kata Direktur Eks terlihat tegas tapi menyampaikan dengan gaya selengean

Aku akan membicarakan hal ini dengan orang departemen drama hari ini. Kami akan berkonsultasi  dengan penulis skenario drama dan juga lebih baik mengirimkan aktor KTOP ke luar negeri atau terserah mereka mau apa. Bagaimanapun juga, kami akan mengatur ulang hal-hal seperti itu.” Jelas Direktur Eks
Joon Suk menyindir Direktu Eks yang akan kembali lagi ke luar negeri, Direktur Eks membenarkan, lalu berkomentar sikap Joon Suk itu berlebihan jadi itu sikap mereka menanganinya, karena alas an Joon Suk  yang terlalu tidak masuk akal dan berpikir Joon Suk bisa menganggap itu sikapnya menangapi ancaman Joon Suk. Joon Suk tau ini baru kurang dari sebulan  sejak Direktur baru  mengambil alih, lalu menyindir dengan merasa takut periode jabatan terpendek sebagai direktur.
Direktur Eks dengan santai menanggapi kalau akan berusaha  yang terbaik selagi ada di kantor, bahkan tak tahu tentang stasiun TV sebelumnya, dengan menyindir sikap Joon Suk apbail tidak sesuai keinginannya maka akan menghapus penyanyi tampil di acara kami, menurutnya mereka akan melihat nanti apakah ia akan dipecat karena  melawan KTOP... yang sangat  mengendalikan stasiun TV. Joon Suk terlihat menahan amarahnya.


Suk Ho berdiri didepan lobby seperti sengaja menunggu seseorang. Joon Suk dan Joo Han lewat tapi hanya melirik sinis tanpa banyak berkata-kata hanya berlalu begitu saja. Ponsel Suk Ho bergetar, wajahnya terlihat gugup saat mengangkat telpnya.
PD Park berbicara di telp merasa Suk Ho itu pasti beruntung sekali. Suk Ho binggung. PD Park meminta Suk Ho untuk menyiapkan  pertunjukkannya, karena Bandnya yang akan membuka penampilan di panggung musik secara live minggu depan. Suk Ho tak percaya mengucapkan terimakasih pada PD Park, setelah itu menjerit bahagia sambil keluar dari gedung SBC. 

Kayle duduk lemas sambil mengangkat  kakinya ke bangku, Yun Soo juga terlihat sedih tanpa bisa berbicara apapun. Ha Nul menopang dagunya dengan wajah lesu, Jae Hoon menekuk kakinya dibangku melihat semua temanya seperti tanpa gairah hidup.
Akhirnya ia berdiri dari tempat duduknya dan langsun memainkan drumnya, awalnya ketiganya hanya menatap heran tapi setelah itu Kayle tersenyum mendengarnya. Ha Nul pun mengajak semuanya untuk bergabung ke atas panggung, suara merdu dan iriangan gitar pun terdengar. Suk Ho masuk mengintip semua anggota bandnya kembali menyanyi dengan senyuman, ikut tersenyum. 

Ketika Suk Ho mendekati anak-anaknya, semua langsung berhenti bermain. Suk Ho heran melihat semuanya berheni bermain, dengan mengejeknyanya apakah mereka tidak akan berlatih. Kayle tahu mereka bukannya sudah tidak bisa tampil lagi.
Siapa yang bilang begitu?” kata Suk Ho, semua hanya diam saja.
Ini panggung musik secara live, jadi kalian harus latihan dengan sekuat tenaga. Kalian akan...disiarkan secara langsung.” Ucap Suk Ho
Semua sempat binggung dengan saling menatap satu sama lain, tapi akhirnya semua menjerit bahagia sambil memainkan musiknya, Suk Ho juga tak kalah bahagi bisa menampilkan bandnya di TV, lalu berpelukan merayakan kebahagianya. 

Joon Suk terlihat sangat marah karena Suk Ho menghancurkan semuanya, Joo Han tertunduk diam, Joon Suk menyuruh agar Joon Han mencari tahu tentang jadwal Entertainer Band Dari stasiun penyiaran local sampai ke semua  stasiun radio dan menghentikanya. Joo Han Nampak kaget tapi setelah itu mengangguk mengerti.
Aturlah pertemuan dengan jaksa.” Kata Joon Suk, Joo Han sempat kaget berpikir maksudnya itu Jaksa Park
Aku akan menyewa dia menyelidiki Suk Ho atas kasus memanipulasi penjualan album Jackson.” Ucap Joon Suk penuh dendam, Joo Han makin kaget karena mereka juga akan mendapatkan cipratanya.
Apa maksudmu "kita"? Shin Suk Ho yang melakukannya, Joo Han.” Tegas Joon Suk, Joo Han pun tak bisa protes setuju dengan perintah Joon Suk.
Shin Suk Ho......tidak boleh bertahan dalam industri ini.” kata Joon Suk dengan penuh dendam, Joo Han mengerti dan akan mengingat semua perintahnya lalu keluar ruangan.

Joon Suk terdiam sebentar lalu teringat kembali ucapan Tuan Byun “Kau membunuhnya.... Kau yang membunuh Sung Hyun.” Lalu akhirnya menelp seniornya untuk bertemu lagi. 


Suk Ho duduk diam di meja kantornya melihat kembali foto saat Ji Nu yang sengaja dibawa masuk ke dalam taksi oleh Jin Young. Sementara Tuan Byun berjalan diantar masuk oleh seorang pegawai, sampai akhirnya masuk ke sebuah ruangan Joon Suk sudah menunggu.
Wah, aku juga ingin menghasilkan banyak uang. Kau tidak akan pernah mabuk kalau minum disini.” Ejek Tuan Byun 
Aku memintamu untuk bekerja dengan aku, tetapi kau menghilang.” Balas Joon Suk sambil menuangkan wine
Katakan padaku, Kenapa  kita minum bersama disini. Aku ingin tahu apa tidak apa-apa kalau aku meminumnya atau tidak.” Kata Tuan Byun, Joon Suk mengeluarkan amplop diatas meja. Tuan Byun langsung bertanya apa yang diinginkanya.

Jangan pernah menyebutkan nama Jo Sung Hyun lagi. Aku melakukan ini supaya kau mengubur nama itu dalam-dalam.” Kata Joon Suk, Tuan Byun melihat isi uang lembaran 10juta dengan tumpukan uang yang cukup banyak.
Uang itu seharusnya sudah cukup.” Ucap Joon Suk
Kau pasti punya banyak uang sekali, Lalu apakah hanya seharga ini hidupnya Jo Sung Hyung? Apakah kau menjaga dirimu dari Suk Ho atau Ha Nul? Apakah kau takut Ha Nul menjadi terkenal lalu dia mencari tahu  bagaimana kakaknya meninggal?” kata Tuan Byun menyindir, Joon Suk menatap sinis.
Jika aku punya keberanian untuk  menerima uang ini, aku tidak akan bersembunyi tinggal di sebuah kuil.” Ucap Tuan Byun lalu memulangkan dan meninggalkan ruangan. Joon Suk kesal sendiri karena tak bisa mengajak Tuan Byun berkerja sama dengan melempar amplop uang. 


Suk Ho rapat dengan Geu Rin dan Min Joo, sambil bertanya apakah Gue Rin sudah ada konsepnya. Geu Rin mengangguk sudah menemukannya. Suk Ho pikir melalui beberapa majalah dan konsep trendi merasa cocok. Geu Rin mengangguk mengerti sambil mencatat di agendanya.
Bagaimana kau akan membawa mereka?  Kita tidak punya mobil van.” Kata Min Joo, Geu Rin tahu kalau Suk Ho bilang memiliki Van, Min Joo pikir itu yang tahu lalu.
Apakah van jadi sepenting itu?” pikir Suk Ho, Min Joo mengatakan kalau itu penting.
Aku yang menandatangani kontrak, jadi Bagian pengambilalihan tidak akan terjadi. Untuk saat ini, kita akan naik mobilku dan  mobilnya Min Joo.” Ucap Suk Ho
Kalau begitu aku akan mengendarai mobilmu dengan aman, Tuan” ucap Geu Rin bersemangat, Suk Ho pikir itu sempurna tapi memilih untuk naik di mobil Min Joo, Geu Rin hanya bisa cemberut. 

Yun Soo melihat deretan foto band dengan style masing-masing, lalu berhenti tepat di band dengan setelan jas, menurutnya  Jasnya kelihatan keren sekali dengan wajah bahagia. Kayle mengejek Yun Soo terlihat bahagia karena tidak bisa menikah sebelum  menjadi seorang ayah.
Kenapa kau ingin memakai jas di sebuah band?” keluh Kayle
Aku juga sebenarnya menyukainya. Kau memakai jas pada saat  sedang bahagia. Seperti pada hari pernikahan atau acara penghargaan.” Komentar Jae Hoon
Geu Rin juga melihat artis yang berjalan di atas karpet merah. Kayle mengeluh kalau itu bukan gayanya, Geu Rin bertanya apa yang akan dipakai oleh Kayle nanti. Kayle tersenyum dengan senyuman penuh arti memikirkan baju yang akan digunakanya. 

Joo Han masuk ke dalam ruangan sambil memarahi anak buahnya yang belum menemukan siapa koneksi direktur eksekutif itu. Lalu melihat sebuah amplop diatas meja yang belum sempat dibukanya, sebuah USB ada didepanya.
Ia pun memasukan ke dalam laptopnya, terlihat foto Jinu yang dibawa oleh Jin Young masuk ke dalam taksi. Wajahnya terlihat kaget karena bisa menemukan video tentang Ji Nu yang mabuk dan dibawa oleh Jin Young dan berusaha mencari alamat pengirim tapi tak ada tanda apapun. 

Suk Ho melihat kembali foto yang terlihat bukti kalau Joo Han tahu kalau Ji Nu dibawa oleh Jin Young, menurutnya sekarang mantan bawahnya itu sedang ketakutan, dengan penuh dendam merasa Joo Han harus menunggunya.
Aku akan membongkar foto-foto ini.” kata Suk Ho
Seseorang berteriak memanngginya, Suk Ho mematikan layar dan mendekati Geu Rin dan Min Joo yang nampak tak bisa berkata-kata. Kayle dengan sepatu bots ala penungang kuda lalu celana kulit yang ketat berwarna merah, serta rambut di belah pinggir.

Man Shik menjerit dengan helaan nafas melihat cara berpakaian Kayle, Jae Hoon ketakuan sambil memegang lengan Man Shik, bertanya apakah Kayle itu tak merasa kesakitan dengan celana ketatnya. Man Shik yakin pasti Kayle itu berkeringat sangat banyak sekali. Min Joo bertanya apakah Apa itu berbahan plastic.
Kenapa kau tidak menghentikannya? Coba Tegakkan kepalamu.” Ucap Suk Ho melihat cara berpakaian Kayle
Aku sudah mencoba menghentikannya. Tapi dia bilang, kau akan mengerti. Kami naik bus dengan dia dan Semua orang menatap kami.” Cerita  Geu Rin
Ayolah, ini gaya rock” jerit Kayle memperlihatkan bentuk bokongnya dengan celana ketat
Apa ini yang namanya rock? Coba Ambilkan aku gunting, karena akan merobeknya!!!” kata Suk Ho menjerit kesal
Kayle menyuruh Suk Ho untuk mencoba dengan meloncat kalau celananya itu nyaman dan sangat rock sekali. 


Suk Ho berjalan dengan wajah bahagia dengan membawa sekotak minuman, lalu menyapa salah seorang yang dikenalnya. Direktur Eks teringat kalau Suk Ho itu si tisu toilet dan tak percaya mereka selalu bertemu di kamar kecil. Suk Ho pikir seperti itu lalu Direktur Eks pamit untuk masuk ke toilet. PD Park melihat Suk Ho yang datang ke stasiun TV menyapanya
Kau harusnya latihan di  panggung, kenapa kau kemari? Apa kau mau acara hiburan juga?” kata PD Park
Kami hanya mengabdikan diri untuk acara musik. Aku cuma ingin menyapa  direktur eksekutif baru.” Jelas Suk Ho dengan memperlihatkan bawaanya, PD Park pikir direktur baru tidak suka hal seperti itu. Direktur Eks keluar dari toilet.
Sepertinya kau tidak punya masalah tisu toilet lagi.” Kata Suk Ho mengodanya, Direktur Eks mengatakan ini bukan kedua kalinya lalu pamit pergi lebih dulu
PD Park kaget karena Suk Ho bisa mengoda Direktur Eks. Suk Ho bertanya siapa orang itu. PD Park berbisik memberitahu kalau orang itu adalah Direktur Eks. Suk Ho melotot kaget kalau pria tadi adalah direktur eksekutif yang baru

Suk Ho langsung mengejar Direktur Eks menyapa dengan memperkenalakan diri dari Mango Entertainment. Direktur Eks pikir Suk Ho sudah menyapa sebelumnya jadi menyuruhnya untuk pergi dan melakukan pekerjaannya.
Aku tidak tahu bagaimana harus berterima kasih,  bahkan tidak bisa tidur. Bagaimana aku bisa tidak melakukan apa pun ketika kau sangat mendukung kami?”kata Suk Ho, Direktur Eks pikir yah sudah Suk Ho tak melakukan apapun. Suk Ho binggung mendengarnya.
Apa ini untuk aku?” tanya Direktur Eks melihat bawahan ditangan Suk Ho, Suk Ho membenarkan dengan memberikan kalau tak banyak memberikanya, Direktur Eks langsung menolaknya menyuruh  untuk bawa saja itu pulang.
“Sekarang Biar kuperjelas. Aku mengijinkan Entertainer Band  untuk tampilan pembuka. Bukan karena aku memiliki minat khusus  pada perusahaanmu atau Entertainer Band. Aku melakukannya atas nama stasiun penyiaran untuk menegaskan aturan KTOP yang sudah rusak itu. Kau Paham? Aku melihatmu berlutut. Itu cukup mengesankan.” Jelas Direktur Eks lalu masuk ke dalam ruanganya.
Aku belajar sesuatu yang baru lagi. Terima kasih atas sarannya...!!!” ucap Suk Ho tersenyum bahagia. 

Kayle keluar dari gantungan jas yang terlihat rapih sambil mengeluh Semangat rock-nya sudah hilang dan merasa tak mungkin band rock debutnya mengenakan jas. Geu Rin langsung menutup wajah Kayle dengan tumpukan jas.
Ini jauh lebih baik daripada yang kubayangkan.” Komentar Min Joo, Geu Rin ikut tersenyum sumringah
Kita akan terlambat untuk  menata rambut jadi harus pergi sekarang.” Kata Geu Rin melihat jadwal di ponselnya. Suk Ho menanyakan keberadan Yun Soo sekarang, Min Joo memberitahu Yun Soo akan datang menyusul ke salon rambut. Suk Ho mengajak semuanya untuk segera pergi. 

Yun Soo berjongkok didepan anaknya, sambil mengatakan akan berusaha yang terbaik jadi anaknya itu bisa bersenang-senang di toko. Ibu Suk Ho pikir Chan Hee itu lebih didewasa dibanding ayahnya seperti anak kecil. Chan Hee memberikan semangat pada ayahnya dan berjanji akan menonton di TV.
Yun Soo juga berjanji akan segera kembali setelah selesai dan berpesan agar mendengar kata-kata Tuan Shin berperilakulah yang baik dan akan membeli keripik kesukaannya. waktu pulang nanti. Ibu Suk Ho melihat yun Soo akan terlambat dan harus pergi sekarang. Yun Soo pun mengucapkan terimakasih, Chan Hee kembali memberikan semangat pada ayahnya. Yun Soo dan Chan Hee pun saling melambaikan tanganya. 

Dua mobil berhenti didepan lobby SBC, Geu Rin dan Ha Nul turun dari mobil pertama, Min Joo dan yang lainnya turun dari mobil dibelakang. Keduanya berjejer didepan SBC, dengan menatap gedung yang tinggi. Anggota Band sudah memakain baju jas yang rapih, Suk Ho dan Min Joo dengan memakai kacamata hitamnya terlihat elegan.
Suk Ho melangkah lebih dulu, lalu Min Joo dan ikuti oleh semua anak-anaknya berjalan masuk ke SBC. Beberapa orang melihatnya, bertanya-tanya apakah ada acara penghargaan hari ini. Pria satunya mengatakan  Tidak ada acara penghargaan di musim semi begini. Setelah itu bertanya-tanya siapa orang tadi yang masuk dengan setelan jas karea belum pernah melihat mereka sebelumnya.

Min Joo mengajak mereka masuk ke ruang tunggu, Kayle sempat terpana melihat wanita yang cantik. Suk Ho berhenti sejenak sebelum masuk ruangan dan kembali ke lorong, melihat Geu Rin dengan pakaian lusuhnya yang dicegat oleh penjaga keamanan, bertanya siapa dirinya
Aku? Aku seorang manager.” Kata Geu Rin
Kau tidak bisa berada disini... Tunggu saja di luar.” Kata penjaga, Suk Ho tiba-tiba berteriak “Ketua Jung” Geu Rin pun membalikan tanganya.
Dia karyawanku.... Ayo Larilah!” kata Suk Ho menyuruh Geu Rin mendekat. Geu Rin pun berlari mendekatinya.
Apakah aku seorang kepala sekarang?” ucap Geu Rin bahagia.
Kepala apaan? Aku hanya bilang begitu  supaya kau tidak diusir. Masuk dan siapkan make-up anak-anak itu.” Kata Suk Ho, Geu Rin mengerti lalu kembali berbicara.
Karena kau sudah memanggilku begitu, bolehkah aku menjadi ketua?” ucap  Geu Rin, Suk Ho mengejek kalau Geu Rin ingin jadi CEO aja sekalian. Geu Rin hanya tertunduk diam dan meminta maaf lalu masuk ke dalam ruangan. Suk Ho melihat dari belakang cara penampilan Geu Rin. 

Semua terlihat menenangkan diri dengan meminum air putih, Suk Ho masuk meminta anak buahnya untuk berkumpul.
Tunjukkan kemampuan kalian,  sampai kita meninggalkan studio ini. Tidak boleh ada kesalahan atau penyesalan. Kalian harus menunjukkan kepada  mereka semua pesona Entertainer Band dan kemampuan kalian juga, oke?” kata Suk Ho, semua berteriak mengerti.  
Suk Ho dan Ha Nul saling menatap bahagia, Geu Rin mengenggam tangan Ha Nul seperti meras bahagia karena cita-citanya tercapai. 

Acara musik dimulai, pembawa acara wanita merasa seharusnya mengenakan gaun pengantin hari ini karena akan terlihat serasi dengan anggota band pembuka. Pembawa acara pria pu mulai memperkenalkan diri band pembuka, empat pria tampan yang bernama Entertainer Band.
Panggung disetting dengan pohon sakuran, Ha Nul menyanyikan lagu singel dengan iringan band terdengar merdu, sesekali melirik pada Geu Rin yang berdiri disamping panggung, Suk Ho sibuk mendengarkan ketukan musik anak buahnya supaya tak ada yang salah. 

Tuan Byun ikut melihat siaran langsung Ha Nul dkk dari ponselnya, wajahnya tersenyum karena bisa melihat Ha Nul muncul di TV. Di pintu masuk, Joo Han datang terlihat sangat marah malihat Ha Nul dkk bisa muncul di acara musik.
Joon Suk melihat di ruangannya dengan layar super besar, Chan Hee dengan Tuan dan Nyonya Shin juga menonton di restoran dan tersenyum melihat semua tampil dengan baik. Jin Young menonton sendirian di ruang latihan dengan ponselnya, Ji Nu menonton dari TV di mobilnya terlihat tak suka melihatnya.
Suk Ho dan Geu Rin bisa tersenyum bahagia, Ha Nul dkk bisa dengan baik menyanyikan lagu dengan guguran pohon sakura dipanggung. Suk Ho menatap dengan mata berkaca-kaca dan senyuman bahagia, karena berhasil membawa Ha Nul ke atas panggung dan muncul di TV. 

Sebuah kue ukuran kecil diatas meja, semua sudah siap untuk minum-minum. Suk Ho tiba-tiba berkomentar Jae Hoon, yang irama drumnya harusnya sedikit cepat selama bait kedua.
Kyle, jangan tambahkan distorsi pada gitarnya. Semua orang bisa mendengarnya Dan Ha Neul, kenapa kau tidak nyaman memandangi para penonton?  Pandang saja mereka.” Kata Suk Ho
Hei! Kau ini... Ini penampilan pertama mereka. Tidak bisakah kau puji mereka,  dasar cerewet!!!!” ejek Man Shik
Dia benar. Lagipula aku tidak memperhatikan kesalahan mereka tadi”Kata Geu Rin
Lihatlah kue ini. Apakah kau menganggap mereka ini band baru?” kata Suk Ho melihat ukuran kecil
Jangan salahkan Geu Rin, Salahkan dirimu sendiri karena kau miskin.” Balas Man Shik, Suk Ho pun tak banyak bicara 

Jae Hoon meminta Geu Rin untuk segera menghapus make upnya, kaena harus pulang sebelum Ibunya datang. Geu Rin pikir Jae Hoon  harus merayakannya dengan mereka. Jae Hoon meminta agar menganggap saja sudah merayakannya karena sungguh harus buru-buru pulang. Geu Rin mengerti untuk mengambil pembersih make up.
Bagaimana kau bisa bermain  dengan Ibumu di hari seperti ini?” keluh Kayle
Aku harus pergi ke kursus golf dengan dia.” Kata Jae Hoon, Suk Ho teringat dengan Yun Soo dan menanyakan keberadaanya 

Chan Hee berdiri di depan toko menunggu ayahnya, Yun Soo berlari dengan bas dibelakanganya, ketika sampai didepan toko langsung melihat anaknya sudah menunggu. Chan Hee menaruh tangan di jendela, Yun Soo juga ikut menyentuh tangan di jendela dengan mata berkaca-kaca.

Suk Ho mengetik keyword [Entertainer Band] di internet, tapi Tidak ada satu pun orang yang menulis sebuah artikel. Wajahnya pun nampak sedih dan kebinggungan karena tanpa berita percuma saja muncul di TV.
Man Shik datang mencari keberadaan Suk Ho sambil bernyanyi, lalu Suk  Ho bertanya tentang radio. Man Shik piki Suk Ho sudan bisa menerka jawabanya dengan  melihat cara berjalan, kalau itu berjalan sukses. Suk Ho tersenyum bahagia dan mengucapkan terimakasih. 
bersambung ke part 2 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 




1 komentar:

  1. gomawa unni dee,, apa yg bakal jinu lakuin yaa buat ngebales suk ho cs ??? hehee,,
    Semangat nulisnya 😉

    BalasHapus