PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09 & Twitter @dyahdeedee09 jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

Selasa, 23 Juli 2019

Sinopsis Perfume Episode 29

PS : All images credit and content copyright : KBS

Buat kalian yang suka membaca tulisan aku meminta dukungan dalam bentuk "Subscribe" You tube karena sedang mencoba mengumpulkan 1,000 Subscribe. 
Tinggal Klik disini, buat yang sudah Subscribe. Terimakasih banyak. Semoga bisa sampe bulan ini 

Yi Do kaget melihat Ye Rin yang berubah menjadi Min Jae Hee lalu bertanya-tanya Apa yang baru saja terjadi. Tanganya bergetar tak percaya melihat Jae Hee yang ada dihadapanya bukan Ye Rin.
“Apa yang kau lakukan di sini?” ucap Yi Do terlihat sangat shock, diam-diam Sun Yoo melihat perubahan Min Jae dan merekam dengan ponselnya.
“Ini gila... Akhirnya aku mendapatkannya.” Kata Soo Yeon . Jin Kyung melihatnya meminta agar Sun Yoo memberikan ponselnya.
“Ini ponselku. Kenapa kau ikut campur?” ucap Soo Yeon marah mengambil ponsel yang jatuh lalu pergi. Jin Kyung mengejarnya. 

Tuan Kim tak sadarkan diri dengan tangan yang diikat, Sek Park menjaganya sambil mengeluh Apa yang harus dilakukan dengan Tuan Kim, lalu berpikir harus melaporkannya ke polisi, tapi langsung mematikan ponselnya.
“Bagaimana jika dia memberi tahu polisi bahwa Min Ye Rin adalah istrinya? Jika mereka memeriksa sidik jarinya, identitas Ye Rin akan terungkap. Apa aku gila? Aku tidak boleh melakukan itu.” Ucap Sek Park frustasi ingin memukul dengan pancil lagi. 

Yi Do akhirnya membawa Jae Hee ke dalam mobil, bertanya-tanya Apa yang harus dilakukan dengannya, lalu berpikiri dirinya berhalusinasi lagi atau memang benar-benar gila kali ini. Ia merasa tak percaya yang ada dihadapanya itu Jae Hee.
“Itu tidak masuk akal... Ini tidak ilmiah dan supernatural. Ini pasti halusinasi.” Ucap Yi Do frustasi menelungkupkan wajahnya diatas kemudi.
“Apa yang terjadi? Kenapa aku ada di mobil Yi  D dengan penampilan seperti ini? Sebelumnya aku...” ucap Jae Hee mengingat sata itu Tuan  Kim yang mendorongnya sampai tak sadarkan diri.
“Kim Tae Joo si Gila itu. Apa yang dia lakukan? Apakah Yi Do melihat tubuhku berubah? Apa dia pingsan karena terkejut?” gumam Jae Hee sedih dan tiba-tiba Yi Do mengangkat wajahnya. Jae Hee kembali pura-pura tertidur.
“Min Jae Hee, aku sangat tercengang sekarang. Aku tidak tahu cara menerima ini. Kenapa kau ada di sini sekarang? Bagaimana ini bisa terjadi?” ucap Yi Do binggung
“Itu karena aku Min Ye Rin sekaligus Min Jae Hee.” Gumam Jae Hee.
“Benarkah kau Ye Rin? Benarkah Ye Rin dan Jae Hee orang yang sama? Kalau begitu, apakah kau membohongiku selama ini?” kata Yi Do akhirnya keluar dari mobil dengan wajah fruatasi. 


Jae Hee pikir saatnya kabur, bergegas keluar dari mobil sambil meminta maaf pada Yi Do. Yi Do melihat Jae Hee mencoba mengejarnya naik lift. Saat di lobby, Min Suk datang dengan mobilnya dan melihat Jae Hee yang sebelumnya adalah Ye Rin.
“Ye Rin? Apa kau berubah lagi?” kata Min Suk. Jae Hee binggung karena harus menghindari Yi Do akhirnya menaiki mobil meminta Min Suk untuk segera pergi.
Yi Do hanya bisa menghela nafas melihat Jae Hee yang sudah pergi meninggalkanya. 

Min Suk terlihat gugup memastikan kalau Ahjumma itu Min Ye Rin, Jae Hee membenarkan dan tak menyangkalnya. Min Suk pikir sudah menduganya, lalu mengaku Apa yang dikatakan sebelumnya sungguh mengusiknya jadi hendak menemuinya.
“Bagaimana kau bisa berubah menjadi wanita ini lagi? Ibu?” ucap Min Suk penasaran.
“Akan kujelaskan semuanya nanti. Maafkan aku, tapi bisakah kau mengantarku ke agensi model?” kata Jae Hee. Min Suk menganguk mengerti. 

Jae Hee sampai ke dalam ruang loker mencari parfumnya, tapi tak menemukanya.  Ia panik kalau Parfum itu hilang, lalu mengumpat kalau Kim Tae Joon brengsek yang mencurinya lagi.
“Apa yang harus kulakukan sekarang? Yi Do pasti sangat terkejut.” Kata Jae Hee sedih duduk dalam ruang loker.
“Apakah kabur memperbaiki segalanya? Bagaimana kau bisa sangat tidak bertanggung jawab?” teriak Yi Do kesal saat sampai rumah dan tak melihat Jae Hee dalam kamarnya. 

Sek Park menelp bertanya dimana keberadan Yi Do sekarang, Yi Do menjawab ada di rumah. Sek Park bertanya Apakah Ye Rin bersama Yi Do sekarang. Yi Do berteriak menjawab tidak.
“Aku menemukan seseorang untuk memperbaiki pintu kaca untuk rumah model yang kau pecahkan. Aku menutup mulut kantor keamanan. Seharusnya tidak akan ada masalah, jadi, jangan khawatir. Tapi kau tidak tahu di mana lokasi Ye Rin sekarang, kan?” kata Sek Park khawatir
“Aku tidak tahu!” teriak Yi Do marah. Se Park ingin tahu apakah Yi Do kemungkinan Ye Rin pergi ke mana tapi Yi Do sudah menutup ponselnya.
“Dia menutup teleponnya. Dia tidak melihatnya berubah, kan? Omong-omong, aku menyimpan parfum dan ponselnya. Lalu Dia pergi ke mana?” ucap Sek Park binggung. 

Min Suk menunggu diluar dengan wajah bahagia berpikir Ahjumma itu akan kembali menjadi Ye Rin. Jae Hee keluar dengan wajah sedih. Min Suk kecewa melihat Jae Hee yang belum berubah.
“Bagaimana cara kerjanya? Akankah kau kembali menjadi Ye Rin jika kita menunggu? Ibu?” ucap Min Suk yang masih gugup melihat Jae Hee.
“Benar... Sebentar lagi aku akan berubah menjadi Ye Rin.” Kata Jae Hee. Min Suk mengucap syukur.
“Aku harus pergi ke suatu tempat. Jangan cemaskan aku, pergilah.” Ucap Jae hee. 

Soo Yun kesal melihat Jin Kyung yang datang  bahkan tidak pernah bicara denganku selama berbulan-bulan dan inginn tahu alasanya sampai mengikutinya ke rumah. Jin Kyung meminta agar menolong hapus video yang diambil tadi.
“Aku diperlakukan seperti psikopat selama ini karena Min Ye Rin. Aku punya bukti bahwa dia adalah monster yang berubah bentuk. Jadi Untuk apa aku menghapusnya? Itu tidak akan pernah terjadi.” Tegas Soo Yun.
“Hapus itu.” Kata Jin Kyung. Soo Yun bertanya Apa kaitannya dengan Jin Kyung.
“Itu penting bagiku... Karena Min Ye Rin adalah ibuku.” Akui Jin Kyung. Soo Yun tak percaya mendengarnya.
“Ibumu? Apa katamu? Kau sudah gila.” Kata Soo Yun mengejek, Jin Kyung menegaskan kalau Ye Rin benar-benar ibunya.
“Aku mengetahui hal itu hari ini. Jadi, tolong hapus video itu.” Kat Jin Kyung
“Tidak mungkin. Itu tidak masuk akal... Itu alasan yang lebih penting kenapa aku tidak bisa menghapusnya. Aku harus mengunggahnya ke internet dan mempermalukannya.” Kata Soo Yun
“Aku bukan orang jahat. Dia sudah menikah, tapi malah mempermainkan banyak pria. Ibumulah yang jahat.” Ucap Soo Yun marah. Jin Kyung hanya terdiam seperti ikut merasa kesal dengan ibunya. 


Yi Do berteriak marah pada Ye Rin yang menurutnya manusia yang jahat, lalu berteriak pada Jae Hee juga manusia yang jahat karena mencampakkan deengan kejam, bahkan tidak mengenalinya selama 29 tahun, lalu akhirnya mencampakkan Tanpa belas kasihan!
“Selama enam bulan terakhir, aku dicampakkan oleh dua wanita, satu persatu. Tahukah kau betapa terpukulnya aku? Tahukah betapa aku terlukanya aku?”ucap Yi Do lalu tersadar kalau hanya marah pada bayangan.
“ Dua wanita itu adalah satu orang. Bukankah itu agak berlebihan? Min Ye Rin. Bukan... Min Jae Hee. Aku tidak akan memaafkanmu.” Kata Yi Do geram. 

Jae Hee duduk ditaman sendirian merasa kalau Yi Do pasti sangat membenciku sekarangn dan berharap tidak mengalami penyakit serius karena terkejut.
“Aku harus kembali, dan... Tapi Apa gunanya kembali? Lagi pula hidupku akan segera berakhir.” Kata Jae Hee melihat sesuatu di taman. 

Yi Do masih meluapkan amarahnya “Dasar monster yang jahat. Kau berbahaya seperti debu halus. Kau bagaikan sianida.” Lalu melihat nomo ponsel yang tak dikenal dan mengangkatnya sambil bertanya siapa yang menelpnya. Jae Hee menelp dari telp umum.
“Dan sekaligus Ye Rin.” Ucap Yi Do, Jae Hee membenarkan kalau ia adalah Jae Hee dan juga Ye Rin.
“Kenapa kau membohongiku selama ini?” kata Yi Do marah, Jae Hee mengaku Sebuah keajaiban yang tidak bisa dipercaya terjadi kepadanya.
“Itu terlalu menakjubkan. Aku tidak bisa melakukan apa pun selain membohongimu. Maaf Dan terima kasih. Terima kasih untuk kenangan yang kau ciptakan untukku, aku bisa bahagia selama sisa waktu yang kumiliki.” Kata Jae Hee.
“Bahagia? Apakah kau bahagia mempermainkanku selama ini? Apakah menyenangkan melihatku tidak tahu apa-apa dan diperdaya? Kenapa kau sangat kejam? Apa aku mainan? Apa arti diriku bagimu?” kata Yi Do marah
“Aku mencintaimu.” Akui Jae Hee. Yi Do terdiam mendengarnya dan tak percaya.
“Cinta? Cinta seperti apakah itu?”tanya Yi Do, Jae Hee sambil menangis meminta maaf tidak bisa mencintainya lebih lama.
“Jaga dirimu baik-baik.” Ucap Jae Hee. Yi Do tak percaya bertanya apa maksudnya.
“Hei.... Di mana kau sekarang?” tanya Yi Do. Jae Hee hanya bisa mengucapakan Selamat tinggal.


Yi Do memanggil Jae Hee dengan mata tertutup. Jae Hee menatap Yi Do yang tertidur sambil menangis memanggil namanya.
“Maaf karena berbohong kepadamu... Maaf karena melukaimu. Aku mencintaimu.” Ucap Ye Rin. Yi Do terbangun mencari Jae Hee tapi ternyata hanya mimpi saja.
“Jae Hee... Seharusnya aku tidak mengatakan itu. Seharusnya aku tidak sekejam itu.” Ucap Jae Hee merasa menyesal mengatakan sesuatu pada Ye Rin. 

Seorang pegawai masuk ruangan memberitahu  Lapisan lantainya sangat tebal, jadi merea tidak akan mendengar kegaduhan dari tetangga dan  menjamin lingkungan yang nyaman. Saat itu terdengar suara dari dalam ruangan, semua bertanya-tanya suara apa itu. Tuan Kim meminta tolong dengan tangan terikat.
“Tolong! Lepaskan ikatanku.” Ucap Tuan Kim, Semua orang binggung melihat Tuan Kim yang diikat. Tuan Kim malu menutup wajahnya.
Tuan Kim akhirnya pulang mengeluh karena Seluruh tubuhnya sakit, lalu melongggo binggung melihat sosok yang duduk di ruang tengah. Jae Hee duduk dengan tegak. Tuan Kim tak percaya melihat Jae Hee, bertanya Dari mana saja istrinya itu. 

“Aku senang bertemu denganmu, Jae Hee... Lalu dimana Seo Yi Do? Aku bilang, mana dia?” ucap Tuan Kim mencengkram tanganya pada Jae Hee.
“Lepaskan.” Kata Jae Hee berani melawan. Tuan Kim malah makin marah karena berani mengatakan itu.
“Apa kamu ingin mati? Apa? Apa yang akan kau lakukan dengan membelalak kepadaku? Berhentilah menatapku seperti itu.” Ucap Tuan Kim tak suak melhat Jae Hee yang melotot.
“Aku sudah muak denganmu, berengsek.”kata Jae Hee akhirnya memberikan pukulan pada Tuan Kim.
“Kenapa kalian terus memukuli aku? Aku juga dipukul di sini sebelumnya.” Keluh Tuan Kim memegang wajahnya.
“Dokumen ini membuktikan penggelapanmu.” Kata Jae Hee melepar bekas ke wajah suaminya. Tuan Kim kaget karena Jae Hee memiliki ini.
“Aku punya yang asli, jadi, tidak ada gunanya menyingkirkan itu. Aku ingin mengeksposmu ke dunia, tapi seharusnya kau bersyukur sisa hidupku tidak lama lagi.” Kata Jae Hee. Tuan Kim pikir Jae Hee tidak sekarat.
“Ya, aku sekarat... Jadi, tutup mulutmu dan teken berkas perceraian itu.” Kata Jae Hee.
“Melihat betapa berminyaknya wajahmu, aku yakin kamu akan hidup 100 tahun lagi.” Komentar Jae Hee.
“ Aku tidak mau tetap menjadi istrimu bahkan setelah aku mati. Karena itu aku berusaha keras untuk menceraikanmu. Tetap menjadi istrimu akan menjadi mimpi terburuk dalam hidupku.”tegas Jae Hee. 


Jae Hee mengelurkan cap dan memberikan pada surat cerai, Tuan Kim pun dengan wajah lesu akhirnya memberikan cap. Akhirnya Jae Hee keluar dari rumahnya.
Sementara Sun Yoo sudah mulai menguploud video perubahan Ye Rin menjadi Jae Hee lalu menuliskan caption [Laporan mengejutkan. Min Ye Rin berubah menjadi the Hulk. Menakutkan sekali.]

Ji Na masuk ruangan bertanya pada Yi Do keberadaan Ye Rin karena  Reporter ada di agency  untuk mewawancarainya sebelum misi terakhir. Ia ingin tahu alasan Ye Rin tidak ada di sini. Yi Do menyuruh Ji na agar melanjutkan tanpa Ye Rin hari ini dan Buat alasan untuk para reporter.
“Apa? Di mana dia sekarang?” ucap Ji Na penasaran. Yi Do yakin Di mana pun Ye Rin sekarang,
“Dia akan kembali sebelum misi terakhir.. Akan kupastikan dia kembali.” kata Yi Do yakin. 

“Aku mengadakan rapat darurat karena tema Pekan Mode Dunia mendadak berubah.” Kata Yi Do, Ji Na sedikit kaget.
“Dirut Seo, acara itu akan tiba sebentar lagi. Apa maksudmu temanya berubah?” kata salah satu pegawai kaget.
“Aku hanya akan mengganti sekitar 10 pakaian, jadi, jangan terlalu khawatir.” Ucap Yi Do
“Kita mengganti temanya sekarang? Bukankah ini terlalu mendadak? Sudah terlambat untuk mengganti tema kita.” Kata semua tim. Tapi Yi Do merasa yakin.

Yi Do mulai mengambar baju dengan sangat yakin, teringat kembali saat Jae Hee memeluknya dengan erat. Ia lalu teringat saat Ye Rin memeluknya dan bertanyaApakah terjadi sesuatu?
“Sesuatu yang luar biasa. Sesuatu yang membuat hatiku terasa penuh selama hidupku.”ucap Ye Rin. 

Jae Hee duduk di bangku taman berbicara dengan wajah sedih pada anaknya dan meminta maaf pada Jin Kyung sebagai seorang Ibu. Ia juga mengucapkan selamat tinggal pada Yi Do dan berharap agar berbahagialah.
“Setidaknya enam bulan terakhir dalam hidupku cukup menyenangkan.” Ucap Jae Hee sambil menangis. 

Yi Do menatap karyanya bajunya yang baru saja dibuat, wajahnya terlihat berharap agar Jae Hee bisa kembali padanya. Jae Hee tertidur terbangun seperti mendengar suara Yi Do yang memintanya kembali, lalu tertidur dengan wajah terkejut.
“Apakah aku telah mencapai alam baka? Tidak, aku masih di bumi.” Ucap Jae Hee melihat sekeliling lalu bernafas lega. 

Yi Do memperlihatkan tema fashion shownya  "Pekan Mode Dunia, Meja Bulat Mini" banyak orang yang duduk melihatnya. Ji Na pun dengan wajah serius mendengarkan penjelasan Yi Do, Sek Park melakukan live dari ponselnya.
“Setiap hari, dunia memproduksi lebih dari 100 miliar pakaian. Kebanyakan konsumen mengenakan pakaian mereka tujuh atau delapan kali sebelum membuangnya. Setiap tahun, di Korea saja, 74.000 ton pakaian dibuang.” Ucap Yi Do
“Karena itu tema E-do Collection untuk Pekan Mode Dunia adalah "Ekologi dan Kebebasan". Ibu Pertiwi bergulat melawan kehancuran lingkungan. Aku akan memberikan kebebasan kepada para wanita yang menderita prasangka.” Kata Yi Do
“Pertama, "Ekologi". Materi ramah lingkungan akan kami pakai membuat pakaian berkelanjutan. Itu berarti, itu adalah pakaian yang akan tetap bersama kalian untuk waktu yang lama seperti pasangan jiwa.” Jelas Yi Do
“Sekarang, "Kebebasan". Lini ini memiliki penampilan longgar yang tidak terlihat santai. Bagaimanapun bentuk tubuh kalian, semua orang akan bisa memakainya dengan percaya diri dan cantik. Inilah jenis pakaian yang akan kami sajikan.” Kata Yi Do memperlihatkan contoh bajunya. 


Jae Hee akan pergi melihat beberapa wanita sedang menonton siaran langsung memuji Yi Do yang sangat keren dan juga hebat. Jae Hee pun mengintip melihatnya. Wartawan bertanya  Adakah alasan kenapa Yi Do mengganti tema peragaan busananya.
“Apa kau ingat? Aku memberitahumu, kan? Aku membutuhkanmu untuk melengkapi desainku, Jadi Kembalilah.” Ucap Yi Do pada camera. Ji Na binggung begitu juga semuanya.
“Apa maksud Anda? Pertanyaanku...” kata wartawan. Tapi Yi Do langsung menyebut nama Jae Hee.
“Jae Hee.. Kembalilah... Kita menunggu 29 tahun untuk impian ini. Mari kita lengkapi bersama” ucap Yi Do. Jae Hee berkaca-kaca mendengarnya.


Sek Park berbicara dengan beberapa pegawai meminta agar menyamakan semuanya, lalu kaget melihat Jae Hee datang ke agency. Jae Hee pun berjalan mendekati Sek Park. Sek Park mmengeluh karena mereka tidak bisa menghubunginya
“Apa yang terjadi? Dari mana saja kau?” teriak Sek Park. Jae Hee ingin bicara tapi Sek Pak melihat sekeliling takut ada orang yang mendengar dan mengajak Jae Hee ke tempat tersembunyi.
“Mari pergi ke tempat yang sepi untuk berbincang. Ikuti aku dengan natural.” Ucap Sek Park dan Jae Hee mengikutinya dari belakang. 

Jae Hee memberitahu kalau Yi Do sudah melihatnya berubah bentuk. Sek Park kaget kalau Yi Do sudah melihatnya di rumah model. Jae Hee pikir hanya memiliki akhir yang menyedihkan dalam hidupnya jadi ingin diam-diam menghilang.
“Aku pikir aku harus memberi tahu Dirut Seo bahwa aku tidak bisa menjadi modelnya lagi. Karena itu aku datang. Tapi Aku kehilangan parfumku.” Ucap Jae Hee bingung.
“Tidak, tidak. Aku menyimpan parfum itu... Aku menyimpannya untukmu.” Kata Sek Park memberikan parfum yang disimpanya.
“Aku pikir mantan suamiku mencurinya. Dia terus menyangkalinya, jadi, aku pikir aku benar-benar menghilangkannya.” Akui Jae Hee.
Yi Do mendenga suara Jae Hee wajahya langsung tersenyum lalu menguping dari depan pintu. Sek Park tak percaya Jae Hee mengatakan  Mantan suaminya, lalu memastikan mereka akhirnya bercerai. Jae Hee membenarkan lalu mulai mengoleskan parfum di urat nadinya.
“Apa itu?” ucap Yi Do melihat Jae Hee memakai parfum, lalu tiba-tiba semua lampu mati dan sedikit terdengar petir.
“Aku mengetahuinya, tapi ini masih mengejutkan.” Ucap Sek Park melihat Jae Hee akhirnya berubah. Yi Do melihat Ye Rin langsung memeluknya.
“Aku tidak akan menanyakan apa pun... Tidak apa-apa karena kau sudah kembali.” kata Yi Do memeluk erat Ye Rin.
“Maaf karena membohongimu.. Kata Ye Rin. Yi Do pun meminta maaf karena melukai hati Ye Rin.
“Aku membencimu karena kamu bersikap kejam.” Kata Yi Do, Sek Park melihat keduanya berpelukan terlihat binggung.
“Tapi itu sudah berlalu. Aku merindukanmu, dan itu mengalahkan kemarahanku.” Kata Yi Do
“Aku tidak bermaksud memisahkan kalian, tapi sudah saatnya misi terakhir dimulai.” Ucap Sek Park. Ye Rin kaget dan akhirnya Yi Do menarik Ye Rin untuk pergi. 



Jin Kyung berjalan di catwalk, dengan sangat percaya diri. Ji Na memberitahu Kandidat pertama, Kim Jin Kyung dengan Misi terakhir untuk Produce Runway adalah untuk mengekspresikan dengan sempurna pakaian E-Do collection yang akan disajikan di Pekan Mode Dunia.
“Silakan nilai para model berdasarkan apakah mereka memahami desain itu atau tidak. Fokuslah pada ekspresi mereka selagi kalian menilai mereka. Lalu Kandidat kedua, Son Mi Yoo.” Kata Ji Na dan Mi Yoo berjalan dengan wajah sangat percaya diri. 

Ye Rin bergegas masuk ke belakang panggung sambil meminta maaf,  si pegawai meminta Ye Rin agar cepat ganti pakaian dengan memberikan pakaianya. Jin Kyung baru saja datang, Ye Rin melihatnya terlihat gugup tapi wajah Jin Kyung terlihat sinis.
“Selamat karena akhirnya bercerai dari Ayah karena Ibu sangat menginginkannya.” Kata Jin Kyung sinis.
“Kapan kau mengetahuinya?” ucap Ye Rin kaget, Jin Kyung betanya apakah ini Kebenaran tentang ibunya sambil menyindir.
“Maaf karena berbohong kepadamu. Akan kujelaskan semuanya nanti.” kata Ye Rin
“Apa Sekarang? Setelah ketahuan? Lupakan saja.” Kata Jin Kyung. Ye Rin sedih mendengarnya.  
“Ibu dan Ayah bercerai, tapi kau masih tetap putri ibu, dan aku masih ibumu. Tidak akan ada yang mengubah itu.” Ucap Ye Rin
“Ibu tidak memberitahuku apa pun. Bagaimana Ibu bisa mengatakan tidak ada yang berubah? Aku tidak membutuhkan Ayah dan aku tidak membutuhkan Ibu, jadi, menjauhlah dari hidupku.” Ucap Jin Kyung bergegas pergi.
Ye Rin ingin mengejar tapi pegawai memarahi Ye Rin akan kemana lagi sekarang karean Gilirannya hampir tiba. Ia pun hanya bisa menatap kepergian anaknya dengan wajah sedih. 

Ji Na menatap kebelakan panggung bisa bernafas lega karena melihat Ye Rin datang.  Ia memberitahu Kandidat terakhir untuk misi terakhir Produce Runway, Min Ye Rin. Ye Rin pun dengan percaya diri berjalan di depan juri dengan gaun putih yang dipakainya.
Bersambung ke episode 30

Cek My Wattpad... Stalking 


      
Cek My You Tube Channel "ReviewDrama Korea"

PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09  & Twitter @dyahdeedee09  jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar