Senin, 28 Maret 2016

Sinopsis Ms Temper and Nam Jung Gi Episode 4 Part 1

[Episode 4: Tolong berikan aku harga diri!]
Batalkan semua kontrak dengan Lovely.” Ucap Da Jung dengan melipat tangannya didada. Direktur Kim setuju lalu tersadar Da Jung ingin membatalkan semua kontrak.
“Apa Kau datang bukan untuk berlutut padaku?” ucap Direktur Kim kaget
Tidak, aku datang untuk memutuskan hubunganku denganmu” tegas Da Jung
“Dasar kau wanita gila!!! Apa kau benar-benar menantangku?” jerit Direktur Kim marah
Tidak, maksudku, aku tidak mau berurusan denganmu. Kami tidak akan menerima pemesanan apapun bentuk dari perusahaan Gold, dan apapun yang terjadi” tegas Da Jung berjalan mendekati Direktur Kim
Direktur Kim terlihat ketakutan ketika Da Jung berjalan mendekatinya, tapi ia berusaha tetap berteriak menyuruh Da Jung berlutut padanya. Direktur Jo dan Jung Gi seperti makin panik depan pintu. Da Jung menegaskan apabila Direktur Kim yang memutuskan semua ikatan dengan Lovely mungkin akan berlutut di dalam hatinya. Direktur Kim mengumpat Da Jung itu sudah gila. Semua yang ada diluar berteriak meminta Da Jung agar keluar juga karena melihat Direktur Kim seperti dalam keadaan terdesak.

Diruang ganti
Direktur Kim sudah mengunakan jubah handuk, mengumpat pada Direktur Jo menuduhnya melakukan dengan sengaja, yaitu dengan menyeret Da Jung  kemari untuk membuatnya marah. Direktur Jo menyangkal kalau semua itu hanya salah paham.
Apa kau tidak melihat betapa aku berusaha keras menahannya?” ucap Direktur Jo dengan gugup membela diri, Direktur Kim tak percaya karena menurutnya semua hanya Omong kosong
Baikla, aku akan melakukan yang kau inginkan dan memutuskan semua ikatan denganmu. Jadi lakukan sesukamu” ucap Direktur Kim sambil mencengkram baju Direktur Jo. Direktur Kim panik mengetahuinya.
Ini adalah akhir dari Lovely------!” teriak Direktur Jo langsung menghempaskan tanganya. 

Da Jung menuruni tangga merasa kalau pikiran Jung Gi adalah akhir dari segalanya. Jung Gi menjelaskan Saat mereka memutuskan hubungan dengan Gold maka penjualan akan menurun tiga kali lipat Dan harus menghentikan produksi ketiga pabrik setelah akan kehilangan keuntungan, menurutnya itu adalah akhir dari segalanya.
Meski begitu, kau tidak bisa terus bergantung pada Direktur Kim” ucap Da Jung sambil melipat tanganya didada.
Kalau permusuhan dengan Direktur Kim ini sangat penting bagimu. Kau seharusnya menyelesaikannya saat kau berada di Gold! Kenapa kau datang ke Lovely? Aku memohon padamu, dan kau tidak perduli pada kami?” jerit Jung Gi kesal
Aku akan mengurus kesejahteraan pegawai dengan caraku sendiri” tegas Da Jung lalu pergi, Jung Gi mengomel sendiri karena Da Jung selalu mengatakan "Caraku sendiri" berkali-kali. 

Kota seoul dari malam ke pagi hari seperti terus berjalan dan bukan kota mati, pagi hari orang-orang sudah berjalan dengan cepat menyebrangi jalan. Mobil berjalan dengan cepat, begitu juga orang-orang yang masuk dan keluar dari subway. Jung Gi masuk ke dalam subway yang penuh sambil menatap bayanganya dijendela pintu.
Rata-rata hari libur dalam satu tahun adalah 105 hari. Kalau kau menyertakan hari libur nasional, maka menjadi 120 hari.
Jung Gi sudah berjalan keluar dari subway menuju ke kantornya
Kalau kau menguranginya dengan 365 hari dalam satu tahun, maka menjadi 245 hari kerja.
Jung Gi sudah sampai kantor, Da Jung keluar ruangan mengajak semua timnya untuk memulai rapat.
Setidaknya empat kali sehari dalam 6 bulan.

Jung Gi sudah melepaskan jaketnya dan berteriak setuju dengan ajakan Da Jung untuk mengajak rapat.
Itu yang harus aku teriakkan untuk lolos dari kehidupan perbudakan menyebalkan ini.
Hyun Woo dan Mi Ri melirik sinis melihat sikap Jung Gi selalu siap, Young Mi menatap Jung Gi seperti merasakan ada yang aneh dengan Managernya. Jung Gi membuka buku catatanya dengan tanggal, jumlah persetujuanya 483

Da Jung memberitahu mereka akan merilis Tap-Tap serum sebagai produk pertama setelah mendirikan merk kita sendiri. Semua tim terlihat shock termasuk Direktur Jo yang ikut rapat. Jung Gi duduk menatap Da Jung bergumam dalam hati. Akan tetapi, aku benar-benar tidak bisa menyetujui ini.
Manajer Jung, berapa lama kau pikir kita bisa bertahan?” tanya Direktur Jo pada pria yang duduk disampingnya.
Karena semua kontrak kita dengan Gold sekarang dibatalkan. Kalau kita akan merilis merk kita sendiri, maka kita harus memproduksi masal dalam waktu satu bulan Dan konsumen harus meresponnya dalam waktu paling tidak tiga bulan setelahnya. Lalu kalau ini gagal, seseorang harus bertanggung jawab.” Jelas Manager Jung, Direktur Jo menanyakan tanggapan Da Jung dengan hal itu.

Tentu saja... Aku akan bertanggung jawab dengan Kepala Bagian Nam, yang berwenang membuatnya Dan aku akan membuatnya menjadi sukses” kata Da Jung, Jung Gi kaget penunjukan dirinya.
Bagaimana menurutmu, Kepala Bagian Nam?” tanya Da Jung, semua tim mengarahkan pandangan pada Jung Gi menunggu jawaban.
Tidak mungkin, tidak untuk ini, aku benar-benar tidak bisa menyetujuinya. Jerit Jung Gi dalam hatik
Kepala Bagian Nam, apa kau merasa percaya diri?” tanya Direktur Jo, Da Jung meminta jawabanya sekarang juga. Jung Gi menatap semua orang yang menatapnya.
Aku... Aku.... Setuju dengan Ketua” ucap Jung Gi tanpa mau menatap semua timnya, Hyun Woo dkk melonggo mendengar ucapan Jung Gi.
Baiklah kalau begitu, kalian berdua bertanggung jawab dan berusahalah kalau begitu” ucap Direktur Jo, semua juga binggung melihat atasan mereka yang setuju. Jung Gi mengelengkan kepalanya sambil mengumpat. 


Jung Gi melempar kain basah diatas meja dengan kemarahan yang di tahanya, dengan penuh semangat membersihkan meja diruangan Da Jung. Hyun Woo yang melihatnya merasa ada sesuatu yang terjadi, Mi Ri yang ikut melihatnya Jung Gi itu sangat berbeda. Young Mi yang  ikut melihat mengumpat melihat sikap Jung Gi yang berlebihan.
Da Jung sedang lewat mendengar pembicaraan ketiganya, Hyun Woo tak habis pikir Jung Gi harus bersikap sampai sejauh itu, Mi Ri saja sampai lelah hanya melihatnya saja, Young Mi juga ikut berkomentar sangat menyedihkan sekali. Da Jung melihat Jung Gi yang membersihkan ruanganya bahkan sampai papan namanya yang masih baru dibersihkan juga. 

Jung Gi juga mencuci mobil Da Jung sampai mengkilat, Da Jung berteriak menyuruh Jung Gi melakukan semuanya. Jung Gi ikut berteriak ingin berhenti sekarang dan tidak bisa melakukannya lagi.
Biarkan aku membayarnya dengan cara lain saja, seperti Bersih-bersih, mencuci mobilmu, bajumu, piringmu....akan kulakukan semuanya! Semuanya, kecuali menyetujui semua yang kau katakan!” ucap Jung Gi kesal
Jadi kau setuju merilis merk kita sendiri karena 10,000 won?” kata Da Jung tak percaya
Menetapkan merk kita sendiri dalam waktu 3 bulan, benar-benar tidak realistis. Aku setuju denganmu di rapat karena aku tidak punya pilihan lain. Tapi ini tidak benar, tolong pertimbangkan lagi!” jelas Jung Gi
“Jadi pada dasarnya kau berpikir bahwa aku menarikmu pada semua hal ini, Hanya karena biaya perbaikan mobilku. Ini Membuat aku benar-benar sangat kecewa.” Kata Da Jung dengan melipat tanganya dada. Jung Gi memohon Da Jung cepat sadar.
Bukankah seharusnya kau yang lebih agresif tentang perilisan Tap-Tap serum dibanding yang lain? Kau bilang serum itu seperti anak bagimu! Apa kau tidak punya harga diri sebagai orang yang mengembangkannya Atau itu hanya karena kau tidak mau bertanggung jawab?” ucap Da Jung menyadarkan. Jung Gi terdiam mengdengar kata “Tanggung jawab
Kalau kau tidak mau diberi tanggung jawab, baiklah... Kau bisa menarik diri dari semua ini kapan saja kau mau. Lagipula, orang yang enggan bekerja selalu menghasilkan pekerjaan yang buruk”kata Da Jung lalu masuk ke dalam kantor 

 Jung Gi terdiam sambil bergumam setelah mendengar ucapan Da Jung, Posisi dengan tanggung jawab yang berat bisa menempatkan pekerjaan seseorang pada risiko.
Teringat kembali ketika pengangkat Manager Baru yang lebih muda dibanding dirinya, Lalu Hyun Woo yang mengomel tak terima dengan pengangkatan Manager baru padahal Jung Gi yang duluan mengembangkan serum herbal. Jung Gi hanya bisa pasrah merasa kalau mereka melakukan dengan usaha bersama.

Aku orang yang selalu merasa puas Dengan posisi dimana sedikit tanggung jawab.
Ketika Da Jung merobek surat perjanjian dengan Gold, Jung Gi berteriak marah kalau orang yang kehilangan royalty pihak Lovely dan memohon agar Da Jung mengabaikan apa yang terjadi menurutnya orang-orang sudah biasa melakukannya jadi meminta Da Jung tetap melakukanya.
Berhentilah menyusahkan orang lain dengan rasa keadilan bodohmu!” teriak Jung Gi marah. Da Jung hanya diam menatap sinis Jung Gi.
Itu benar, aku adalah orang yang menyerahkan harga diriku untuk melindungi posisinya. Ketua Ok langsung menyadarinya saat itu juga. Ini Memalukan sekali.
Lap pembersih mobil jatuh ke ember dan Jung Gi hanya bisa berjongkok lemas disamping mobil Da Jung. 

Young Mi duduk dengan wajah malas berpikir Da Jung sudah mencari tahu secara mendalam tapi sepertinya  Da Jung tidak melihat kenapa merk yang  mereka rilis gagal waktu itu. Ia menceritakan Lovely seperti hancur dan terbakar karena perusahaan besar seperti Gold bermain kotor, berharap Young Mi bisa mengerti.
Meski kita menggunakan tenaga dari luar, akhirnya akan sama saja” kata Da Jung
Kalau kita tidak punya dana, bagaimana kita bisa mengembangkannya? Itu bukannya merilis merk hanya memerlukan beberapa dolar saja” ucap Hyun Woo tak yakin, Jung Gi baru akan masuk kantor sengaja mendengarkan dari belakang rak.
Kalau produknya sendiri bagus, kita punya kesempatan untuk sukses.” Ucap Da Jung yakin
Apakah Tap-Tap serum cukup bagus untuk memenuhi takdir dari Lovely?” tanya Young Mi terdengar meremehkan Da Jung.
Kau pikir aku datang ke Lovely tanpa memikirkan hal itu?” kata Da Jung
Hyun Woo merasa dengan keadaan sekarang tidak masuk akal bahkan meminta untuk mengaturnya hanya dengan serum itu saja rasanya berlebihan. Mi Ri juga merasa Da Jung berpikir mereka memiliki sihir atau semacamnya. Jung Gi terus mendengar ucapan tim yang tak setuju dengan usulan Da Jung. 

Jung Gi akhirnya masuk ke dalam ruangan, Young Mi mengomel melihat hobi Jung Gi sekarang yang selalu datang terlambat. Jung Gi menceritakan baru saja pergi ke suatu tempat dan memeriksa sesuatu. Young Mi bertanya apa yang dikerjakanya.
Sebenarnya, aku mengembangkan krim dan emulsi saat membuat serum itu Aku pikir kita bisa melakukan tes klinis dan memproduksi masal dalam waktu satu bulan” jelas Jung Gi, Young Mi merasa Jung Gi itu sudah gila
kalau begitu Haruskah kita maju dengan itu?” tanya Jung Gi pada Da Jung
Wakil Park, bisakan kau mencari ekstrak herbal dalam waktu satu bulan?” kata Da Jung pada Hyun Woo,
Hyun Woo sempat kaget tapi akhirnya mengakui kalau bisa melakukanya,  Da Jung meminta agar Young Mi mengerjakan homepage dalam waktu satu bulan. Young Mi pikir bisa dan ingin memberikan alasan tapi Da Jung memilih untuk berbiara pada Mi Ri apabila tidak bisa menyelesaikan desainnya dalam waktu satu bulan,  lebih baik menyewa orang luar.

Mi Ri pikir tak perlu  karena akan mencoba berusaha yang terbaik. Da Jung menegaskan bukan sekedar mencoba tapi Mi Ri harus melakukannya. Mi Ri pun mengulangi kalimatnya berusaha yang terbaik mengerjakannya. Da Jung pun menyimpulkan semua setuju dengan pendapatnya lalu kembali masuk ke ruangan.
Jung Gi duduk didalam meja kerjanya, Young Mi mendekat kembali mengejek Jung Gi yang sudah gila dengan menyetujui rencana Da Jung. Jung Gi meminta mereka kembali berkerja sesuai tugasnya. Semua pun kembali ke meja kerja dengan wajah cemberut. Jung Gi menjerit alam hati “Lakukan atau mati


Jung Gi memakai sarung tangan dan juga kacamata dan penutup kepala, masuk ke dalam pabrik untuk membuat Produk Lovely. Ketua Pabrik yang mendengar rencana Jung Gi merasa waktu satu bulan itu terlalu tergesa-gesa dan tak mungkin bisa tercapai.
Lakukan atau mati!” ucap Jung Gi penuh rasa yakin
Young Mi pun memberikan tanggung jawab apabila nanti akhirnya akan menjadi pengangguran. Jung Gi tetap yakin akan melakukanya atau nanti akan mati. Direktur Jo juga meminta Jung Gi mempertaruhkan hidupnya pada proyek ini
Lakukan atau mati! jerit Jung Gi melangkah ke lorong. 

Da Jung pulan kerumah melihat tulisan di pintu sudah sedikit terhapus tapi masih terbaca “bodoh” lalu berusaha tak mengubrisnya dan masuk ke dalam rumah. Tuan Nam keluar dari kamar memarahi Bong Gi yang hanya bermalas-malasan seharinya, bahkan menonton TV dengan menutup seluru badan dengan selimut, lalu bertanya mirip siapa anaknya itu.
Bukan ayah yang pasti.... Lihatlah betapa panjangnya kakiku dibandingkan kaki ayah” ucap Bong Gi bangga.
Hei, dasar kau... memangnya kau kepompong apa? Kenapa kau terbungkus seperti itu?” kata Tuan Nam sambil menarik selimut
“Ayah... aku sedang berlatih akting!!! Aku berlatih sebagai anak orang kaya yang menjadi lumpuh dari pinggang ke bawah. Jangan merusak konsentrasiku” ucap Bong Gi berusaha ayahnya tak membuka selimutnya.
Tuan Nam tahu Bong Gi hanya omong kosong saja dan bertanya pada Woo Joo, apakah ayahnya belum pulang. Woo Joo memberitahu ayahnya akan bermalam di tempat kerjanya lagi. Tuan Nam menyuruh Bong Gi mendengarnya kalau kakaknya  bekerja semalaman, jadi menyuruh agar menjaga Woo Joo dengan baik dan mengancam tak boleh pergi keluar.
Bong Gi mengatakan tidak akan keluar dari rumah. Woo Joo meminta kakeknya tak perlu khawatir karena aka mengawasi pamannya tak keluar dari rumah. Tuan Nam pun memuji Woo Joo anak yang baik lalu pamit pergi berkerja sambil mengejek Bong Gi sebagai anak yang tak berguna. 

Bong Gi melihat ayahnya sudah pergi, lalu menanyakan pada Woo Joo yang belum tidur juga. Woo Joo bersin meminta agar diberikan es krim lagi, Bong Gi melihat keponakan bersin-bersin, menyuruh Woo Joo berhenti makan dan masuk ke dalam kamar karena  Anak-anak seharusnya cepat tidur dan bangun, Hanya dengan begitu keponakanya bisa tumbuh menjadi tinggi. Woo Joo pun hanya bisa diam.
Fantasia!!!! Itu tempat yang akan paman datangi hari ini kan?” jerit Woo Joo, Bong Gi kaget dan melepaska selimutnya, pakaian sudah rapih dengan jaket jins.
Kau mau es krim apa?” tanya Bong Gi, Woo Joo pun meminta es krim coklat. Bong Gi langsung berlari untuk memberikan es krim kembali. 

Jung Gi  tertidur sambil mengorok di kursinya, Young Mi mendekati mejanya melihat Managernya itu sudah bekerja sepanjang malam lagi padahal tidak baik bagi seorang ayah untuk tak pulang ke rumah, lalu bertanya pada Mi Ri apakah ia akan bermalam dikantor juga.
Tidak bisakah kau melihatnya? Jangan bicara padaku” ucap Mi Ri yang sibuk mengambar dimejanya lalu mengacak-ngacak rambutnya karena frustasi.
Young Mi melihat kepala Jung Gi yang tertidur dengan posisi miring berusaha agar menegakan kepalanya. Ketika akan berjalan pulang melihat buku Jung Gi diatas meja dengan judul "Catatan persetujuan" dan catatan tangga 24 bulan maret sebanyak 4 kali, tanggal 25 sebanyak 3 kali lalu bertanya-tanya apa yang dilakukan Jung Gi dengan catatan itu. 

Jung Gi sedang sarapan mie instant berteriak merasa lebih baik sekarang, Young Mi sedang meminum kopi menanyakan tentang "catatan persetujuan". Makanan dalam mulut Jung Gi langsung muncrat karena kaget Young Mi mengetahui tentang catatan rahasianya.
Apa kau bekerja paruh waktu belakangan ini? Apa kau mendapatkan 10,000 won setiap kali kau setuju dengan Nona Pemarah atau semacamnya?” sindir Young Mi duduk didepan Jung Gi
Bukan begitu, kau salah paham!” ucap Jung Gi
Wow, kau pasti mendapatkan banyak uang! Biarkan aku ikut juga”sindir Young Mi, Jung Ji menjelaskan ada sebutan dalam situasi seperti ini.
“Jadi kau Menjual kami karena kau akan menjadi kaya? Situasi seperti apa?” ucap Young Mi kesal, Jung Gi meminta Young Mi menutup mulutnya lalu melihat sekeliling takut ada yang mendengarnya.  

Sebenarnya... Wanita itu pindah ke depan apartemenku, dan dia mengambil sepedanya Woo Joo! Jasa pengangkut barangnya terluka karena sepeda itu, jadi aku memberikan uang padanya. Tapi kemudian dia bilang...” jelas Jung Gi menceritakan dari awal dengan mengebu-gebu dan sambil berdiri. Young Mi mendengarnya sambil melipat tanganya didada.
Dan lalu ini terjadi! Jadi aku memohon, dan memohon, tapi dia tidak mau membiarkannya! Setelah aku tertangkap kameranya, dan lalu, ini......dan itu”  cerita Jung Gi dengan cepat lalu duduk lemas setelah menceritkan semuanya.
Jadi hanya karena itu, kau melakukan apapun yang diinginkannya?” kata Young Mi kesal
Jung Gi meminta Young Mi tak berteriak dan menyadari dirinya orang yang tercela lalu meminta maaf. Young Mi tahu 4,830,000 won bukanlah jumlah yang sedikit. Keduanya sama-sama tertunduk kebinggungan dengan masalah yang terjadi. 

Da Jung keluar ruangan untuk mengambil minum, Jung Gi langsung berdiri menyapa Da Jung dan langsung pergi membawa mie instantnya. Young Mi langsung menghabiskan kopi dan pergi. Da Jung melirik sinis seperti merasakan yang dibicarakan Jung Gi dengan Young Mi.
Young Mi sedikit berlari karena telp di mejanya berdering, lalu terlihat kaget menerima telp dari Perusahaan Gold. Jung Gi sengaja menguping pembicaraan Young Mi dengan Gold. Young Mi memberitahu kalau  semua ikatan antara mereka dibatalkan sekarang termasuk kontrak OEM juga.

Yoon Ho tak percaya Direktur Kim bisa begitu saja memutuskan ikatan  kontrak dengan Lovely, karena seharusnya membicarakannya dengannya lebih dulu, Direktur Kim masuk ke dalam ruangan, menurutnya Ada banyak perusahaan OEM, jadi tak akan ada masalah dengan hal itu.
Pengecil pori-pori yang dibuat Lovely, terjual seperti cake sekarang ini! Apa kau akan bertanggung jawab atas kerugian yang kita alami Saat berusaha mencari penggantinya?” keluh Yoon Ho kesal
Jadi, maksudmu aku harus memohon pada mereka untuk bekerja sama dengan kita? Ok Da Jung duluan yang mengatakan ingin memutuskan semua ikatan dengan kita!” tegas Direktur Kim duduk dikursinya
“Aku sudah memintamu untuk berhenti menganggunya! Atau setidaknya, putuskan hubungan dengan mereka setelah kau menemukan perusahaan bawahan yang lain! Berkat kau, tim pengembangan menjadi korban Jadi aku akan mendapatkan kontrak dengan mereka, dengan atau tanpa dirimu” kata Yoon Ho tak peduli
Apa kau menyuruhku untuk menundukkan kepalaku kepada Ok Da Jung?” sindir Direktur Kim tak terima. Yoon Ho meminta agar Direktur Kim memaafkan Da Jung.
Kalau aku menangkapmu membuat perjanjian dengan Lovely, itu juga akan menjadi akhir bagimu” ancam Direktur Kim. Yoon Ho hanya bisa membanting berkas dengan kesal lalu keluar dari ruangan. 

Direktur Kim menelp seseorang untuk mencari tahu apa yang sedang dikerjakan Lovely sekarang ini. Sementara Hyun Woo menelp Da Jung memberitahu sudah menemukan perusahaan yang sempurna untuk bekerja sama. Da Jung menyakinkan apakah produk yang dikeluarkan mereka itu semuanya organik. Hyun Woo sangat yakin. Da Jung pun memutuskan perusahaan itu sebagai penyuplai barang yang baru.
Da Jung keluar ruangan mengembalikan berkasnya ada menyuruh Mi Ri melakukan lagi. Mi Ri hanya bisa berdiri dengan wajah melonggo tak bisa menolaknya. Da Jung berjalan ke arah Young Mi menanyakan perkembangan pembuatan homepage untuk produk mereka.
Young Mi mengatakan  Akan perlu waktu dua sampai tiga hari lagi. Da Jung meminta Young menyelesaikan pro dan kontra pekerjaan dan kirimkan via email kepadanya hari ini karena ia akan berada di pabrik lalu pergi dari kantor. Mi Ri langsung mengeluh bisa gila dengan semua tekanan kerja dari Da Jung.
Sementara Young Mi menelp ibu mertuanya memberitahu kalau akan bekerja lembur hari ini, karena ada pekerjaan penting di kantor sambil meminta maaf. Nada suaranya berubah panik karena anaknya yang bernama Ji Ho menangis lalu bertanya apakah anaknya sakit. 

Woo Joo terbatuk-batuk, menelp ayahnya mengatakan kalau sedang sakit dan sepertinya kena demam. Jung Gi keluar dari lab, menerima telp anaknya meminta agar pergilah ke rumah sakit bersama kakek, meski sudah larut malam karena kemungkinan tidak bisa pulang malam ini sambil meminta maaf dan memastikan agar anaknya minum obat.
Jung Gi ingin menelp Bong Gi, salah satu petugas lab memanggilnya agar melihat hasilnya. Jung Gi meminta waktu lima menit saja dan mendengar suara musik DJ saat telp adiknya diangkat, dengan nada kesal menanyakan keberadaan adiknya. Bong Gi sedang ada di Club mengaku bertemu seseorang yang bilang akan membelikan mobil Derek dan sedang ada pertemuan bisnis sekarang. Jung Gi tak peduli meminta adiknya cepat pulang karena Woo Joo sakit. Woo Joo seperti tak mendengar karena asik menari dengan wanita-wanita sexy.
Hidupku menjadi kacau sekarang Karena kecelakaan yang kau lakukan Jadi aku akan mendapatkan 4,830,000 won darimu. Meski aku harus mengejarmu seumur hidupku!” teriak Jung Gi kesal. Petugas Lab kembali memanggil Jung Gi agar segera masuk ke dalam.
Da Jung melihat dari depan lab seperti bisa mendengar pembicaraan Jung Gi dengan Bong Gi kalau Woo Joo sedang sakit sekarang. 

Young Mi keluar dari kantor mencoba menyetop taksi sambil menelp ibu mertuanya bertanya apakah anaknya itu masih sakit, lalu meminta maaf pada ibu mertuanya untuk menjaga sebentar lagi karena akan segera pulang kerumah.
Jung Gi melakukan pengetesan cream di punggung tanganya, lalu mencium aroma serum yang dibuatnya. Setelah itu mencatat semua hasil uji klinis dalam berkasnya. Da Jung masuk kedalam lab, Jung Gi meminta komentar Da Jung tentang cream yang baru saja dibuatnya dan memberitahu mereka  harus memilih salah satunya setelah percobaan terakhir
Aku meninggalkan daftar pengembang kita di website yang baru di kantor Jadi tolong pergi dan aturlah itu untukku” ucap Da Jung, Jung Gi  akan mengurusnya dan kembali ke lab.
Tidak perlu, atur saja dan kirimkan via email kepadaku dan Kau boleh pulang” kata Da Jung
tidak apa-apa, aku menemukan formula yang tepat Jadi kita harus menyelesaikannya dan memulai percobaannya”ucap Jung Gi
Hanya ada satu ruang istirahat di sini, apa kau bermaksud tidur bersamaku?” ucap Da Jung dingin, Jung Gi terdiam. Da Jung pun mempersilahkan Jung Gi kalau memang mau berbagi kamar. Jung Gi dengan gugup memilih untuk segera pulang kerumah. 

Young Mi masuk kerumah bertemu dengan ibu mertuanya yang ingin meninggalkan rumah dengan wajah kelelahan meminta maaf. Ibu mertuanya memberitahu anaknya belum pulang dan cucunya sudah tertidur dikamar, Young Mi menanyakan tentang anaknya yang rewel dan berpikir sedang sakit.
Ibu Mertuanya menyuruh Young Mi melihat sendiri karena menurutnya Ji Ho baik-baik saja, tapi cucunya itu malah membuat keributan bahkan tak mau makan, dengan nada mengomel cucunya itu tak mirip dengannya. Young Mi bertanya apakah ibu mertuanya akan pergi sekarang. Ibu Mertuanya makin marah karena Young Mi pulang malam jadi belum memberikan makan pada suaminya sendiri sambil mengeluh takdir karena memiliki menantu seperti Young Mi.
Young Mi pelahan masuk ke dalam kamar anaknya, memeriksa kepala anaknya dan bisa bernafas lega ternyata tak demam. Lalu ia berbaring di samping anaknya sambil memeluknya, meminta maaf dan mencium kening anaknya.

Young Mi berjalan keruang tengah, seluruh ruangan berantakan dengan mainan anaknya yang tak dibereskan. Ia menyalakan lampu dapur masih tersedia masakan yang disediakan ibu mertuanya. Akhirnya ia mengambil mangkuk besar memasukan semua lauk diatas nasi.
Ia makan sambil menghela nafas dan wajah lesu, sambil bertanya apakah ini dianggap sebagai kehidupan untuknya dan berusaha menghabiskan makanan sisa didalam mangkuknya. 


Jung Gi masuk kedalam rumah dengan terburu-buru masuk ke kamar Woo Joo dan bisa bernafas lega karena demamnya sudah turun, melihat banyak keringat yang dikeluarkan anaknya. Woo Joo merasakan sentuhan tangan ayahnya. Jung Gi membenarkan kalau itu tanganya.
Woo Joo membuka mata karena sebelumnya sang ayah tak bisa pulang kerumah, Jung Gi berbaring disamping anaknya menceritakan Da Jung  tahu Woo Joo sedang sakit dan memperbolehkannya pulang ke rumah duluan. Woo Joo tak percaya karena berpikir  Da Jung adalah ahjuma yang jahat. Jung Gi pikir memang sifatnya seperti itu tapi dialam hatinya punya kebaikan yang tersimpan. Woo Joo tersenyum mendengarnya.
Jung Gi merasa sudah lama tak tidur bersama anaknya dan merasa senang sekali sekarang, lalu mencium kening anaknya dan memeluknya agar mereka bisa tidur bersama malam ini. Woo Joo pun memeluk erat ayahnya seperti tak ingin ayahnya pergi berkerja kembali. 

Mi Ri tertidur diatas meja sambil mendengkur, lampu mejanya masih menyapa. Da Jung keluar dari ruangan melihat design beberapa botol diatas meja, Akhirnya ia menuliskan note dan diatas gambar design Mi Ri. Tertulis kata “Ok” sebagai tanda persetujuan design botol Serum yang akan dikeluarkan.
Da Jung pulang kerumah melihat ada tulisan lain di depan pintu  ["Kerena" bodoh] seperti penulisan ejaan yang salah, lalu masuk ke dalam rumahnya. 

Direktur Jo senang mendengar semua percobaan selesai sekarang, Da Jung merasa Berkat Kepala Bagian Nam, mereka  bisa menyelesaikannya lebih cepat dari yang diperkirakan. Direktur Jo memuji Jung Gi luar biasa. Jung Gi merasa itu semua juga berkat Da Jung.
Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Direktur Jo sambil menuruni tangga.
Segera setelah pengemasannya selesai, kita akan mengupdate homepage kita Dan mulai menjual produknya. Kami memutuskan untuk menargetkan Sam Hwa Department Store sebagai vendor pertama kita” jelas Da Jung
Baiklah... Karena kita sudah memulainya, mari kita lakukan dengan benar Dan melompati si bajingan itu, Direktur Kim!” ucap Direktur Jo penuh semangat, Jung Gi setuju dengan hal itu. 

Direktur Kim terlihat membersihkan kuku tanganya, dengan senyuman mengejek tak percaya Lovely sudah menyelesaikannya. Manager Yang menceritakan kalau Lovely sudah menyelesaikan emulsinya dan akan segera memproduksi setelah menyelesaikan krim dasar
Siapa tadi kau bilang vendor ekstrak herbal mereka?” tanya Direktur Kim 

Direktur Jo memuji dua pegawainya yang sudah berkerja keras, Jung Gi tahu atasnya itu merasa khawatir, Mi Ri juga terlihat senang karena  Salah satu desainku akhirnya disetujui yang membuatnya bisa bermain sebentar sambil mengoyangkan tubuhnya yang sudah mulai terasa geli.
Young Mi datang terburu-buru meminta maaf karena datang terlambat, disebabkan ibu mertuanya tak datang jadi harus mengantar anaknya sekolah dulu dengan bus. Direktur Jo pun sudah memesan sup daging untuk Young Mi saat datang. Young Mi pun menanyakan alasan mereka makan bersama dipagi hari padahal seharusnya mereka mendapatkan  menu daging untuk makan malam.
Direktur Jo mengatakan alasanya hanya ingin makan saja, dan meminta mereka menunggu sampai produknya di rilis, setelah itu akan mentraktir daging hanwoo kualitas terbaik untuk semua karyawan. Semua menjerit bahagia, Mi Ri pun meminta Direktur Jo mengingat janji untuk mentraktir mereka.
Jung Gi meminta agar mereka juga mentraktir yang lainya, Direktur Jo pun menambah mereka akan makan tulang iga kualitas terbaik. Mi Ri berteriak gembira,  Young Mi pikir seharusnya merekamnya,  karena tak ingin Direktur Jo tidak boleh menipunya lalu meminta maaf karena meragukan atasanya itu. 

Ponsel Jung Gi berdering, Hyun Woo memberitahu terjadi masalah besar. Semua terlihat tegang, Jung Gi langsung berdiri dari bangkuknya, seperti senyum bahagianya hilang.
Seorang Direktur memberitahu akan membayar dendanya jadi anggap saja kontrak mereka tidak pernah terjadi. Jung Gi tak terima karena sebelumnya Direktur itu sudah menandatangani kontrak dan sekarang membuat perjanjian dengan perusahaan lain. Direktur  itu menjelaskan kalau ia akan membayar dendanya.
Bukan itu masalahnya sekarang! Kami harus memproduksi dengan cepat dan menjualnya!” ucap Jung Gi,
Yah, itu adalah masalahmu. Tempat lain menawarkan pembayaran yang lebih besar daripada Lovely Sebagai seorang pengusaha, aku tidak punya alasan untuk menolak”jelas si Direktur
Kalau begitu, seharusnya kau membahasnya terlebih dulu dengan kami!” ucap Hyun Woo kesal, Da Jung sedari tadi hanya diam langsung bisa menebak perusahaan itu adalah Gold.
Jung Gi dan Hyun Woo kaget mendengarnya, Direktur terlihat gugup dan berusaha menyangkalnya. 

Disebuah restoran
Direktur Jo bertemu dengan semua rekan kerjanya tak percaya mereka melakukan itu padanya, lalu memanggil Direktur Jung yang hanya memproduksi zat pewarna, tapi sekarang memerlukan ekstrak herbal. Direktur Jung duduk didepan Direktur Jo beralasan membutuhkan untuk produk lip balm. Direktur Jo tak percaya begitu saja.
“Direktur Jang, apa kau benar-benar membelinya karena kau memerlukannya? Huh? Apa kalian semua merasa panas dan terganggu karena aku merilis merk ku sendiri?” ucap Direktur Jo pada pria yang duduk disamping Direktur Sung.
Direktur Kim dari Perusahaan Gold yang menyuruh kami melakukannya. Kalau kau menginginkan setidaknya satu kali lagi kontrak EOM, bukankah seharusnya menuruti permintaan mereka?” kata Direktu Jang. Direktur Jo tak percaya ternyata semua ini adalah rencana Direktur Kim. 

Direktur Kim yakin Lovely akan segera menghubungi mereka jadi Yoon Ho harus mengatakan akan memberikan ekstraknya dengan pertukaran ODM, Yoon Ho tak percaya atasanya melakukan sampai sejauh ini hanya untuk mendapatkan kontrak ODM dengan Lovely. Direktur Kim merasa tak suka dengan Lovely yang membuat merek sendiri.
Direktur, kenapa kau terus berbuat kasar pada mereka? Ok Da Jung sudah pergi sekarang” ucap Yoon Ho heran
Tap-Tap serum resminya adalah milik kita. Itu karena kita membantu mereka saat mereka tidak mampu membuatnya. Kalau Ok Da Jung tidak mengacaukan semuanya, itu sudah ada di rak penjualan sekarang! Tapi dia ingin mengambilnya dan menjadikan itu miliknya? Dia merencanakan ini sejak dia merobek kontrak itu” kata Direktur Kim dengki, Yoon Ho yakin itu tak mungkin
Harga diri apanya... Dasar Wanita pencuri!!!  Aku akan mengejarnya sampai akhir kalau perlu, aku akan menghancurkannya” ucap Direktur Kim penuh dendam.
bersambung ke part 2 
FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar