Senin, 04 April 2016

Sinopsis Ms Temper and Nam Jung Gi Episode 6 Part 1

Seorang model wanita berjalan dengan suara yang lembut Hadiah spesial hanya untukmu dan kulitmu yang lelah. Serum penyembuhan, Pet Pet. Si model memegang botol Pet Pet ditanganya.
Serum yang menggunakan lima ekstrak herbal yang berbeda, akan melindungi kulitmu. Serum Pet Pet dari Perusahaan Gold.
Jung Gi dkk melonggo menonton bersama video yang sudah dibuat Gold, Da Jung langsung mematikan TV setelah video diputar. Young Mi membanting buku dan merasakan kepalanya terasa sakit seketika.
Episode 6
 [Tidak perduli betapa sulitnya mencari Uang]

Young Mi mengeluh iklan yang dibuat Gold mengatakan sebagai Serum penyembuhan tak menyangka bisa meniru semuanya. Hyun Woo tak percaya Gold benar-benar serius melakukan semua ini pada mereka. Mi Ri sudah melihat Produk Tep Tep juga telah mengambil alih majalah dan iklan di internet juga.
Da Jung terdiam melihat keburukan yang terjadi pada Lovely. Direktur Jo kembali mengumpat pada Direktur Kim yang melakukan taktik licik padanya, lalu bertanya pada Da Jung apa yang harus dilakukanya. Da Jung mengungkapkan sudah menduga sesuatu seperti sekarang akan terjadi kalau Sekarang sudah biasa membuat produk tiruan. Direktur Jo binggung apa yang harus mereka lakukan sekarang.
Wakil Han Young Mi, kau analisa demograpik dimana kita menarik perhatian secara online Mari kita berikan bonus pada demografik terbesar kita” ucap Da Jung memberikan perintah.

Mari kita fokus pada home shopping untuk sekarang ini, Aku tidak tahu apakah itu juga akan berjalan dengan baik, Ketua” ucap Young Mi lemas
"Kepala Bagian nam, mulailah membuat perbandingan antara bahan baku Tep-Tep dan Dengan Tap-Tap kita. Aku yakin pasti ada perbedaannya” kata Da Jung, Jung Gi mengerti.
Da Jung meminta Hyun Woo membantu Young Mi dan Mi Ri ikut denganya ke Mall untuk mengecek counter Pop Up, Direktur Jo langsung berdir tak percaya hanya itu saja caranya dan tidak ada yang lainnya. Da Jung menegaskan mereka lebih baik fokus saja pada produk Tap Tap karena  Pelanggan akan selalu mengenali produk unggulan lalu keluar ruangan bersama Mi Ri. 


Young Mi tertunduk lesu berpikir keadaan ini tanda kalau  "game over" buat mereka, bertanya-tanya Bagaimana mereka bisa bersaing dengan perusahaan besar seperti Gold. Hyun Woo tahu Kalau kosmetik, model adalah yang terpenting dan sekarang ini akan menjadi akhir bagi mereka.
“Direktur Jo, apakah ada selebriti wanita yang kau kenal?” tanya Hyun Woo, Direktur Jo membanting bukunya dengan kesal karena tak mungkin punya lalu keluar dari ruangan.
Meski itu adalah "produk tiruan," tidak mungkin sama persis. Meski aku harus bekerja semalaman, aku akan bekerja keras untuk memastikan milik kita jauh lebih baik. Mari kita naikkan semangat kita, mengerti?” kata Jung Gi pada dua bawahanya. Young Mi dan Hyun Woo dengan wajah lemas memilih untuk keluar ruangan. Jung Gi hanya bisa menghela nafas panjang. 

Da Jung melihat Yoon Ho ikut datang ke Mall dengan sinis bertanya untuk apa datang.  Yoon Ho mengaku baru mengetahuinya hari ini, Da Jung seperti tak percaya Yoon Ho baru sekarang, Yoon Ho berjalan mundur memperlihatkan berkas yang dibawanya.
 “Ini analisis mendalam mengenai bahan-bahan Tep Tep.” Ucap Yoon Ho, Da Jung bertanya apa sebenarnya maksud dari sikap Yoon Ho
Rasanya akan lebih baik kalau kami bermain adil bersama kalian.” Kata Yoon Ho
Kau menusuk kami dari belakang lalu mau bermain adil? Sejak kapan arti permainan adil jadi begitu buruk?” ejek Da Jung
Jadi kau bilang tak mau menerima ini?” ucap Yoon Ho memberikan berkas didepan mata Da Jung
Da Jung dengan lirikan sinis mengambilnya dengan kasar, Yoon Ho pun berhenti berjalan mengikuti Da Jung. 

Da Jung melihat ada beberapa pegawai pria didepan counter, dengan sinis menanyakan apa yang sedang mereka lakukan. Manager Mall memberitahu sedang dalam proses memperbarui tempat untuk merek selanjutnya yang akan masuk.
Bukankah Anda bilang akan membuat keputusan berdasarkan angka penjualan kami? Kami masih punya waktu seminggu.” Ucap Da Jung sinis
Yah, memang benar, tapi bukankah akan sulit bagi kalian untuk memenuhi kuota penjualan kalian? Kami juga harus menjaga image department store ini. Saya kira barang tiruan tidak pantas masuk ke toko kami.” Kata Manager Mall menyindir
“Kau bilang Barang tiruan? Apa yang Anda maksud barang tiruan? Merekalah yang mencuri serum kami! Kamilah pencipta orisinilnya!” jerit Mi Ri marah, dari kejauhan Yoon Ho melihat keributan didepan counter Lovely.
Tentu aku tahu. Kalian silahkan urus masalah itu sampai akhir. Tapi tolong sadari bahwa semuanya jadi rumit bagi kami karena Lovely.” Tegas Manager Mall sambil melotot lalu memilih untuk pamit pergi dengan dua pekerjanya.
Da Jung meremas amplop menahan rasa amarahnya, lalu melihat sinis kearah counter Gold dengan poster yang sama. Mi Ri heran apa sebenarnya yang terjadi bahkan sampai menuduh produk mereka adalah tiruan dan sangat konyol. Yoon Ho memilih pergi dengan wajah sinis. 

Dikantor
Young Mi berteriak kaget mengetahui tuduhan kalau Produk Tap Tap tiruan, sambil membaca komentar yang masuk di website
Apa benar Tap Tap adalah produk tiruan? Bagaimana bisa kau meniru produk perusahaan besar?
Bekerjalah dengan menggunakan moral! Aku dengar kau dulunya subkontraktor dari Gold.
Jangan mencuri hasil kerja orang lain! Berusahalah, buat produkmu sendiri!
Kelihatannya Tap Tap akan jatuh terperosok! Mulai hari ini, aku memboikot Lovely Cosmetics!
Young Mi membaca semua komentar seperti kalimat itu berjatuhkan dikepalanya. Hyun Woo berteriak memanggil Young Mi agar melihat dilayar komputernya. Artikel dengan gambar Direktur Kim memegang produknya dengan judul [Serum Penyembuh Itu Sebenarnya Milik Kami! Pihak L Sebenarnya Subkontraktor Kami, Mereka Mencuri Teknologi Kami]
Dengan wajah kesal Young Mi bertanya kemana perginya Jung Gi sekarang, Hyun Woo juga tak tahu. Direktur Jo keluar dari ruangannya sambil berlari dengan cepat mencari Jung Gi, Young Mi berteriak memanggil Direktur Jo untuk melihat berita online. Direktur Jo kembali mengumpat mantan rekan kerjanya. 

Jung Gi duduk dilab dengan lampu sengaja digelapkan, Da Jung bertanya apa yang sedang dilakukan bawahnya itu. Jung Gi menegaskan dirinya sebagai penciptanya,
“Akutidak mencuri teknologi mereka bahkan tak pernah dapat bantuan dari Gold. Milikku adalah yang paling originial Tapi pada kenyatanya sama Tidak ada perbedaan antara produk milikku dengan analisis yang dikirim Gold!” tegas Jung Gi
Jadi kenapa kau berduka begitu? Kalau kau merasa diperlakukan tidak adil, bekerjalah untuk membalasnya! Sekarang tidaklah penting milik siapa yang asli,  Sekarang ini pertarungan kita adalah tentang siapa yang bisa menarik hati pelanggan lebih banyak!” tegas Da Jung
Ini sangat penting bagiku!” teriak Jung Gi lalu keluar ruangan, Da Jung hanya bisa menghela nafas panjang.
Jung Gi menuruni tangga darurat lalu duduk lemas ditangga sambil bergumam Ini memang penting. Lalu kenapa?? Apa yang bisa kulakukan?” 

Tuan Nam menerima telp dari temanya untuk pergi ke Festival Bunga Bijidi  Pulau Jeju, lalu memutuskan tak bisa pergi karena tidak ada yang akan mengurus Woo Joo. Jung Gi pulang kerumah dengan lesu mengambil minum diatas meja makan.
Sudah kubilang aku tidak bisa pergi ke Pulau Jeju! Bagaimana aku bisa pergi? Anakku sedang sangat menderita sekarang ini. Nanti aku akan telp balik.” Ucap Tuan Nam sengaja berbicar dengan wajah nyaring
“Anakku, kau tahu Kepala Sekolah Park Tae Man kan? Mereka bilang semua teman sekelasku akan pergi ke Pulau Jeju. Aku tidak mengerti apa yang ingin mereka lihat, padahal musim semi lalu mereka baru saja ke sana. Sekelompok orang tua pergi jalan-jalan untuk menghabiskan uang.” Cerita Tuan Nam mendekati Jung Gi seperti menginginkan anaknya merespon agar ia bisa pergi. Tapi Jung Gi yang lesu hanya bisa berucap “Oh begitu”
Tuan Nam melihat wajah anaknya yang lesu bertanya apa yang terjadi, Jung Gi mengaku Hanya sedikit lelah dan akan pergi tidur lebih awal. Tuan Nam bertanya-tanya apalagi masalah yang menimpa anak sulungnya itu. 

Bong Gi keluar dari kamarnya bertanya apakah kakaknya itu sudah pulang, Tuan Nam membenarkan tapi bertanya-tanya ada apa dengan anak sulungnya itu merasa seperti terjadi sesuatu. Bong Gi pikir tak ada yang terjadi karena produk Tap Tap kelihatannya terjual dengan baik.
Lalu kenapa ekspresinya seperti itu?” ucap Tuan Nam heran melihat wajah lesu Jung Gi
“Ayah.... Kenapa kau berisik sekali? Mari Kita harus menghargai urusan pribadinya, oke?” ucap Bong Gi lalu berjalan ke pintu, Tuan Nam berteriak menanyakan kemana anaknya pergi tengah malam, Bong Gi berteriak meminta agar ayahnya menghargai urusan pribadinya juga. Tuan Nam mengumpat kesal dengan tingkah anaknya. 

Da Jung minum teh dibalkonya, mengingat ucapan Jung Gi saat ada di lab “Akulah yang menciptakannya. Aku tidak mencuri teknologi mereka dan milikiku adalah yang asli” lalu ia membalas kalau sekarang tidaklah penting yang mana yang asli karena sekarang itu pertarungan mereka, Jung Gi berteriak “Ini penting bagiku” sambil menghela nafas melihat balkon rumah Jung Gi.
Jung Gi duduk diam didepan meja kerjanya mengingat kata-kata Da Jung kalau memang Jung Gi merasa tak adil maka berusahalah untuk membalasnya. Lalu mengeluarkan brosur milik Gold yang sama seperti Lovely.
Uang memiliki kekuasaan untuk membuat yang palsu jadi asli,  Apa yang bisa aku lakukan untuk melawan kekuatan itu?gumam Jung Gi kebinggungan lalu melihat kembali produk Tap Tap miliknya. 

Da Jung menelp Reporter Gu menanyakan alasan artikel balasan Lovely tidak dimuat, bahkan membuatsegalanya menjadi lebih sulit bagi perusahaan dan juga betapa menderita sekarang. Terdengar teriakan Da Jung yang mendengar Reporter Gu menyebut Persetujuan bersama Media, ketika akan berbicara lagi tapi Reporter Gu sudah menutup telpnya.
Semua karyawan bisa mendengar pembicaraan Da Jung dengan Reporter Gu untuk memecahkan masalah, tapi akhirnya Da Jung mengumpat karena ponselnya ditutup begitu saja.
Uang memiliki kekuasaan untuk memalsukan kebenaran sesuai keinginan gumam Jung Gi
Da Jun kembali menelp  Reporter Cha baru memperkenalkan diri tapi telpnya langsung ditutup, akhirnya ia hanya bisa mengumpat semua reporter itu tak berguna.
Dan kami telah pasrah Berhadapan dengan lawan yang hebat ini dan Aku menjadi orang yang pesimisgumam Jung Gi sedih
Aku mencari tahu semua username. Yang mengomentari artikel itu, dengan mengatakan bahwa kita produk tiruan Dan mereka semua adalah orang-orang yang baru mendaftar kemarin atau hari ini Lalu Mereka terus kembali setiap dua jam Untuk membuat komentar yang sama, tapi aku tidak bisa menghapus semuanya” jelas Young Mi yang membuatnya benar-benar seperti orang gila.
Yang barusan aku dengar tadi adalah "perang komentar" benarkan? Sudah pasti ada dalang di balik semua ini Tapi kita tidak punya bukti” ucap Hyun Woo sedih, Da Jung kembali mencari nomor reporter lainnya.
Seorang pesimis selalu mengantisipasi kemungkinan skenario terburuk.Gumam Jung Gi 

Jung Gi tiba-tiba menarik tangan Da Jung yang sedang berusaha menelp. Da Jung marah dengan yang dilakukan Jung Gi memegang tanganya. Jung Gi merasa semua ini adalah pertarungan yang tidak bisa mereka menangkan. Da Jung terlihat tak setuju dengan yang dikatakanya.
Distribusi, PR, dan media semua dikendalikan oleh Gold Tapi kita sama sekali tidak punya kekuasaan” ucap Jung Gi terlihat pasrah, Hyun Woo mengeluh mereka yang tidak punya uang maupun kekuasaan
“Lalu kenapa? Apa kau mau menyerah? Kau mau kami melingkar bersama-sama dan menunggu kematian?” jerit Da Jung marah
Kita bisa kembali menjadi perusahaan bawahan Tapi tolong, berhentilah menelpon wartawan supaya kami bisa mempersiapkannya” ucap Jung Gi
Yang harus kita lakukan sekarang adalah memperbaiki kesalahan!Aku akan menemui Direktur Kim, dan menyelesaikan semua ini” tegas Da Jung ingin pergi dari ruanganya.

“Direktur Jo sudah pergi kesana” ucap Jung Gi dengan nyaring, Da Jung bertanya apakah maksud kalimat "sudah pergi"
Kami harus memastikan bahwa kita tidak akan menghadapi skenario terburuk, benarkan?” jelas Jung Gi, Da Jung dengan wajah makin marah keluar dari ruangan, Jung Gi pu mau tak mau mengejarnya. Young Mi melihat kejadian didepanya menyuruh mengejarnya juga, Mi Ri pun menyuruh Hyun Woo agar ikut mengejar Da Jung yang pergi.
Da Jung sangat marah berjalan dilorong Gedung Gold dengan sengaja menyikut pundak orang yang menghalangi jalannya, Jung Gi bergumam dengan menjerit  “Skenario terburuk terbayang di mataku...Aku harus mencegahnya agar tidak terjadi!” sambil memegang lengan Da Jung memohon agar tetap tenang dan tak tidak bisa melakukannya, tapi Da Jung tetap berjalan walaupun Jung Gi mencoba bersadar di lenganya untuk menahanya. 


Direktur Jo masuk ke dalam ruangan Direktur Kim yang sedang membaca koran, Direktur Kim sengaja mengejek tak mengenal siapa yang datang. Direktur Jo membungkukan badanya, mengaku tidak begitu perhatian padanya belakangan ini.
Wow, kunjungan dari Direktur Jo dari Lovely Kosmetik. Apa kau punya urusan denganku?” sindir Direktur Kim
wajahmu benar-benar lebih bersinar daripada terakhir kali aku bertemu denganmu. Apa kau menggunakan metode panjang umur yang tidak aku ketahui? Bagilah denganku...” ucap Direktur Jo memuji, Direktur Ki menyuruh Direktur Jo langsung pada intinya saja.
Direktur Kim, pertama-tama kau meniru produk kami Dan kemudian menyerang kami di media. “ ucap Direktur Jo
Apa maksudmu, "menyerangmu?" Aku hanya melakukan wawancara!” tegas Direktur Kim tak mau mengakuinya.

“Website kami mengalami kesulitan sekarang! Dan perang komentar agak sedikit berlebihan, benarkan?” jelas Direktur Jo
“Kau bilang Perang komentar? Hei, beraninya kau menuduh aku seperti itu? Aku seharusnya yang berteriak padamu! kau mencuri produk orang lain, jadi kau pikir siapa yang berani menuduh seperti itu ?” teriak Direktur Kim sudah berdiri sambil menunjuk-nunjuk.
Apa maksudmu mencuri? Apa yang kau katakan? Beraninya kau berbohong di hadapanku! Apa yang kau katakan, padahal kau yang meniru dan mencuri produk kami?” jerit Direktur Jo yang berani membalas teriak Direktur Kim bahkan sampa membuatnya berjalan mundur. 


Da Jung sudah masuk ke lorong dan akan segera masuk ruangan, Jung Gi berlari kembali menahan tangan Da Jung, Hyun Woo juga datang dengan nafas terengah-engah. Da Jung memperingatkan Jung Gi untuk melepaskan tanganya sekarang, kalau tidak mungkin akan mencium lantai lagi.
Jung Gi mengingat saat terakhir kali disauna, tanganya dipelintir lalu dibanting ketika menahan agar tak masuk ke sauna khusus pria. Akhirnya Jung Gi melepaskan tanganya, Hyun Woo mendorong Jung Gi yang melepaskan begitu saja. Ketika Da Jung masuk ruangan melihat Direktur Jo yang sedang berteriak-teriak pada Direktur Kim.
“Hei... Kau menyebut dirimu Direktur yang menakutkan di Gold? Tapi kau membuli perusahaan kecil seperti kami? kau seharusnya bermain dengan adil! Apa kau menyebut dirimu seorang pria?” teriak Direktur Jo, Hyun Woo dan Jung Gi melotot kaget melihat dari depan pintu. Direktur Kim membalas kalau Direktur Jo tak takut dengan sikap yang menyerangnya.
“Benar ! Aku tidak takut! Hei, tidakkah kau tahu bahkan tikus akan mengigit kucing kalau dia merasa tersudut? Aku tidak rugi apa-apa, jadi berikan usaha terbaikmu!” teriak Direktur Jo menantang, Direktur Kim pikir Direktur Jo sudah gila
Yah, aku sudah gila, berkat kau! Apa yang akan kau lakukan? Huh?” teriak Direktur Jo sengaja menanduk kepalanya membuat Direktur Kim terdesak.
Da Jung memanggil Direktur Jo mengajaknya untuk pergi sekarang. Direktur Jo kaget melihat Da Jung datang ke Gold dan langsung mengajak untuk segera pergi. Direktur Kim ingin mengumpat tapi Direktur Jo kembali lagi berhadapan dengan mantan rekan kerjanya dengan gagah berani.

“Kau kelihatannya lebih tua dariku Padahal umur kita sama, jangan berani-berani kau bajingan? Hei, kami tidak akan jatuh semudah itu Aku ini Jo Dong Gyu! jangan macam-macam denganku!” teriak Direktur Jo yang mengukur tinggi  Direktur Kim lebih pendek dengan nada mengejek lalu keluar ruangan.
Direktur Kim melihat Da Jung yang hanya diam saja. Da Jung pikir itu saja sudah cukup, lalu keluar ruangan tanpa pamit. Direktur Kim merasakan bagian kepalanya langsung sakit seketika.

Direktur Jo berjalan cepat dilorong tiba-tiba kakinya lemas dan membuatnya jatuh, Hyun Woo dan Jung Gi langsung menariknya menanyakan keadaanya. Direktur Jo seperti lupa ingatan bertanya pada Jung Gi apa yang barusan dilakukan di sana.
Kau baru saja membakar jembatan yang biasa kita lewati untuk menyeberang” jawab Jung Gi
Kita tamat sekarang, benarkan?” kata Direktur Jo, Jung Gi pikir seperti itu. Direktur Jo bertanya apa yang harus mereka lakukan pada Da Jung.
“Yang harus kita lakukan hanyalah terus bergerak maju” kata Da Jung lalu mengajak semuanya pergi sekarang.
Tiba-tiba ketigana menjerit kaget dengan mulut mengangga karena seperti melihat Da Jung yang berjalan seperti ada api yang membara dari amarahnya. 

Woo Joo duduk diruang TV sambil menonton acara komedi, Tuan Nam datang merasa yakin penjualan produk anaknya itu terjual habis lagi hari ini lalu menganti saluran ke home Shopping. Byun Ah memulai menjual Tap Tap dengan senyuman ramahnya.
Kakek, apa itu tiruan? Apakah produk ayah itu tiruan?” ucap Woo Joo bertanya dengan wajah polosnya.
Apa kau bilang? Ini terjual dengan baik di jaringan Home Shopping”kata Tuan Nam
Woo Joo memberikan ponselnya pada sang kakek, kalau orang-orang bilang produk ayah adalah tiruan. Tuan Nam membaca pesan dari salah satu teman Woo Joo. Aku dengar produk ayahmu meniru produk perusahaan lain? Itu yang dikatakan ibuku. Wajah Tuan Nam terlihat binggung, Woo Joo pun kembali memindahkan ke saluran acara komedi. 

Mi Ri masih menjaga di counter belum sempat menyapa pelanggan yang lewat, sudah mendengar ejekan kalau Tap Tap itu produk tiruan dan sudh membaca tentang bagaimana Lovely mencuri tekhnologi perusahaan Gold. Mi Ri langsung mendekati si pelanggan dengan marah menegaskan kalau berita itu tak benar dan produk mereka adalah yang asli. Dua wanita itu mengangguk mengerti lalu memilih pergi.
Ini sangat kacau! Kami lah yang asli! Menjengkelkan sekali!!” jerit Mi Ri kesal sendiri melihat ke counter gold sedang penuh pelanggan.
Mi Ri, Mi Ri, Jang Mi Ri. Apanya yang menjengkelkan?” tanya Bong Gi datang menyapanya, Mi Ri memperlihatkan wajah cemberutnya karena masalah Lovely yang dihadapi. 

Distudio, Jung Gi, Da Jung dan Young Mi melihat siaran live.
Sebuah produk tiruan telah di luncurkan, kalian tidak boleh salah memilih! Pencipta serum penyembuhan yang asli adalah Lovely!” ucap Byun Ah menyakinkan pemirsa yan menontonya.
Young Mi bertanya pada PD kenapa mereka tidak menyalakan layar TV hari ini, berpikir kalau grafiknya tak naik. PD dengan sinis merasa Young Mi belum tahu lalu memperlihatkan layar TV disampingnya. Young Mi melihat grafik datang, menurutnya Siaran home Shopping mereka benar-benar gagal total, Jung Gi dan Da Jung melihat dengan wajah tegang. 

Dua buah produk Tap Tap dan Tep Tep dengan brosur yang sama persis, seorang wanita tua melihat keduanya didepan matanya. Direktur Kim sudah duduk di ruangan Presdir JJ Home Shopping sambil melihat siaran penjualan Tap Tap yang masih berlangsung. Akhirnya si wanita langsung menelp seseorang.
Apakah benar kita menjual produk tiruan sekarang ini? Hentikan segera, sekarang juga!” tegas si wanita tua dengan nada marah dan mata melotot. Direktur Kim tersenyum licik karena produk Tap Tap tak bisa lagi masuk  Home Shopping. 

Byun Ah keluar ruang siaran memberitahu Akan sulit untuk meneruskan penjualannya di acara mereka karena Atasannya mengatakan bahwa hari ini akan menjadi hari terakhir menjual produk Tap Tap. Jung Gi yakin Byun Ah sudah tahu bahwa mereka pembuat aslinya, kalau sampai siaran dihentikan seolah-olah mengakui bahwa mereka yang palsu dan memohon untuk membantunya.
Setidaknya tolong biarkan kami tetap melakukan siaran sampai batas waktu perjanjian” ucap Da Jung
Aku sudah bilang padamu, aku dapat perintah dari atasanku! Dan Tidakkah kau melihat penjualan hari ini? Itu sangat mengerikan! Jadi Tidak ada bagusnya meneruskannya” tegas Byun Ah kesal sendiri lalu memilih pergi. Young Mi tak percaya pihak JJ sudah membunuh mereka lalu menarik Jung Gi agar bisa mendekat.
Bukankah ketua adalah kekasihnya si pria menakutikan itu? Bagaimana bisa mereka menendang kita dengan begitu mudahnya?” bisik Young Mi, Jung Gi berusaha menyangkalnya, Young Mi pikir melihat semua ini rasanya tak mungkin.
Da Jung mendengar pembicaraan Young Mi hanya bisa diam, lalu mendengar ada bunyi pesan masuk ke dalam ponselnya. Pesan dari Shi Hwan Aku ingin berbicara denganmu mengenai ke depannya. Bagaimana kalau makan malam?

Bong Gi dan Mi Ri berjalan bersama di trotoar sambil memegang segelas kopi. Bong Gi tak percaya orang-orang di Gold menyatakan bahwa Tap-Tap adalah tiruan meskipun mereka yang meniru Lovely. Mi Ri merasa mereka akan benar-benar jatuh kali ini. Bong Gi bisa mengerti wajah kakaknya yang terlihat lesu saat pulang kerumah.
Apa? Seperti apa ekspresinya Ketua Ok?” ucap Mi Ri karena berpikir Bong Gi memiliki hubungan dekat dengan Da Jung, Bong Gi terlihat kebinggungan  menjawabnya.
Oh yh, aku tidak tahu namamu” ucap Mi Ri malu-malu, Bong Gi mengodanya kalau Mi Ri penasaran dengan namanya lalu menyebut namanya Bong Gi. Mi Ri sedikit heran menyebutkan nama panjangnya Ok Bong Gi, Bong Gi menutup kebohongan dengan membenarkannya.
Apa kau dekat dengan Ketua? Apa kalian berdua benar-benar dekat? Maksudku Seberapa dekat?” tanya Mi Ri
“Mmmmm.... seseorang yang aku lihat saat aku membuka pintuku setiap hari” ucap Bong Gi karena mereka tinggal berhadapan.
Oh, aku mengerti, Aku minta berikan aku kesan yang bagus padanya, mengerti?” pinta Mi Ri
Kenyataan bahwa kita bertemu harus dirahasiakan, kau tahu dengan sifat pemarahnya kan?” balas Bong Gi

Mi Ri rasa tentu saja lalu bertanya-tanya bagaimana bisa Da Jung mendapat julukan "Nona pemarah". Bong Gi hampir keselek mendengar julukan Da Jung lalu keduanya sama-sama tertawa terbahak-bahak. Mi Ri tiba-tiba melotot kaget melihat sesuatu didepanya, melihat si pria yan menakutkan membuka pintu mobil dan Da Jung berjalan disebelahnya.
Bong Gi binggung apa sebenarnya yang terjadi, Mi Ri memukul lengan Bong Gi sambil menunjuk kearah depannya, Shi Hwan si pria menakutkan berjalan bersama dengan Da Jung. Di Lobby depan terlihat seseorang yang sengaja mengambil gambar dengan ponselnya.
Aku datang kesini hanya untuk membahas pekerjaan, jadi jangan khawatir” ucap Shi Hwan sudah duduk pinggir jendela dengan wine didepanya. Da Jun menegaskan dirinya datang karena masalah pekerjaan juga
Pertama-tama, aku minta maaf karena produkmu ditarik dari jaringan kami”ungkap Shi Hwan
Aku memang marah, tapi bisa mengerti itu adalah keputusan terbaik bagi JJ” balas Da Jung
Jadi…. bukankah akan sulit kalau Tap-Tap tetap dilanjutkan?” kata Shi Hwan, Da Jung tak mengerti maksud dari ucapan mantan suaminya.
“Bagaimana kalau membuat produk baru? Kita bisa menjadi rekan bisnis, untuk produk pribadi Jadi Lovely dan JJ bisa menjadi tim, dan merilis produk home shopping yang baru. Bagaimana? Bukankah itu ide yang bagus? Aku akan memberikan dukungan penuh padamu, sebagai Presdir” jelas Shi Hwan bersemangat
Kenapa kau menawarkan ini?” tanya Da Jung dengan melipat tanganya didada
Manajer Ji dari Gold menawarkan Pet Pet padaku Dan tentu saja aku segera menolaknya. Seperti yang kau tahu, aku akan menjadi pewaris dari perusahaan Mereka membicarakan tentang aku yang terlahir dengan sendok perak di mulutku (terlahir kaya) Tapi aku menyadari bahwa aku tumbuh besar dengan banyak keberuntungan.”cerita Shi Hwan
Bukankah seharusnya aku melakukan sesuatu untuk perusahaan kalau aku memang pria yang bermoral? Daripada berusaha menentang dengan perusahaan sebesar Gold Kau harus fokus untuk membuat perusahaanmu tetap mengapung Aku rasa itu cara terbaik untuk bertahan” kata Shi Hwan membanggakan dirinya.
Sepertinya kau benar-benar memperhatikan pelajaran wirausahamu.” komentar Da Jung
Tidak sia-sia belajar jauh-jauh ke Amerika Pada saat seperti ini, cara ini adalah perjanjian bisnis tanpa melibatkan perasaan pribadi Pikirkan secara positif dan hubungi aku, mengerti?” kata Shi Hwan yang sudah memberikan penawaran. Da Jung terdiam tak memberikan jawaban apapun. 
***
Presdir JJ Shoping melihat foto Shi Hwan dengan Da Jung yang berjalan bersama di ponselnya, bahkan anaknya sempat memegang punggung Da Jung saat berjalan. Wajahnya terlihat sangat marah.
Da Jung pulang kerumah dengan mengendarai mobil merahnya, mengingat kembali ucapan Shi Hwan Ini adalah perjanjian bisnis tanpa melibatkan perasaan pribadi. Pikirkan dengan positif dan hubungi aku, mengerti?

Aku benar-benar ingin mempercayai kebohongannya” ucap Da Jung dengan tatapan dinginya. 


Jung Gi sedang ada diruang TV kaget mendengar adiknya menyebut si pria yang menakutkan. Bong Gi sedang duduk sambil menopang kepalanya bertanya apakah kakaknya tahu siapa pria itu. Jung Gi malah bertanya balik bagimana adiknya bisa tahu tentang julukan pria menakutkan.
Aku melihat Ketua dan juga tetangga kita dengan si pria menakutkan masuk ke hotel bersama-sama. Selain itu yang Aku dengar dia adalah Presdir dari JJ. Hubungan seperti apa yang mereka miliki?” ucap Bong Gi sengaja mendekatkan wajahnya pada sang kakak
Kau tidak perlu tahu, bajingan” kata Jung Gi, Bong Gi kembali menopang kepalanya karena sangat penasaran dan ingin tahu kebenaranya. 

Da Jung sedang melamun diruanganya, Jung Gi menatapnya dari tempat duduknya. Mi Ri berjalan mendekati meja Young Mi dan mengajak Hyun Woo untuk ikut juga, sambil berjongkok memberitahu kalau ada berita besar dengan suara berbisik.
Tadi malam, Ketua Ok dan Presdir dari JJ pergi ke hotel bersama-sama!” cerita Mi Ri, Jung Gi bisa mendengar pembicaran ketika walaupun hanya bisik.
Apa itu artinya kita masih punya kesempatan?” pikir Hyun Woo, Young Mi merasa seperti itu.
Deringan telp di meja Jung Gi terdengar, Da Jung menelp meminta agar segera datang ke ruanganya. 

Da Jung sambil duduk memberitahu  JJ Home Shopping menawarkan perjanjian produk tersendiri untuk mereka dan menanyakan pendapat Jung Gi tentang tawaran itu. Jung Gi dengan helaan nafas bertanya kalau memang mereka melakukanya maka apa yang akan terjadi.
“Karena kita memiliki produk resmi dengan jaringan home shopping, jadi Kita harus menempatkan Tap-Tap di belakang. Kita tidak dalam situasi dimana kita bisa memilih sekarang” jelas Da Jung
Aku dengar kau bertemu dengan Presdir Jang kemarin Apa kau menyerah padanya untuk membuat perjanjian?” tanya Jung Gi, Da Jung mengatakan tidak karena Shi Hwan  yang menawarkannya duluan, lalu bertanya apakah Jung Gi akan setuju atau tidak.
Kalau aku setuju maka akan menghancurkan harga diriku, tapi kalau tidak setuju aku akan jadi pengangguran. Gumam Jung Gi kebingungan.
Kalau aku tidak setuju, apa kau tidak akan melakukannya?” tanya Jung Gi ragu, Da Jung menanyakan alasan Jung Gi menolaknya.
Apa? maksudku, itu bukan masalah yang mudah, jadi...” jelas Jung Gi yang terpotong karena mendengar jeritan Direktur Jo yang memanggil Da Jung menuju ruangan.
Direktu Jo memberitahu Ada tamu penting untuk Da Jung di ruanganya, Da Jung binggung Tamu penting siapa. Direktur Jo mengatakan kalau itu dari pihak JJ home Shopping dan berpikir kalau managernya itu tahu tentang sesuatu. Jung Gi yang mendengarnya memutuskan untuk ikut ke ruangan. Da Jun melirik Jung Gi yang ingin ikut bersamanya. 


Jung Gi melihat siapa yang datang ke ruangan Direktur Jo, Da Jung sempat kaget melihat mantan mertuanya datang ke tempat kerjanya. Ibu Shi Hwan melirik sinis melihat Da Jung dengan sikap chaebolnya. Mi Ri dkk ikut naik ke lantai atas ingin tahu yang terjadi dengan mereka.
Lihatkan? Dia jelas sekali datang untuk memutuskan sesuatu” ucap Mi Ri yakin, Hyun Woo merasa  pertarungan cepat dan sangat menyukainya
Yah, mereka bahkan pergi ke hotel bersama-sama” ucap Young Mi tersenyum bahagia, Sek Wang menanyakan apa sebenarnya yang terjadi, Young Mi mengajak mereka mendengarnya bersama-sama saja
Apa yang membawamu kemari?” tanya Da Jung, Ibu Shi Hwan langsung berdiri dan memberikan tamparan, semua orang sanga terkejut karena Da Jung ditampar oleh Presdir JJ, begitu juga Jung Gi yang berdiri disebelahnya benar-benar terlihat shock. 
Aku adalah wanita tanpa banyak bicara, kau mengerti maksudku kan?” ucap Ibu Shi Hwan, Da Jung menegaskan dirinya  tidak mengerti
“Kau merayu mantan suamimu dan masuk ke dalam siaran di Home Shopping lalu kemudian menjual produk tiruan murahan itu di perusahaanku. Apa kau tidak mengerti?” sinis Ibu Shi hWan
Aku tidak pernah merayu mantan suamiku untuk bisa tampil di acara itu Dan produk kami bukan tiruan murahan. Meski kau menjadi presdir namanya saja, seharusnya kau tahu itu” tegas Da Jung menegakan kepalanya menatap mantan mertuanya.
Bahkan saat kau menikah, kau menggunakan semua tipu muslihatmu Dan kau menjalankan bisnismu dengan cara memalukan seperti ini? Ada banyak orang yang melihat kau tahu! Kau bahkan pergi ke hotel bersama-sama!!” ucap Ibu Shi Hwan dengan nada tinggi
“Jadi kau masih memantau setiap gerakan anakmu?”ejek Da Jung
Ibu Shi Hwan yakin kalau tak melakukan karena anaknya yang polos akan dirayu lagi oleh rubah licik seperti Da Jung, lalu bertanya apakah Direktur Jo itu atasan di Lovely. Direktur Jo dengan gugup membenarkanya. Ibu Shi Hwan dengan ketus meminta agar Direktur Jo mengasai pegawainya lebih baik lagi. Direktur Jo hanya bisa membungkuk mengerti.
Kalau wanita jalang ini masih berada di dekat anakku lagi Kami akan menuntutmu karena menjual produk palsu di siaran kami!” ancam Ibu Shi Hwan lalu keluar dari ruangan.
Da Jung berusaha menahan air matanya tak turun dengan semua sindiran bahkan tamparan didepan semua pegawai. Direktur Jo benar-benar kebinggungan apa yang harus mereka lakukan. Jung Gi melihat Da Jung dengan mata berkaca-kaca. 

Young Mi dan Manager Jung mendorong trolly membawa kembali produk Tap Tap yang sudah ada  di JJ Home Shopping. Mi Ri, Hyun Woo dan Jung Gi membereskan semua produk di Mall dengan melepaskan semua spanduk dan juga brosur. Jung Gi melihat ke counter Gold yang menjual produk yang sama, akhirnya menghela nafas panjang membereskan semua kardus Lovely.
Direktur Jo duduk diam sambil memakan coklat, tingkat stressnya semakin meningkat setelah tuduhan bahkan tak bisa berjualan dimanapun akibat sikap licik Direktur Kim.

Manager Jung mengadakan rapat mengatakan mereka harus mengakui kenyataan kalau ini semua adalah akhir dari Tap-Tap, karena mereka sudah kehilangan semua kredibilitas sebagai sebah produk karena tuduhan sebagai produk tiruan dengan penekanan diakhir kalimat kalau mereka sudah berakhir semuanya.
Berhentilah bertahan, kita harus kembali menjadi perusahaan bawahan sekarang.” Ucap Manager Jung, Jung Gi merasa tak bisa menyerah seperti ini saja.
Apa kau mau melihat kita gagal sepenuhnya, Kepala Bagian Nam?” teriak Manager Jun marah
Aku yakin semua produk pasti melalui kesulitan lalu Kau ingin kami semua kembali menjadi bawahan Hanya karena kita menutup took pop up dan menghentikan siaran? Ini tidak benar, kan Direktur Jo?” ucap Jung Gi meminta pembelaan pada Direktur Jo
Apa salahnya menjadi perusahaan bawahan? Kita berhasil sampai ke pertandingan akhir dengan melakukan itu selama ini. Apa yang harus kita lakukan, saat produk kita tidak laku? Aku setuju dengan Manajer Jung. Kita harus kembali menjadi perusahaan bawahan” kata Young Mi, Direktur Jo setuju
Aku dengar kau bertengkar dengan Direktur Kim. Bagaimana kau bisa membakar jembatan seperti itu? Kenapa kau tidak mempertimbangkan masa depan kita? Kita harus bagaimana sekarang?” keluh Manager Jung mengomel.
Aku harus menundukkan kepalaku dan meminta maaf. Saat produk kita rusak seperti waktu itu, aku adalah kaki tangannya Direktur selama satu bulan. Aku akan pergi dan melakukan itu lagi Mungkin akan menjadi tiga bulan kali ini” kata Direktur Jo
Hei, Ketua Ok... Bukankah seharusnya kau mengatakan sesuatu sebagai seseorang yang membawa kami sampai ke titik sekarang ini? Bertanggung jawablah, seperti yang kau katakan Dan serahkan posisimu” ucap Manager Jung mengejek
Aku tidak akan menyerah” tegas Da Jung, Young Mi mengejek Da Jung yang tak mau menyerah dengan keadaan kacau seperti ini.
Aku tidak mau menundukkan kepalaku pada orang yang telah menghancurkan produkku” tegas Da Jung
“Jadi Kau tidak mau? Jadi kau mau kami semua kelaparan? Bagaimana bisa seorang Ketua....” teriak Young Mi marah, Jung Gi meminta agar Young Mi menahan amarahnya.
Kalau Presdir JJ adalah mantan suamiku, aku akan menunduk 100 kali padanya!!! Ah... Tidak, kalau aku punya latar belakang seperti itu, aku tidak akan hidup seperti ini. Apa yang bisa kami lakukan? Bisakah harga diri sialan itu memberi kami makan?” keluh Young Mi yang merasa nasibnya tergantung dengan perusahaaan. Da Jung tertunduk diam.

Aku harus membesarkan anakku dan Wakil Park masih harus membayar hutang-hutangnya serta Jang Mi Ri harus membayar hutang beserta bunganya Dan membayar semua biaya hidupnya sendiri! Lalu Kepala Bagian Nam...” ucap Young Mi dengan nada tinggi, Mi Ri mendengarnya berkaca-kaca, Jung Gi berteriak meminta agar Young Mi menghentikan ucapannya.
Dia tulang punggung ayah dan adiknya yang pengangguran Dan dia juga ayah tunggal!!! Kau pikir kami menunduk pada orang lain karena kami mau? Itu sangat sulit dan kami harus melakukan apapun maka dari Itu sebabanya kami menjalani hidup tanpa harga diri! Apa kau mengerti sekarang Ketua Ok?” tegas Young Mi menahan rasa sedihnya. Da Jung menatap sinis.
Young Mi   mengejek Da Jung yang masih membahas tentang harga diri lalu keluar dari ruangan dengan membanting kursi dan diikuti oleh Hyun Woo serta Mi Ri

Yeah, ini semua salahku, ini semua adalah kesalahanku!”ucap Direktur Jo lalu keluar ruangan. Jung Gi akhirnya ikut mengejar Direktur Jo. Hanya Da Jung dan Manager Jung yang ada didalam ruangan.
Dengar, Nona Ok Da Jung, orang yang ada di sini berbeda denganmu Aku yakin kau punya banyak tempat tujuan meski Lovely jatuh Tapi tidak begitu dengan orang-orang di sini” ucap Manager Jung
Kenapa Lovely akan jatuh?” tanya Da Jung
Karena kau bersikap seperti ini. Jadi hentikan sikapmu itu dan lakukan sesuatu! Berlututlah pada Direktur Kim atau lakukan sesuatu Atau temui Jang Shi Hwan dan memohon” tegas Manager Jung lalu keluar ruangan dengan tertawa mengejek.
bersambung ke part 2 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar