Selasa, 04 November 2014

Sinopsis Birth of Beauty Episode 6 Part 2



Sebuah karton tertulis "Mengungkapkan kebenaran kematian putriku yang tidak adil. CEO HBS adalah menantuku." Foto Geum Ran disandingkan dengan Kang Joon. 

Kyung Jo yang baru selesai mandi menghampiri ibu Geum Ran, ia pikir ibunya itu ingin demonstrasi lagi padahal pihak HBS terus menerus mengusirnya. 

"Aku akan ke kantor Kongres hari ini untuk mencari tahu bagaimana Geum Ran meninggal." ucap ibu Geum Ran. 

Ponsel berbunyi, Kyung Jo melihat ponselnya tertera nomor yang tidak ia kenal. Tapi ia memberanikan diri untuk mengangkatnya. 

"Ini wanita yang menyelamatkan kita di pesta pernikahan." ucap Kyung Joo berbisik memberitahu ibu Geum Ran

Ibu Geum Ran agak kaget wanita yang muda dan cantik itu menelp mereka.


Sa Ra menatap ibunya dan memanggilnya dalam hati, lalu ia memegan tangan ibunya. Kyung Joo menarik tangan ibu Geum Ran, ia tak mau ibu temanya itu di pegang oleh orang asing. Ibu Geum Ran merasa tak masalah karena Sa Ra itu yang sudah menyelamatkan mereka. 

"Ahh...Aku ingat di mana aku melihatmu sebelumnya. Kau datang ke peringatan Geum Ran." ucap Kyung Joo 

"Ada sesuatu... yang ingin kutunjukkan padamu." kata Sa Ra 

Di malam sebelumnya, Tae Hee berencana untuk membuat kekacauan dengan foto yang ia miliki. Sa Ra memberikan foto saat ia berciuman dengan Kang Joon. Ibu Geum Ran tahu itu adalah menantunya. Sa Ra meminta keduanya melihat tanggal yang tertera ada ditanggal itu. 

"Tepat dua minggu...sebelum dia menikahi Gyo Chae Yun. Aku ditipu oleh pria itu." tegas Sa Ra. 

"Lee Kang Joon adalah bajingan yang benar-benar jahat." umpat ibu Geum Ran 

Saat itu Tae Hee juga datang melihat, Sa Ra melihat dan ia memberitahu rencana mereka berhasil. Tae Hee memberikan jempolnya. 


Chae Yoon sedang memoles lipstik kata-kata Sa Ra teringat kembali. 

"Aku akan membuat kalian bercerai. Aku pantas untuk Kang Joon dibanding darimu."

Chae Yoon menumpahkan rasa kesalnya kalau ia tahu dari Min Young kemarin suaminya itu bertemu dengan Sa Ra di taman. 

"Dengan keadan seperti ini aku harus pergi ke pesta?" teriak Chae Yoon . 

"Kami bertemu secara kebetulan dan hanya menyapa" jelas Kang Joon 

Chae Yoon merasa dirinya itu seperti Geum Ran sekarang saat mereka berkencan dibelakang istrinya. Ia merasakan ada sesuatu firasat yang buruk. Kang Joo merasa istrinya itu berlebihan, Chae Yoon memutuskan untuk tidak akan pergi ke pesta. 

Kang Joon memeluk Chae Yoon di depan cermin. 

"Baiklah. Aku akan mengabaikannya bahkan jika kami bertemu secara tidak sengaja. Ini tidak akan terjadi lagi." janji Kang Joon 

Ia yakin Chae Yoon tahu seberapa pentingnya Direktur Han Min Hyuk jadi ia memohon supaya mereka bisa pergi ke pesta bersama-sama. 



Ibu Min Hyuk sudah berdandan ala nyonya Chaebol. Ia mengunakan jaket bulu dan kalung emasnya. Sang penata rias melihat kliennya itu terlihat sempurna. 

"Tampilanmu seperti Nyonya dari Winner Group.Perhatian media luar biasa terhadap mu" 

"Min Hyuk dan aku hidup bersembunyi seperti orang-orang berdosa. Kami keluar untuk pertama kalinya hari ini dan akan membuat kesan yang kuat." ucap Ibu Min Hyuk sambil melihat tatanan rambutnya di cermin. 

Setelah itu penata riasnya itu keluar, datanglah ibu Kang Joon dengan bunga dan kue beras. Ia memuji ibu Min Hyuk terlihat cantik. 

"Direktur Han Min Hyuk debut perdana sebagai penerus Winner Grup. Aku bahkan gugup dan bahagia." ucap Ibu Kang Joon. 

Ia tahu anaknya itu sudah mengangap Min Hyuk seperti saudara kandungnya, jadi ia juga menganggap Min Hyuk seperti anaknya juga. Ibu Min Hyuk seperti tak suka Min Hyuk dianggap anak oleh orang lain. Ibu Kang Joon akhirnya mencoba mencairkan suasana dengan memberikan selamat pada Ibu Min Hyuk. 


Min Hyuk sudah siap-siap di ruangannya, pintu ruangan diketuk ia menyuruh masuk. Ibunya datang menemuinya. Min Hyuk memuji ibunya yang terlihat sangat cantik hati ini. Ibu Min Hyuk mengutarakan perasaanya yang sudah menunggu datangnya hari in. 

"Apa kau bahagia, ibu?"

"Bagaimana aku bisa menggambarkannya dengan kata-kata? Kau satu-satunya keturunan yang tersisa di Winner Group.Wanita tua itu tidak bisa melakukan apapun padamu" ucap ibu Min Hyuk sinis

Keduanya terlihat saling tersenyum sinis karena berhasil mengelabuhi Madam Park. 


Madam Park baru pulang, ia menanyakan asisten Son pada pembantu yang ada dirumah. Dengan wajah tertunduk ia menjawab dengan jujur kalau Ibu Min Hyuk sedang pergi ke acara publikasi Direktur Han. 

"Upacara publikasi? Apa ada perayaan yang tidak aku tahu?" Teriak Madam Park geram. 



Di tempat acara sudah terlihat tulisan tentang Strategi Winning untuk Bertahan dan Upacara Publikasi. Beberapa buku dan poster terlihat jelas wajah Min Hyuk disana. Kang Joon dan Chae Yoon datang, seorang pengawal menyediakan tempat mereka duduk. 

Tapi ternyata pria itu adalah anak buah Tae Hee, sementara Tae Hee dan Sa Ra sudah ada di balik tirai melihat suasana sekitarnya. 

"Lee Kang Joon...Ini akan menjadi hari terburuk dalam hidupmu. Kau akan hancur di sini. Sebuah bom nuklir di kantornya." gumam Tae Hee yang melihat Kang Joon sedang tersenyum duduk bersama tamu-tamu lainnya. 


Kang Joon bertemu dengan Direktur Park, ia memperkenalkan Chae Yoon sebagai istrinya. Direktur Park melihat Chae Yoon itu sebagai model billboard untuk winner group dan juga pernha melihatnya di iklan. Chae Yoon tersenyum mendengar orang yang mengenal dirinya. 

"Tersenyumlah sesuka hatimu. Sebuah rudal terisi menuju jalanmu." gumamn Tae Hee kembali. 

Chae Yoon ingin izin ke toilet tapi saat itu juga datang Ibu Geum Ran yang berteriak-teriak memanggil Kang Joon. Tae Hee meminta pihak keamanan dirinya untuk mengkawal ibu Geum Ran dengan aman. 

"Kang Joon.Ini mengejutkan karena kau menikah setelah apa yang terjadi pada Geum Ran. Tapi kau sudah ada wanita lain sekarang?" terak ibu Geum Ran. 

" bajingan. Seharusnya kau ada di Guinness Book. Maksud ku The Guinness Book of Affairs." umpat Kyung Joo 

Semua orang mulai melihat kearah mereka. Kang Joon meminta ibu mertuanya itu berbicara diluar. Tapi Ibu Geum Ran sudan memperlihatkan foto ciuman Sa Ra dengan Kang Joon. 

"Dua minggu sebelum pernikahanmu. Bibirmu mungkin terbakar karena terlalu banyak berciuman." teriak Ibu Geum Ran. 

Chae Yoon melihat foto Kang Joon yang berciuman dengan Sa Ra, Kyung Joo memberitahu kalau ada perselingkuhan diatas perselingkuhan dan sudah terjadi dua kali kejahatan. 

"Hati-hati apa yang kau ucapkan. Ini jebakan dan i foto ini dimanipulasi." bela Chae Yoon 

Dia meminta supaya pihak kemanan menyingkirkan mereka. Tae Hee yang melihat terlihat sedikit kecewa dengan pembelaa Chae Yoon untuk seorang Kang Joon. 


Tae Hee mengintip memberikan aba-aba supaya Sa Ra mengunakan alatanya. Saat Sa Ra menekan ada bunyi letusan dan foto-foto ia berciuman langsung berterbangan dan menyebar keseluruh ruangan. Chae Yoon semakin geram karena foto itu sekarang banyak ada di lantai. 

Min Hyuk masuk bersama dengan ibunya, tangannya menyentuh foto yang berterbangan ia melihat foto Kang Joon yang berciuman dengan Sa Ra. Lalu ia menatap Kang Joon yang tak jauh berdiri di depannya. Saat itu juga Tae Hee melihat Kang Joon yang tertunduk. 
Tembak!

"Kang Joon menyerah. Aku menangkapmu. Itulah musuh Lee Kang Joon yang aku lihat" ucap Tae Hee 

Ia mengingat saat tak sengaja bertabrakan dengan orang itu, Direktur Han dari perencanan strategi da akan menjadi presdir winner group.


Akhirnya Min Hyuk dan ibunya meninggalkan ruangan yang sudah kacau balau, tak sengaja mereka bertemu dengan madam Park. 

"Sekarang kau bahkan tidak perlu izin dariku? Kau bajingan!" umpat madam Park.

Min Hyuk seperti santai saja, ia memberikan hormat lalu pergi. Madam Park tak percaya Min Hyuk bisa secepat itu membuat rencana tanpa sepengetahuan dirinya. Dari belakang tembok, Tae Hee melihat neneknya yang mengumpat pada Min Hyuk.

Entah kenapa Tae Hee itu tak mau menemmui neneknya. 



Di dalam ruangannya, Min Hyuk melihat foto Kang Joon dengan Sa Ra yang sedang berciuman. Kang Joon datang menemuinya. 

"Ada apa...denganmu?" tanya Min Hyuk sinis 

Kang Joon hanya bisa tertunduk lalu mengangkat wajahnya dan meminta maaf. Min Hyuk seperti tak ingin memperpanjang masalah ia menyuruh Kang Joon untuk keluar dari ruangannya. Kang Joon mengikuti perintah bosnya. 



"Kau mencium Sara? Seberapa jauh hubunganmu dengannya?" tanya Chae Yoon saat Kang Joon masuk ke dalam ruangan. 

"Itu tidak penting sekarang!" teriak Kang Joon sepertinya ia mulai frustasi. 

Chae Yoon memilih untuk keluar dari ruangan, Tae Hee mengintip dan akan mendatangi Chae Yoon sementara ia menyuruh Kang Joon untuk menjatuhkan bom nuklir lagi pada Kang Joon. Tae Hee melihat Chae Yoon yang sedang berdiri sendirian dengan tatapan sedih. 

Tapi ia merasakan ada keanehan saat melihat Chae Yoon. 

"Hatiku seharusnya lebih sakit. Ini tidak terlalu sakit." ucap Tae Hee. Sepertinya ia sudah tak menyukai Chae Yoon lagi. 

Sa Ra membuka laptopnya dan alat yang ada ditangannya, ia mulai akan menjatuhkan bom nuklir lagi.  Kang Joon yang sedang pusing dan bersandari di kursinya kaget melihat video Geum Ran yang sedang mengunakan gaun pink. 

Ia mencoba untuk mematikannya, tapi tidak bisa yang terjadi semua TV yang ada diruangannya memperlihatkan video mantan istrinya. Ia seperti ketakutan dan mencoba menghindar. Akhirnya ia berlari keluar ruangan dengan nafas terengah-engah.

Sa Ra menatap mantan suaminya dari jauh dengan tatapan kebencian, 


Min Hyuk masuk ke dalam ruangan Kang Joon tapi sekertarisnya memberitahu Kang Joon sudah pergi beberapa menit yang lalu. Lalu ia keluar dari ruangan dan tak sengaja bertabrakan dengan Sa Ra yang selesai melakukan rencannnya. 

"kau dari Tim Keamanan?" tanya Min Hyuk menyelidik. 

Sa Ra membenarkan, Min Hyuk menatap wajah Sa Ra ia mengingat wanita itu pernah mengunakan kaca mobilnya untuk berdandan. 

"Aku pernah melihatmu sebelumnya. Saat itu kau tidak berpakaian seperti ini." ujar Min Hyuk 

"Aku...punya pekerjaan lain...Aku seorang koki." jelas  Sa Ra 

Ia mencoba mencari-cari Tae Hee karena ia takut ketangkap. Min Hyuk memuji Sa Ra itu cantik, Sa Ra membungkuk mengucapkan terimakasih. Saat itu Tae Hee melihat Min Hyuk sedang berbicara dengan Sa Ra akhirnya ia memilih untuk mundur. 

Sa Ra sudah melihat Tae Hee, ia melambaikan tangan dan pamit pergi. Min Hyuk kembali ke ruangannya, pegawainya memberitahu acara akan di mulai satu jam lagi. 

Lalu Min Hyuk  menanyakan ada berapa wanita dalam anggota keamanan. Pegawainya itu menjawab kalau hampir tidak ada. Min Hyuk tersenyum karena ia akan menemukan Sa Ra dengan mudah. 

"Aku ingin mencari seseorang. Ambilkan daftar karyawan wanita di Departemen Keamanan." perintah Min Hyuk. 



Min Young berjongkok bersama Jin Young melihat ponsel. Berita foto Kang Joon tersebar dan ibu Geum Ran sudah tahu kalau Kang Joon itu berselingkuan bahwa Kang Joon dianggap sudah berselingkuh dua kali. Bahkan acara publikasi juga berantakan. 

"Bagaimana jika Ayah tahu? Ayah belum tahu tentang perselingkuhan Kang Joon." ucap Min Young 

Perselingkuhan? Kang Joon?" teriak ayah Kang Joon yang sudah berdiri di belakang anaknya. 

Jin Young dan Min Young sampai terjatuh karena kaget, mereka ketakutan karena ayah mereka itu sangat galak. 


Ayah Kang Joon langsung masuk kamar, ia melambark istrinya yang sudah tahu kalau Kang Joon berselingkuh dan membuat Geum Ran itu bunuh diri. Ia mengumpat Kang Joon itu akan dihukum oleh langit. Ibu Kang Joon kaget dan mencoba untuk tidak gugup. 

"Chae Yoon adalah teman Min Young. Mereka tahu lebih dulu." jelas Ibu Kang Joon melemparkan kesalaha pada anaknya. 

Min Young datang membela diri kalu ia yang tak melakukan kesalahan karena kakaknya yang mengatakn akan lebih baik kalau Chae Yoon itu menjadi saudara ipar. Jin Young masuk ke dalam, ia merasa tak berbicara seperti itu. 

"Kalian wanita jahat....... Kalian membunuh Geum Ran!" teriak ayah Kang Joon murka. 


Keduanya mencoba berlari kebawah dan merasa tak melakukan sesuatu yang salah. Chae Yoon datang, mereka meminta perlindungan dari saudara iparnya supaya tak di pukul oleh ayah mereka. Mereka memberitahu itu semua karena diawali oleh perselingkuhan mereka.

"Apa kau bertemu Kang Joon sementara Geum Ran masih ada? Apa itu benar?" tanya ayah Kang Joon. 

"itu semua hanya masa lalu....Masalahnya sekarang....Mantan ibu mertuanya Kang Joondatang ke kantor!" ucap Chae Yoon

Ibu Kang Joon meohon supaya Chae Yoon tidak membahas tentang mantan mertua Kang Joon dengan ayah mertuanya. Tapi Chae Yoon tak mengubrisnya, ia mendengar ibu mertuanya itu sudah menyiram ibu Geum Ran dengan air saat datang kerumah. 

"Itu sebabnya dia dipenuhi kebencian dan datang ke kantor membuat ancaman. Kang Joon dan aku berada dalam masalah serius" jelas Chae Yoon 

Ayah Kang Joon melirik pada istrinya karena ia tak tahu kalau mantan besannya itu datang istrinya menyiram air pada mereka. 

"Putrinya bunuh diri karena perselingkuhan suaminya dan kau menyiram air padanya?" teriak ayah Kang Joon 

Ibu Kang Joon mencoba menjelaskan tapi suaminya sudah marah besar, ia menarik tanaman yang ada didepan pintu untuk melemparkan pada anak dan istirnya. Ketiganya berteriak ketakutan. 


Kang Joon baru saja pulang, ia melihat tanaman di depan pintu yang sudah berserakan. Lalu ia masuk ke dalam kamar menanyakan kenapa tak ada orang dirumah pada Chae Yoon. 

"Ibu dan kakak ipar melarikan diri. Ayah pergi untuk menangkap mereka." jelas Chae Yoon 

"Apa yang terjadi sekarang?" tanya Kang Joon dengan nada tinggi. 

Chae Yoon merasa Kang Joon itu tak punya hak untuk meninggikan suaranya. Dia merasa semua yang terjadi di kantor itu adalah kesalahan Kang Joon bukan kesalahannya. Lalu ia menampar Kang Joon meluapkan rasa amarahnya. 


Dirumah, Sa Ra mendengar pertengkaran keduanya. Tae Hee menghitung berapa kali Kang Joon itu sudah di pukul, ia yakin Kang Joon itu akan semakin hancur dengan sering dipukuli.

 Lalu ia menanyakan pada Sa Ra bagiamana perasaannya menjadi simpanan yang menarik yang membalik keadaan rumah mertua. Sa Ra mengatakan itu sangat mendebarkan. 

"Apa Ingin tahu lebih banyak? Semua orang meninggalkan rumah kecuali Chae Yoon. Apa yang akan terjadi selanjutnya?" 

Sa Ra tak tahu, Tae Hee memberitahu kalau Kang Joon akan datang padanya. Sa Ra merasakan bahagia karena bisa membalas dendam dengan rencana mereka sekarang. 

"Kau mungkin tidak bahagia atau memiliki seorang pria, tapi masih ada kesenangan yang bisa didapat Jadi jangan menyerah pada hidup dan makan berlebihan." perintah Kang Joon 

"Dokter.Terima kasih.." ucap Sa Ra sambil memegang tangan Tae Hee . 

Sepertinya Tae Hee mulai gugup lagi, ia merasa tak nyaman dengan tangan Sa Ra yang memegangnya. Sa Ra berjanji akan bersungguh-sungguh untuk membayar hutanganya dengan cara membersihkan rumah. Ia juga akan mengunci pintu  kamarnya segera. 

Setelah Sa Ra pergi, Tae Hee mendapatkan telp dari Ji Hoon yang memberitahu kalau hasil analisi tes psikologinya sudah keluar. 


Ibu dan dua anak perempuannya keluar dari sebuah pintu dengan cara berbarengan Istirnya tahu suaminyaitu tak akan melupakan semuanya dengan mudah tapi mereka juga tak mungkin bisa membuta Geum Ran hidup kembali. Ia tak percaya Chae Yoon itu bisa mengungkapkan semua kejadian yang sudah berlalu. 

"Sayang! Keluarlah saat aku meminta dengan sopan." teriak ayah Kang Joon 

Ketiganya langsung panik mendengar teriak ayah Kang Joon. Saat itu tepat ayah Kang Joon ada di depan toilet wanita tapi ia enggan untuk masuk memeriksanya. Sementara di dalam ketiga masih ketakutan kalau mereka sampai ketangkap oleh ayahnya. 

Jin Young mengajak mereka pergi ketempat lain. Min Young binggung kemana mereka akan pergi. Ibu Kang Joon melihat dirinya yang hanya mengunakan sandal rumah keluar dan akan membeku kalau terus ada di dalam toilet. 

"Oh ya.... Aku teringat suatu tempat" ucap ibu Kang Joon seperti mengetahui tempat yang cocok untuk mereka bersembunyi. 


Sa Ra keluar dari rumah, ia melihat Kang Joon yang sudah ada di depan rumahnya. Kang Joon langsung memeluk Sa Ra tanpa malu-malu. 

"Kau menyuruhku datang setiap kali aku kesulitan" bisik Kang Joon

Keduanya masuk ke dalam rumah, saat masuk ke dapur Kang Joon kaget melihat ibu dan dua saudaranya sudah ada di dalam rumah dengan meminum teh dan berselimut. Kang Joon menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. 

"Kami diusir dan  tidak ada tempat tujuan. Kecuali rumah Sara." ucap ibunya

Sa Ra menatap Kang Joon, ia merasa tak ada masalah kalau ibu dan dua saudaranya itu datang kerumahnya. 



Tae Hee mengecek komputernya, Ji Hoon memberitahu kalau hasil analisinya itu sudah dikirim melalui emai. 

Tertulis judul suratnya adalah Hasil Penilaian Psikologis Han Tae Hee, lalu memberitahu hasil penelitiannya menunjukan kalau Han Tae Hee.... 


Kang Joon keluar dari kamar mandi, ia melihat dua saudar dan ibunya sudah tidur terlelap di ruang tamu. Ia melihat Sa Ra yang sedang mencuci piring lalu menghampirinya. 

Ia memanggil Sa Ra dan begitu juga sebaliknya. Lalu Kang Joon memeluknya dari belakang, seperti ia merasa ada kenyaman saat bersama Sa Ra. Sementara Sa Ra memperlihatkan wajah sinisnya, ia seperti sudah siap untuk membuat Kang Joon terluka seperti yang ia rasakan. 



Tae Hee keluar dari kamarnya di lantai atas, ia melihat Kang Joon yanga memeluk Sa Ra dari belakang. Ingatannya kembali dengan tulisan yang ia baca di email 

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa...Han Tae Hee...jatuh cinta pada Sara." 

Ia masih tak percaya kalau dirinya itu mencintai ahjumma itu, matanya terus melihat Sa Ra yang dipeluk oleh Kang Joon di dapur. 

Bersambung ke Episode 7 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar