Rabu, 01 April 2015

Sinopsis Divorce Lawyer In Love Episode 1 Part 2

Di dalam lift, Soo Ah sudah tahu kalau Chuk Hee itu sudah mengatur semuanya. Ayah Min Gyu bertanya siapa nama pengacara Mi Ri itu. Dengan bangga, Chuk Hee memperkenalkan namanya.
“Saya harapkan banyak situasi yang berbeda, tetapi Aku tidak tahu bahwa seorang anak akan digunakan.” ucap Ayah Min Gyu
“Saya berpikir bahwa Law Firm BF bisa memprediksi apapun.” sindir Chuk Hee
“Ingatlah ini. Seseorang yang menggunakan metode terduga seperti itu kepadaku, yang paling jelas, karena adanya metode tak terduga, maka mereka akan melihat bagian bawah.” ucap ayah Mi Gyu
Saat pintu lift terbuka, beberapa wartawan sudah sibuk mengambil gambar. Chuk Hee dengan senyumannya mengatakan belajar sesuatu dari ayah Min Gyu hari ini. Menurutnya Seperti yang diharapkan, sesuatu yang menyenangkan akan lebih menyenangkan ketika kita melihatnya bersama-sama. Ia melangkah keluar lift dan langsung melayani wartawan, sementara Soo Ah dkk memilih untuk pergi. 

Min Gyu pikir pengadilan kurang terlalu banyak membuat motivasi untuk perubahan. Ayahnya pikir anaknya itu membahas tentang sidang. Min Gyu menjelaskan kalau kursi di pengadilan tidak enak dan empuk padahal seharusnya setelah rekonstruksi, harus ada perbaikan. Setelah itu ia meminta izin pulang karena punggungnya terasa sakit. Ayah Min Gyu mengizinkannya si anak pulang.
“Apakah anda tidak akan terlalu baik pada nya?” komentar Soo Ah
“Hanya bajingan yang tidak tahu itu.” balas Ayah Min Gyu
“DK tidak akan hanya duduk diam. Apa yang harus kita lakukan?” tanya Soo Ah
“Ketika Anda mendaki Himalaya, Anda tahu apa adalah hal yang paling sulit? Ini bukan angin atau salju tapi pasir. Salah satu butir pasir di dalam sepatumu akan  mengulung sekitarnya, maka Anda tidak bisa memikirkan hal lain.Untuk saat ini, hanya berpikir bahwa kita akan untuk mengajukan banding dan mempersiapkan untuk itu.” jelas Min Gyu
Soo Ah bertanya apa yang akan dilakukan Ayah Min Gyu sekarang. Ayah Min Gyu tahu namanya itu Chuk Hee jadi ia berjanji tidak akan pernah masuk ke sepatunya lagi, dan akan menarik keluar sepenuhnya. 

Jung Woo masuk ke dalam kamarnya dengan wajah kelelahan, ibunya datang dengan wajah kesal ingin membereskan kamar anaknya disiang hari tapi ia takut, jadi ia menyuruh anaknya untuk menyingkirkan sampah. Jung Woo ingin ibunya membiarkan saja karena nanti ia yang akan bereskan.
“Mari kita membersihkan sedikit, Kau pikir aku akan tertipu lagi.” teriak ibunya yang langsung menaruh sebuah buku lusuh di kerdur
“Oh itu! Jangan membuang itu !!!” teriak Jung Woo panik
Ibunya pikir kalau buku itu memiliki sejarah bagi anaknya. Jung Woo berjanji akan membereskan semuanya. Ibunya terus saja mengoceh untuk mengeluarkan sampah dan kenangan yang harus ia singkirkan dari kamarnya.
“Dengan memberisihkan semuanya Maka hal-hal lain bisa masuk, sehingga kau bisa nyaman dengan kehidupan!” perintah ibunya lalu keluar dari kamar. Jung Woo melihat buku usang itu adalah  Bahan Pengajaran Hukum Perdata 

Ponsel milik si pegawai wanita berdering berbunyi, ia berteriak karena video Dong Goo sudah keluar, si pria yang ada disampingnya mengajak untuk melihat bersama. Saat menontonnya ia ingin memilikinya, temannya pikir ingin memiliki Ma Dong Goo. Tapi si pegawai wanita ingin memiliki dompet yang ada diatas meja. Jung Woo menghela nafas seperti tak ingin mengetahuinya.
Si pria melihat kalau dompet itu dimiliki oleh Mi Ri juga. si pegawai wanita yakin kalau Dong Goo punya selingkuhan dengan memberikan dompet itu karena yang ia tahu tahu hanya tiga dan DK distribus yang membeli semuanya.
Dengan begitu menurutnya Dong Goo memberi satu pada Mi Ri dan satu pada sekertarisnya, ia menghayal dirinya bisa mendapatkan dompet ini juga. Tiba-tiba kepalanya kena jitak Chuk Hee yang sudah berdiri dibelakangnya.
“Alih-alih hanya memberikan monitor pergelangan kaki untuk bajingan yang diserang secara seksual atau diculik seseorang, mereka harus memberikan penggali emas tak tahu malu dengan monitor pergelangan kaki dan mengawasi mereka.” sindir Chuk Hee Lalu ia melihat video yang sama masuk ke dalam ponselnya. Jung Woo yang ada disana memilih untuk pamit pulang saja. 

Chuk Hee menyindir Jung Woo yang ada didepan lift karena merasa dirinya yang membuat sebuah perselingkuhan, tapi menurutnya si Dong Goo yang membuat lubangnya sendiri. Jung Woo tahu Chuk Hee yang tidak membuatnya berselingkuh tapi menurutnya Chuk Hee sudah mengeksekusinya publik.
“Saya pikir apa yang buruk karena semua memang buruk dan ini adalah yang paling buruk” komentar Jung Woo lalu pamit pergi
Setelah pintu lift tertutup Chuk Hee menerima telp dari ayahnya yang sedang di pasar. Ayahnya memberitahu kalau Min Hee pergi ke Seoul karena tidak puas merusak di rumahnya makan ia pergi kerumah Chuk Hee dan meminta untuk pergi sekarang kerumhanya. Chuk Hee yang kaget langsung menekan tombol lift untuk turun. 

Chuk Hee yang berlari di lorong apartementnya melihat Min Hee yang sudah ada di depan lift. Ia berjalan mengampirinya mengajak Min Hee untuk makan dulu sebelum pergi. Min Hee dengan wajah sinis memperlihatkan kalau ia datang untuk mengambil  uang sewa.
“Sudah 3 tahun sejak saling bertegur sapa  Makanlah sebelum kau pergi.” ajak Chuk Hee dengan mata berkaca-kaca
“Jangan berpura-pura menjadi baik, Itu menjijikkan. Aku hidup seperti ini karena siapa? Siapa membawaku menjadi seperti ini ?!” teriak Min Hee histeris
“Aku akan membayar kembali, selamanya. Itu sebabnya, ayo pergi makan.” ucap Chuk Hee
“Kenapa harus Aku ? Makan dengan orang yang dianggap ramah, bagiku kau bahkan bukan keluarga.” teriak Min Hee kembali.
Saa kembali kekamarnya, Chuk Hee melihat semuanya sudah berantakan lalu berbohong memberitahu ayahnya kalau Min Hee tak datang kerumahnya. Lalu ia melihat foto kecil dirinya bersama Min Hee serta ibunya dan ia merasa bahagia karena Min Hee masih meninggalkan itu 

Ruang pengadilan
“Saya akan membacakan putusan. Tahun 2011, Nomor 2846 Penggugat Han Mi Ri. Terdakwa Ma Dong Goo. Penggugat dan tergugat akan bercerai. Terdakwa akan membayar penggugat 5,000,000Won. Terdakwa akan membayar penggugat 8.400.000.000 Won sebagai bagian dari penyelesaian kekayaan.” ucap Hakim
Chuk Hee tersenyum mendengarnya, Soo Ah hanya bisa terdiam lalu Dong Goo hanya bisa pergi dengan melirik sinis mantan istrinya. Mi Ri seperti bisa menghela nafas karena bisa mendapatkan bagian harta dari suaminya.
Di depan lift, Chuk Hee melihat Ayah Min Gyu kembali dengan membahas kalau keputusan itu akan menarik. Ayah Min Gyu membahas tentang pemohon yang menghubunginya. Chuk Hee binggung
“Saya percaya dengan apa yang aku katakan . Bahwa Anda akan dibuat untuk melihat kebawah. Anda harus mengelola karyawan dengan baik.” pesan Min Gyu lalu masuk lebih dulu ke dalam lift.
Chuk Hee mengingat saat ia melihat Jung Woo berbicara dengan Soo Ah dan pasti itu saat Jung Woo membongkar semuanya. 
Chuk Hee masuk ke dalam ruangan dengan melihat beberapa kue karena mereka akan mengadakan pesta ulang tahun Jung Woo tapi ia malah berteriak mencari keberadaan pegawainya itu.
Jung Woo datang melihat Chuk Hee dan temanya yang sudah mengunakan topi untuk ulang tahun. Chuk Hee langsung menyiram sup rumput laut pada wajah Jung Woo.
“Kau berani mengkhianati pengacara seniormu?” teriak Chuk Hee
“Apakah Anda mencurigaiku ?” tanya Jung Woo binggung dengan mengambil rumput laut yang menempel  di dagunya.
“Bagaimana saya bisa mempercaya? Anda berani memberitahu ku untuk menggunakan atau tidak menggunakan bukti! Anda bertindak seperti  Pengacara tetapi Anda tidak! Dapatkah Anda menjadi bertanggung jawab atas kasus atau berdebat dengan kasus?” ejeka Chuk Hee.
Pegawai pria itu mengingatkan Chuk Hee kalau Jung Woo sudah berkerja di kantor hukum itu selama 3 tahun  sebagai asisten hukum dengan  cukup. Chuk Hee tak peduli, ia mengibaratkan Jung Woo sebagai anjing kampung yang ingin menjadi seorang guru, menurutnya seorang anjing akan tetap menjadi anjing untuk hidup. 

Ibu Jung Woo datang melihat wajah anaknya yang berlepotan dengan rumput laut, ia pikir Chuk Hee itu adalah wanita gila. Jung Woo meminta ibunya untuk menunggu di luar sebentar, pegawai pria pun mengajak ibu Jung Woo keluar.
“Kepribadian Anda adalah kasar tapi Saya menghormati keahlian Anda. Saya ingin belajar dari Pengacara perceraian terbaik Korea. Tapi ini adalah Hasil keseluruhan dari 3 tahun saya di sini. Saya sudah dilindungi tempat ini selama tiga tahun, namun jika nona  masih tidak bisa percaya padaku, maka, anjing ini akan pergi.” tegas Jung Woo lalu lampu diruangan itu mati.
Si pegawai wanita yang tak tahu apapun tiba-tiba membawakan kue sambil bernyanyi selamat ulang tahun dan memintanya untuk make a wish. Jung Woo melihat slogan Chuk Hee “Perceraian adalah perayaan.”
“Kau bilang hidup tanpa harus melihat seseorang yang dibenci adalah berkat. Sampai hari terakhir saya di dunia ini, tolong beritahu saya tidak pernah melihat wanita ini depan mataku lagi” teriak Jung Woo lalu meniup lilinya dan pergi. 

Chuk Hee yang sedang berjalan di parkiran tiba-tiba diseret oleh seseorang yang membekap mulutnya. Dong Goo ternyata sengaja membaa Chuk Hee ke tepian sungai Han. Chuk Hee mengejek Dong Goo seperti gelandangan yang berusaha menculiknya. Dong Goo memohon pada Chuk Hee supaya bisa mendamaikan mereka. Chuk Hee menegaskan ia tak bisa melakukannya
“Berapa banyak biaya yang kau setujui dengannya , 10% atau 15% dari kemenangan?” ucp Dong Goo
“Kau lebih suka membayarku 2,00,000,000 lebih daripada kehilangan 10.000.000.000 kepada Han Mi Ri? sindir Chuk Hee
“Ini adalah sebuah kesalahan, dimana Kesalahan adalah mencampur gula di tempat garam. Aku akan membayar dosa-dosaku. Jika aku bisa diampuni, maka aku akan membayar harga dengan sisa hidupku. Jangan kau berpikir harus kehilangan semuanya karena satu kesalahan, itu terlalu kasar?” tegas Dong Goo
“Tidak semuanya. Hanya semua kekayaanmu” balas Chuk Hee
Dong Woo mangakui ia tertekan dengan skandalnya  dengan Jo Yoo Sang, walaupun hanya membayangkan istrinya dengan pria itu. Menurutnya Chuk Woo itu sudah membuat  kesalahan dalam hidupnya. Chuk Hee memberitahu kalau Mi Ri tidak ingin mendengar Dong Goo bernafas makanya ia membela orang-orang seperti itu.  
“Apa yang kau pikirkan, hal yang paling penting bagi orang sepertiku?  Meskipun tak terduga, itu adalah keluarga.” ucap Dong Goo, Chuk Hee hanya memalingkan wajahnya seperti kesedihan menyelimuti dengan masalah keluarga. 

Ibu Jung Woo memperlihatkan foto-foto pria pada Soo Ah, dengan menjelaskan foto Seorang pengacara yang berada di Central Jaksa Penuntut Umum Kantor dan membuka praktek sendiri. Lalu foto satunya adalah pria yang memiliki Kantor Atlantik Hukum Perusahaan. Sementara pria ini adalah yang baru lulus kuliah tahun ini 
Ia menceritakan ketika Ibu Soo Ah menelepon dari Amerika, sang ibu menyukai pria yang berkerja di Kantor Atlantik Hukum Perusahaan. Tapi kalau dirinya lebih suka dengan pria yang baru lulus kuliah.
“Woah. Ahjuma  ingin menikahku ke orang lain? Kau mengatakan kepadaku untuk menikah Jung Woo sejak aku berumur tujuh tahun.” ucap Soo Ah
“Ibu Kim mengatakan bahwa Dia mengatakan laywers perempuan seperti sup sisa.Hanya pengacara laki-laki. yang akan menikah dengan pengacara perempuan” kata ibu Jung Woo
Soo Ah menceritakan ia bertemu dengan Jung Woo, ibunya pikir Jung Woo itu setuju untuk bertemu dengannya. Soo Ah mengelengkan kepalanya kalau itu hanya kebetuln saja. Ibu Jung Woo tahu kalau memang menyenangkan apabila mereka melalui bersama tapi ia meminta Soo Ah tak kecewa apabila anaknya itu menghindarinya tapi itu karena anaknya tak percaya diri jadi seolah-olah terlihat tak peduli.
“Mari kita kirim Jung Woo ke sekolah hukum. Jung Woo lebih baik dariku menjadi mahasiswa.  Jika saat ini sudah empat tahun sejak kecelakaan sudah waktunya memori  memudar.” kata Soo Ah
“Aku melihat hal yang paling mengerikan ketika mengunjunginya di kantor. Jika aku punya uang, aku akan sudah mengirimnya ke sekolah hukum tahun yang lalu.”keluh ibu Jung Woo
Soo Ah mengeluarka buku tabunganya, ia meminta ibu Jung Woo membuat anaknya menjadi pengacara maka dengan begitu ia bisa menikah dengan Jung Woo segera.  

Sebuah gambar boneka chukcy sengaja di buat oleh si pegawai pria.  Lalu Chuk Hee yang baru datang hampir terpeleset karena bekas tumpah sup rumput laut belum dibereskan, ia melihat hanya ada pegawa pria disana. Si pegawai memberitahu kalau kemarin Jung Woo sudah pergi dan Hye Ri *si pegawai wanita* juga ikut pergi karena ponselnya dimatikan.
Chuk Hee menghela nafas, lalu melihat ada tas belanja di meja receptionist. Pegawainya memberitahu Mi Ri yang mendapatkan kembali sebuah drama dan ia mengirimkan hadiah. Chuk Hee melihat dompet coklat, si pegawai ingat kalau itu dompet yang dibicarakan Hye Rin kemarin
“Hanya 3 yang diimpor ke Korea tapi semuany terjual hari itu datang, dan Ma Dong Goo seharusnya membeli ketiga. Han Mi Ri memiliki satu, Sekretaris memiliki satu. Itu berarti masih ada satu kiri.” ucap Hye Rin.
Chuk Hee yang mengingat kata-kata Hye Rin langsung berlari meninggalkan kantornya. 

Chuk Hee masuk kesebuah toko yang ia yakini kalau dompet itu hanya keluar dari tempat itu. Si pegawai itu membenarkan kalau Mi Ri lah yang membeli 3 buah tas itu langsung yan ada dikorer.
“Anda harus menjadi sangat penting, karena Han Mi Ri. Dia hanya memesan satu, tapi dia membeli semua tiga untuk memberi mereka sebagai hadiah kepada orang-orang penting. Kalau anda tak suka, maka bisa menukarnya” saran si pegawai
Chuk Hee mengingat kalau dompet yang sama ada pada sekertaris Dong Goo, ia pun bisa mengartikan kalau sekertarisnya itu sengaja membuat perselingkuhan dengan bayaran sebuah tas. Min Gyu yang baru datang menyapa Chuk Hee tapi Chuk Hee memilih langsung pergi dari toko itu. 

Chuk Hee mencari Mi Ri di ruang ganti arti dan melihat pria bernama Jo Yoo Sang ada disana. Mi Ri memperkenalkan Yoo Sang sebagai model dan sedang berlatih akting denganya. Yoo Sang pun memilih untuk pergi dari ruangan itu lebih dulu. Mi Ri menanyakan tujuan Chuk Hee datang padanya.
“Ini adalah salah satu dari tiga tas yang diimpor ke Korea. Orang yang membeli mereka adalah Han Mi Ri, dan orang-orang memilikinya adalah Kau, Hong Eun Seol, dan Aku.” ucap Chuk Hee sambil melempar tas di meja sementara Mi Ri dengan santai memakai lipstiknya
“Mereka mengatakan bahwa Kau baik, tapi Kau memiliki lubang di tempat yang acak. Tak seorang pun akan tahu. Pengacara harus melindungi privasi kliennya. Semua orang yang menyebarka gosip itu sama.  Aku, atau Hong Eun Seol, atau Kau. Tidak banyak hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan uang dari mereka.”  jelas Mi Ri
Ia juga selama ini sudah menyelidik Chuk Hee dengan tidak pergi ke kuasa hukum besar, karena itu karena Chuk Hee yang mendapatkan uangnya. Chuk Hee menghela nafas tak percaya Mi Ri tak butuh  penghiburan uang atau tunjangan anak tapi awalnya ia hanya butuh untuk membesarkan anaknya.
“Ketika ada seseorang yang sudah membawa pisau dan berjalan liar, apa gunanya Aku menyentuh pisau? Jika Aku ingin makan atau menginginkan sesuatu, Aku bisa saja menunjuknya dengan mataku.” ungkap Mi Ri dengan lirikan sinisnya.
Chuk Hee tak percaya kalau Mi Ri sengaja memanfaatkan dirinya untuk mendapatkan harta suaminya. Seseorang mengetuk pintu memberitahu Mi Ri sudah saatnya untuk syuting 

Berita tentang Dong Goo dan Mi Ri tayang di seluruh Korea.
“Video Presiden Ma Dong Goo, yang dikenal sebagai lubang uang bangsa telah menyebar luas dan DK Elektronik beresiko, Orang telah memboikot lagi produk DK, dan iklan telah berhenti. Para eksekutif bahkan diminta untuk berhenti. Warga yang marah pada tindakan tidak bermoral dari chaebol. Karena semakin banyak orang yang marah di Presiden Ma Dong Goo,Lebih banyak orang bersimpati dengan Aktris Han Mi Ri”
Dong Goo menatap kaca jendela kantornya melihat nama Chuk Hee yang menelpnya, tapi ia enggan untuk mengangkatnya. Chuk Hee sambil menyetir mobil terus mencoba menelp Dong Goo.
Sampai di kantor Chuk Lee langsung masuk keruangan Dong Goo. Seketarisnya binggung karena Dong Goo tak ada diruangan karena sebelumnya ia melihat bosnya itu masih ada. Chuk Hee mendengar suara ambulance dan juga jendela gedung yang terbuka. 

Beberapa petugas langsung membawa seseorang masuk ke dalam ambulance dan sudah ada garis polisi. Berita di TV pun menayangkan tentang kejadian sesunguhnya
“Polisi menyatakan Presiden Ma Dong Goo, yang bunuh diri, karena psikologisnya terpengaruh oleh perceraian dan komentar berbahaya”
Soo Ah yang sedang menonton didatangi ayah Min Gyu untuk menanyakan apakah ia sudah mengambilnya. Soo Ah mengatakan sudah menyerahkannya kemarin. Min Gyu meminta Soo Ah mencari tahu apakah Mi Ri sudah menerima  permohonan.
“menurut Sekertaris Choi, Ma Dong Goo, yang meninggalkan istrinya Han Mi Ri dan memiliki skandal yang tidak pantas dengan sekretarisnya, President Ma Dong Goo membuat keputusan yang ekstrim. Karena Presiden Ma Dong Goo bunuh diri.”
Min Gyu yang baru datang kaget melihat berita kalau Dong Goo bunuh diri, ia bertanya apakah Soo Ah sudah mengajukan petisi untuk banding. Soo Ah menganggukkan kepalanya, Min Gyu tahu apabila Mi Ri menerima permohonan maka mereka secara hukum belum bercerai dan menurutnya Chuk Hee bahkan tidak bisa mendapatkan uang karena memenangkannya karena keberuntungan semua jumlah uang ada ditangan Mi RI dan Seul Bi.

Chuk Hee kembali ke tempat Mi Ri tapi ia tak melihat Mi Ri dalam ruangan Make up, ia berlari mencari Mi Ri distudio. Terlihat di dalam studio Mi Ri yang mendapatkan surat dari kantor Hukum BF.
Akhirnya Chuk Hee kembali ke dalam kantornya dengan wajah lesu dan memejamka matanya. Kata-kata Jung Woo sebelumnya terlintas dipikirannya.
“Kita seharusnya tidak melihat bukti yang hukum tidak mengijinkannyaMasih ada satu persen kemungkinan.Untuk menyelamatkan nyawa satu orang, Kau tidak bisa merusak hidup orang lain”
Ponselnya berbunyi, ada telp dari bagian kepolisian sebagai  pengugat untuk diwawancara   dalam kasus pelanggaran peradilan pidana pencurian dan kekerasan seksual. Pada Hari kamis jam 10 pagi dengan pakaian rapih. Chuk Hee sempat terdiam dan polisi berpikir tak mendengarkan ucapannya. Chuk Hee pun mengerti dan akan datang ke kantor polisi. 

Tiga tahun kemudian
Berita di TV mengangkat tentang Aktris Han Mi Ri menjadi calon kuat untuk Academy Award Aktris Terbaik. Seorang pria menyapa pengacara yang baru saja datang, seorang pegawai wanita yang melihat pengacara tampan yang masuk seperti bisa hamil hanya dengan melihatnya saja.
Pria itu adalah pengacara  baru di lantai lima, beberapa wanita yang melewati si pengacara telihat sangat terkesima. Dua orang pegawai sudah menyambutnya dengan segelas kopi dan juga gula didepannya.
“Anda memiliki sebuah wawancara dengan sekretaris baru di 9:00.” ucap si wanita paruh baya
 “CEO ini akan sedikit terlambat, jadi dia meminta Anda untuk melihatnya sebelumnya.” ucap wanita muda yang memasukan satu kotak gula pada kopi. 

Terlihat nama Pengacara Su Jung Woo ada di depan ruangan, pengacara baru itu adalah Jung Woo. Ia tersenyum bahagia karena bisa mencapai impiannya sebagai pengacara. Seorang wanita dengan high heelsnya masuk ke dalam gedung menekan tombol lift lantai lima untuk  ke Kantor Pengacara Sun Taek, Spesialisasi dalam Perceraian.
Jung Woo yang sedang duduk di kursi langsung menyambut seorang wanita yang ia anggap sebagai pengacara. Chuk Hee yang masih merasa sebagai pengacara yang handal langsung duduk di kursinya. Lalu keduanya mulai tersadar kalau saling mengenal.
Min Gyu baru masuk ke dalam ruangan, Chuk Hee melihat nama Pengacara So Jung Woo di depan pintu. Jung Woo binggung karena ia salah menganggap wanita itu sebagai CEO padahal CEOnya adalah Min Gyu. Sementara Min Gyu tersenyum karena mempertemukan keduanya.
bersambung ke episode 2 
Komentar 
huahahahaha... ini sebenernya ada kocak sama tegangnya,suka banget sama pemeran cewenya bisa nyatu sama si cowo kece. Tapi ini dapet banget pesannya, ada beberapa pengacara yang sengaja membua peceraian sebagai ladang bisnis karena dengan begitu ia mendapatkan bayaran. Dibalik itu semua masih juga ada pengacara seperti Jung Woo yang mementingkan kedua pasangan untuk bisa berdamai. 
Suka banget juga sama rambut Chuk Hee setelah tiga tahun yang lalu kaya sophia latjuba di sitkom tetangga masa gitu. Ahhh pokoknya ga suka deh sama drama ini, gemes kalo liat si Jung Woo yang geregetan ngeliatin Chuk Hee yang bossy banget. hihihihi.... 

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar