Jumat, 03 April 2015

Sinopsis Divorce Lawyer In Love Episode 5 Part 1

Yum Mi mengkhayal “Suatu hari, dua musuh menghabiskan malam bersama-sama lalu Tubuh mereka bertemu.Dan perasaan yang tak terduga tiba-tiba terbentuk.” Jung Woo dan Chuk Hee karena mereka saling bertubrukan.
Tapi yang terjadi sebenarnya adalah..... keduanya kembali menjadi tom and Jerry.
“Pria dapat mengajukan gugatan untuk pelecehan seksual jika mereka menerima kontak fisik yang tidak diinginkan, juga!” teriak Jung Woo
“Aku harus mengatakannya padamu. Jangan berani-berani bahkan menyentuh pakaianku. Pelecehan selama bekerja dari atasan dihukum bahkan tanpa gugatan dari korban.” balas Chuk Hee ketus
Jung Woo ingin membalas tapi matanya melihat orang yang mereka tunggu-tungu sudah tang dan langsung memegang kepala Chuk Hee untuk merunduk dan mengambil gambar keduanya saat akan masuk penginapan.
Mereka pindah kebawah melihat lebih dekat saat suami Nyonya Lee dengan selingkuhannya masuk ke kamar. Tiba-tiba Chuk Hee terjungkal kebelakang karena berjalan mundur, Akhirnya Jung Woo yang mengambil gambar saat dua pasangan yang terlihat melakukan sesuatu di dalam kamar. 

Chuk Hee melihat punggungnya yang sakit karena terjatuh, lalu buru-buru menutup badannya karena tiba-tiba Jung Woo datang ke kamarnya. Jung Woo melempar koyo dengan yang memiliki metil salisilat yang Chuk Hee suka. Chuk Hee sumringah karena ia bertanya pada si pemilik villa.
“dimana kau mendapatkannya?” tanya Chuk Hee
“Aku pergi ke pusat kota dan membelinya.” jawab Jung Woo
“kau akhirnya melakukan sesuatu yang benar.” puji Chuk Hee dengan nada angkuh
Jung Woo menyuruh Chuk Hee untuk tidur saja dan ia akan pergi, tapi matanya melihat Chuk Hee yang kesusahan saat menempel koyo. Dengan menahan rasa emosinya, dengan mengucapkan “Aku mencintaimu. Aku mencintaimu.” seperti saat melakukan Yoga Ia akhirnya duduk dibelakang Chuk Hee untuk membantu menempelkan Koyonya.
Chuk Hee kikuk saat Jung Woo sengaja menarik jubah mandinya supaya lebih gampang menutupnya. Jung Woo berusaha menempelkan koyo dengan sedikit menekannya supaya menempel.
“ini luka memar, kau harus berhati-hati.... Jika masih sakit, pergilah ke rumah sakit.” ucap Jung Woo\
 Episode 5
Sulit untuk mengatakan aku minta maaf

Esok paginya
Suami Nyonya Lee dan selingkuhanya meninggalkan vila, keduanya siap dengan kantung plastik seperti layaknya pasangan James Bond yang sedang beraksi. Keduanya masuk ke dalam kamar mencari-cari dibagian tempat tidur.
Saling melempar selimut dan seprai lalu Chuk Hee mencari didalam tempat sampah dan menemukan kotak kondom. Jung Woo pun berputar-putar layaknya seorang balerina siap menerima kumpulan sampah dalam plastiknya.
Setelah selesai, Jung Woo dan Chuk Hee keluar dari kamar dengan plastik penuh bukti. Terlihat angin yang berhembus dan keduanya terlihat kompak dengan memegang kantung plastik. 

Sampai Di Seoul, keduanya mencari kantor pengacara untuk melakukan perundingan. Chuk Hee dan Jung Woo mendonga keatas karena gedung yang digunakan pengacara itu adalah gedung saat Chuk Hee menjadi seorang pengacara.
Jung Woo melihat tulisan “Kantor Pengacara Seung So, khusus di bidang perceraian” tertempel didepan gedung. Keduanya masih melihat lantai yang sama tapi suasananya berbeda, tertulis spanduk “tuntutan hukum perceraian, kami akan menangkannya untukmu tidak peduli apa.- Seung So”
Chuk Hee agak gugup melihat kantornya dulu mencoba mengambil minum, tak sengaja gelasnya jatuh ketika berjongkok ia melihat kartu nama bertuliskan “Pengacara Go Cheok Hee” hanya menjadikan ganjalan dispencer agak tidak goyang, terlihat Chuk Hee berkaca-kaca melihat kenyataan dirinya sekarang.
Seorang pengawai memberitahu kalau keduanya siap untuk masuk ke dalam ruangan. Jung Woo berbisik supaya Chuk Hee yang melakukannya. Chuk Hee kaget kenapa harus dirinya. Jung Woo ingin yang masuk lebih dulu ke ruangan sementar dirinya akan ke toilet. 

Suami Nyonya Lee yang merasa diatas angin mengajak keduanya untuk cepat menyelesaikannya karena ia sangat lelah.  Chuk Hee mengeluarkan bukti foto yang mereka dapatnya dengan menyindir profil dari suami Nyonya Lee itu jauh lebih menarik.
Pengacara Go So Ri melihat foto kemesaran kliennya di sebuah villa. Suami Nyonya Lee merasa kalau ia masih menang karena Hukum terhadap perzinahan dicabut sekarang.
“Hanya karena perzinahan telah menghilang dari KUHP, itu tidak berarti itu menghilang dari kode etik profesional. Oh, aku lupa untuk membawanya dari mobil kami sprei dan kondom yang kita kumpulkan. Jika kita mengajukan permohonan kompensasi untuk tindakan yang melanggar hukum, aku yakin mereka dapat digunakan sebagai bukti yang kuat.” kata Chuk Hee dengan melipat tangannya di dada, Suami Nyonya Lee panik
“Apa yang kau bicarakan sekarang?” ucap selingkuhanya dengan ktusa.
“Kalian berdua. Maukah menutup matamu sebentar? Aku akan menceritakan sebuah kisah yang sangat lucu. Jika kau menutup matamu dan bayangkan, itu akan menjadi lebih menyenangkan.” perintah Chuk Hee 

Terlihat seorang guru menuruni tangga dengan menyapa murid-muridnya dengan ramah, lalu seorang guru wanita dengan senyumannya terlihat mengoda si pria. Suami Nyonya Lee saat itu sangat terpana dengan kecantikan dari selingkuhannya sekarang.
“Dahulu, dahulu kala, hiduplah seorang pria bernama Kim Kwan Woo dan seorang wanita yang dia sayangi.Keduanya guru di sekolah Shin Gangnam Dasar Bahkan jika tindakan yang sama diambil, tergantung pada siapa yang mengambil tindakan itu, ada kalanya hukuman bisa berbeda Hukum Pegawai Negeri Sipil, Bagian 63. Tugas untuk mempertahankan reputasi seseorang”
Lalu Terlihat Tuan Kim dan Selingkuhannya mulai bermesaraan di dalam villa.
“Seorang PNS tidak harus mengabaikan pekerjaannya atau tidak bertugas dan tidak harus mengambil tindakan yang akan menurunkan reputasinya. Oh tidak! Seorang pengacara yang bijaksana mengirim petisi kepada Departemen Pendidikan, Lalu hari ini, berakhir dengan populer hingga aku tidak akan memberitahumu, tapi....”
Bagian departement pendidikan melihat surat dan bukti foto pun langsung memarahinya karena tindakan keduanya yang melanggar aturan. Chuk Hee memberitahu kalau dihukumnya dengan  pemotongan gaji bahkan mungkin saja penghapusan dari posisi. 

Tuan Kim tersadar dari lamunannya dengan wajah panik membayangkan yang terjadi. Chuk Hee meminta Tuan Kim menulis petisi penjelasan insiden pelanggaran sehingga Nyonya Lee  tidak dapat dipenjara. Jika tuan Kim melakukannya, maka permohonan kompensasi dan foto juga, mereka akan berpura-pura mereka tidak pernah ada. Pengacara Go So Ri melotot kaget menatap kliennya.
“Jika dia tidak dipenjara, maka kita kembali ke titik awal. Sampai saat ini, Lee Yeon Hui mengurus anak dan kompeten secara finansial. Bahkan jika kita pergi ke pengadilan, kau tidak akan memiliki kesempatan.” jelas Chuk Hee
Ia mengeluarkan surat “Konfirmasi Persetujuan Perceraian” lalu dengan santai mengejek keduanya apabila dipecat dari sekolah bersama-sama akan memalukan. Si selingkuhan langsung mengumpat dan menjambak rambut Chuk Hee.
“kau akan memecatku? Siapa kau berani memecatku? Aku adalah orang yang bahkan menerima Nasional Guru Award dari Departemen Pendidikan.” teriak Si selingkuhan murka
“Lepaskan dan jika kau punya sesuatu untuk dikatakan, berbicaralah denganku, oke? Wanita ini bukan pengacara. Itu tapi aku pengacaranya!” ucap Jung Woo berusaha melepaskan jambakan dari rambut Chuk Hee.
Saat itu juga Si selingkuhan langsung memberikan tamparan pada Chuk Hee karena berani melakukan itu semua padahal ia bukan seorang pengacara. Jung Woo tak percaya Selingkuhannya itu melakukan kekerasan. Selingkuh tak peduli karena menurutnya Chuk Hee layak kena tamparan.
“Apa kau tahu bahwa semua tindakanmu sedang direkam?” kata Jung Woo memperingatkan.
Pengacara Go makin panik karena memang diruangannya ada CCTV, akhirnya Jung Woo dan Chuk Hee keluar lebih dulu dari ruangan dengan wajah kesal. 

Chuk Hee berjalan sampai di lobby dengan penuh malu, Jung Woo berusaha mengejarnya. Chuk Hee sekarang tahu kalau alasan Jung Woo menyuruhnya berbicara dengan klien itu punya tujuan tertentu. Jung Woo mengakui bukan itu maksudnya.
“Itu adalah kesalahanku karena mendengarkanmu. Kau, yang mengkhianatiku dengan memekikku tiga tahun yang lalu.” ucap Chuk Hee penuh amarah
“Apa kau berkata aku melakukan ini dengan sengaja?” balas Jung Woo
“"Wanita ini bukan pengacara, aku pengacaranya"?” ucap Chuk Hee mengingat ucapan Jung Woo didepan lawan mereka tadi.
“Itu karena kau sedang diserang, jadi aku mencoba untuk melindungimu.”jelas Jung . Chuk Hee berpikir Jung Woo itu mencoba meremehkannya
“Jika kau menyerahkannya kepadaku, kau harus membiarkan aku mengurusnya sampai akhir. Apa aku dapat mengalahkannya atau mati, karena kau mengatakan bahwa aku bukan pengacara, bahkan jika wanita itu tidak menghargaiku dan datang padaku. Jika kau akan melakukan itu, kenapa kau biarkan aku bertanggung jawab? Kenapa kau memintaku untuk melakukannya?” teriak Chuk Hee
“Karena aku tahu bagaimana kau merasa lebih baik daripada yang kau lakukan.” teriak Jung Woo dan membuat Chuk Hee terdiam dengan mata berkaca-kaca
“Selama tiga tahun, ketika aku seorang manajer kantor, setiap hari aku merasa sebagai bayanganmu. Bahkan kasus yang aku kerjakan, tidak ada petisi yang aku kerjakan ada namaku diatasnya dan semua klien yang bekerja denganku, setelah kasus ini berakhir, mereka semua berterima kasih padamu. Oleh karena itu!” teriak Jung Woo
Jung Woo ingin Chuk Hee bukan putus asa tapi lebih sadar diri, karena di kantor itu tempat sebelumnya Chuk Hee berkerja dan dalam kasus ini Chuk Hee adalah orang yang datang dengan semua metode dan solusi.
Chuk Hee mengerti apa yang diinginkan Jung Woo selama ini setelah tiga tahu merasa diabaikan olehnya. Jung Woo pikir pikiran Chuk Hee itu terlalu berbelit-belit. Chuk Hee mengakui pikir sedang terbelit  karena dirinya adalah  Seorang gadis yang lisensi pengacaranya ditangguhkan, dan bahkan mendapat tamparan di wajahnya, jadi dirisesat dan terbelit dan terluka dan menurutnya Jung Woo akan senang dengan hal itu.
Jung Woo hanya bisa menghela nafas dengan sikap Chuk Hee yang merasa dirinya yang mengkhianatinya tiga tahun yang lalu. Chuk Hee pun pergi meninggalkannya lebih dulu. 

Keesokan harinya, Jung Woo mendatangi Chuk Hee dengan memberitahu kalau  Suami Lee Yeon Hui telah memutuskan dan akan ke pengadilan hari ini, jadi ia meminta Chuk Hee untuk pergi ke pengadilan.  Chuk Hee memainkan ponselnya dan Jung Woo menerima pesan dari Chuk Hee kalau ia mengerti.
“Orang itu di hadapanmu  jadi kenapa kau melakukan ini?” teriak Jung Woo
“Aku minta maaf tapi Aku hanya sedikit kebelet. Ah. Aku rasa aku perlu pergi ke kamar mandi.” kata Chuk Hee
Saat keluar Kyung ketakutan melihat Chuk Hee yang tiba-tiba berhenti di depanya. Chuk Hee dengan sengaja menyindir Jung Woo kalau kakinya terbelit sambil menyilangkan kakinya.  Jung Woo menahan amarahnya di depan para pegawai. 

Chuk Hee dan Nyonya Lee sudah menunggu di pengadilan, dengan senyumannya Chuk Hee melihat Tuan Kim menanyakan petisi yang sudah ia tulis.  Dengan wajah sinis, Tuan Kim memberikannya. Chuk Hee tersenyum karena Nyonya Lee bisa menghindari penahanan. Tuan Kim mengeluh dengan foto-foto peselingkuhannya.
“Hey! Berterima kasihlah, hidup bersama denga muselama 10 tahun dan menyerahkan anak itu.”sindir Tuan Kim sinis yang membuat Nyonya Lee akan marah
“Apa kau lupa kalau aku memiliki salinan asli dari foto itu?  Jika kau mengatakan hal-hal seperti itu lagi maka petisi akan segera dikirim ke Dinas Pendidikan.” tegas Chuk Hee dengan wajah tersenyum.
Ia juga memberikan tanda kalau hak kepemilikan anak akan jatuh pada Nyonya Lee dan meminta Tuan Kim menandatangi surat cerai tersebut. 

Chuk Hee tersenyum bahagia karena ia bisa melakukan semuanya dengan lancar, lalu ia melonggo melihat Yoo Hye Rin yang berjalan dengan Direketur Bong In Jae ke pengadilan. Hye Rin ketakutan melihat mantan bosnya ada didepannya.
“Kenapa kau bersama CEO Bong In Jae dari BF.” ucap Chuk Hee tak percaya, Hye Rin binggung menjelaskan alasannya.
“Kau masih bekerja di kantor Min Gyu? Kenapa kau menjadi kecil dan membawa sesuatu dari tiga tahun yang lalu? Bahkan jika kau menemukan pelaku yang sebenarnya, bukankah itu seperti kau membawa bukti ilegal.” sindir In Jae
“Lalu orang yang akan mencekik untuk BF tentang aku buka So Jeong Woo, tapi kau?” ucap Chuk Hee tak percaya
“Mencekik? berhati-hatilah dengan omonganmu. Itu adalah deklarasi dari seorang whistleblower internal untuk terwujudnya keadilan dalam masyarakat ini.” sindir In Jae kembali. 

Chuk Hee akan menyebrang jalan, teringat tiga tahun lalu ia menyiram Jung Woo dengan sup rumput laut dihari ulangtahunnya karena ia menuduh Jung Woo yang sudah membuka rahasia perusahaan. Jung Woo berdiri disampingnya dan akan ikut menyebarang.
Terlihat suasana canggung dan Chuk Hee terlihat merasa bersalah. Jung Woo basa basi dengan menanyakan apakah Chuk Hee sudah mengirimkan surat peceraian ke pengadilan. Chuk Hee mengatakan ia sudah mengirimkannya.
“Sebelumnya, di depan pengadilan, aku bertemu Hye Rin. Dia mengatakan bahwa dia melakukannya. Insiden 3 tahun yang lalu.” ucap Chuk Hee
“Lalu kenapa?” balas Jung Wo
“Jadi... kau sudah tahu? Lalu kenapa tidak kau katakan padaku? dengan begitu aku tidak akan salah paham dan kau tidak akan disalahkan.” teriak Chuk Hee memarahi Jung Woo
“Untuk menyelamatkan nyawa satu orang, kau tidak boleh merusak kehidupan orang lain. Hye Rin berusia 24 tahun saat itu. Jika kau menyadari bahwa usia 36 tahun bisa membuat kesalahan,lalu hanya melihat  kesalahan dari usia 24 tahun.”jelas Jung Woo. 

Chuk Hee mengajak Kyung untuk minum soju bersama. Kyung mengeluh kenapa harus dirinya lagi yang menjadi sasaran. Chuk Hee menegasakan kalau mereka adalah teman dan seorang teman adalah orang yang ingin ia temui. 
Jung Woo datang, Chuk Hee kaget kenapa Jung Woo harus datang. Kyung pun mengajak Jung Woo duduk dengan memesan satu gelas soju lagi lalu mengajak keduanya untuk bersulang. Setelah itu ponselnya berbunyi dan buru-buru pamit pergi. Suasana canggung kembali terasa.
Chuk Hee mendengar lagu yang di putar di restoran lalu menanyakan judul lagunya. Jung Woo mengatakan ia tak tahu. Chuk Hee memberitahu kalau judul lagunya “Sorry seems to be the hardest to word.” dengan "Ini benar-benar sulit untuk mengatakan aku minta maaf." lalu pamit pergi.
Jung Woo menahan tangan Chuk Hee untuk tidak pergi dan meminta Chuk Hee tidak salah paham dengan kejadian kemarin karena ia hanya ingin memberikannya kesempatan, tapi yang terjadi adalah keanehan lalu ia memberikan sesuatu pada Chuk Hee.  Chuk Hee melihat kartu nama Kantor Pengacara Chuk Bok dengan namanya yang ada disana Go Chuk Hee.
“Kenapa kau membawa ini? Aku bahkan tidak menggunakannya.” ucap Chuk Hee
“Hanya karena tidak ada gunanya untuk sekarang, apa itu berarti kau tidak akan pernah bisa menggunakannya? Ketika aku menyerah pada ujian, meskipun aku tahu aku tidak akan membutuhkannya, ada buku hukum perdata yang aku tidak bisa membuang. Tapi pada akhirnya, dengan itu, aku bisa pergi ke sekolah hukum.” kata Jung Woo dengan menyelipkan kartu nama ditangan Chuk Hee.
Ia memegang tangan Chuk Hee untuk mengambil kartu nama itu dan meminta Chuk Hee untuk menjaga dengan baik. Menurutnya  Sesuatu yang mengingatkannya tentang kenangan maka pasti akan membuat kenangan yang baik untuk suatu hari nanti.Chuk Hee memalingkan wajahnya seperti menahan airmatanya, Jung Woo juga langsung melepaskan tangannya. 

Chuk Hee dan Min Kyu minum bir bersama, Min Kyu membahas kalau Chuk Hee merasa tidak nyaman berada dekat Jung Woo di Yangpyeong. Chuk Hee pikir untuk apa merasa tidak nyman karena mereka bertemu untuk berkerja saja
Talk Show di TV mengambil tema Ratu Cannes, Han Mi Ri kembali ke drama, dengan judul The Secret of a Woman dan mereka bertemu mengundang dua protagonis utama. Pembawa acara pun memberikan selamat pada Joo Yoo Sang yang sudah mengalahkan Won Bin, Hyun Bin, Kim Woo Bin untuk memenangkan peran protagonis utama pria
“Bagaimana pertemuan pertamamu?” tanya si pembawa acara
“Kami sudah melakukan beberapa pemotretan bersama-sama sebelumnya, tapi ini pertama kalinya kami syuting drama bersama.” jawab Han Mi Ri
Chuk Hee heran kalau mereka baru bermain drama bersama lalu teringat tiga tahun yang lalu bertemu dengan keduanya di ruang make up dan Mi Ri mengatakan mereka sedang berlatih dialog.
Ia mencari judul Drama “Honest Woman” dari ponselnya dan terlihat semua nama pemainnya. Lalu ia mencari kata kunci lain  “Honest Woman Jo Yoo Sang” dan hasilnya “Tidak ada hasil pencarian yang ditemukan.”Chuk Hee tak percaya dirinya bisa dibohongi oleh Mi Ri dan berpura-pura didepan kamera tidak saling dekat dan mengenal sebelumnya. 

Mesin penghancur kertas sudah diperbaiki, Chuk Hee senang karena baru pertama kali sangat mudah menghancurka berkas-kas, sangkit senang ia terlalu dekat sampai rambutnya bisa masuk ke dalam mesin.
Jung Woo yang baru masuk berusaha untuk cuek ketika Chuk Hee meminta tolong sebagai balas dendamnya. Tapi sepertinya ia tak tega dengan mengucapkan “Aku mencintaimu. Aku mencintaimu.” sebelum membantunya.
Yum Mi yang baru masuk mendengar ucapan Jung Woo tak percaya kalau atasannya bisa mengatakan kalimat itu. Chuk Hee meminta Jung Woo untuk cepat membantunya, Jung Woo langsung menarik kepala Chuk Hee dari mesin penghancur. Yum Mi bisa melihat keduanya saling menatap dengan senyuman dan langsung berlari keluar.

Chuk Hee keluar ruangan dengan rambut yang kusut, Yum Mi langsung menghampiri Chuk Hee kalau dirinya kali ini tak bisa menyimpan rahasia dan tak bisa ia percaya kalau Jung Woo itu menyukainya. Chuk Hee melonggo lalu tertawa.
“Maksudku, kau tahu apa yang dia katakan kepadamu sebelumnya? Aku mencintaimu. Aku mencintaimu. Aku serius! Dia bahkan mencoba untuk memelukmu dari belakang seperti ini.” ucap Yum Mi
“Pada kenyataannya, wajahmu tidak seimbang. Kau tidak hanya memiliki bibir yang berat *bisa menyimpan rahasia*. kau juga harus memiliki telinga tertutup dan mata yang buta. Jika dia mencintaiku lalu Kang Dong Won juga mencintaiku.” ejek Chuk Hee
“Tapi ini Memang benar! Apa kau tidak melihatnya di drama? Kenapa, pria jatuh cinta dan selalu begitu baik dan ingin melakukannya dengan baik wanitanya. sang wanita begitu membosankan karena dia satu-satunya orang yang tidak tahu! Aku memberitahumu bahwa kau berada dalam situasi yang tepat.” ujar Yum Mi.
Chuk Hee tak perduli memilih untuk Yum Mi menyingkir karena ia ingin pergi ke toilet untuk merapihkan rambutnya.
Bersambung ke part 2  

FACEBOOK : Dyah Deedee  TWITTER @dyahdeedee09 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar