PS; yang udah baca blog / tulisan aku.. Tolong minta follow account IG aku yah dyahdeedee09 & Twitter @dyahdeedee09 jadi biar makin semangat nulisnya. Kamsahamnida.

Selasa, 15 September 2015

Sinopsis Second Time Twenty Years Old Episode 6 Part 2

Keempatnya berjalan masuk ke dalam sekolah, taman tempat No Ra menari ternyata belum berubah sama sekali. Hyun Suk melirik pada No Ra, Dong Chul pun ingat bahwa mereka disini pernah memberikan kejutan, setelah itu berjalan masuk ke dalam lorong ruang kelas.
No Ra seperti melihat bayangan dirinya saat masih sekolah yang berlatih nari didepan loker, setelah itu melihat kedalam kelas, No Ra remaja duduk dengan sangat konsentrasi mendengarkan penjelasan dari gurunya. Saat bel berbunyi, N Ra langsung keluar kelas. Yoon Young bersama Dong Chul yang ada dibelakang seperi sama-sama mengingat masa-masa SMA mereka. 

Hyun Suk melihat ke kelas yang lain bersama No Ra, saat itu ia kembali kena marah oleh guru bertanya apa tiga komponen penting dalam teater, yaitu Aktor, panggung, dan penonton. Setelah keluar dari kelas anak murid lain mengejeknya sebagai musik yang jenius lalu yang lainnya menoyor kepalanya karena berbicara omong kosong. 
Di mata Hyun Suk, melihat bayangan dirinya saat SMA yang pergi meninggalkan kelas. Ia mengikuti bayangan sampai ke belakang sekolah yang penuh dengan pohon besar. No Ra melihat tempat itu juga masih tetap saja, Hyun Suk melihat dirinya yang duduk sendiri sambil mendengarkan musik.
Dong Chul mengingat tempat itu saat Yoon Young menjambak rambut No Ra, dan memuji No Ra yang berasal dari kota kecil bisa membuat Yoon Young si  preman sekolah berlutut padanya. No Ra tersenyum, Hyun Suk melihat bayangan dirinya saat itu pertama kali melihat No Ra yang dijambak beberapa kali tapi tetap saja bisa berdiri. 

Flash Back
Hyun Suk mengetahui bahwa toko yang ada di dekat sekolah itu milik No Ra, lalu bersembunyi dibalik dinding saat melihat No Ra yang keluar dari toko untuk pergi latihan.
Setelah No Ra pergi, Hyun Suk datang ke toko itu. Nenek melihat Hyun Suk datang lagi heran karena tak ada acaa dihari minggu. Hyun Suk merasa nenek akan bosan sendirian jadi sengaja datang ke toko itu. Nenek tertawa lalu membuatkan toppoki untuk Hyun Suk. 

Hyun Suk tersenyum mengingat kenangan itu, No Ra dan yang lainya sudah duduk dibangku sambil tertawa mengenang masa lalunya. No Ra meminta Hyun Suk mendekat lalu menunjuk ada sesuatu dibajunya, Hyun Suk tertunduk dan No Ra langsung mengodanya dengan mengelus rambutnya.
Semua tertawa melihatnya, Hyun Suk memalingkan wajahnya. No Ra sengaja menaruh telunjuk di dekat pipi Hyun Suk sambil bertanya apakah ia marah, Hyuk Suk menengok mengatakan tidak dan pipinya kena telunjuk No Ra. Hyun Suk teringat saat SMA, No Ra melakukan hal yang sama dan membuatnya sedikit tertawa.

Hyun Suk pun kesal dengan bercandaan No Ra, Yoon Young melihat temanya seperti mengembalikan kenangan ke 20 tahun yang lalu dan Hyun Suk masih tertipu. Hyun Suk berpura-pura sengaj tertipu. Dong Chul pikir mereka semua tertipu dengan Hyun Suk yang sudah berubah 180 derajat bahwa melihat Hyun Suk yang sangat menakutkan.
No Ra tiba-tiba mendorong dengkul belakang Hyun Suk lalu tertawa, Hyun Suk ingin marah tapi melihat No Ra yang akan jatuh lebih memilih untuk memegang tangannya agar tak jatuh. Tapi setelah itu mengejek untuk lebih hati-hati karena No Ra bukan umur 18 tahun lagi sekarang. 
Setelah itu keempatnya selfie dengan gaya gokil anak SMA dan tertawa melihat hasil foto mereka. No Ra berjalan ke sekitar sekolah tapi semuanya sudah berubah dan berhenti tepat didepan sebuah gedung yang tinggi.
Flash Back
Nenek sedang mengaduk toppoki agar tak kering, No Ra memperlihatkan kertas buatanya lalu menegaskan bahwa dirinya akan membawa teman-temanya agar datang ke tokonya. Neneknya langsung melarang No Ra memberitahu teman-temannya bahwa toko itu adalah rumahnya.
No Ra menanyakan alasan neneknya melakukan itu, Neneknya sudah mendengar bahwa anak-anak yang sekolah disana berasala dari keluarga kaya jadi tak mau cucunya itu dilecehkan. No Ra merasa tak peduli dengan itu.
Nenek tetap melarangnya, jika ia datang untuk makan siang maka harus seperti yang lainya untuk membayar dan berpura-pura untuk tidak saling mengenal satu sama lain. No Ra dengan menahan tangisnya menolak karena tetap saja Nenek penjual toppoki itu adalah neneknya.
“Sekalipun kau tak memanggilku “nenek”, aku tetap nenekmu. Bahkan setelah aku mati, aku tetap nenekmu. Aku akan tahu dengan melihat mata dan hatimu dan bisa mendengarnya.” ucap nenek sambil menunjuk dada No Ra sebagi hatinya, tapi tersadar payudara cucunya itu sekarang mulai tubuh. No Ra terlihat malu. 

Air mata No Ra mengalir di pipinya, Hyun Suk melihatnya dari belakang dan Yoon Young ikut sedih mengingat kenangan nenek temannya. Hyun Suk menaruh telunjuknya tepat di pipi lalu memanggil No Ra, dan berpura-pura bahwa itu balas dendam.
Dong Chul datang setelah buang air besar, Yoon Young kembali mengejeknya yang selalu buang air setelah makan, lalu mengajak No Ra pergi karena masih ada satu kejutan terakhir. No Ra binggung apa lagi kejuatanya, Hyun Suk berdiri disampingnya mengatakan akan tahu setelah mereka sampai. 

Woo Chul menyetir dengan tatapan kosong, Yi Jin duduk disamping menanyakan kemana mereka kemana akan pergi. Woo Chul tersadar memberitahu mereka akan jalan-jalan. Yi Jin dengan wajah cemberut mengatakan tujuannya, Woo Chul akan pergi kemana Yi Jin mau, lalu menyarankan pergi ke Yangsuri.
“Apakah orang itu berasal dari Yangsuri?” ucap Yi Jin, Woo Chul bingung
“Mengapa tidak kau katakan padaku? Aku mendengar dia adalah teman Produser Cha.” kata Yi Jin sinis membicarakan tentang No Ra, Woo Chul kaget berpikir Hyun Suk memberitahu. Yi Jin sadar Woo Chul sudah masuk perangkap.
“Kau harus tahu. Aku tidak pernah tertarik dengan salah satu teman-temannya, jadi Aku tidak ingin mengkhawatirkannya sekarang, ok.” kata Woo Chul
“Aku setuju! Adapun rencana masa depan kita. Aku merasa sepertinya mereka semakin jauh. Kau tahu bahwa itu bukan tugas yang ringan untuk memenuhi kriteria ayahku.” jelas Yi Jin
Woo Chul meminta tak perlu khawatir karena akan berkonsentrasi penuh untuk itu, lalu pikiranya melayang saat No Ra pergi bersama Hyun Suk dengan pakaian seragam sekolah, lalu menghela nafas dengan suara keras. Yi Jin menanyakan apa yang terjadi. Woo Chul menutupi tak terjadi apapun. 

Hye Mi melihat Min Soo yang mengunakan seragam memuji pacarnya itu masih terlihat sangat tampan walaupun dengan mengunakan pakaian sekolah. Min Soo seperti kurang nyaman ditempat itu dan menyarankan untuk pergi ke tempat lain, tapi Hye Mi memberitahu bahwa sangat ingin pergi ke tempat itu. Min Soo hanya bisa tersenyum karena tak ada yang bisa menghentikan keinginan pacarnya. 

Dibagian atas club, Hyun Suk mencoba berbicara dengan petugas bahwa salah satu dari mereka adala mahasiswa baru. No Ra terlihat menutupi wajahnya karena malu.Dong Chul juga memberikan uang agar diperbolehkan masuk ke tempat itu. Petugas itu tetap menolak karena sudah mengikuti aturan.
No Ra binggung melihat dua temannya itu terlihat sangat terobsesi masuk ke tempat clubbing. Yoon Young keceplosan itu semua karena No Ra ingin pergi kesana, No Ra kaget. Yoon Young mengubah jawabanya kalau tempat yang akan mereka datangin itu adalah paling hot.
Dong Chul dan Hyun Suk menaiki tangga dengan wajah lesu karena tak bisa membuat mereka masuk ke tempat itu. No Ra mengajak mereka pergi ke tempat karaoke saja. Hyun Suk menolak karena No Ra harus melakukan yang diinginkanya, No Ra mengerti karena mereka tak mungkin bisa kembali ke hari seperti ini lagi. Dong Chul tiba-tiba mengingat satu tempat yang seharusnya mereka datangi. 

Di dalam club
Min Soo yang tak pernah pergi hanya bisa bertepuk tangan saat musik mulai diputar sementara Hye Mi sudah meliuk-liukan tubuhnya mendengar suara musik DJ yang diputar.Akhirnya Min Soo milih untuk minum saja dan melihat Hye Mi terus saja menari sampai seorang pria berdiri ikut menari didepan Hye Mi, awalnya Hye Mi berhenti menari tapi sengaja kembali menari agar Min Soo cemburu.
Sementara No Ra dan kawan-kawan pergi ke tempat club lainnya, seperti dikhususkan untuk umur mereka, Hyun Suk terlihat sangat pandai menari dan No Ra berusaha mengikutinya walaupun terlihat masih malu-malu.
Min Soo melihat Hye Mi yang menari dengan pria lain meminum beberapa botol vodca, sampai akhirnya turun untuk menari. Hye Mi mengajak Min Soo pergi karena tak bisa menari, Min Soo sedikit mabuk mengatakan bisa menari lalu mengikuti gerakan kaki pria didepanya.
Sampai akhirnya ia bisa dengan lincah mengerakan kaki lalu badannya mengikuti irama musik, Hye Mi tersenyum. Keduanya pun langsung larut dengan musik DJ dan menari barsama. Tak kalah juga dengan No Ra yang menari dengan wajah bahagia bersama teman-teman SMAnya. 

Yoon Young mengeluh mereka harus naik bus karena sangat memalukan, No Ra pikir mereka bisa naik taksi saja. Dong Chul mengingatkan bahwa anak SMU tak ada yang menaiki taksi dan busnya dengan Yoon Young datang lebih dulu.
“Selamat Datang Ha No Ra, Aku berharap besok akan seperti hari ini.” uca Yoon Young sambil memeluk temanya 
“Ini menyenangkan. Jika kau ingin melihatku lagi, kau cukup memberitahu Cha.” kata Dong Chul yang ikut memeluk No Ra.
No Ra binggung dengan kedua temanya, Yoon Young mengajak Dong Chul masuk ke dalam bus sambil mengucapkan terimkasih pada Hyun Suk. Keduanya pun saling melambaikan tangan perpisahan. Hyun Suk pun melihat bus yang akan mereka naiki sudah datang. 

Di dalam bus, beberapa penumpang menahan tawa melihat No Ra dan Hyun Suk sudah terlihat tua tapi masih mengunakan seragam. No Ra mencoba bersembunyi dibelakang Hyun Suk tapi saat itu bus mengerem mendadak dan tangannya refleks memegang pinggang Hyun Suk.
Hyun Suk yang merasakan tangan No Ra yang memegangnya terlihat gugup, No R buru-buru melepas sambil meminta maaf. Salah satu penumpang turun, Hyun Suk pun menyuruh No Ra duduk, lalu matanya melihat bayangan No Ra yang terpantul di jendela. No Ra tersenyum mengingat semua kejadian hari ini. Hyun Suk pun bahagia melihat No Ra yang bisa tersenyum. 

Woo Chul melihat beberapa berkas dan terlihat sedikit kelelahan lalu melepaskan otot-otot lehernya, melihat jam sudah pukul 12 malam tapi No Ra belum juga pulang. Ia berpikir No Ra itu sudah asik dengan kuliah dan akan tetap bertahan.
Setelah itu kembali mengingat kejadian saat Hyun Suk dan No Ra berjalan bersama dengan senyuman. Ia bertanya-tanya dengan senyuman itu lalu seperti berusaha tak peduli. 

No Ra pikir Hyun Suk lebih baik pulang saja, karena ia hanya seorang wanita yang sudah tua. Hyun Suk berdalih No Ra memaki seragam, No Ra pikir orang tak akan berpikir dirinya anak SMA dengan melihat wajahnya. Hyun Suk kembali mencari alasan sudah gelap dan menyuruh No Ra tak banyak tanya dan hanya jalan saja.
“Hari ini adalah April Mop, kan? Mungkin itu sebabnya.. Semuanya terlihat seperti suatu kebohongan. Segala sesuatu yang aku lakukan hari ini. Semua hari seperti sebuah kebohongan.” cerita No Ra dengan wajah tersenyum, Hyun Suk binggung
“Apakah aku menemukan hari seperti hari ini lagi? Aku ingat hal kecil dan berpikir sudah melupakan tujuanku Ketika aku mengingatnya, maka aku hanya melewatkannya dan  Aku hanya ingin kembali. Selama ini...” ucap No Ra terhenti sambil bergumam hidupnya sangat kesepian dan sulit.
Hyun Suk bertanya selama ini ia kenapa, No Ra langsung mengucapkan terimakasih pada temannya, karena sudah memberikan hadiah untuknya. Hyun Suk berbohong bahwa ini bukan hadiah untuk No Ra tapi mengajaknya karena ingin melakukan. No Ra mengungkapkan sudah tahu sebuah kebohongan besar, yaitu temannya itu Hyun Suk.
“Kau banyak berubah.” ucap No Ra. Hyun Suk dengan bangga menganggap dirinya lebih keren sekarang
“Bukan itu.,Kau bahkan dingin, lebih dari sepuluh tahun yang lalu, apapun itu apakah ini yang ingin kau lakukan atau tidak, Ini hadiah yang tak akan pernah bisa aku lupakan. Jadi, aku akan memaafkanmu, karena kau adalah temanku.” kata No Ra
Hyun Suk tersenyum tak percaya, No Ra melihat mereka sudah sampai lalu mengucapkan terimakasih karena sudah mengantarnya. Hyun Suk melihat No Ra yang melangkah pergi, No Ra membalikan badanya lalu mengungkapkan bahwa hari ini dirinya sangat bahagia. Hyun Suk merasa No Ra seharusnya hidup seperti sekarang hari ini. 

Di depan lift
Min Soo memakan permen karet agar tak tercium bau alkohol dari mulutnya. No Ra pun berdiri menunggu lift datang. Min Soo melihat dari bayangan lalu terkaget-kaget melihat ibunya yang mengunakan seragam. No Ra juga binggung melihat anaknya yang bisa menemukan seragam lamanya.
Ia pikir harus seharusnya Min Soo menganti seragamnya dulu sebelum pulang, Min Soo merasa tak sempat datang lagi ke kampus. No Ra khawatir ayahnya pasti akan marah apabila memergokinya.
Keduanya berjalan mengendap-ngendap tapi Woo Chul menunggu diruang TV sengaja menyalakan lampu, lalu menegur anaknya yang tak masuk les bahasa inggris. No Ra menjelaskan bahwa hari ini april mop dan hari berseragam. Woo Chul pun memarahi No Ra yang bukan seorang ibu rumah tangga hari ini.
No Ra dengan santai memberitahu pergi ke club, Woo Chul dan Min Soo kaget. No Ra bahkan mengajak Min Soo untuk pergi bersama karena tempat itu menyenangkan. Woo Chul mengomel karena No Ra bisa berbicara seperti itu pada anak mereka.
“Bermain untuk satu hari tidak akan membuat satu tahun terbuang sia-sia. Selalu ada waktu untuk bermain.” ucap No Ra
Min Soo hanya bisa melonggo, Woo Chul pun menyuruh anaknya masuk kamar dan mengajak No Ra bicara. Tapi No Ra menolak karena lelah menari jadi memilih untuk masuk kamar. Woo Chul bertanya kapan No Ra akan berhenti kuliah, No Ra mengatakan masih memikirkanya dan Woo Chul  tak bisa masuk kamar karena No Ra menguncinya. 

Hyun Suk berbaring diatas tempat tidurnya mengingat bercandana waktu SMA dengan No Ra saat di sekolah mereka. Lalu ia memilih untuk duduk sambil melihat ponselnya. Foto No Ra saat memakai pakaian SMA diambilnya secara diam-diam lalu foto selfie mereka dan sengaja memperbesar saat No Ra memperlihatkan gaya imutnya.
“Apa benar dia akan segera meninggal? Ha No Ra.” ucap Hyun Suk sedih.

No Ra duduk diatas tempat tidurnya terlihat tersenyum dengan diarynya, tanganya dengan lihai mengambar wajah teman-temanya saat kembali ke sekolah. Seragam sekolahnya sengaja ditaruh diatas tempat tidur. Setelah itu teringat dengan gambar sebelumnya yang sangat kesal dengan Hyun Suk.
“Aku pernah bertanya mengapa ia bertindak seperti itu. Awalnya dia sangat marah padaku..Tiba-tiba, dia baik padaku.” pikir No Ra binggung, tapi setelah itu tak mau ambil pusing karena sekarang mereka sudah berteman. 

No Ra berjalan masuk ke dalam kampus, pesan dari Hyun Suk masuk ke dalam ponselnya “Datanglah ke kantorku jam 7, Bantu aku menyelesaikan beberapa pekerjaan” dan ia pun membalas akan datang.
Ia sudah duduk diruang komputer mencari informasi tentang pekerjaan paruh waktu, tapi banyak yang menolak karena umurnya sudah 38tahun. Akhirnya Seung Hyun menelp memberitahu tentang pekerjaan paruh waktu yang dicarinya. 

Dong Chul mencoba toppoki buatanya yang menurutnya sudah pas rasanya, Hyun Suk yang ada disana langsung menegur untuk memasak 30 menit lagi. Dong Chul mengeluh Hyun Suk sangat bawel lalu menduga itu semua karena Sang Ye. Hyun Suk meminta temanya untuk tidak banyak berasumsi.
“Ya itu benar, akhir-akhir ini aku sangat lelah sekali Jika bukan karena resep kue beras pedas yang diberikan oleh nenek No Ra, aku pasti terbelit utang. Sekarang aku baik-baik saja, dan Aku ingin berakting lagi.” kata Dong Chul,Hyun Suk pikir temanya bisa melakukanya.
“Aku bukan seseorang yang hanya diam,aku ingin melakukan seperti yang kau lakukan.” jelas Dong Chul
“Kau hanya punya satu kali kesmpatan untuk hidup, jadi nikmatilah.” ucap Hyun Suk

Dong Chul pikir apabila menjual toppoki ini, dimana lagi Hyun Suk bisa menemukan toppoki yang menjadi kenangannya. Hyun Suk pun menarik ucapanya, dengan meminta supaya Dong Chul tak membuat keputusan impulsif. Dong Chul mengumpat Hyun Suk serakah, lalu membahas tentang Hyun Suk yang tidak menceritakan toko dan pemakaman nenek pada No Ra, Hyun Suk pikir apabila sudah waktunya tepat maka semua akan terungkap, lalu menyuruh temanya mengaduk-ngaduk kembali toppoki buatannya. 

Hyun Suk sudah membawakan semangkuk toppoki dengan resep milik Nenek No Ra, tapi No Ra belum juga datang padahal kalau itu dingin rasanya tak enak. Ia pun menelp No Ra yang harusnya datang tepat jam 7 ke kantornya.
No Ra lupa lalu memberitahu bahwa sedang melakukan pekerjaan paruh waktu. Hyun Suk pun binggung kenapa No Ra harus melakukan perkerjaan paruh waktu, No Ra berkata akan memberitahu nanti, Hyun Suk berteriak menanyakan keberadaan No Ra sekarang.
Sementara No Ra sedang diberitahu pekerjaan apa saja yang harus dilakukan sebagai pekerja peruh waktu. Lalu teman satu kerjanya memberitahu bahwa gaji mereka akan dipotong apabila main ponsel karena terekam CCTV.
Hyun Suk masuk ke dalam minimarket, salah satu pekerja menyuruh No Ra untuk melayani pelanggan pertamanya. No Ra kaget melihat Hyun Suk yang datang, Hyun Suk meminta izin sebentar lalu menarik No Ra untuk keluar. No Ra binggung kenapa Hyun Suk harus menariknya keluar. 

Hyun Suk melepaskan tangan No Ra saat ada ditaman sambil menghembuskan nafasnya, No Ra binggung melihat sikap Hyun Suk padanya. Hyun Suk mengatakan bahwa seharusnya tak mengatakan sampai nanti tapi ternyata ia tak bisa melakukanya dan ini membuatnya binggung kalau tak mengatakan apapun. No Ra tak mengerti dengan ucapan Hyun Suk
“Apa, sesungguhnya yang kau pikirkan?” tanya Hyun Suk tak habis pikir dengan No Ra
“Kenapa kau bertindak seperti ini? Aku lagi bekerja ... Ini adalah hari pertamaku masuk kerja, kenapa kau begini” kata No Ra mengomel
“Itu yang ingin aku katakan! Mengapa kau melakukan ini semua? Mengapa melangkah sejauh ini? Ini untuk siapa? Apakah ini waktu yang tepat bagimu untuk melakukan pekerjaan paruh waktu? Janganlah kau membanggakannya? Apakah kau akan meninggal, apa suamimu mengkhawatirkanmu?” teriak Hyun Suk

No Ra masih tak mengerti dengan sikap Hyun Suk padanya,Hyun Suk merasa semua yang dilakukan No Ra itu hanya omong kosong saja, karena hidupnya hanya tingga 6 bulan lagi dan betapa sakitnya penderita kanker pankreas pada stadium akhir.
Ia bertanya kenapa No Ra tak memberitahu apapun tentang penyakit yang dideritanya. No Ra memberitahu bahwa ia tak akan meninggal dan semua itu hanya sebuah kesalahan. Hyun Suk melotot mengetahui No Ra tak akan meninggal, No Ra bertanya darimana Hyun Suk tahu dirinya pernah di diagnosa terkena kanker pangkreas.

“Jadi Tidak sekarat? Kau tidak akan meninggal? Hei, Ha No Ra! Kau brengsek!” teriak Hyun Suk sambil mencengkram lengan No Ra.
“Jadi, kau tidak akan meninggal? Apakah kau tidak akan meninggal?” kata Hyun Suk
No Ra terlihat ketakutan meminta maaf, Hyun Suk menatap No Ra dengan penuh haru dan langsung memeluknya. No Ra kaget karena Hyun Suk tiba-tiba memeluknya.
bersambung ke episode 7



12 komentar:

  1. gemeeesss liat no ra dan.hyun suk. makasih mbk Dyah dee dee atas sinopsisnya , dah ga sabar nunggu episode 7

    BalasHapus
  2. Lucu bngt,. Tdnya gak tertarik sm drakor ini,.. Tp ternyata isi drakornya ringan dan seru untuk ditonton.. Mksh mbak dyah

    BalasHapus
  3. Aaaarrrggghhh,,,makin seru...ditunggu episod 7 ya mba dyah,,gomawo....

    BalasHapus
  4. Can't wait πŸ˜† ttp semangat nerusin sinopsisnya ya mbak, thank you

    BalasHapus
  5. Suka liat episode ini,, :-D
    hubungan No Ra dan Hyun Suk bnyak kemajuan ya. .

    BalasHapus
  6. makasih mbak utk sinopsisnya,
    semangat terus mbak utk nulisnya.
    suka banget sama drama iniπŸ˜„

    BalasHapus
  7. Ih keren, dengan sikap nora ke wocul. Aku suka hyun suk,,,

    BalasHapus
  8. Terimakasih.....
    Ditunggu next episode.....πŸ˜ƒπŸŽ¬

    BalasHapus
  9. hiakakkakkaka...
    hubungan nora & hyun suk banyak kemajuan. aku suka ketegasan nora ke wo chul yang sekarang. jadi ga terlihat tertindas lagi.hehehhe
    semangat nulis ya mba. heheh

    BalasHapus
  10. Wuaaaaah, seru bgt ceritanya. Awalnya krna suka choi ji woo, tpi ceritanya jg bgs bgt. Mksh ya sinopsisnya semangat terus ya mba. ( hihi agak bingung nyebutnya, takut sy malah lebih tua dri mba dyah )

    BalasHapus